NovelToon NovelToon
My Shit Boss

My Shit Boss

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: ikesweetdevil

Menurut Tina, memiliki bos seperti Alfan itu menyebalkan. Sifat dan kepribadiannya yang aneh, sering kali membuat Tina ingin menyerah meski pada akhirnya ia tetap tidak bisa. Banyak hal yang mengharuskannya tetap bertahan, termasuk keinginannya untuk membahagiakan papanya.

Lalu apa jadinya bila Alfan menyuruh Tina untuk datang ke rumahnya di hari pertunangan adiknya, dan dengan entengnya mengatakan bila Tina adalah calon istrinya di depan seluruh undangan dan keluarganya.

Tentu saja, Tina merasa kesal dan marah, ia ingin bosnya menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Namun bosnya itu justru mengajukan perjanjian, menyatukan mereka ke dalam kesepakatan.

Mulai hari itu, mereka semakin dekat, hingga hari itu tiba, di mana Satria datang menghancurkan segalanya. Satria adalah cinta pertama Tina, namun juga luka untuk Alfan yang belum melupakan semuanya.

Ketiganya terjalin di sebuah takdir masa lalu, sanggupkah mereka bertahan dan bahagia atau justru berakhir sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikesweetdevil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 32

Part 32

Sesampainya di kantor, Alfan, Ella, dan Tina keluar dari mobil, kini ketiganya berjalan ke arah ruangan mereka, di mana akan banyak karyawan yang akan memerhatikan dan bertanya-tanya dengan gadis kecil yang Alfan dan Tina bawa. Hal itu tentu saja sudah Tina khawatirkan sejak awal, namun sepertinya hal itu tidak terpengaruh pada Alfan yang masih tampak akrab dengan Ella.

"Bapak duluan saja, nanti saya menyusul dengan Ella." Tina menggandeng lengan bocah Lima tahun itu sembari menatap ke arah Alfan yang tampak tak suka mendengar ucapan Tina.

"Kenapa? Kita kan bisa sama-sama ke ruangan kita?"

"Kan ada Ella, Pak. Ya tidak enak kalau sampai dilihat karyawan yang lain."

"Memangnya kenapa? Mereka juga tidak akan beranggapan kalau Ella anak kita kan? Jadi kenapa harus tidak enak?" Alfan menjawab tak habis pikir, bisa-bisanya Tina memikirkan hal konyol yang tidak berfaedah menurutnya itu.

"Iya sih, Pak. Tapi kan ...."

"Sudahlah, kamu itu jangan ribet ya, kita ke ruangan sama-sama, biar Ella saya gendong." Alfan menurunkan tubuhnya lalu tersenyum ke arah Ella dan menggendongnya.

"Bapak tidak perlu menggendongnya, Ella mau jalan sendiri kok."

"Tapi saya yang mau gendong dia." Alfan melangkahkan kakinya, tanpa mau peduli dengan Tina yang tentu saja akan memikirkan pendapat orang lain tentang bosnya yang menggendong adiknya.

Dugaan Tina memang benar, karena banyak pasang mata yang memandang heran ke arah Alfan yang begitu hangat dan bahkan mau menggendong seorang anak perempuan, sedangkan tatapan mereka juga seperti bertanya-tanya saat memerhatikan Tina yang hanya bisa berjalan tertunduk di belakang bosnya.

Tina juga sempat melihat ke arah Ria dan Viona, mereka seperti terkejut bisa dilihat dari cara mereka mendelikkan mata saat mengetahui Pak Alfan berjalan ke arah ruangan bersama anak perempuan. Di saat seperti itu yang Tina lakukan hanya menunduk, ia hanya merasa tak enak hati membawa ponakannya ke tempat kerja. Terlebih lagi bosnya yang biasa menyeramkan itu sampai mau menggendongnya, tentu saja hal itu akan menjadi kabar besar.

"Kok Pak Alfan mau gendong Ella sih?" tanya Viona tak habis pikir, setelah Tina dan Alfan berlalu melewati mereka.

"Iya kan Ella juga bakal jadi adiknya juga, Vi."

"Iya sih. Tapi kan Pak Alfan itu ... aduh stop, pokoknya mulut ini enggak boleh mencaci Pak Alfan lagi, nanti Tina bisa kena masalah lagi." Viona membekap mulutnya sendiri, sedangkan Ria yang melihatnya hanya menggeleng kepala, merasa tak percaya saja dengan kelakuan sahabatnya.

"Ya udah jangan ngeghibah lagi, kerja sana!"

"Iya kamu juga kerja sana!" Viona menjawab kesal, lalu kembali fokus dengan pekerjaannya.

"Idih."

Di sisi lainnya, Tina menutup pintu setelah ia sampai di ruang kerjanya. Sedangkan Alfan masih asyik dengan Ella, lelaki itu bahkan membuka banyak makanan dan mengobrol dengan Ella di sofa.

"Tadi banyak yang lihatin kita, Pak."

"Terus kenapa?"

"Saya tidak enak dengan mereka, Pak. Bapak juga terlihat aneh, kan tidak biasanya Bapak baik apalagi sama anak kecil."

"Itu cuma perasaan kamu. Mereka itu tahunya kamu calon istri saya, jadi wajarlah kalau saya baik sama adik kamu."

"Masalahnya mereka kan ...."

"Lebih baik sekarang kamu kerja, jangan banyak bicara!" potong Alfan yang seketika membuat Tina terdiam.

"Iya, Pak. Maaf. Tapi bagaimana dengan Ella, Pak?"

"Ella biar saya yang urus." Alfan menjawab serius, seolah jawabannya tidak bisa Tina bantah.

"Iya, Pak." Tina mengangguk mengerti lalu berjalan ke meja kerjanya.

"Oh iya, Ella tadi panggil kamu dengan sebutan Kak? Berarti dia adik kamu ya?" tanya Alfan terdengar penasaran, sedangkan Tina yang sedang fokus dengan pekerjaannya itu menoleh ke arah Alfan.

"Iya, Pak. Memangnya kenapa ya, Pak?"

"Tidak apa-apa. Lucu saja di umur kamu yang sudah dewasa, kamu malah punya adik yang juga pantas menjadi anak kamu." Alfan tersenyum ke arah Ella, sedangkan Tina hanya terdiam dengan mata memicing.

"Itu karena Tante saya hamil lagi di umur anak pertamanya sudah besar, makanya saya juga jadi kakak untuk bocah berumur lima tahun di usia saya yang sudah dewasa."

"Iya sih, pasti menyenangkan punya adik seperti Ella kan? Saya juga berharap punya anak perempuan yang cantik seperti Ella nanti, pasti lucu." Alfan lagi-lagi tersenyum saat melihat ke arah Ella, tanpa menyadari bagaimana Tina memerhatikan senyum tulusnya.

"Iya, saya doakan ya, Pak." Tina kembali fokus dengan pekerjaannya, sedangkan Alfan hanya mengangguk dan terus mengajak Ella bermain.

Diam-diam Tina kembali memerhatikan sikap bosnya pada adiknya, mereka tampak akrab seolah sudah mengenal lama. Tina bahkan hampir tidak percaya, Ella bisa sedekat itu dengan bosnya, namun anehnya hatinya bahagia melihat keduanya.

1
Renjana
aku pun ikut kaget,🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!