NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 32

Keira langsung menangis semakin keras dalam pelukan itu.

Tangannya mencengkeram pelan baju Gus Zayn seolah pertahanan terakhirnya benar-benar runtuh malam ini.

Sedangkan Gus Zayn tetap memeluknya erat.

Sabar.

Tenang.

Meski jauh di dalam hatinya sendiri, pria itu juga merasa lelah menghadapi semua yang terjadi hari ini.

“Maaf...” isak Keira lirih. “Saya cuma takut.”

Gus Zayn mengusap pelan punggung gadis itu.

“Takut apa?”

“Saya takut suatu hari nanti Gus nyesel milih saya.”

Pelukan Gus Zayn langsung mengerat sedikit.

Dan tanpa sadar, kalimat itu terasa menyakitkan baginya.

Pria itu perlahan menjauh sedikit lalu menangkup wajah Keira agar gadis itu menatapnya.

“Lihat saya.”

Mata Keira merah dan penuh air mata.

Sedangkan Gus Zayn menatapnya begitu dalam.

“Selama ini...” suaranya rendah dan lembut, “apa saya pernah memperlakukan kamu seperti seseorang yang saya sesali?”

Keira langsung menggeleng kecil.

“Kalau begitu jangan pernah berpikir seperti itu lagi.”

Air mata Keira jatuh lagi.

“Saya cuma... nggak ngerti kenapa Gus bisa sayang sama saya sebesar ini.”

Deg.

Tatapan Gus Zayn melembut luar biasa.

Karena bahkan sekarang pun...

Keira masih belum sadar seberapa berharganya dirinya di mata pria itu.

“Kamu tahu kenapa saya memilih kamu?”

Keira diam.

Gus Zayn mengusap pelan pipinya dengan ibu jari.

“Karena waktu semua orang melihat kekuranganmu...” lirihnya tenang, “saya justru melihat hati kamu. Kamu mau berusaha bisa lebih baik lagi.”

Napas Keira langsung tercekat. Air mata gadis itu terus jatuh diam-diam.

“Perempuan seperti itu langka, Keira.”

Suasana kamar terasa begitu hangat meski malam di luar semakin dingin.

Keira menunduk kecil sambil menangis pelan.

“Saya nggak sebaik yang Gus pikir.”

“Tidak ada manusia yang sempurna.”

“Tapi saya banyak kurangnya.”

“Saya juga.”

Keira perlahan menatap pria itu lagi.

Dan untuk pertama kalinya malam ini...

Sesak di dadanya mulai sedikit mereda.

Gus Zayn lalu mengecup pelan keningnya lama.

“Jangan pergi lagi dari saya.” bisiknya rendah.

Deg.

Keira memejamkan matanya perlahan.

Entah kenapa...

Kecupan sederhana itu selalu terasa seperti tempat paling aman untuk hatinya.

Namun di luar kamar itu—

Seseorang berdiri diam di lorong ndalem sambil menggenggam tasnya erat.

Ning Afifa.

Perempuan itu ternyata belum benar-benar pergi.

Dan tanpa sengaja...

Ia mendengar semuanya.

*

Keesokan paginya suasana pondok yang biasanya tenang mendadak berubah tegang.

Beberapa santri yang sedang menyapu halaman langsung berhenti saat melihat tiga mobil hitam memasuki area ndalem dengan cepat.

Pintu mobil terbuka.

Dan dari sana turun seorang pria paruh baya dengan wajah keras disusul beberapa anggota keluarga lainnya.

Di belakang mereka—

Ning Afifa turun perlahan dengan mata yang masih sembab sejak semalam.

Para santri langsung saling melirik panik.

“Itu Abahnya Ning Afifa...”

“Ya Allah...”

Suasana pondok mendadak riuh kecil.

Sedangkan di dalam ndalem, Keira yang sedang membantu Ummi Halimah menyusun sarapan langsung menoleh kaget mendengar suara langkah ramai dari luar.

Dadanya mendadak terasa tidak enak.

Dan benar saja—

Brak!

Pintu ruang tamu terbuka cukup keras.

“Assalamu’alaikum!” suara berat penuh emosi terdengar memenuhi rumah.

Ummi Halimah langsung berdiri cepat.

“Wa’alaikumsalam...”

Namun belum sempat suasana mencair, pria paruh baya itu sudah bicara dengan nada tinggi.

“Mana Zayn?!”

Deg.

Keira langsung pucat.

Tak lama kemudian Gus Zayn keluar dari ruang dalam dengan langkah tenang seperti biasa.

“Abah.” sapanya sopan sambil menundukkan kepala sedikit.

Namun pria itu justru tertawa kecil penuh amarah.

“Jangan panggil saya begitu dulu!” bentaknya.

Suasana langsung membeku.

Afifa menunduk sedih di belakang ayahnya.

Sedangkan Keira refleks mundur pelan ke belakang Ummi Halimah.

“Apa ini cara keluarga kalian memperlakukan anak saya?!” suara pria itu meninggi penuh kecewa. “Kalian membiarkan Afifa berharap bertahun-tahun lalu tiba-tiba bilang kalau Zayn sudah menikah?!”

Ummi Halimah mencoba menenangkan.

“Kami memang salah karena terlambat menjelaskan—”

“Terlambat?!” potong pria itu keras. “Anak saya dipermalukan!”

Deg.

Keira menunduk makin dalam.

Tangannya gemetar kecil.

Sementara Gus Zayn tetap berdiri tenang meski sorot matanya mulai serius.

