NovelToon NovelToon
Queenara Sheva

Queenara Sheva

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Wanita perkasa / Anak Yatim Piatu
Popularitas:35.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Alih-alih menikmati fasilitas orang tuanya Sheeva memilih menepi dan hidup di panti asuhan sejak duduk di bangku kelas 8 menengah atas. Banyak hal membuatnya memutuskan demikian
lantas apa yang mendorong gadis sekecil itu menjauh dari dekapan hangat keluarganya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulut orang cantik jangan buat bicara buruk

 Sheeva di buat jengah dengan kelakuan Kay. Setiap hari ada saja yang di lakukan oleh most wantednya Harapan bangsa itu. Tiada hari tanpa mengusik kedamaian seorang Sheeva. Sheeva sampai merasa ruang geraknya menjadi semakin terbatas saja.

  Belum lagi dia juga menerima teror dari Jasmine dan beberapa pemuja Kay lainnya. Kadang ingin rasanya dia tidak masuk sekolah saja.

  Jasmine selalu saja mencari celah untuk menerornya agar dia menjauh dari Kay. Padahal dia sendiri malas di dekati oleh kay.

Seperti siang ini, dia sedang asyik menikmati gado-gado bersama Nindy di kanti sekolah. Seperti biasa dia dan Nindy duduk di bangku paling ujung dan itu tidak jauh dari tempat duduk kay and the gang.

Tiba-tiba Jasmine datang langsung mengebrak meja tempat dia makan. Nindy bahkan sampai tersedak karena saking kaget nya. Dan itu memicu amarah Sheeva yang selama ini lebih memilih diam dan membiarkan jasmine membuat ulah.

" Mau loe apa ?" Ucap Sheeva dengan sorot mata tajam usai membantu Nindy minum.

" Mau loe apa ?" ulang Sheeva dengan suara lebih lantang.

" Loe pikir selama ini gue diam karena gue takut sama loe ?" Sheeva menatap tajam kearah Jasmin.

" Gue selama ini diam karena gue nggak mau cari masalah dan gue sedang mau melihat betapa gilanya seorang Jasmine yang katanya primadona Harapan Bangsa tapi, takut kalah saing sama wanita cupu macam aku ini." Ucap Sheeva penuh penekanan. Jasmine terdiam.

" Sekali lagi gue tanya sama loe, mau loe apa ?"

" Gue udah bilangkan, jauhi Kay " Sheeva terkekeh.

" Loe sebenarnya buta atau bagaimana ?"

" Apa loe lihat gue mendekati Kay ?" Seisi kanti hanya melihat dan tidak ada yang berniat melerai.

" Tapi.."

" Apa ?"

" Kay masih terus mendekati loe " Sheeva kembali terkekeh.

" Terus salah gue di mana ?"

" Harusnya loe nolak dong "

Sheeva tau Kay juga ada di kanti. Dia meraih tangan Jasmine lalu berjalan ke arah Kay. Semua orang melongo melihat keberanian Sheeva.

Dengan satu kali sentakan Jasmine terjatuh kearah Kay. Namun rupanya Kay menyadari tindakan Sheeva, dia pun segera menghindar jadilah Jasmine jatuh tersungkur.

" Urus itu wanitamu, jangan sampai dia mengusiku lagi " Sheeva berucap lantang sembari menunjuk kearah Kay.

" Dia bukan wanitaku sweety." Jawaban Kay sontak membuat seisi kantin Heboh. Terlebih Kay tiba-tiba meraih tangan Sheeva.

" Mau apa loe, lepasin tangan gue nggak ?" Sheeva mencoba melepas cekalannya Kay.

" Is ini mulut, kalau bicara yang bagus dong " Kay dengan santainya memukul lembut bibir Sheeva dengan jari telunjuknya. Sheeva melotot namum bukannya takut Kay justru terkekeh.

" Mulut orang cantik itu jangan buat bicara yang buruk sayang " Ucap Kay lembut. Rama bahkan sampai merinding di buatnya. Mana pernah coba Kay bicara selembut itu sama perempuan selain sama mommynya.

" Seriusan itu Kay " Yuda bahkan sampai beberapa kali mengucek matanya.

" Tuhan kesambet apa itu bocah ya ?" Imbuh Faris.

Sheeva merasa jengah dengan kelakuan Kay. Dengan kasar dia menghempas tangan Kay lalu pergi menjauh sembari berkata " Urus itu perempuan "

" Siap Sweety " Inti the king dan beberapa anak yang ada di kantin mengangga tak percaya.

