Yossy,Emma,Mini dan Lely bersahabat semenjak di bangku sekolah, ikatan persahabatan mereka terkadang mengalahkan ikatan sedarah
Assalamu'alaikum.
bismillaahirrohmaanirrohiim...
Hello pembaca yang baik hatinya
PERTAMA dan SATU SATUNYA disetiap akhir episode saya suguhkan ilmu agama yang dikutib dari kajian beberapa ustadz salah satunya UAS.
UP setiap hari,kisahnya tidak membosankan!!!
Ayo simak ceritanya sekarang!!!
Kisah 4 sahabat dengan berbagaimacam permasalahan kehidupan,menjemput hidayah berhijab lengkap dg kisah asmaranya yg rumit.
Kisah yang bisa dijadikan tuntunan.
Berada pada titik manakah Emma, Mini, Lely dan Yossy memutuskan untuk menutup aurat mereka dengan berhijab???
yuuuk simak ceritanya
Salam manis dari saya,
~~mak uwo new~~
Sang penulis amatiran
THANKS ALL
LOVE YOU ALL❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Uwo New, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. episode 30
📲📲📲truuut...truut...truuut..
📲📲📲truuut...truut...truuut..
📲📲📲truut..truut..truuut..
Ponsel Yossy bergetar dalam genggamannya,sehingga bahu Yossy melonjak seketika. Saking seriusnya membanding banding pakaian yang sedang dilihatnya yang terpampang nyata di pakai patung didalam mall .Yossy tertarik untuk membelinya namun masih mikir mikir dulu.
'Astaghfirullaah..."
Yossy menggosok gosok dadanya dengan telapak tangan kanannya ,sementara ponsel nya berada di genggaman tangan kiri Yossy.
"Bikin kaget aja nih ponsel ."
"Ada apa Yossy?"
"Hahahaha.."
Emma yang berada tepat disamping Yossy tertawa menyaksikan reaksi bahu Yossy
melonjak dan bergetar seketika karena terkejut.
"Kamu kaget ya? lantaran *ponse**l* dalam genggamanmu bergetar tiba tiba?makanya jangan serius serius amat memilih baju tuuuu..."
"Gampang kaget kan jadinya,hahahaha.."
"Sssst..diam.. brisik !ini bukan di pasar loak,senang banget kamu menertawakan aku dari tadi,mau ku sumpel mulut mu pake ponsel ini?"kelakar Yossy
"Mau aja..asal setelah itu ponsel keren mu menjadi hak milikku,"jawab Emma tak mau kalah membalas kelakar Yossy.
" Weeek...enaaaak aja!!!nggak usah la ya.."kemudian Yossy menjawab panggilan suara yang dilakukan Salman padanya.
"Mmmmhh..weeek..Emma memonyongkan bibirnya juga seperti Yossy.
...📞 "Ya..Salman..Assalamu'alaikum..."...
...📞 "Ada apa?"...
...📞 "Wa'alaikumussalam ...Bu Yossy."...
...📞 "Bu Yossy masih di mall sekarang?"...
...📞 "Iya..emang kenapa?kamu mau nyusul kesini? mau ikutan nongkrong juga?mau ikutan cuci mata juga???...
...📞 "Ah ..ibu apa apa an sih..gawat Bu!"...
...📞 "Gawat apanya?kamu bicara yang jelas dong Salma,aku jadi panik nih!"...
...📞 "Saya juga tidak tau nih Bu,nih orang stress???,gila???,atau apa???,datang datang ngamuk ngamuk aja dan menanyakan keberadaan Bu Yossy....
...📞 "Bu Yossy cepetan kesini,saya dan satpam sudah mengamankannya ke pos satpam didepan....
...📞 "Astaghfirullaah.. waaaduh!!!siapa tu orang ya?jangan jangan nanti sampai disana saya gebukinnya lagi."...
...📞 "Tenang aja Bu,kan Salman yang ganteng ini,atau aku hubungi Pak Robi ?agar kesini?...
Sempat sempatnya Salman godain Yossy,untuk menyuruh Robi ke mini market sekarang untuk menyelesaikan masalah orang ngamuk ini.
...📞 "Nggak...nggak..nggak usah!!!,emangnya Robi satpam di mini market ku?"...
