NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Mereka Yang Menyakiti Saudara Kembar' Ku

Pembalasan Untuk Mereka Yang Menyakiti Saudara Kembar' Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Dipisahkan dengan saudara kembar' selama 8 tahun begitu berat untukku, biasanya kami bersama tapi harus berpisah karena Ibu selingkuh, dia pergi dengan laki-laki kaya dan membawa Nadira saja, sedangkan aku ditinggalkan dengan Ayah begitu saja.

Namun saat kami akan bertemu aku malah mendapatkan sesuatu yang menyakitkan Nadira mati, dia sudah tak bernyawa, aku dituntun oleh sosok yang begitu menyerupai Nadira, awalnya aku kira dia adalah Nadira yang menemuiku tapi ternyata itu hanya arwah yang menunjukan dimana keberadaan Nadira.

Keadaannya begitu mengenaskan darah dimana-mana, aku hancur sangat hancur sekali, akan aku balas orang yang telah melakukan ini pada saudaraku, akan aku habisi orang itu, lihat saja aku tak akan main-main untuk menghabisi siapa saja yang telah melakukan ini pada saudaraku. Belahan jiwaku telah hilang untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malu

Disekolah teman-teman Siska menatapnya dengan begitu intens, bahkan ada yang berbisik lalu mereka tertawa bersama, ada juga yang terang-terangan mengejek Siska.

"Apaan sih mereka ini, kenapa juga menatap ku begitu, apakah ada yang salah" Siska meraba-raba tubuhnya tak ada yang aneh.

Tangan Siska ditarik dengan paksa oleh Dinda, dia menghirup udara sebanyak-banyaknya dan menatap Siska dengan panik.

"Kamu Gila Sis"

"Apaan sih tiba-tiba banget pagi pagi udah bilang aku gila"

Dinda mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan pada Siska, tentu saja Siska kaget merebut ponsel itu dan melihat lebih dekat lagi apakah benar itu dirinya, tapi benar ada didalam kamarnya dan sedang sudahlah sangat menjijikan sekali.

"Kenapa bisa ada CCTV di kamarku, kenapa bisa ada yang ini"

"Itu beneran kamu, bukan editan ya"

"Bukan, ini bener bener aku Din, kenapa bisa siapa yang udah lakuin ini sama aku, tubuhku pasti sudah dilihat banyak orang" tubuh Siska merosot, memeluk tubuhnya sendiri dan menyembunyikan kepalanya disela-sela kakinya.

Siska begitu syok, siapa yang telah berani melakukan ini padanya, kenapa juga harus hal menjijikan seperti itu yang tersebar.

"Siska, kamu baik-baik aja kan jangan diam aja seperti itu aku malah jadi takut" Dinda ikut berjongkok dan menatap Siska yang masih diam.

"Aku malu Din, mau disimpan dimana wajahku ini, aku tak berani keluar, bagaimana dengan tanggapan mereka tentang tubuhku pasti sangat buruk sekali"

"Kita lawan saja mereka, sudahlah ayo kamu jangan takut, kamu pasti bisa menghadapi semua ini" Dinda mencoba untuk menyemangati Siska.

"Ga bisa, aku pasti akan sangat malu sekali, tubuhmu ini sudah dilihat banyak orang Dinda, kamu tahu tidak sih aku sedang stres sekarang memikirkan tentang hidupku ini, banyak sekali masalah dalam hidup ku ini"

"Iya aku mengerti, tapi apakah kita akan terus disini ga mungkin kan"

Siska menggelengkan kepalanya dan makin memeluk tubuhnya dengan erat sungguh Siska begitu butuh seseorang untuk memeluknya dengan erat dan menenangkannya dan menerima semuanya.

"Aku mau pulang"

"Ayo tapi didepan banyak anak-anak apakah tak masalah"

Siska diam sejenak, menganggukkan kepalanya dan segera bangkit, Siska harus mencari tahu siapa yang telah melakukan ini, Siska tak akan melepaskan orang itu, dia tak akan lepas dan akan Siska permalukan lebih dari ini.

Saat Siska keluar, teman-temannya langsung kembali berbisik-bisik.

"Ya ampun pake tangan apa ga sakit Sis, ga lecet tuh barangmu, kenapa sih ga minta sama aku aja, aku pasti bisa memuaskan kamu tak usah main sendiri" celetuk salah satu siswa.

"Menjijikan sekali, dasar perempuan murahan" teriak Siswi perempuan yang begitu sangat membenci Siska.

"Apaan sih, itu cuman editan, kalian itu sudah terkecoh itu bukan aku" teriak Siska mulai tak menerima.

"Ga mungkin sih, ini pasti beneran ga mungkin kalau cuman bohongan, ngarang ini anak buat nutupin semuanya, Siska udahlah jujur aja badan kamu bagus kok, udah tenang aja" celetuk salah satu laki-laki.

Mereka menatap Siska dengan lapar, membuat Siska makin takut saja, Siska berlari menerobos kerumunan yang terus membicarakan dirinya, tangan laki-laki banyak yang sengaja mencoleknya, ada yang menahannya dan banyak lagi, Siska tak kuat sungguh Siska tak bisa menghadapi semua ini, kenapa semua ini harus terjadi padanya.

Sedangkan di gedung sebelah, Nadia hanya tersenyum samar melihat Siska yang berlari pulang, ternyata mentalnya begitu mudah untuk Nadia rusak, Nadia kira dia akan begitu kuat tapi ternyata sebaliknya, dasar Siksa seolah-olah dia yang paling berani ternyata dilawan sedikit dia ketakutan seperti itu.

