NovelToon NovelToon
Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Ruang Rahasia Milik Nona Su Ying

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Iblis / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: DewaC1nta

Di selamatkan oleh iblis saat nyaris di lecehkan oleh para bandit, seorang gadis kini harus menghadapi kenyataan kelam. ia bebas dari ancaman manusia, namun kini takdirnya terikat pada penghuni neraka. kontrak telah di tandatangani, dan meski iblis itu menjadi pelindungnya, harga yang harus di bayar jauh lebih besar dari sekedar nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DewaC1nta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Kesembilan Iblis (bagian ketiga)

  Li Mei menatap tajam kearah Zhao Yun. "Sungguh licik"

 Hanya kata-kata itu yang keluar dari bibir ranum Li Mei, sebelum akhirnya ia berbalik dan melangkah anggun kembali ke kursinya. Sementara itu, iblis-iblis lain di dalam ruangan mulai berangsur-angsur mengabaikan Zhao Yun dan kembali fokus pada ritual penyerapan energi mereka.

 "Kalau sudah tidak ada apa-apa lagi, saya mohon izin untuk kembali ke dunia manusia. Hormat hamba kepada para Dewan," ucap Zhao Yun sembari setengah membungkukkan badannya sebagai tanda penghormatan terakhir.

 Tidak ada satu pun suara dari sembilan iblis yang membalas ucapan pamitnya. Keheningan dingin itu justru menjadi lampu hijau bagi Zhao Yun. Tanpa membuang waktu sedetik pun, ia segera berbalik arah dan melangkah lebar keluar dari ruangan, disusul oleh Nenek Wang yang dengan sigap menarik pintu batu relief Tiga Alam hingga tertutup rapat dengan dentuman keras.

 Begitu keluar dari ruangan itu, Zhao Yun menarik napas dalam-dalam. Akhirnya, ia bisa terbebas dari tekanan kesembilan iblis tersebut. Dewan Iblis memang tidak akan membunuhnya secara terang-terangan karena ia adalah utusan resmi, namun menjadi korban dari keisengan bermanifestasi sihir atau intrik kejam mereka pasti akan membuat jiwanya tersiksa setengah mati.

 Zhao Yun menyandarkan punggungnya yang tegang pada dinding terowongan yang lembap, membiarkan detak jantungnya kembali normal. Keringat dingin yang sempat membasahi pelipisnya perlahan mengering diterpa angin neraka.

 Nenek Wang melangkah mendekat, tubuh ringkihnya tampak sedikit gemetar setelah ketegangan yang baru saja mereka lewati. Ia memandang Zhao Yun dengan tatapan yang sulit diartikan—perpaduan antara rasa lega dan kecemasan yang mendalam.

 "Kau bermain dengan api, Zhao Yun," bisik Nenek Wang, suaranya parau dan nyaris tenggelam di antara rintihan roh-roh yang melintas di kejauhan. "Li Mei bukan iblis bodoh. Dia tahu kau menyembunyikan sesuatu, ia hanya sedang menanti waktu yang tepat untuk menjebakmu."

 "Sebaiknya kau cepat menyelesaikan tugasmu, dengan kau bisa kembali lagi ke tatanan neraka energi spiritualmu mungkin akan kembali seperti dulu." lanjut nenek Wang. Ia melangkah menjauh dari terowongan itu di saksikan oleh tatapan kosong Zhao Yun.

 "Sebaiknya kau cepat menyelesaikan tugasmu. Dengan begitu, kau bisa segera kembali ke tatanan neraka, dan energi spiritualmu mungkin akan pulih seperti dulu," lanjut Nenek Wang. Ia kemudian melangkah pergi menjauh dari terowongan itu, dilepas oleh tatapan kosong Zhao Yun.

 Kata-kata Nenek Wang seketika mengingatkannya pada masa lima ratus tahun yang lalu, di saat ia masih menjadi pelayan setia Raja Neraka. Di bawah perlindungan Sang Raja, tidak ada satu pun iblis kuat yang berani mengusiknya. Namun, di dalam ingatan itu ada satu hal yang ganjil. Ia bisa mengingat potongan sejarah tersebut dengan sangat jelas, namun memori itu terasa asing—seolah-olah bukan miliknya sendiri, atau mungkin... itu hanyalah sebuah ilusi yang diciptakan seseorang untuk menutupi sebuah kebenaran.

 Zhao Yun mencengkeram kepalanya yang mendadak berdenyut nyeri. Setiap kali ia mencoba menggali lebih dalam tentang masa lalunya sebelum Raja Neraka terkurung di Penjara Wujian, kepalanya serasa mau pecah. Ada sebuah dinding tebal tak kasat mata di dalam benaknya yang mengunci ingatan hakiki miliknya. Siapa dia sebenarnya? Apakah dia benar-benar hanya seorang pelayan setia, atau ada takdir lain yang sengaja dihapus dari sejarah Tiga Alam?

 "Sial," desisnya rendah, menyeka keringat dingin di dahi. Ia tahu, berspekulasi di tempat ini hanya akan membuang waktu dan menguras sisa energinya yang kian menipis.

 Zhao Yun kembali menatap telapak tangannya. Potongan gelang giok kuno yang tersimpan di dalam dimensi sihirnya seolah ikut bergetar, merespons gejolak batin sang tuan. Anehnya, getaran gelang itu memberikan sedikit rasa hangat yang menenangkan rasa sakit di kepalanya. Seolah-olah, jawaban dari seluruh teka-teki energinya yang hilang dan ingatan palsu ini tidak berada di neraka, melainkan tersimpan pada setengah bagian gelang lainnya yang kini entah keberadaannya di mana.

 Di ujung lorong, gerbang cahaya vertikal yang menghubungkan alam baka dan alam manusia mulai berkedip-kedip rona keemasan, pertanda bahwa fajar di bumi akan segera menyingsing dalam hitungan menit. Jika ia tidak menyeberang sekarang, gerbang dimensi darurat ini akan menutup dan ia harus menunggu satu malam lagi—waktu yang terlalu lama untuk bisa kembali ke dunia manusia.

...****************...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!