...📞 "Udah tunggu aja disana!aku akan datang sekarang!"...
...📞 "Baiklah Bu...ditunggu,Assalamu'alaikum.."...
...📞 "Wa'alaikumussalam.."...
Panggilan diputus Yossy setelah menjawab salam dari Salman.
"Emma,Mini,Lely ayooo kita balik!, dimini market ku ada yang ngamuk ngamuk tuh,entah siapa akupun tidak tahu."
"Ayoooo.. kita semua kesana,ujar mereka bertiga.
⚘⚘⚘⚘⚘
Mobil Yossy sudah memasuki halaman parkiran mini market diikuti oleh tiga motor dibelakangnya.
Jika diteliti dengan seksama penampakkan seperti itu udah kayak mobil pejabat tinggi aja tuh mobil Yossy dikawal tiga motor dibelakangnya mengiringi perjalanan si pejabat tinggi.
Yossy bergegas turun dari mobil ,lalu melangkahkan kakinya dengan langkah lebar ke arah pos satpam didepan samping kiri mini market.
Ketiga sahabat Yossy masih setia mengikuti langkah Yossy kemanapun ia pergi tanpa suruh ataupun dikasih aba aba,mereja bertiga khawatir jika terjadi apa apa terhadap Yossy.
"Assalamu'alaikum..Salman mana?
"Wa'alaikumussalam...jawab mereka yang ada didalam pos satpam itu.
Yossy duduk,ketiga sahabatnya itupun ikut duduk seperti bodyguard aja.
"Begini Bu..mas ini bilang jika mobil Ibu yang baru itu sudah jatuh tempo bahkan sudah nunggak tiga bulan cicilannya."
"what ??? Yossy terkejut.
"Debt collector.. rupanya,"Mini,Lely dan Emma saling berbisik.
"Apa mas tidak salah orang???,main ngamuk ngamuk di toko orang tanpa memastikan dulu siapa orang yang dituju!!!
"Untuk mas ketahui ya..aku tu beli mobil ini cash dan aku membuktikannya."
"Besok mas boleh ke sini lagi..kapan perlu bawa pimpinan mas kesini,aku akan kasih bukti autentik nya.
"Tapi,boss saya suruh bawa mobil mbak,hari ini!!!,debt collector ini masih aja ngeyel.
"Sudah dengar penjelasan dari Bu Yossy kan mas? sebaiknya mas pergi dari sini dan jangan bikin keributan lagi sini!!!tegas Salman.
"Satu lagi!!mas harus bertanggung jawab dengan kerusakan yang mas perbuat terhadap mini market kami.dan tinggalkan identitas mas.
"Berani mas membawa mobil aku,mas yang akan aku laporkan kekantor polisi!!! Yossy bersuara lagi.
"Salman ..aku kedalam dulu," Tiga cewek bodyguard hehehe.. ngikut aja dibelakang Yossy.
"Tama...,tolong mobil aku dipindahkan ke garasi belakang,"Yossy menyodorkan kunci mobilnya pada satpam mini market nya.
"Baik Bu.."Tama mengambil kunci mobil yang disodorkan Yossy padanya dan segera berlalu dari sana.
Setelah debt collector itu pergi meninggalkan pos satpam, lalu ...Mini,Lely dan Emma juga pamitan pada Yossy.
"Terima kasih ya.. sudah mentraktir kami tadi dan beliin kami baju juga tadi.."ucap Lely, Mini dan Emma pada Yossy.
"Aku mikirnya tadi saat di mall yang ngamuk ngamuk itu orang suruhan Siska."Celoteh Lely pada semua sahabatnya.
"Aku pikir juga begitu." ujar Mini.
"Aku malah membayang si Siska itu yang lagi ngamuk ngamuk disini,Emma mengemukakan dugaannya tadi saat dijalan menuju mini market.
"Siska itu yang mana ya?Aku bingung,kok kalian bertiga teruuus... aja sibuk membicarakan Siska ...Siska..dan Siska.
"Itu loh..Yoss...perempuan yang nantangin kamu waktu dijalan menuju rumahmu dari Rumah Sakit tempo hari,trus Lely yang menerima tantangannya."
"Ingat kan????Tanya Mini.