" Modelan Kanebo kering kalau jatuh cinta kenapa jadi aneh banget ya " Ucap Antoni.

Sementara itu Sheeva memilih kembali ke kelasnya karena dia pikir Nindy di bawa Yongki ke dalam kelas mereka, namun rupanya tidak. Dia yakin Nindy di bawa Yongki ke markas The King yang ada Di rooftop sekolah.

Akhirnya Sheeva memilih membuka buku desainnya. Ada beberapa desain yang harus dia kerjakan. Tentu seperti biasa dia akan mengambar sembari mendengarkan musik dari earphone miliknya.

Saking fokusnya dia sampai tak menyadari jika Kay sudah duduk di depannya. Baru saat akan mengambil penghapus dia sadar akan keberadaan Kay. Sheeva menghela nafas lalu, melepas earphonenya.

" Makan dulu, nanti mommy bisa marah kalau kamu lupa makan siang " Kay menyodorkan burger yang masih hangat kearah Sheeva.

" Ngapain sih ngikutin ke sini ?" Kay tersenyum senang. Meski dengan nada ketus, Sheeva sudah mau menyaut pembicaraannya.

" Jam Kosong ini, yang lain juga pada main di lapangan " Sheeva tak meperdulikan keberadaan Kay dia kembali fokus dengan gambarnya dan juga kembali memasang earphonenya.

" Makan dulu Sheeva apa mau aku suapin ?" Ucap Kay sembari melepas earphone milik Sheeva.

" cek.." Sheeva mengalah. Dia meraih burger yang di bawa Kay dan langsung memakannya dengan lahap.

" Pelan-pelan aja. Nggak ada yang minta ini " Kay mengusap sudut bibir Sheeva yang belepotan.

" Loe ngapain sih gangguin gue mulu ?" Kay melotot kearah Sheeva.

" Mulutnya Sheev, bisa kan bicara yang bagus ?" Sheeva mendengus.

" Iya-iya "

" Ngapain sih kak, gangguin aku terus kan aku udah bilang nggak mau lihat kak Kay lagi " Kay senang Sheeva mau mendengarkan ucapannya.

" Karena aku suka, meski kamu larang aku akan tetap ada di sekita kamu. "

" Kurang kerjaan. Jasmine noh, tidak di perlu di gangguin jua nempel terus "

" Ogah "

" Nih minum dulu " Kay menyerahkan satu cup capucino cincau dingin.

" Makasih " Sheeva langsung meminumnya. Benar kata Nindy sheeva sangat menyukai minuman itu.

Akan kay ingat dengan baik. Selain air kelapa muda murni tanpa campuran sirup maupun gula. Capucino cincau adalah minuman favorit Sheevanya.

" Lagi gambar apasih ?" Kay hampir saja meraih kertas yang tadi di corat-coret oleh Sheeva. Namun dengan cepat Sheeva meraih kertas itu.

" Nggak usah kepo " Kay terkekeh.

" Udah kan, burgernya sudah ku makan, minumannya sudah ku minum. Balik sana ke habitat kamu "

" Enakan juga di sini adem " Ucap Kay santai.

" Kenapa suka banget sih bikin aku dalam masalah ?" Sheeva sudah mulai kesal rupanya.

" Maksud kamu apa Sheev, aku lho habis bikin kamu kenyang "

" Nggak ihklas ?"

" Buka begitu " Kay nampak gelapan.

" ya udah, balik sana. Aku nggak mau ya karena keberadaan kak Kay di sini, mak lampir satu itu berulah lagi ?"

" Biarin aja kali " Sewat memejamkan matanya.

" Oke kalau kak Kay tidak mau pergi dari sini, aku yang pergi " Sheeva mengemasi barang-barangya dan memasukan secara asal ke dalam tas nya.

" Mau kemana kamu, gelantungan di pohon belakang sekolah lagi ?" Sheeva terkejut ada yang mengetahui tempat dia suka menepi.

" Sok tau " Ucap Sheeva menutupi kegugupannya.

" Ikut ya " Ucap kay dengan ekspresi di buat semanis mungkin. Sheeva terbahak melihatnya.

"Ya salam geli tau nggak lihatnya ?"

" Ini beneran Zalindra Kay aditama bukan sih ?" Ucap Sheeva sembari memegang kening Kay.

" Panas juga nggak, saraf kali ya "

" Mulutnya Sheev " Tegur kay lagi.

" Bodo !" Sheeva benar-benar berlalu dan Kay memilih mengikutinya.

