NovelToon NovelToon
Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
​Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
​Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
​[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
​Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemurkaan Sekte Hukuman Surgawi

​Angin di Alam Roh Atas berhembus membawa kepadatan Qi yang luar biasa. Di bawah kaki Ye Xuan, Kolam Ascensi yang dulunya merupakan kebanggaan Sekte Hukuman Surgawi kini tak lebih dari kawah batu kering yang retak-retak.

​Ye Xuan melangkah keluar dari kawah tersebut, jubah hitamnya berkibar pelan. Mata kirinya yang memancarkan pendar perak memproyeksikan peta holografik tiga dimensi langsung ke dalam otaknya—peta Wilayah Bintang Jatuh yang baru saja ia ekstrak dari ingatan penjaga.

​"Wilayah Bintang Jatuh hanyalah daerah pinggiran di Alam Roh Atas," guman Ye Xuan, menganalisis data di kepalanya. "Sekte Hukuman Surgawi adalah penguasa mutlak di radius sejuta kilometer ini. Dan Reruntuhan Dewa Kuno—tempat Fragmen Sistem ketiga berada—berjarak setengah benua dari sini, melintasi zona badai kekosongan."

​Dantian Ye Xuan bergemuruh pelan. Jiwa Baru Lahir miliknya yang telah mencapai tahap Puncak, tampak duduk bersila di dalam pusaran energi hitam, memancarkan rasa lapar yang tak berujung.

​Untuk melintasi Alam Roh Atas dengan aman, setidaknya ia harus mencapai Alam Pembentukan Ilahi (Divine Transformation).

​"Aku butuh energi yang jauh lebih besar dan berkualitas," Ye Xuan menengadah menatap langit. "Jika aku pergi mencari sumber daya sendiri, itu akan memakan waktu. Tapi untungnya, kultivator faksi lurus selalu memiliki kebiasaan baik."

​Senyum tipis dan kejam menghiasi bibir Ye Xuan.

​"Mereka selalu mengantarkan nyawa dan harta mereka langsung ke depan pintuku."

​Benar saja, Ye Xuan tidak perlu menunggu lama.

​Di waktu yang sama, Markas Utama Sekte Hukuman Surgawi.

​Di dalam Aula Giok Kehidupan, suara pecahan material terdengar seperti rentetan petasan.

​PRANG! PRANG! PRANG!

​Dua belas Kertas Jiwa yang tersusun di altar pengawasan hancur menjadi abu secara bersamaan. Di antara kertas yang hancur itu, terdapat dua Kertas Jiwa berwarna emas yang menandakan kultivator Alam Pembentukan Ilahi!

​Penjaga aula yang melihat hal itu jatuh berlutut, wajahnya sepucat mayat. Ia segera membunyikan Lonceng Kematian Sekte.

​Hanya dalam waktu sepuluh tarikan napas, sesosok pria tua berjubah merah darah melesat masuk ke dalam aula, membawa tekanan aura yang membuat ruang di sekitarnya terdistorsi. Ia adalah Tetua Penegak Hukum, Gu Kuang. Kultivasinya berada di Alam Pembentukan Ilahi Lapis Keempat!

​"Siapa yang berani membunuh Diakon Penjaga Kolam Ascensi kita?!" raung Gu Kuang, matanya memancarkan niat membunuh yang menyala-nyala bak obor.

​"T-Tetua Gu! Sinyal terakhir dari Kertas Jiwa mereka menunjukkan lokasi tepat di Kolam Ascensi! T-Tapi... tidak ada fluktuasi serangan formasi musuh. Mereka terbunuh dalam waktu kurang dari sepuluh detik!" lapor penjaga aula dengan tubuh gemetar.

​"Dibunuh dalam sepuluh detik? Apakah sekte iblis tetangga sedang mencari masalah?!" Gu Kuang mengertakkan gigi. "Siapkan Kapal Perang Petir Emas! Panggil seratus Elite Inti Sekte! Aku sendiri yang akan memenggal kepala tikus itu dan mencabut jiwanya untuk dibakar di Lentera Penyiksa!"

​Hanya berselang lima menit kemudian, sebuah kapal perang raksasa sepanjang tiga ratus meter yang terbuat dari kayu spiritual berusia ribuan tahun melesat membelah awan. Formasi petir emas di lambung kapal berderak liar, merobek langit dengan kecepatan mengerikan menuju Kolam Ascensi.

​Kembali ke tepi kawah kering Kolam Ascensi.

​Ye Xuan sedang duduk bersila di atas sebuah batu besar, dengan santai memutar sehelai rumput spiritual di ujung jarinya.

​Tiba-tiba, langit di atasnya menggelap. Bayangan raksasa menutupi matahari, diikuti oleh suara gemuruh guntur yang memekakkan telinga. Kapal Perang Petir Emas milik Sekte Hukuman Surgawi menembus awan dan berhenti tepat di atas kepala Ye Xuan.

​Seratus kultivator elit, yang paling lemah berada di Jiwa Baru Lahir Tahap Menengah, berdiri berjejer di geladak kapal, menatap ke bawah dengan tatapan membunuh.

