Berawal dari sebuah kisah cinta, yang berujung kecelakaan dan berakhir balas dendam.
Grisya merupakan putri keluarga Ardilova yang bertemu dengan Leonel putra keluarga Gu Long.
Apa yang terjadi sebenarnya antara kedua keluarga tersebut??
~kisah cinta yang mengharukan~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranychan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepotong ayam
REINKARNASI
part32 (Sepotong ayam)
Citt...Cittt..
Suara dari kicauan burung dipagi hari, berhasil membangunkan seorang gadis yang tengah membungkus dirinya dibalik selimut.
Grisya menatap sekeliling kamarnya dan menyalakan lampu. Menatap ke sebuah sudut ruangan tempat dimana dia meletakan bingkai foto kemarin, dan memalingkan wajahnya setelah beberapa menit.
Dia segera beranjak dari kasurnya yang sangat lembut menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Memakai kaus putih dengan celana pendek berwarna cream serta mengenakan jaket hitam yang sangat pas ditubuh nya. Dia menghadapkan diri ke sebuah cermin meja rias nya, yang sudah retak beberapa
bagian dan merias dirinya seperti, memakai lipcream berwarna Nude dan juga pelembab
wajah agar tampak lebih fresh.
Grisya mengepang dua rambut-Nya dan mengikatnya dengan pita merah yang dia
sangat sukai.
Tangannya meraih sebuah kamera yang sangat pas digenggam dan juga tas kecil merah muda yang sangat lucu berbentuk bulat. Grisya memang seperti itu, apapun dan bagai manapun gaya-Nya, dia selalu tampak berbeda dimata orang lain.
Dia keluar rumah dan berpamitan dengan ibunya,
"Bu aku akan mulai bekerja hari ini sampai jumpa"
"Hati-hati sya, jangan lupa makan malam dirumah nanti"
☁☁☁
Grisya melangkahkan kakinya keluar rumah, menatap ke arah jalan yang sangat ramai
dimana tampak para kendaraan yang bolak balik serta orang-orang yang lalu lalang.
Menghembuskan nafas dan mengendarai mobil pribadinya.
Dengan kecepatan sedang dia sampai di studio tempat dia bekerja dengan tepat waktu. Grisya disambut ramah oleh para pegawai yang lain, dia membalas nya dengan senyumnya yang hangat tapi membuat rindu. Kemudian Grisya langsung menuju ke dalam ruanganya dan duduk memandangi keluar dinding yang terbuat dari kaca.
Tampak beberapa bagian dari kota A yang sangat mengagumkan.
Grisya pun memulai pekerjaannya, dia merancang beberapa model dan juga melakukan
beberapa sesi memotret.
☁☁☁
Sementara itu di sebuah restoran cepat saji mewah, Leon yang mengajak Neyya jalan-jalan tampak sangat bahagia, senyum ceria mulai tampak di wajahnya. Mereka berdua duduk dan memesan porsi makanan dari menu restoran tersebut. Neyya yang merasakan perubahan pada Leon, merasa sangat bahagia dan melupakan dendam kesalnya kepada Grisya.
"Leon adalah milikku sekarang" dalam hati kecilnya
Leon memberikan beberapa perhatian kecil kepada Neyya yang dalam kondisi mengandung, dan juga mempedulikan Neyya dan memanjakannya.
"Ney, kamu kan lagi hamil jadi jangan mencoba makanan seperti ini terlalu sering"
"Eumm, biarkan saja yang penting aku suka"
"Kauu merasakan sakit perut???"
"Tidak..."
Leon dan Neyya melanjutkan makan mereka, dan juga berbincang-bincang mengenai, pernikahan mereka yang waktunya sudah dekat.
Saat hari mulai menjelang sore, matahari yang meninggakan hari juga membawa segudang kelelahan bagi seorang wanita yang baru saja menyelesaikan pekerjaan nya.
"Huh, akhirnya selesaii.." Keluhnya.
☁☁☁
Di tengah perjalanan pulang. Grisya teringat akan makan malam bersama ibunya, dia membeli beberapa potong ayam disebuah kedai makan yang dibuka dipinggir jalan.
Saat hendak menaiki mobil nya, Grisya melihat Leon dan Neya yang tengah jalan-jalan malam, berduaan, tertawa begitu lepas, dan tampak sangat bahagia. Tanpa sadar Grisya menjatuhkan bungkusan ayam tadi, dan menitikan beberapa tetes air mata.
"Haish Nona, apa kau baik-baik saja?? mau saya bungkuskan lagi??" Sahut pemilik kedai dengan cepat.
"Akh tidak usah bu, aku yang salah" tersenyum
Grisya masuk kedalam mobilnya, menutup matanya dan menggertakan giginya, dia
begitu hancur melihat Leon dan Neyya yang tampak begitu romantis, ingin rasanya dia
mengulang waktu dan menjalankan hidup bahagia bersama Leon, namun ada saja hal
yang mengganjal hatinya, yaitu kata BERAKHIR yang telah Leon ucapkan masih terdengar begitu jelas ditelinga Grisya.
Grisya menginjak gas dengan kecepatan penuh, menuju rumahnya. Setelah dia sampai, Grisya menatap wajah ibunya dan memeluknya sangat lama. Dia menangis sangat keras, seperti seorang anak kecil yang telah kehilangan permen.
Ibunya yang terheran-heran mengusap air mata Grisya, Namun ibunya tidak berani bertanya, karena dia takut anak nya akan merasa lebih stress nanti. Ibunya membuatkan teh hangat untuk Grisya yang sekarang sedang duduk di sofa dan menatap kearah atap rumah-Nya.
"Sya, minum lah sedikit.."
#Lanjuttttt
jangan lupa LIKE dan KOMEN
tengkyuuuu😍😘
Salam kenal dari (Calon Istri vs Mantan Istri) 👋
Semangat terus ya💪
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih
Mampir baik ke cerita ku ya😊
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
#agen penangkap roh
#Agen penangkap roh
maaf baru bisa mampir y kak🙏
10 like sudah aku tinggal kan❤
semangat updatenya akak😘
semangatt
yuk baca lagi cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
ada part baru lohh 😍
mari saling support ❤️
thanks