Devia keluar dari rumah karena di jodohkan oleh kedua orang tuanya. pindah ke Jakarta tanpa sepengetahuan keluarga . bekerja di salah satu perusahaan di bidang drink .
Berpacaran selama 2 tahun dengan jarak umur yang berbeda . tetapi di tahun berhubungan mereka sedang hancurnya malah adik dari sang kekasih menjodohkan dengan temennya .
bagiamana kelanjutan cinta mereka ......
jangan lupa like dan komentar yaaaaa.....👍👍👍👍👍 biar tambah semangat lagi author buat cerita wanita simpanan
dan jangan lupa FIRST LOVE pertama kali Author buat novel di aplikasi ini . semoga kalian suka ya . enjoyyyyyy
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengganti
Sudah 3 hari Hendra ngambek sama Devia . Bukannya saling bujuk malah dua duanya saling ngambek
Hari ini Devia pulang kampung bersama ketiga kakaknya , perkumpulan acara sebelum bulan romadhon . Berniat hanya 2 hari berada di kampung
Pagi ini sudah berada di bandara . Keenam kakak Devia telah berkumpul menjadi satu . Sangat akrab Devia dengan Novi istri dari kak Adam
Pengen Devia seperti kakaknya yang menikah muda dan pasangan mereka terbilang sukses
Selesai suami nya kak citra menjadi CEO nikmat bersama group . Perusahaan di bidang restoran dan minuman
Kak Novi pemilik online shop pakaian anak . Bahkan kak Novi penghasilan sebulannya hampir 100 juga karena dia juga mempunyai katering makanan ringan biasanya di pakai untuk acara
Mas Dandy pemilik KD group perusahaan ini di bidang makanan minuman dan juga perawatan kecantikan
Kehidupan mereka bisa dibilang banyak sekali rintangan . Bapak termasuk sosok orang tua yang tegas dengan anak apalagi perempuan . Beberapa kali kak citra dan kak nese di lamar oleh temen dan mantan mereka . Semua bapak tolak . Hingga beberapa bulan kemudian citra datang membawa hayat . Bapak langsung suka
Begitu juga dengan nese . Berkali kali dia membawa laki laki di perkenalkan gak juga di terima . Sampai akhirnya bapak yang jodohin dengan Dandy . Mau gimana lagi ? Nese ingin menikah muda dan saat itu umurnya 23 tahun . Tanpa berlama-lama nese mau menikah dengan mas Dandy
Hanya Devia yang gak di Restuin oleh bapak. Sedih rasanya . Sekali nikah malah kedua orang tuanya mengacuhkan
Di sambut baik oleh bapak dan ibu di rumah . Devia memeluk bapak dan ibu sekalian juga meminta maaf
Sampai akhirnya ketiga kakak Devia cerita dia setuju Devia menikah dengan Hendra . Bapak tetep dengan pendirian menolak
Hati Devia sangat sedih sekali . Bahkan bapak mau Devia menikah dengan pilihan bapak
Devia mengeluarkan amplop coklat berisi uang . Dia berikan kepada bapak dan ibu . Devia ingin membalikan uang yang dia ambil beberapa tahun lalu untuk hidup di Jakarta
Di terima oleh bapak dan ibu karena mereka akan mengajarkan Devia bertanggung jawab . Apalagi Devia yang mengambilnya sendiri . Ada niatan bapak ingin bilang engak usah . Tapi bapak harus tegas mendidik anak
Beberapa bulan ini Devia selalu mengumpulkan uang hasil pemberian Hendra dan khafiz . Terkumpul hampir 40 juta sama dengan hasil yang Devia bawa ke Jakarta beberapa tahun lalu . Ada kelegaan di hati Devia sendiri sudah lunas hutang yang dia miliki kepada orang tuanya
Makan siang dengan keluarga rasanya senang sekali bapak dan ibu . Tahun ini anak dan menantunya nya lengkap ke kota ini biasanya salah satu dari mereka ada yang berhalangan karena pekerjaan
Devia makan begitu lahap, ketupat sayur yang dia makan bener bener enak sekali apalagi semut tahu Devia masukan di piringnya . Menjadi sangat nikmat
Sudah kenyang , Devia masuk kedalam kamarnya . Devia bertahan menangis tadi di depan bapak dan ibu karena gak mau kelihatan lemah . Devia menyalakan lagi dengan speaker lalu dia kunci pintu kamarnya menangis sejadi jadinya
Dada Devia bener bener sesak bernafas , saking cinta dan sayangnya Devia ingin bersikap egois. Devia tetep ingin menikah dengan Hendra entah gimana caranya
++
Di tempat lain , Hendra dan khafiz keduanya berada di mall . Mereka telah selesai meeting dengan clien besar
Saat keduanya keluar dari restoran , Hendra melihat Dinda masuk ke toko pakaian bayi . Hendra menyuruh khafiz untuk duluan ke parkiran karena dia Hendra ingin ke toilet
" Din ...."
