NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

Di saat itu juga Aira bisa melihat bahwa ayah sambung nya yang tak lain adalah Arif adalah seorang yang temperamental,bahkan ia tak segan untuk melukai ibu nya secara fisik saat itupula lah Aira mulai membenci ayah sambung nya itu karena melukai ibu nya, satu-satunya orang yang Aira sayangi setelah ayah nya melupakan Aira karena perceraian itu.

Tanpa Aira ketahui bahwa sebenarnya orang tua Arif telah tangakt tangan dengan sikap dan sifat nya yang selalu kasar bukan hanya dengan istri yang dulu,tetapi juga terhadap anak-anak nya,namun orang tua Arif hanya diam tak mengatakan apapun.

Namun Aira yang membenci Arif hanya bisa memendamnya di dalam hati kecilnya itu tanpa mengatakan nya ataupun menunjukkan nya langsung di depan banyak orang. Bukan karna Aira tidak berani namun Aira hanya masih menghormati bahwa Arif adalah ayah sambung nya dan suami dari ibu nya bahkan sekarang ibu nya tengah hamil,Aira pun memutuskan untuk berpura-pura tidak tau apa-apa.

.

.

.

.

Tak terasa kini kehamilan Eka sudah 9 bulan dan Eka pun sudah menanti kelahiran anak nya begitupun dengan Aira yang tak sabar ingin segera bertemu dengan adik nya itu.

Hari ini saat pagi sekali rumah Aira sangat heboh di karena dari pagi di dapur nenek nya Aira tak henti-hentinya mengatakan untun Eka duduk saja di kursi karena takut terjadi apa-apa,karena sedari semalam Eka mengatakan bahwa perut nya sangat sakit seperti kontraksi akan melahirkannya namun Eka tetap menahannya dan berusaha untuk tetap tenang bahkan pagi hari ia pun masih melakukan aktivitas nya memasak sarapan ,meskipun terkadang di barengi dengan rintisan dari Eka yang merasakan sakit di perut nya.

Aira yang mendengar pun keluar dari kamar dengan sudah rapi memakai seragam sekolah nya menghampiri ibu dan nenek nya di dapur.

"Nenek ada apa kenapa nenek dari tadi teriak-teriak terus"tanya Aira

"Ini ibu mu susah di beri tahu,katanya perut nya sakit dari semalam tapi tidak mau istirahat nenek takut ibu mu akan melahirkan "ucap nenek Siti

"Sudahlah Bu diam,aku tidak apa biar aku menyelesaikan ini nanti aku akan istirahat"jawab Eka yang kesal karena sedari tadi ibu nya tidak bisa diam dan selalu mengikuti kemanapun Eka melangkah

"Kamu ini ibu hanya takut kamu kenapa-kenapa Eka,kamu kan sudah waktunya melahirkan"ucap nek Siti

Aira pun hanya bisa diam di tempat nya sambil mendengarkan ibu dan nenek nya berdebat,Aira pun memilih untuk duduk di kursi dan memakan sarapan nya lalu ia bergegas pamit kepada sang ibu dan nenek nya dan pergi ke sekolah.

Aira pun seperti biasa berada di sekolah namun sekarang ia tak lagi seperti dulu ,ai menjadi banyak diam bahkan tak jarang sekali ia pun setiap di ajak ke kantin bersama teman-teman nya ia selalu menolak,ya Aira memang jarang pergi kekantin untuk sekedar membeli makan atau pun jajan,ia lebih memilih untuk menyimpan uang sakunya dari pada harus membeli makanan di kantin.

Aira tak ingin membebani ibu nya ketika ia harus membayar buku ataupun yang lainnya karena ia bisa menggunakan uang tabungan nya dari uang saku.

Setelah Bulang dari sekolah Aira pun bergegas mengayuh sepeda nya dengan cepat supaya ia bisa melihat ibunya ,karena sedari berada di sekolah Aira terus memikirkan ibu nya yang dari semalam mengatakan bahwa perut ibunya sakit apalagi sang nenek yang mengatakan bahwa bisa jadi ibu nya akan segera melahirkan,Aira pun tak sabar untuk segera sampai di rumah nya.