“Saya yang salah.” ucap pria itu rendah. “Dan saya siap meminta maaf.”

Namun ayah Afifa justru makin marah.

“Meminta maaf tidak cukup!”

Suasana ruang tamu semakin menyesakkan.

“Keluarga kami menjaga hubungan ini bertahun-tahun!” lanjutnya penuh emosi. “Semua orang tahu Afifa dijodohkan dengan kamu!”

Tatapan tajam pria itu perlahan beralih.

Dan berhenti tepat pada Keira.

Deg.

Keira langsung membeku saat semua mata kini tertuju padanya.

“Jadi ini perempuan itu?”

Nada suaranya penuh penilaian.

Keira otomatis menunduk lebih dalam.

“S-saya...”

“Apa istimewanya dia?” tanya pria itu tajam. “Sampai kamu mengorbankan perasaan anak saya?”

“Abah cukup.” Suara Gus Zayn kali ini terdengar lebih tegas.

Namun pria itu justru melangkah mendekat.

“Tidak, Zayn.” sorot matanya keras. “Saya mau tahu.”

Keira merasa napasnya mulai sesak lagi.

Tatapan-tatapan itu terasa begitu menekan.

“Abah...” Afifa mencoba menahan pelan.

Namun pria itu tetap menatap Keira dengan kecewa.

“Anak saya dididik agama sejak kecil.” lanjutnya penuh emosi. “Menjaga nama baik keluarga. Menunggu laki-laki yang dijodohkan dengannya.”

Setiap kata terasa seperti menghantam Keira.

“Sedangkan perempuan ini datang tiba-tiba lalu mengambil semuanya?”

Air mata Keira langsung jatuh. "Saya nggak pernah berniat—”

“Keira bukan perebut siapa pun.”

Suara Gus Zayn memotong tenang namun tajam. Pria itu melangkah lalu berdiri di depan Keira secara refleks. Seolah melindunginya dari semua tatapan itu. Dan tindakan kecil itu justru membuat suasana makin tegang.

#ges beneran ini, sinyal di daerahku susah bangettt. Ini ada sinyal dua titik baru aku buru-buru tuliz dan update. Maaf banget ya.. 😭

1
Cah Dangsambuh
bacanya sampe nahan napas tapi aku bingung mo komen yg bagian mana pokoknya meleleh senyum tegang jadi satu makasih buat kak othor dah bikin aku kaya wong edan🤣🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
yah di gantung... makin bikin penasaran... lanjuut thor..
Cah Dangsambuh
hadeeeeehhhhhh gerah kak otor keyra lucu takut ga kuat jauhlah takut nangislah tapi yaaa memang begitulah cinta kadang suka bikin kita susah paham kaya aku udah berumah tangga selama 30 thn kalo salah satunya harus pergi 2 hari aja ujung ujungnya kaya keyra tarik ulur takut inilah itulah kaya abg kadang malu sendiri🙏🙏🙏 maaf kak jadi curhat wkwkwk
Julia and'Marian: wah nggak apa-apa kak, aku seneng loh dengerin kakka curhat...
total 1 replies
Cah Dangsambuh
amat sangat menegangkan
Cah Dangsambuh
ya allah buka aja semua kebusukan tiga abangmu key biar kamu tenang toh mama papamu udah menyadari kekeliruannya
Cah Dangsambuh
yogi sebenarnya apa sih yang kamu pwrbuat sampe sekeluarga kacau adik permpuan satu satunya trauma ,,abang ga jelas
𝐈𝐬𝐭𝐲
Keira kenapa gak jujur saja sih ma keluarganya...
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
𝐈𝐬𝐭𝐲
iya kalo di bawa pulang aku takut Keira jadi disiksa ma kakak² nya..
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus bgt thor aku suka😍😍
𝐈𝐬𝐭𝐲
jujur aja kei biar kakak² mu yg jahat kena hukuman...

semoga listriknya nyala lagi ya thor biar bisa up lagi ...
Julia and'Marian: aminn kak. makasih doanya...
total 1 replies
Della Nuri delima
double up thorrrrrrrr
𝐈𝐬𝐭𝐲
mama & papanya sudah tau rahasia anak anaknya kah🤔
𝐈𝐬𝐭𝐲
makin di bikin penasaran sebenarnya apaa yg terjadi di keluarga mereka...
Cah Dangsambuh
tabir keluarga akan terbuka segera kalau kak othornya sering up😆🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi dong thor makin penasaran nih..
Julia and'Marian
aku belum update kah?? kok lupa ya
Cah Dangsambuh
kepintaran tetap di bawah adap mbakyu afifaaaah keyra biarpun belum bisa ngaji tapi tetap menjaga adab lhaaa yu afifah yang menurutmu putri kiyai pintar lulusan pondok hafidhoh dan sebagainya tapi adabnya ga di pake dan khatam qur'annya hanya sekedar apal ga di makna yo kalah toh
𝐈𝐬𝐭𝐲
keira yg di panggil zaujati kok aku yg meleleh ya😂
Julia and'Marian: hehehe
total 1 replies
Cah Dangsambuh
allahu akbar alhamdulillah cuma mimpi,aku hampir ga mo baca liat judulnya(talak)karna aku dah cinta mati di cerita ini ga tanggung tanggung hati terlalu menjiwai tapi begitu ning nong ning gung menyusup kedalam rumah rangga gus zayn rasanya ga sanggup nerusin baca 🤣 🙏🙏padahal cuma cerita tapi seakan hadir nyata makasih kak othor dah ngaduk aduk rasa👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!