[TERBIT NOVEL]
Demi sebuah kontrak kerjasama mereka harus mendapatkan tanda tangan pria tua menyebalkan. Selain menyebalkan pria tua itupun berpikiran kotor, ia memasukkan obat pada minuman Alicia, melihat ada yang janggal Richard berusaha menemukan celah keluar agar mereka berdua bisa segera terlepas dari perangkap pria tua itu.
Namun tak disangka, malam itu pun menjadi cinta satu malam yang susah dilupakan oleh Richard, malam terindah yang pernah ia dapati bersama perempuan yang belum pernah ia pikirkan sebelumnya.
Disetiap pertemuannya dengan Alicia pun membuat Richard selalu menginginkannya lagi dan lagi. "Kau milikku, dan kau tidak akan pernah bisa lepas dariku!"
CEO Series #1
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyerahkan Diri
Alicia duduk didekat pintu masuk rumah sakit, dengan perasaan yang berdegup kencang ia mengeluarkan ponselnya, ia mencari kontak Richard.
Pukul 7 malam. Semoga Richard sedang tidak memiliki acara apapun.
"Ayo Alicia. Demi ibu mu." Yakin Alicia pada dirinya sendiri. Ia menekan tombol panggilan yang mungkin mulai berdering diponsel Richard.
°°°
"Ayolah mah, aku tidak ingin lama-lama disini." Bisik Richard protes. Ia lelah dan ingin membersihkan dirinya, mama nya malah datang menculik Richard di kantor dan membawanya ke acara makan malam bersama temannya.
Richard menghembuskan nafasnya kesal. Terhimpit diantara ketiga orangtua ini memang membuat Richard frustasi, ia harus bersikap lembut dan sabar, namun lama-lama pertanyaan mereka membuatnya ingin cepat-cepat pergi.
"Apa tahun ini akan menikah?" Pertanyaan yang sama persis seperti tahun lalu, pria 60 tahun itu juga menanyakan pertanyaan yang sama.
"Ah, anak ku pun sedang sibuk dengan karir nya, tidak usah diburu-buru seperti itu." Akhirnya Richard tidak perlu menjawab pertanyaan itu. Sudah terwakilkan oleh teman mama nya yang lain.
"Ya. Ia pun sedang sibuk dengan karirnya, belum memiliki calon." Tidak bisakah mamanya diam dan tak ikut membicarakan nya?!.
"Kebetulan anak ku yang terakhir belum. Setelah keluar dari dunia modelnya ia membuka butik, dan kemarin baru membuka butik baru, sepertinya akan menjadi pasangan yang serasi dengan anak mu."
Ponsel Richard bergetar, nama Alicia tampil dilayar ponselnya.
'Ah, aku lupa menanyakan kabar ibu nya.' ucap Richard dalam hati, ia tersenyum pada semuanya dan pamit untuk mengangkat telepon.
"Hallo Alicia. Bagaimana keadaan ibu mu?" Tanya Richard setelah diluar ruangan VIP restoran.
"Hallo.. Ibu ku sudah baik-baik saja."
"Syukur lah kalau begitu, besok kau tidak usah masuk dulu, fokus saja dulu pada ibu mu." Ucap Richard dengan nada tenang.
"Tidak. Besok aku masuk kerja. Ummm,, sebenarnya ada yang aku ingin katakan." Richard sedikit mengerutkan keningnya, ia menunggu apa yang akan Alicia ucapkan.
"Ya?" Ucap Richard saat tak ada satu kata pun yang Alicia katakan.
"Bisa kah kita malam ini.."
"Malam ini apa Alicia? Apa ada sesuatu yang penting?" Richard sedikit menebak Alicia akan mengajaknya bertemu. Namun entah lah, ia tidak bisa menebak wanita yang satu ini.
"Bisa kah aku minta pekerjaan tambahan malam ini?" Ucap Alicia cepat. Richard yang mendengar ucapan Alicia yang cepat sedikit kebingungan.
"Maksud mu, kau akan lembur di kantor malam in.." ucapan Richard terhenti, dan ucapan Alicia yang membuatnya serangan jantung pun melewati telinganya.
"Aku menawarkan diri ku malam ini. Aku butuh $13.000, kau bisa memakai ku sepuasnya, berapa malam pun akan aku lakukan untuk mu, bahkan sampai kau bosan pun aku tidak masalah." Richard terbatuk, apa yang Alicia tadi ucapkan? Astaga!.
Setelah dirasa sudah tenang dan batuknya terhenti, Richard meletakkan kembali ponselnya ketelinga.
"Apa kau serius?" Tanya Richard sedikit ragu.
"Serius. Aku sangat membutuhkan nya. Aku mohon." Richard melonggarkan sedikit kerahnya, baru kali ini ia membeli seorang wanita, dan itu sangat membuatnya gugup. Wanita yang selama ini menolaknya, sekarang dengan suka rela menawarkan dirinya sendiri!.
"Aku akan membuatkan cek nya, aku tunggu malam ini di apartemen milik ku."
"Baik. Aku akan kesana sekarang." Ia meneguk air liurnya. Mengapa tiba-tiba dirinya sangat gugup.
"Ya. Aku akan mengirim orang untuk menjemput mu."
°°°
Thank you,
DHEA
IG: Dheanvta