Sheeva yang merasa geram memilih menghentikan langkahnya dan berbalik kearah Kay.

" Lihat itu, urusin dayang-dayang kamu dulu " Kay menoleh ke belakang sesuai arah tunjuk Sheeva. Dia terkejut melihat keberadaan para sahabatnya.

" Ngapain ?" kay sudah kembali ke mode awal.

" Hehehe " sang pemilik ide hanya terkekeh.

" Ganggu aja "

" Loe sih Ram " Imbuh Antoni.

" Sheev ..egh maaf bu bos. Kita ikut ya. Kita juga pengen ngadem " Ucap Rama sembari mengedip-ngedikan satu matanya.

" Kak Rama cacingannya ?" Pertanyaan Sheeva sontak melahirkan gelak tawa di kalangan inti The King kecuali Rama tentunya.

" Lagian kalau mau ngadem itu masuk kafe, ngapain ngikuti gue ?"

" Sheev mulutnya " Kay kembali mengingatkan Sheeva.

" Iya-iya "

" Sheev dari pada kamu nangkring di atas pohon dan itu bahaya. Lebih baik kamu ikut kita aja. Kay punya rumah pohon yang asyik buat nongkrong " Antoni mencoba membujuk sheeva.

Jujur saja keenam cowok tampan itu merasa ngeri melihat Sheeva nangkring di atas pohon belakang sekolah, oleng dikit kan bisa wassalam.

" Aku, iku kalian ?" Antoni mengangguk.

" Ogah "

" Kenapa memangnya Sheev ?" rama yang kini giliran bertanya.

" Berasa masuk sarang Srigala "

" Hahaha imut gini lho ayang Sheeva . Masak kayak serigala " Ucap Rama.

" Udah pada balik aja sana. Mak lampir sudah siap mau menerkam itu . Awas aja kalau dia dia nyembur aku lagi, abis kalian sama aku " Kay dan kawan-kawan menoleh ke arah belakang. Benar saja ada jasmin yang menatap nyalang kearah Sheeva.

" Urus itu wanita mu, jangan malah ngeribetin hidup ku " ucap Sheeva

1
Mak Rik
CERITAMU INI EMANG BENAR2 MANTULLLLL KAK...... AKU SUKA....AKU SUKA..... MANCHAP........!!!!! 👍👍👍👍👍👍👍👍😍😍😍😍❤️❤️❤️❤️💕💕💕💕💕☝️☝️☝️☝️☝️☝️☝️👍👍👍👍
Mayra Zahra: terima kasih kak
total 1 replies
Lisa
Syukurlah Sheeva udh pulih kembali..bahagia selalu y Sheev bersama Kay, opa & oma juga..
Erni Kusumawati
ya Allah pagi2 udh di bikin nangis sama KK author😭😭😭
sukensri hardiati
koreksi ya thor....kls 7-8-9 itusekelah menengah pertama smp.....kls 10-11-12 baru sekolah menengah atas sma...
💪
Indriani Kartini
ada rahasia di blik semua kejahatan pandu, dan rahasia Maharani siapa ayah seva, pantas sja klau pandu benci
Lisa
👍👍 Bagus Sheeva..lawan aj si ma2 tiri & anaknya itu..
Lisa
Puji Tuhan tokonya Sheeva laris manis..semangat terus y Sheeva juga Kay dkk 😊💪
Lisa
👍👍 good job Daddy Edward..
Lilik Lailiyah
mantep Deddy Edward
Lisa
👍good job Sheeva..lawan aj si Jasmine itu..😊
Lisa
Bersyukur Sheeva mendptkan kasih sayang dr Moms & Daddynya Kay
Lisa
Cpt pulih y Sheeva..keluarganya Kay begitu menyayangi Sheeva 👍
Lisa
Segera pulih y Sheeva..
Lisa
Puji Tuhan Sheeva udh sadar..cpt pulih y Sheeva & beraktivitas kembali juga utk Bunda Aya cpt pulih.
𝐈𝐬𝐭𝐲
bangun sheeva banyak yg menunggu dan menyayangi mu...
Lisa
Cepat sadar y Sheeva..banyak yg masih sayang sama kamu.
Lisa
Moga Sheeva cpt sadar kembali..
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga sheeva lekas bangun dan baik2 saja...
terlalu berat beban hidup sheeva..
Lisa
Bpk macam apa itu..udh Sheeva anggap kmu g punya bpk..semangat y msh byk yg menyayangimu..
Sustika Ekawati
iiisssshhh....bener² ya...bapak g ada akhlak....semangat neng sheva💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!