"Waktu itu dia ngancam ...jika Yossy temanmu itu masih dekat dekat dengan Robi,maka saya tidak akan berhenti menggagu temanmu itu."Ujar si Siska kala itu.
Tapiii...aku lupa menyampaikannya padamu Yoss..maaf ya..hehehe..Ujar Lely masem masem karena lupa memberitahu Yossy tentang ancaman Siska untuk Yossy.
"Oooo..iya...tapi aku nggak ingat wajahnya, habis baru kali tu melihat dia..jawab Yossy
"Astaghfirullah..kita sudah ghibah."
Sadar akan dosa mereka berempat sudah mengghibah Siska,maka mereka semua beristighfar ,memohon ampun pada ALLAH.
Mereka berempat masih aja asyik ngobrol di halaman parkiran mini market hingga lupa jika barusan Mini,Lely dan Emma sudah pamitan pada Yossy.
Selang beberapa saat setelah mereka semua membicarakan Siska..mereka berempat melongo melihat kehadiran Siska yang sudah melenggang di halaman parkiran,sedang ingin menghampiri mereka.
BERSAMBUNG...🌻🌻🌻
...----------------...
...----------------...
*** Ketika sujud, manakah yang terlebih dahulu menyentuh lantai, telapak tangan atau lutut?
Jawaban:
Ada dua hadits yang berbeda dalam masalah ini.
Hadits pertama:
عَنْ أَبِي ىُ ػ ةَ قَاؿَ : قَاؿَ رَسُوؿُ الللَّاو صَللَّاى الللَّاوُ عَلَيْوِ وَسَللَّامَ : }إذَا سَ دَ أَ دُ مْ ، فَلَا ػبَْػ ؾْ مَا ػبَْػ ؾُ الْبَعِيرُ ، وَلْيَضَعْ دَ وِ قَػبْلَ رُ بَتَػيْوِ {
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: “Apabila salah seorang kamu sujud, maka janganlah ia turun seperti turunnya unta, hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya”. (HR. Abu Daud).
Hadits Kedua:
عَنْ وَائِلِ بْنِ قَاؿَ رَأَ تُ النلَّا لَِّا بِ -صلى الله عليو وسلم- إِذَا سَ دَ وَضَعَ رُ بَتَػيْوِ قَػبْلَ دَ وِ وَإِذَا ػ ضَ رَفَعَ دَ وِ قَػبْلَ رُ بَتَػيْوِ .
Dari Wa’il bin Hujr, ia berkata: “Saya melihat Rasulullah Saw, ketika sujud ia meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya. Ketika bangun ia mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lututnya”. (HR. Abu Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah).
Ulama berbeda pendapat dalam mengamalkan kedua hadits ini. Imam ash-Shan’ani berkata:
وَقَدْ اخْتَػلَفَ الْعُلَمَاءُ فِي ذَلِكَ ، فَ ىَبَ اتعْاَدَوِ لَّاةُ ، وَرِوَا ةٌ عَنْ مَالِكٍ ، وَالْأَوْزَاعِ دِّ ي : إلَذ الْعَمَلِ ا اتضَْدِ ثِ ، لَّاتَّ قَاؿَ الْأَوْزَاعِيُّ : أَدْرَ نَا النلَّااسَ ضَعُوفَ أَ دِ ػ مْ قَػبْلَ رُ بِ مْ : وَقَاؿَ ابْن أَبِي دَاوُد : وَىُوَ قَػوْؿُ أَصْحَابِ اتضَْدِ ثِ
Para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini:
al-Hadawiyah, satu riwayat dari Imam Malik dan al- Auza’i mengamalkan hadits yang menyatakan lebih mendahulukan tangan daripada lutut.
Bahkan Imam al-Auza’i berkata: “Kami dapati orang banyak meletakkan tangan mereka sebelum lutut mereka”. Imam Abu Daud berkata: “Ini adalah pendapat para Ahli Hadits.
وَذَىَبَتْ ال لَّا افِعِيلَّاةُ ، وَاتضَْنَفِيلَّاةُ ، وَرِوَا ةُ عَنْ مَالِكٍ : إلَذ الْعَمَلِ بَِِدِ ثِ وَائِلٍ
Mazhab Syafi’i, Hanafi dan satu riwayat dari Imam Malik menyebutkan bahwa mereka mengamalkan hadits riwayat Wa’il (mendahulukan lutut daripada telapan tangan).