Setelah mengayuh sepeda nya dengan cepat Aira pun akhir nya sampai di rumah nya ,saat ia memasuki rumah ternyata hanya ada kakek nya saja di rumah .

"Assalamualaikum"ucao aira saat memasuki rumah

"Waalaikumasalam "balas kakek nya Aira

"Loh kok di rumah cuma ada kakek,nenek dengan ibu kemana memang nya "tanya Aira dengan khawatir bahkan jantung nya berdegup dengan kencang takut sesuatu terjadi

"Ibu mu masih di rumah bidan dan nenek mu menemani ibu mu di sana"ucap kakek Aira

"Memang nya kenapa dengan ibu kek kenapa ibu di rumah bidan apa terjadi sesuatu "tanya Aira dengan cemas

"Ibu mu melahirkan Aira,jadi ibuku di bawa kesana "ucap kakek Aira

"Benarkah,kakek tidak bohong jadi tadi ibu kesana di antar siapa "tanya Aira.

"Tadi nenek mu meminta tolong pada bude mu dan akhir nya bude mu mengantarkan ibu mu kerumah bidan,kau susul saja kesana Aira "ucap kakek Aira

"Aira tidak berani kek"ucap Aira.

"Kenapa tidak berani,apa kau tidak ingin melihat adikmu itu"tanya kakek Aira

"Hmm"aira pun bingung ia ingin melihat adik nya itu namun ia juga tidak berani jika harus berangkat sendiri kesana

"Sudah jangan takut,nanti kau kesana saja tanya sama bidan nya di mana kamar ibu mu "ucao kakek nya Aira

"Baiklah Aira nanti akan menyusul kesana kek"ucap Aira yang telah memutuskan bahwa ia akan melihat adik nya bahkan Aira sangat penasaran adiknya itu laki-laki atau perempuan.

Aira yang sudah tidak sabar pun langsung mengganti pakaian nya dan segera mengeluarkan motor nya tanpa mau makan siang terlebih dahulu,ialangsung berangkat menyusul ibu nya ,pastinya setelah ia pamit kepada kakek nya .

Setelah beberapa menit akhir nya Aira pun sampai di rumah bidan,ia segera memarkirkan motor nya, ia pun turun dari motor dan mengetuk pintu rumah bidan di desa nya itu untuk menanyakan dimana ibunya berada.

Tok tok tok

"Permisi, assalamualaikum"ucap aira

"Waalaikumasalam,iya cari siapa"tanya Risma yang ternyata adalah anak bidan

"Mau tanya tadi ada ibu yang melahirkan di mana ruangan nya ya"tanya aira

"Oh mbak nya kesebelah aja nanti di situ ada kamar nah di situ ibu yang melahirkan tadi"ucap Risma

"Baiklah , terimakasih kalau begitu saya permisi "ucap

"Iya mbak sama-sama "balas Risma

Setelah berjalan kesamping rumah bidan ia pun menemukan sebuah kamar dan ternyata nenek nya sedang duduk di depan kamar tersebut .

"Assalamualaikum nenek"ucap Aira

"Waalaikumasalam Aira,kau kesini "ucap nenek Aira

"Iya nek Aira ingin melihat adik Aira dimana dia"tanya Aira dengan antusias

"Dia ada di dalam dengan ibu mu,tapi jangan berisik ya adikmu sedang tidur"ucap nenek Aira

"Baiklah nek Aira kedalam dulu ya"ucap Aira

Aira pun masuk kedalam dan melihat bahwa sang ibu tengah berbaring di ranjang dan di samping ibu nya ada seorang bayi mungil.

"Ibu apa ini adik Aira"tanya Aira

"Iya Aira ini adik mu"ucap Eka dengan tersenyum

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!