Dinda menoleh dan terkejut
" Kak Hendra ngapain ? " Jawabnya sambil terbata bata
Hendra menatap perut buncit Dinda
" Din apa kamu belum keguguran ? " Tanya Hendra
Dinda terkejut lalu dia menutup perutnya dengan jaket . Dinda segera keluar dari toko tapi lengannya di tahan oleh Hendra
Hendra membawanya ke tangga darurat berkali kali Dinda memberontak
" Kita sudah cerai kak . Dan aku gak bisa bunuh anak aku sendiri . Aku juga gak minta kakak tanggung jawab . Biarlah aku yang mengurusnya sendiri "
Hendra hanya diam menatap perut Dinda . Itu hasil nya . Hasil benih Hendra dan Dinda
" Aku mau anak itu "
Dinda terkejut
" Ini anak ku kak . Kakak ingin membunuhnya . Kakak ingat waktu kita sebelum perceraian ? Kakak ingin anak dari ana "
Hendra menggeleng kepalanya
" Saya mau anak itu untuk saya ! "
Dinda menggeleng kepalanya lagi
" Setelah kakak meninggalkan Dinda sebulan ? Dinda mual , keram , sering masuk rumah sakit . Anak Dinda lemah kak . Kemana kakak selama ini ? Hah ? Aku benci sama kakak "
Dinda menangis Seharusnya Dinda gak cerita mengenai sering mual dan anak nya lemah
Hendra mengelus perut Dinda . Ada rasa nyaman sekali
" Din , aku gak bisa rujuk sama kamu . Aku mau nikah sama Devia . Aku mau kita berhubungan baik "
" Aku sudah bilang saat di pengadilan agama , jangan berhubungan dengan aku lagi kak . Kakak yang ceraikan aku . Aku gak mau kakak berada dekat dengan keluarga aku lagi . Biarkan aku yang urus anak aku sendiri "
Hendra menggeleng kepalanya lalu dia langsung memeluk Dinda
" Din , kamu menikmatinya waktu itu . Kita sama sama menikmati . Ayolah Din . Itu hasil kita berdua . Aku mau mengurus anak itu tanpa rujuk kembali "
Dinda langsung mendorong Hendra . Merasa jijik harus berpelukan dengan mantan suami
" Aku gak akan pernah setuju . Kalo memang kamu ada niat baik . Minta sama papa ku . Jangan begini caranya " ketus Dinda
Hendra menatap bibir Dinda lalu matanya . Membuat Dinda salah tingkah
" Mau apa ? " Tanya Dinda sambil mundur
Cup
" Kak Hendra ........" Teriak Dinda
" Aku ingin mencium ibu dari anak ku , kamu cinta kan sama anak kamu sendiri kalo begitu kamu juga harus menerima ayah dari anak kamu "
" Dasar gila , setelah apa yang kamu lakukan kepada Dinda . Sekarang malah begini ? Dinda benci kakak . Belum pernah kan merasakan ngidam . Semoga tuhan baik hati sama Dinda . Semoga kakak merasakan gimana tersiksa ngidam "
Hendra mengerutkan keningnya . Mana mungkin ? Ngidam hanya untuk ibu hamil . Hendra laki laki mana mungkin ngidam
Dinda langsung mendorong Hendra . Menendang burung nya membuat Hendra mengeluh kesakitan . Lalu Dinda langsung keluar dari tangga darurat
" Amit amit .... Jangan sampe kamu mirip bapak kamu ! Bunda benci !!" Gumamnya sambil berjalan lorong mall