Cerita ini Menceritakan tentang Perjalanan Hidup dan cinta gadis muda.
Dahulu dia adalah Seorang Gadis yang Ceria, Manja dan Dia juga Terlahir dari Keluarga Pengusaha.
Semenjak Ayahnya pergi Kehidupannya mulai tersiksa, Hari-harinya penuh Siksaan dan Cacian.
Awal mula kehidupan baru terjadi, Dia Di pertemukan dengan Seorang Pengusaha, di pertemukan di tempat dan waktu yang salah.
Pertemuan mereka begitu pahit, Namun akan kah berbuah manis pada akhirnya?
Ikuti Cerita ini ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GIRL MEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PENASARAN PART 2
Mulai dari jam perjalanan pertama sampai terakhir Salsa selalu menghindari Alika. Alika selalu berusaha sabar ketika Salsa mulai membuat Alika kesal dengan sindirannya.
Kesalahan apa yang telah Aku perbuat sehingga Salsa jadi begini, bukan kah terakhir kita berpisah dia sangat baik sekali.
Hmmm.. entah lah, mungkin dunia ku akan kembali seperti beberapa bulan kebelakang.
Selama itu pulalah, Rara selalu menemani Alika, Rara sedikit paham apa yang telah membuat Salsa kesal.
Karena beberapa hari selama Alika tidak ada di sekolah Salsa selalu bersama Arfan.
Berjalan menuju parkiran Sekolah.
Rara tidak pernah mau memberikan celah sedikitpun untuk Arfan mendekati Alika. Setiap Arfan mendekati Alika, Rara selalu menjadi penghalang nya.
Rara tersenyum ketika dia berhasil membuat Arfan kesal, Rasain Lo Fan, jadi cowok jangan buaya. Mempermainkan cewek seenaknya. Ucap Rara dalam hati.
"Eh Raja, Lo apa-apaan?" Tanya Arfan kesal.
Sedangkan Alika terus berjalan tanpa memperhatikan Rara dan Arfan berdebat. Alika selalu berfikir apa yang membuat sahabat nya itu marah dan berubah.
"Haha, Gue tidak ngapain Fan." Jawab Rara sambil tertawa. Sedangkan Salsa berjalan di belakang Rara dan Arfan.
"Terus ngain Lo ngehalanin jalan gue raaa?" Tanya Arfan, dia berusaha melirik Alika yang berjalan cepat, namun Alika mengabaikan dia.
"Mana ada gue ngehalanin Lo," cletus Rara, dia melirik Salsa ke belakang.
"Tumbenan Lo ninggalin Salsa,"
"Biasanya Lo selalu dekat dia sampai pulang sekolah." Ucapa Rara keras.
Arfan semakin kesal dengan Rara, karna dia tidak ingin Aika tau jika selama dia tidak masuk sekolah dia selalu bersama Salsa.
Mendengar ucapan Rara, Alika menghentikan langkahnya, dia kaget dengan ucapan Rara.
Sekarang dia tau, apa yang telah membuat Salsa menjadi membenci diri nya, karna Salsa menyukai Arfan.
Astaga... Kenapa aku kurang peka, ternyata Salsa menyukai Arfan bahkan dari awal Arfan pindah ke sini. Berguman dalam hati.
Melihat Alika berhenti mereka bertiga yang ada di belakang Alika pun juga ikut berhenti berjalan.
Ketika Arfan ingin bertanya tiba-tiba suara phonsel Alika berbunyi.
Alika menoleh kebelakang, dia memintak izin untuk pamit terlebih dahulu kepada Rara, setelah mendapat persetujuan Rara, Alika mulai menjauh dan mengangkat phonselnya.
"Hollo Sayang?" Sapa Seseorang dari balik layar phonsel Alika. Ya siapa lagi yang menghubungi Alika kalau bukan Arjuna.
"Hallo juga kakak." Jawab Alika.
"Kamu bisa jalan cepat ngak?" tanya Arjuna, ternyata dari arah jauh dari tadi Arjuna memperhatikan Alika.
Alika menoleh ke kiri dan ke kanan, mencari-cari keberadaan Arjuna karena dia mendengar Arjuna menyuruh nya berjalan cepat.
Namun Alika tidak menemukan kebenaran Arjuna saat ini, Arjuna yang melihat Alika seperti orang binggung malah tertawa.
Alika, Alika kamu ini gimana sih, sudah jelas aku di parkiran menunggu mu, kenapa mesti melirik sana sini.
"Ish.. Kakak malah tertawa,"
"Kakak lagi dimana?" Tanya Alika, masih melirik sana ke kemari.
Dan pada akhirnya Alika melihat keberadaan Arjuna, dia melihat Arjuna sedang tertawa di dalam mobil.
Ketika sudah melihat Arjuna, Alika memutuskan televon begitu saja.
Alika berlari pelan agar sampai Dengan cepat ke tempat Arjuna, ternyata dari tadi Arfan diam-diam mengikuti Alika.
Arfan bebas dari Salsa dan Rara karna dia bilang kepada Salsa dan Rara ingin pergi ke toilet.
Alika sudah sampai di tempat di mana Arjuna memakirkan mobilnya. Arjuna keluar dari dalam mobil kemudian membukakan pintu mobil buat Alika.
Arfan melihat dengan jelas saat sebelum masuk ke dalam mobil Alika memeluk Arjuna sesaat.
Siapa laki-laki itu, seperti nya saya pernah melihat tapi lupa dimana. Apa jangan-jangan dia pacar Alika? Ah tidak mungkin.
Arfan melihat kepergian Alika Hingga mobil yang di masuki Alika sudah tidak terlihat lagi.
Ketika mobil yang di masuki Alika keluar gerbang Sekolah Rara melihatnya.
"Loh bukannya itu mobil kak Arjuna."
"Sedang apa dia di sekolah ini?" Rara bergumam sendiri.
Rara tidak melihat Alika, tapi Rara mengetahui kalau itu adalah mobil Arjuna.
deg2an jg bc y selamat dr kucing garong mlh masuk kandang buaya, mudah2an si buaya mau bertanggungjawab kpdmu