Pendapat ulama dalam masalah ini:
وَقَاؿَ النلَّاػوَوِيُّ : لَا ظْ تَػ جِيحُ أَ دِ الْمَ ىَبَػ عَلَى الْآخَ ، وَلَكِ لَّا ن أَىْلَ ىَ ا الْمَ ىَبِ رَلَّا جحُوا دِ ثَ " وَائِلٍ " ، وَقَالُوا فِي " أَبِي ىُ ػ ةَ " : إ لَّاوُ مُضْطَ بٌ ، إذْ قَدْ رُوِيَ عَنْوُ الْأَمْ افِ . وَ لَّا ابْنُ الْ يدِّمِ وَأَطَاؿَ فِي ا وَقَاؿَ : إ لَّا ف فِي دِ ثِ أَبِي ىُ ػ ةَ "" قَػلْبًا مِنْ اللَّا اوِي ، يْثُ قَاؿَ : "" وَلْيَضَعْ دَ وِ قَػبْلَ رُ بَتَػيْوِ "" وَإِ لَّا ف أَصْلَوُ" : " وَلْيَضَعْ رُ بَتَػيْوِ قَػبْلَ دَ وِ " ، قَاؿَ : وَ دُؿُّ عَلَيْوِ أَلَّاوؿُ اتضَْدِ ثِ ، وَىُوَ قَػوْلُوُ : " فَلَا ػبَْػ ؾُ مَا ػبَْػ ؾُ الْبَعِيرُ " فَ لَّا ف الْمَعْ وؼَ مِنْ بػ وؾِ الْبَعِيرِ ىُوَ تَػ دِ الْيَدَ نِ عَلَى الدِّ جْلَ
Imam an-Nawawi berkata: “Tidak kuat Tarjih antara satu mazhab dengan mazhab yang lain dalam masalah ini, akan tetapi Mazhab Syafi’I menguatkan hadits Wa’il (mendahulukan lutut daripada tangan).
Mereka berkata tentang hadits riwayat Abu Hurairah bahwa hadits itu Mudhtharib; karena ia meriwayat kedua cara tersebut.
Imam Ibnu al-Qayyim meneliti dan membahas secara panjang lebar, ia berkata:
“Dalam hadits riwayat Abu Hurairah terdapat kalimat yang terbalik dari perawi, ia mengatakan:
“Hendaklah meletakkan kedua tangan sebelum kedua lutut”, kalimat asalnya adalah: “Hendaklah meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan”.
Ini terlihat dari lafaz awal hadits: “Janganlah turun seperti turunnya unta”, sebagaimana diketahui bahwa turunnya unta itu adalah dengan cara lebih mendahulukan tangan (kaki depan) daripada kaki belakang21.
Pendapat Ibnu Baz:
ف شكل ى ا على ثير من أىل العلم ف اؿ بعض م ضع د و قبل ر بتيو وقاؿ آخ وف بل ضع ر بتيو قبل د و ، وى ا ىو ال ي الف ب وؾ البعير لأف ب وؾ البعير بدأ بيد و ف ذا ب ؾ اتظ من على ر بتيو ف د خالف البعير وى ا ىو اتظواف تضد ث وائل بن وى ا ىو الصواب أف س د على ر بتيو أولا ثُ ضع د و على الأرض ثُ ضع جب تو أ ضا على الأرض ى ا ىو اتظ وع ف ذا رفع رفع وج و أولا ثُ د و ثُ ن ض ى ا ىو اتظ وع ال ي جاءت بو السنة عن النبِ صلى الله عليو وسلم وىو اتصمع ب اتضد ث ، وأما قولو في د ث أبي ى ة : وليضع د و قبل ر بتيو فالظاى والله أعلم أ و ا لاب ما ذ ذلك ابن ال يم رتزو الله إ ا الصواب أف ضع ر بتيو قبل د و تَّ واف آخ اتضد ث أولو و تَّ تف مع د ث وائل بن وما جاء في معناه
Masalah ini menjadi polemik di kalangan banyak ulama, sebagian mereka mengatakan: meletakkan kedua tangan sebelum lutut,
sebagian yang lain mengatakan: meletakkan dua lutut sebelum kedua tangan, inilah yang berbeda dengan turunnya unta, karena ketika unta turun ia memulai dengan kedua tangannya (kaki depannya), jika seorang mu’min memulai turun dengan kedua lututnya,
maka ia telah berbeda dengan unta, ini yang sesuai dengan hadits Wa’il bin Hujr (mendahulukan lutut daripada tangan), inilah yang benar; sujud dengan cara mendahulukan kedua lutut terlebih dahulu,
kemudian meletakkan kedua tangan di atas lantai, kemudian menempelkan kening, inilah yang disyariatkan.
