Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.
Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.
Apa yang terjadi dengan rumah itu?
Apa kah Zora bisa bertahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32. Kotak misterius
Zora berjalan di tengah derasnya hujan ketika dia sudah mendengar apa yang dikatakan oleh Bu Darmi tentang keluarga yang dia miliki itu, begitu banyak kematian yang penuh dengan rahasia dan dia juga masih tidak mengetahui apa sebenarnya yang telah Mama Susi lakukan sehingga dirinya mampu membunuh orang sebanyak itu.
Paini adalah korban yang baru ketika Devano tidak sengaja melihat dia, mungkin saja selama ini sudah begitu banyak korban yang meninggal dengan cara mengerikan juga namini Zora sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu karena dia tinggal di kota dan tidak pernah tahu apa sebenarnya yang telah tersimpan lama di dalam rumah tua ini.
Sekarang dia juga menjadi hilang arah ketika mendengar tentang hal itu, meski Bu Darmi dan juga Melisa mengatakan bahwa Zora lebih baik menemui Purnama secara langsung untuk meminta bantuan kepada wanita itu, namun tetap saja masih ada perasaan yang sangat hancur di dalam diri wanita ini sehingga dia menjadi kebingungan.
Ini Devano juga sama sekali tidak bisa dihubungi sehingga membuat Zora semakin bingung harus melakukan apa, Padahal tadi dia mengatakan akan membawa Mama Susi pergi ke rumah sakit namun kenapa sampai saat ini malah tidak ada kabar sama sekali sehingga membuat surat sangat cemas tentang nasib mereka berdua.
Ini hujan turun dengan sangat lebat sehingga membuat orang yang ada di sekitar sini menjadi tidak karuan, ada keraguan di dalam hati Zora namun dia masih tak berusaha bertahan untuk pulang ke rumah itu dan mencari tahu apa saja yang telah disimpan oleh Mama Susi di dalam rumah tua ini.
''Apa yang Mama simpan?'' Zora membuka kamar milik Mama Susi.
''Padahal Mama sudah sakit seperti itu namun dia tetap saja ingin menyembunyikan rahasia ini sampai mati.'' keluh Zora sembari mengusap wajah yang basah karena air hujan tadi.
Sreeeengg.
''Bau bangkai.'' batin Zora di dalam hati karena tadi dia memang mencium aroma yang tidak sedap keluar dari pintu.
Seolah ada seseorang yang baru saja keluar dari dalam kamar ini ketika Zora masuk ke dalam, Zora menoleh untuk memastikan terlebih dahulu namun rumah ini memang kosong karena hanya ada dia yang ada di dalam sini untuk mencari sesuatu yang tersimpan dengan sangat rapi.
''Ya allah tolong bantu aku untuk menemukan rahasia ini.'' Zora terus berdoa dan membuka lemari.
''Pesugihan kah? tapi bukan kah mereka memang sudah kaya sejak dulu!'' Zora bergumam sendirian.
Jreeeeeng.

''Aaaaaghh.'' Zora berteriak keras ketika baru membuka lemari namun malah melihat sesuatu yang mengerikan tidak bergerak sama sekali.
Namun ketika dia berkedip kembali maka sosok itu menghilang begitu saja dari dalam lemari, jantung Zora seakan Berhenti Berdetak karena sangat kaget namun rasa kaget itu belum hilang malah pandangan wanita tersebut menjadi kosong Karena dia sudah tidak menemukan sosok tersebut di dalam lemari tadi, hanya ada baju yang digantung dengan sangat rapi di dalam lemari tersebut.
''Si.. siapa dia sebenarnya?'' Zora tertegun karena dia menyadari wajah itu sangat tidak asing.
''Apa ini? Mungkinkah aku memiliki saudara seperti dia!'' Zora mulai berpikir ke arah sana.
Sreeeeeet.
Dua aaaak.
''Aaaaahhh.'' wanita ini kembali menjerit karena kepala dia menghantam pinggiran ranjang milik Mama Susi.
Saat dia sedang tertegun memikirkan apa yang telah dia lihat tadi, mendadak saja ada sebuah tangan yang menarik kaki Zora dari bawah ranjang itu sehingga mau tidak mau wanita ini terjatuh dan kepalanya menghantam pinggiran ranjang sampai terluka, sebab ranjang itu terbuat dari besi sehingga wajar saja bila Zora sampai terluka.
''Kotak apa itu?!'' meski merasakan sakit tidak terhingga namun pandangan wanita ini justru menemukan sebuah kotak yang cukup besar di bawah ranjang.
''Aku akan membawa keluar sekarang!'' Zora cepat meraih karena dia takut nanti malah ada hal yang lebih mengerikan lagi.
Dengan langkah terburu-buru dan juga ketakutan maka Zora segera membawa kotak itu keluar dari kamar dan menuju kamar dia sendiri untuk berusaha membuka, jantung wanita ini berdetak dengan begitu cepat dan dia Mengunci pintu kamarnya sendiri karena akan menggunakan seluruh kekuatan yang ada untuk membuka kotak tersebut.
''Di gembok! apa yang ada di dalam kotak ini sehingga sangat dijaga seperti itu?'' Zora menatap dengan mata heran.
Dia masih harus membutuhkan kunci untuk membuka kotak tersebut sehingga dia berusaha untuk mencari apa yang ada di sana, untuk keluar dari dalam kamar lagi jelas tidak ada nyali sehingga diri hanya bisa bertahan di dalam kamar ini saja sampai nanti Devano pulang ke sini.
Selamat pagi, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.
aneeeeh bgt yaaaa 🫣❓
mksh atas cerita2 yg sudah othor buat yg selalu bikin sedih,ketawa,deg degan aah pokoknya campur aduk,di tunggu karya2 selanjutnya,, semangat 💪💪👍
membingungkan
makasih bnyk Thor..
Di tunggu cerita selanjutnya
udah tamat aja nih..mksh..