NovelToon NovelToon
Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Orang Disabilitas / Tamat
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kania mengira pernikahannya dengan Firman adalah takdir bahagia. Selama dua tahun, Firman menjadi suami sempurna sekaligus pahlawan yang menyelamatkan ekonomi keluarganya.

Meski hidup dengan disabilitas pada kaki kirinya akibat sebuah kecelakaan, Kania tak pernah menyerah menjalani hidup. Ia percaya, selama Firman tetap berada di sisinya, semua kekurangan itu bukanlah penghalang untuk meraih kebahagiaan.

Namun, saat perusahaan Firman bangkrut, badai besar menghantam rumah tangga mereka.

Pria yang pernah berjanji akan terus menggenggam tangannya mendadak berubah dingin. Lalu, seorang wanita dari masa lalu Firman datang menawarkan suntikan dana untuk menyelamatkan perusahaan dengan satu syarat, Firman harus membuang Kania dari hidupnya.

Demi mengembalikan kejayaan dan mempertahankan ambisinya, Firman tak ragu mengkhianati janji suci pernikahan mereka.

Terluka hebat, Kania memutuskan pergi meraih kebahagiaannnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32 Dijemput Besok

Alunan musik yang mengalun di sama sekali tidak bisa menenangkan detak jantung Firman. Meski kini ia berdiri berdampingan dengan Mawar, pikiran Firman melayang jauh. Matanya terus saja mencuri pandang ke arah pintu keluar, mencari sosok wanita yang baru saja meninggalkannya dalam kubangan penyesalan.

"Aw!"

Firman meringis tertahan saat sebuah cubitan keras mendarat di lengan kirinya. Ia menoleh dan mendapati ibunya, Tuti, berdiri di samping pelaminan dengan wajah ditekuk menahan amarah.

"Firman! Jaga pandanganmu!" desis Tuti tajam, memastikan suaranya tidak terdengar oleh tamu undangan yang berlalu-lalang. "Ingat, ini hari pernikahanmu! Jangan memikirkan wanita lain, apalagi perempuan cacat itu. Kania sudah jadi mantan istrimu!"

Firman menelan ludah, menatap ibunya dengan raut wajah putus asa. Ia mencondongkan tubuhnya ke arah Tuti dan berbisik pelan, takut Mawar yang sedang melayani sesi foto keluarga mendengarnya.

"Ma, bagaimana aku tidak memikirkannya?" keluh Firman dengan suara bergetar. "Mama lihat sendiri, kan, tadi? Kania sangat cantik, Ma. Sangat berbeda dengan saat dia masih di rumah kita. Auranya dia tidak terlihat seperti Kania yang biasa kuaniaya hatinya."

Tuti mendengus kasar, memutar bola matanya muak.

"Halah! Cantikan juga Mawar ke mana-mana, Firman!" omel Tuti tanpa ampun. "Jangan buta kamu! Mawar itu perawatan di salon mahal, dari ujung rambut sampai ujung kaki pakai barang branded. Yang paling penting, dia kaya tujuh turunan! Hartanya bisa menjamin hidup kita. Sudahlah, yang penting sekarang kamu fokus sama pernikahan keduamu ini. Jangan sampai membuat Mama malu di depan keluarga besar Adiningrat!"

Firman hanya bisa menghela napas panjang dan menuruti kemauan ibunya. Ia memaksakan senyum saat beberapa relasi bisnis menyalaminya. Namun, dalam hati terdalamnya, batin Firman menjerit tersiksa. Pria itu menyadari satu hal yang terlambat: ia masih sangat mencintai Kania. Ingin sekali rasanya ia berlari, merengkuh tubuh mungil itu, dan membawanya pulang.

Tapi nasi sudah menjadi bubur. Tembok yang memisahkan mereka sudah terlalu tinggi dan mustahil untuk diruntuhkan. Kania bukan sekadar mantan istri yang bisa ia rujuk kapan saja. Firman, dalam keadaan emosi dan arogan, telah menjatuhkan talak tiga kepada wanita itu. Sesuai hukum agama, ia takkan pernah bisa kembali pada Kania.

Dan yang membuat dada Firman terasa ingin meledak malam ini adalah kenyataan siapa pria yang menggandeng Kania. Abimanyu Adiningrat. Kakak kandung Mawar!

Jika mereka benar-benar berpacaran dan menikah... Kania akan menjadi kakak iparnya. Firman bisa meradang setiap hari karena harus terus bertemu dan melihat Kania bermesraan dengan laki-laki lain di setiap acara keluarga besar. Pikiran itu sukses membuat Firman nyaris gila.

***

Sementara itu, di sudut kota yang jauh dari hiruk-pikuk pesta mewah tersebut, sebuah mobil sedan menepi di pinggir jalan raya.

"Terima kasih banyak buat hari ini, Pak Abimanyu. Maaf kalau saya sudah merepotkan dan merusak malam Bapak," ucap Kania tulus, senyum tipis terukir di wajahnya yang masih dipoles makeup mahal.

"Hmm," sahut Abimanyu singkat, suaranya sedingin angin malam di luar sana. "Masuklah ke rumahmu."

"Baik, Pak. Hati-hati di jalan," Kania membuka pintu mobil dan melangkah keluar.