Ketika bangun dari sujud, mengangkat kepala terlebih dahulu, kemudian kedua tangan, kemudian bangun, inilah yang disyariatkan menurut Sunnah dari Rasulullah Saw, kombinasi antara dua hadits.
Adapun ucapan Abu Hurairah: “Hendaklah meletakkan kedua tangan sebelum lutut, zahirnya –wallahu a’lamterjadi pembalikan kalimat, sebagaimana yang disebutkan Ibnu al-Qayyim –rahimahullah-. Yang benar:
meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan, agar akhir hadits sesuai dengan awalnya, agar sesuai dengan hadits riwayat Wa’il bin Hujr, atau semakna dengannya22. Pendapat Ibnu ‘Utsaimin:
فحينئ كوف الصواب إذا أرد ا أف تطاب آخ اتضد ث وأولو "وليضع ر بتيو قبل د و"؛ لأ و لو وضع اليد ن قبل ال بت ما قلت لبرؾ ما برؾ البعير. و ينئ كوف أوؿ اتضد ث وآخ ه متناقضاف. ... وقد ألف بعض الأخوة رسالة تشاىا )فتح اتظعبود في وضع ال بت قبل اليد ن في الس ود( وأجاد فيو وأفاد. ... وعلى ى ا ف ف السنة التي أم ا ال سوؿ صلى الله عليو وسلم في الس ود أف ضع الإ ساف ر بتيو قبل د و.
Ketika itu maka yang benar jika kita ingin sesuai antara akhir dan awal hadits: “Hendaklah meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan”,
karena jika seseorang meletakkan kedua tangan sebelum kedua lutut, sebagaimana yang saya nyatakan, pastilah ia turun seperti turunnya unta, maka berarti ada kontradiktif antara awal dan akhir hadits.
Adalah salah seorang ikhwah menulis satu risalah berjudul Fath al-Ma’bud fi Wadh’i ar-Rukbataini Qabl al-Yadaini fi as-Sujud, ia bahas dengan pembahasan yang baik dan bermanfaat.
Dengan demikian maka menurut Sunnah yang diperintahkan Rasulullah Saw ketika sujud adalah meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan.***
...****************...
...****************...
TERIMA KASIH,
KEPADA PARA PEMBACA .
Sudah membaca karya saya ini.
Mohon dukungan dari semua pembaca
melalui like, komen, tip dan vote
Dan rate dengan mengklik ⭐⭐⭐⭐⭐ yang ada didepan dekat profil saya.
Karena itu semua adalah penghargaan yang tertinggi bagi karya saya ini, sekaligus penyemangat bagi saya untuk melanjutkan menulis karya ini.
dan saya sangat berterima kasih yang sebesar besarnya untuk itu semua.
Semoga kita semua diberi umur panjang dan selalu dalam keadaan sehat oleh Allah Subhanahu Wa Ta 'ala
aamiin..
Mohon maaf jika ada salah salah kata ataupun salah ketik dsbnya.
Jangan lupa klik tanda ❤ untuk favorite ya agar setiap kali saya up bab baru akan ada pemberritahuan langsung pada anda.
Satu lagi jangan lupa share karya ini ke teman teman tercintamu ya...
salam manis dari saya,
~~ mak uwo new ~~
sang penulis amatiran
THANKS ALL
LOVE YOU ALL❤
...----------------...
...----------------...
ga paham bc nya cuma bbc arti nya doang ......
bukan siapa2 nya Lely juga nih...hadeuuhh Riko..riko...😂😂
RS wehh.... harap tenang.. sabar atuh Riko