​Tetua Gu Kuang melayang turun dari kapal, matanya yang tajam menyapu kawah Kolam Ascensi yang kini hancur lebur dan kering kerontang. Wajahnya seketika berkedut karena murka yang tak tertahankan.

​Kolam itu adalah fondasi sekte mereka untuk merekrut budak dan menyerap energi fana! Kini, semuanya hancur!

​Pandangan Gu Kuang akhirnya terkunci pada satu-satunya makhluk hidup di area itu—pemuda berjubah hitam yang sedang duduk santai di atas batu.

​"Puncak Jiwa Baru Lahir?" Gu Kuang menyipitkan matanya, mengendus sisa-sisa energi di udara. "Bocah... Kau yang menghancurkan Kolam Ascensi kami dan membunuh murid-muridku?! Siapa yang mengirimmu?!"

​Ye Xuan membuang rumput spiritual di tangannya. Ia berdiri perlahan, meregangkan lehernya hingga terdengar bunyi retakan tulang yang nyaring.

​"Tidak ada yang mengirimku," jawab Ye Xuan dengan nada malas. "Aku baru saja naik dari dunia bawah, dan anjing-anjingmu mengonggong terlalu keras. Jadi, aku membungkam mereka."

​"Naik dari dunia bawah?!" Gu Kuang terbelalak, lalu tertawa meledak penuh ejekan. "HAHAHA! Kau pikir aku bodoh?! Bagaimana mungkin seorang ascender fana bisa menghancurkan dua ahli Pembentukan Ilahi?!"

​Tetua itu menunjuk Ye Xuan dengan jari telunjuknya, memancarkan Qi merah darah.

​"Aku tidak peduli rahasia apa yang kau sembunyikan! Hari ini, aku akan mencabut urat nadimu satu per satu! Formasi Kurungan Petir Surgawi, AKTIFKAN!"

​Mendengar perintah tersebut, seratus elit di atas kapal perang langsung mengarahkan senjata mereka ke bawah. Jaring raksasa yang terbuat dari ribuan kilat emas turun dari langit, mengurung radius satu kilometer di sekitar Ye Xuan. Ini adalah formasi tingkat suci yang bahkan ahli Pembentukan Ilahi Lapis Kelima pun tidak akan bisa melarikan diri darinya!

​"Mati kau, Semut Fana!" raung Gu Kuang. Ia tidak ragu sedikit pun. Ia melesat menukik layaknya elang pemangsa, tangan kanannya berubah menjadi cakar raksasa berwarna merah darah yang membawa Hukum Ruang—mampu merobek dimensi di sekitarnya untuk mengunci target secara absolut.

​Ini adalah kekuatan sejati dari Alam Pembentukan Ilahi! Penguasaan atas Hukum Alam dasar!

​Menghadapi serangan mematikan dari langit, Ye Xuan bahkan tidak repot-repot menarik Pedang Embun Beku.

​"Hukum Ruang yang sangat rapuh," bisik Ye Xuan.

​Mata perak kirinya, Mata Kunci Dimensi, berputar. Di mata Ye Xuan, serangan cakar berdarah Gu Kuang terlihat seperti kumpulan benang merah yang bergerak lambat dan penuh dengan titik lemah.

​Ye Xuan mengangkat tangan kanannya, memusatkan kekuatan Fisik Dewa Kehancuran dan Niat Pedang. Petir kosmik hitam-emas melilit tinjunya.

​Ia tidak menghindar. Ia memukul lurus ke atas, meninju udara kosong tepat di titik temu "benang" serangan tersebut!

​BZZZZT—KRAAAAK!

​Sebuah ledakan yang tidak mengeluarkan suara, melainkan merobek ruang itu sendiri, terjadi. Cakar raksasa berwarna darah milik Gu Kuang menabrak tinju Ye Xuan... dan langsung hancur berkeping-keping seperti kaca tipis yang dipukul dengan palu baja!

​"A-APA?!"

​Mata Gu Kuang nyaris melompat keluar dari rongganya. Kekuatan Hukum Ruang miliknya dihancurkan oleh pukulan fisik murni dari seorang kultivator Jiwa Baru Lahir?! Ini melanggar logika kultivasi Alam Roh!

​Sebelum Gu Kuang bisa mundur dari keterkejutannya, Ye Xuan menggunakan Langkah Bayangan. Ia mengabaikan Formasi Kurungan Petir Surgawi sepenuhnya—petir emas itu menyambar tubuhnya, namun langsung diserap oleh kulitnya tanpa meninggalkan bekas goresan sedikit pun berkat Fisik Dewa Kehancurannya.

​Dalam sekejap mata, Ye Xuan muncul tepat di hadapan Gu Kuang di udara.

​Tangan kiri Ye Xuan melesat keluar, mencengkeram wajah Tetua Penegak Hukum itu dengan kekuatan cengkeraman layaknya catok dewa iblis.

​"Kau datang di waktu yang sangat tepat," bisik Ye Xuan, senyum gila merobek wajahnya yang dingin. Mata peraknya menatap lurus ke dalam pupil Gu Kuang yang kini dipenuhi oleh teror absolut.