Udara malam yang berembus kencang seketika menerpa kulit bahunya yang terbuka. Kania refleks melipat kedua tangan di dada, mengusap lengannya yang merinding kedinginan akibat gaun malam tipis yang ia kenakan. Baru saja ia hendak berbalik dan berjalan memasuki gang sempit itu, suara pintu mobil yang dibanting dari sisi kanan membuatnya terhenti.

Kania menoleh kaget. Abimanyu ternyata ikut turun dari mobil. Pria bertubuh jangkung itu berjalan memutari kap depan dengan langkah lebar, alisnya bertaut tajam. Sambil berjalan, Abimanyu melepaskan jas mahalnya dengan gerakan cepat.

Tanpa permisi, pria itu mengalungkan jas hangatnya yang beraroma parfum maskulin ke kedua bahu Kania.

Kania tersentak, mematung dengan mata membulat. "Eh? Pak... nggak usah, Pak. Nanti Bapak kedinginan," tolaknya gugup, tangannya bersiap melepas jas itu.

Namun Abimanyu dengan cepat menahan pergelangan tangan Kania.

"Jangan geer," ketus Abimanyu, menatap Kania dengan sorot mata galak namun tangannya justru menarik ujung kerah jas itu agar menutupi dada Kania lebih rapat. "Aku cuma tidak mau karyawanku besok pagi mengeluh meriang dan izin tidak masuk kerja. Aku sangat benci kerepotan."

Kania terdiam, menggigit bibir bawahnya menahan senyum geli. Bosnya ini... lidahnya setajam silet, tapi kelakuannya manis sekali.

"Iya, Pak. Terima kasih," jawab Kania akhirnya.

Abimanyu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana panjangnya, menghindari tatapan Kania. Ia berdeham pelan untuk mengusir kecanggungan.

"Besok pagi aku jemput," titah Abimanyu tanpa nada bertanya. Murni sebuah perintah.

"Nggak usah, Pak," tolak Kania halus, merasa sungkan. "Saya bisa naik angkutan umum seperti biasa. Rutenya tidak searah dengan rumah Bapak, nanti—"

"Tidak ada penolakan, Kania," potong Abimanyu dingin, menatap mata wanita itu dengan sorot mutlak yang tak bisa dibantah. "Aku benci orang yang lambat. Mobilku tidak bisa masuk karena gang rumahmu ini terlalu sempit untuk ukuran mobil waras. Jadi, pastikan kamu berjalan sedikit. Aku tunggu di depan halte ujung jalan ini jam tujuh tepat."

"Tapi, Pak—"

"Terlambat satu menit, gajimu bulan ini kupotong sepuluh persen. Mengerti?" ancam Abimanyu sembari menaikkan sebelah alisnya.

Kania membuang napas pasrah, menundukkan kepalanya sedikit. "Baik, Pak. Saya mengerti."

"Bagus. Sekarang masuklah. Jangan menoleh ke belakang," perintah Abimanyu ketus. Pria itu segera memutar tubuhnya dan kembali masuk ke dalam mobil tanpa menunggu jawaban Kania.

Kania hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah absurd bosnya. Sambil mengeratkan jas besar yang membungkus tubuhnya, Kania berjalan memasuki gang rumahnya.

1
tinie
ternyata ditamatkan🤔🤔
Senja: Iya kak zonk ga dapat apa2
total 1 replies
Kukun Sabarno
hanya masalah waktu yang menunjukkan kebenaran💪
Kukun Sabarno
selama ada orang ketiga sekalipun itu mertua atau ipar rumah tangga gak akan aman
Kukun Sabarno
uang dari suami untuk isteri wajib diberikan langsung 👍
MamDeyh
Kakkkk yg ini kapan lagi up nyaaa
MamDeyh
Blm up lagi nih kak
Senja: Blm mak gagal semua2 nya🤭
total 1 replies
tinie
gimana rasanya
baru seminggu jadi loo mantu
gimana rasanya s tahun
tinie
karma dibayar kontan🤣🤣
Nice1808
karma dibayar tunai tuti😂🤣🤣🤣
Nice1808
makan tuh karma tuti🤭🤣🤣
Dede Maesaroh
makan tut🤣
MamDeyh
Mau nyukurin takut dosa/Grin/
Senja: waktu dan tempat dipersilahkan mak wkwk
total 1 replies
tinie
wah waah
gimana kalau mawar tau dia hanya anak pelakor
hasil hubungan gelap gulita🤣🤣
tinie
jangan jangan kecelakaan itu sengaja di buat ibunya mawar
agar Dahlia meninggal
namun sayangnya malah bpknya Kania yg kena
truk blong itu
tinie
oh oh
jadi mawar hasil hubungan gelap tooh
dan sekarang hasilnya sama
dia merebut suami orang

hadeeuuh
jadi adik kandung beda ibu
hemm
Fia Ayu
Kenapa gk ngomong, klo si mawar berduri itu anak selengkihan bpk moyangnya, pengen liat komuknya klo dia dengar begitu
Itin
Belum lagi kalau Mawar tau kenyataan bahwa dia hanyalah anak hasil perselingkuhan.... malu gak tuh??
Nice1808
hahhaha mawar ciut klo gk dikasih harta jd mingkemkan🤣
Nice1808
wah pantas abimanyu mulai suka dgn kania🤣🤣trnyata ada unsur balas budi juga 🤭
MamDeyh
Wowwww
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!