Tapi ini baru permulaan, belum permainan yang sesungguhnya, Nadia akan menghancurkan Siska dengan sangat parah lebih dari apapun, karena sepertinya dia yang paling banyak menyakiti Nadira dari yang lain.

...----------------...

Siska berlari masuk kedalam kamarnya, menguncinya dan tubuhnya kembali merosot, tangisnya pecah tak bisa dibendung lagi, ponselnya terus saja berdering banyak pesan masuk dan pasti itu teman-temannya yang mengejeknya.

"Siska kenapa pulang lagi, apakah kamu sakit" terdengar suara Ibu tirinya diluar.

"Tidak, aku hanya sedang malas sekolah saja aku ingin beristirahat, aku sungguh tak ingin pergi ke sekolah"

"Kenapa, apa ada masalah besar tak seperti biasanya Siska, cerita pada Ibu siapa tahu Ibu bisa membantu kamu"

"Ga, Ga usah udah aku bisa hadapi sendirian, Ibu ga usah ikut campur ini masalah kecil kok, Ibu kaya ga pernah remaja aja deh"

"Ya udah kalau ada apa apa kasih tahu Ibu, Ibu kan cuman khawatir aja sama kamu Siska bukan apa-apa, Ibu bukannya mau ikut campur urusan kamu"

"Iya aku tahu"

Siska yang baru ingat ada CCTV segera mengecek semua sudut tempat tidurnya, tapi tak ada yang mencurigakan tapi kenapa bisa ada CCTV dan bisa tersebar begitu saja, pasti orang rumah yang telah melakukan ini.

Siska mengacak-ngacak semua yang ada didalam kamarnya, tapi nihil tak ada yang Siska temukan, Siska berteriak dengan kencang dan menjambak rambutnya.

"Sialan sialan kenapa sih bisa seperti ini, siapa yang tega melakukan itu padaku, malu sekali aku"

Siska membuka ponselnya dan melihat banyak rekaman cctv-nya dikirimkan ulang oleh teman-temannya dan Siska juga melihat banyak komentar komentar miring pada tubuhnya ini.

"Gimana ini, gimana masa depan aku kalau kaya gini, siapa sih yang tega sama aku padahal aku tak pernah jahat sama orang lain, kenapa orang itu tega mau hancurkan aku"

Siska sangat ketakutan sekali dengan semua kenyataan yang akan terjadi, bagaimana nanti tanggapan Kak Aldi tentang dirinya yang seperti ini sungguh memalukan sekali, belum lagi nanti teman teman Ayahnya pasti semua ini sudah menyebar kemana-mana.

"Sial banget sih hidup aku ini setelah Ayah ga ada, apa mungkin Nadira yang lakukan ini, siapa lagi yang harus dicurigai kalau bukan Nadira, sial kenapa baru ingat sekarang, pasti ini ulah Nadira"

Siska mondar mandir dan mengigit jarinya, sampai dia tak ingat sudah berdarah tangannya, saking paniknya Siksa menyakiti dirinya sendiri lalu berteriak dan memukul mukul dadanya yang mulai sesak dan makin panik saja dirinya ini.

"Akhh, aku ga bisa kayak gini"

"Siska ada apa" kembali sekarang Ibu tirinya berteriak di luar kamarnya.

"Diam, diam jangan ganggu aku, aku tidak mau diganggu sudah cukup cukup aku ga mau siapapun masuk pergilah pergi aku tak mau"

Siska mengacak-ngacak semua kamar tidurnya itu melemparkan semua barang barangnya untuk melampiaskan semua kekesalannya dan mencari keberadaan CCTV tersembunyi itu, dimana Nadira menyembunyikannya.

1
Wega Luna
Aldi menyusul Gavin kah
Wega Luna
keren langsung tanpa adu bacot🤣🤣🤣🤣,
Wega Luna
dasar Aldi nya suka bikin baperan anak orang
sryharty
waduuuuuh ada yang mulai curiga,,awas nad hati2,,Aldi mulai menyelidiki kamu
Wega Luna
patahkan tangannya tadi nad,,,biar tau rasa. kalo perlu
Wega Luna
fiks berarti mereka pelakunya
sryharty
padahal seru loh cerita nya
Wega Luna
sudah mulai terurai satu satu 💪 semangat Nadia
Wega Luna
jangan 2 pacar Nadia yg bunuh kenapa dia tahu para pembunuh nya ,,,,
Wega Luna
suka banget nih novel MC utama nya gk lelet .
Wega Luna
💪💪💪ayo Nadia besok kita eksekusi
Nii
yaa
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Terjebak Pernikahan Kontrak Dengan Dosen Pembimbingku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Wega Luna
Hans kah pembunuh nya?
Wega Luna
egois sekali tuh Aldi/Drowsy/
Wega Luna
sadis nya oi😧😖😱😱😱😱😱😱😱
Wega Luna
jangan kasih kendor Thor , mulai hari ini buat mereka membayar perbuatan bejat mereka🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
Siska dan Aldi cocok .sama sama gilanya 🤭🤭🤭😂
Wega Luna
aku jadi Nadira langsung aku sindir walau didepan Aldi tentang kejadian semalam🤣🤣🤣🤣biar tambah darah tinggi tuh Siska 🤭🤭,
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣hancur hancur kalo tau nanti siapa yg menghamili🤣🤣🤣🤣.nunggu hancur hancur tuh keluarga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!