​"T-Tidaaaak—!"

​"Sistem. Ekstrak dia. Ekstrak kapal perangnya. Ekstrak semuanya!"

​[Ding! Mengunci Entitas Pembentukan Ilahi Lapis Keempat!]

[Mengunci 100 Entitas Jiwa Baru Lahir!]

[Mengunci Artefak Suci: Kapal Perang Petir Emas!]

[Memulai Ekstraksi Area Mode Mutlak!]

​WUUUUUUSSSSHHH!

​Sebuah pusaran lubang hitam raksasa meledak dari punggung Ye Xuan, menutupi langit.

​Gu Kuang, seorang tetua agung yang ditakuti di Wilayah Bintang Jatuh, bahkan tidak diberi kesempatan untuk meledakkan jiwanya. Tubuhnya layu dalam hitungan detik, esensi jiwanya, Qi murninya, dan pemahamannya tentang Hukum Alam disedot kering. Ia berubah menjadi debu yang langsung tertiup angin.

​Namun itu belum selesai.

​Di atas mereka, seratus elit di Kapal Perang menjerit histeris saat rantai-rantai perak tak kasat mata dari Modul Ekstraksi Jiwa menusuk dada mereka. Mereka ditarik paksa dari geladak, jiwa dan tubuh mereka meleleh menjadi aliran sungai energi yang menderu masuk ke dalam tubuh Ye Xuan.

​Bahkan kapal perang kayu spiritual raksasa itu mulai lapuk, hancur, dan berubah menjadi partikel energi murni!

​[Memperoleh: 180.000.000 Poin Qi Murni!]

[Memperoleh: 1.500 Poin Niat Petir!]

[Memperoleh: Hukum Ruang (Tahap Menengah)!]

[Energi berlebih terdeteksi! Memulai Inisiasi Terobosan Alam Pembentukan Ilahi!]

​JLEEEEGAARRR!

​Di dalam tubuh Ye Xuan, Jiwa Baru Lahirnya yang berwarna hitam-emas tiba-tiba membuka matanya, dan mulai melebur kembali. Kali ini, jiwa itu tidak hancur, melainkan menyatu sempurna dengan Fisik Dewa Kehancuran-nya, menciptakan transformasi seluler di setiap inci tubuhnya.

​Di Alam Pembentukan Ilahi, jiwa dan tubuh fana bukan lagi dua hal yang terpisah, melainkan satu kesatuan ilahi yang bisa memanipulasi hukum surga!

​Langit Alam Roh Atas merespons. Awan ungu kehitaman berkumpul dalam radius lima ratus kilometer, membawa Kesengsaraan Surgawi yang jauh lebih mengerikan dari apa pun yang pernah dilihat di Benua Tengah.

​Ye Xuan, yang melayang di tengah badai energi dan debu sisa kapal perang musuhnya, menengadah ke arah awan kesengsaraan tersebut. Tawa tiraninya menggema membelah langit.

1
Frie.
lanjut.
Naga Hitam Pelahap Semesta
👍👍👍
Hadi Hadi
mantap💪💪💪💪
Hadi Hadi
mantap💪💪😍
Hadi Hadi
lanjut😍😍
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
top 😍😍
Hadi Hadi
mantap💪
belutputih
segitu banyak yg di ekstrak cuman naik 1 tingkat🤭🤔
REY ASMODEUS
oke lanjut ini baru dewa pencipta awal. belum masuk tahap penguasa seluruh multiverse.....
Night Watcher
sebagus apapun ceritanya, kalo mc udah dikuasai kesombongan mutlak, bahkan menganggap dirinya tuhan, bagiku itu cerita "paling buruk"
Night Watcher
dah lah males, paling kesal kalo mc dibuat jadi tuhan.
Night Watcher
bukannya pulang dulu...
ngarit, pakan sapimu wes entek kae loo... 😂😂😂🤭
Night Watcher
bingung gak bisa loncat2..🤭
lapis keenam, turun ke lapis tiga, loncat lagi ke lapis delapan . 🤭🤭🤭🤦
REY ASMODEUS: salah tulis tuh othornya maklum kejar target kayaknya 🤭🤭🤭
total 1 replies
Night Watcher
gak ubahnya "perampok yg serakah"🤦
Visitor9124
keren
Night Watcher
aku berharap kedepannya Ye Xuan jd pendekar "Penegak kebenaran & Pelindung bg yg lemah".
vote & bintang kuberikan setelah ada kepastian bahwa Ye Xuan adalah sosok pendekar baik & rendah hati, (aliran putih.
lanjuuut..)
Night Watcher
busettt... udah tiarab masih jatuh tersungkur...
dyahsyat sekaleee...🤭🤭🤭
Night Watcher
jangan berubah jadi sombong Ye..
nti kukutuk jadi kodok luu...
Night Watcher
kukira semua murid sekte jg dibasmi,
aku hampir marahin si Ye.
karna kan mereka gak semua bersalah🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!