Kisah ini masih belum banyak di revisi. Masih amburadul apa adanya seperti dulu. Sudah mulai konsisten di bab. 82 ya.... semoga dapat mengambil hikmah dari kisah ini.
Seorang gadis biasa yang di temukan oleh sepasang Kakek Nenek di emperan toko ketika hujan. Yang mereka beri nama Vera Kania Putri. Telah tumbuh menjadi sosok gadis yang tangguh, baik hati, pekerja keras. Mendambakan cinta dari seorang guru magang bernama Fatih, namun harus rela kehilangan cintanya karena ditinggal untuk selama-lamanya dan ia harus menikah dengan kakak yang di cintainya bernama Rey, dan cinta mereka akan terus berlanjut ketika badai memisahkan mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewhy M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 32
"Kamu dah siap terluka bersamaku? Tapi aku tak akan membiarkanmu terluka sedikitpun" Kata Rey merapikan kancing bajunya.
"Apapun, bagaimanapun aku siap Kak" Jawab Kania.
"Mulai saat ini, jangan panggil aku Kak lagi. Panggil aku Sayang" Kata Rey duduk di samping Kania.
"Sayang?" Tanya Kania.
"Iya sayang" Goda Rey.
"Ih Kak Rey" Kata Kania malu.
Hari ini, misinya adalah mengalihkan perusahan yang dulunya milik keluarga Rey, yang di curi oleh orang yang di sebut Bos itu, agar bisa kembali lagi ke tangan Rey.
"Siap sayang?" Tanya Rey.
"Siap yang" Jawab Kania.
Mobil dan semua keperluan sudah di siapkan oleh asisten Rey. Kali ini, Kania harus menyamar lagi sebagai sekertaris baru di perusahaan itu.
Dengan dandanan yang cupu dan Bos besar pun enggan meliriknya. Kania memang tidak pandai berbahasa Inggris. Namun otaknya sangat cerdas jika berperan ganda menjadi orang lain.
Kali ini Kania berperan sebagai sekertaris pengganti di perusahaan yang telah di kuasi Bos itu. Rencana demi rencana ia selesaikan dengan rapi dan apik.
Dengan kemampuan luar biasa Kania, tak butuh waktu lama. Hanya dua hari, saham milik Rey bisa kembali ke tangan Rey dengan mudah. Kania dan Rey merayakannya di kamar mereka.
"Makasih ya sayang, setelah ini. Kita bisa pulang ke Indo dan nikah di sana. Kita punya Baby, berumah tangga, dan yang pasti! Kamu bisa melanjutkan Pendidikanmu" Kata Rey membelai rambut Kania.
"Iya Yang, aku tadinya udah gak yakin. Tapi kalau kamu lihat bagaimana bandit itu mabuk dan menandatangani pengalihan saham itu hahahha ngakak abis!" Kata Kania.
"Tapi dia gak nyentuh kamu kan Yang?" Tanya Rey.
"Enggak lah, cuma cium aku dikit sih di pipi" Kata Kania.
"Apa? Mana yang di cium!" Rey mencium seluruh wajah dan leher Kania. Ia juga ******* bibir Kania dengan sangat buas.
Tapi Kania menolaknya, karena itu hanya lelucon aja, dan mengingatkan Rey akan janjinya yang tak akan berbuat senonoh lagi sampai mereka benar benar menjadi suami istri.
Dalam perjalanan pulang, hati Kania sungguh tak tenang. Membuat Rey yang melihatnya menjadi gelisah.
"Ada apa si Yang? Aku lihat dari tadi seperti gak tenanh gitu?" Tanya Rey.
"Gimana cara kita bilangnya ke Oma, kalau kita akan menikah?" Kata Kania.
"Ck, semuanya biar aku yang urus. Kamu hanya cukup mencintaiku saja, hidup bersamaku, dan menua bersamaku" Kata Rey.
Selama ini, tak ada yang menyayangi Kania dengan sangat tulus kecuali Kakek Nenek angkatnya. Selama hidup, ia selalu di pandang sebelah mata dengan orang lain, bekerja keras tanpa henti agar bisa hidup, dan mencari jati diri sendiri tanpa didikan orang tua.
Dan kini, ia merasa jika Tuhan masih belum adil padanya. Kenapa ia memiliki nenek seperti Oma, yang hanya memandang seseorang hanya dari segi tinggi dan rendah derajatnya.
Ia juga harus dipaksa menikah dengan cowok yang tak sama sekali Kania sukai. Menurutnya, Sena bukanlah cowok yang baik untuk Kania, ia sering kali memergoki Sena gonta ganti pasangan keluar masuk hotel. Bahkan satu bulan yang lalu, Sena tega menendang pengemis yang lewat di depan rumahnya.
Berbeda dengan Rey, ia terlihat sangat kasar dan arogan. Namun ia sama sekali tak pernah menyakiti orang lain, kecuali musuhnya yang benar benar memiliki masalah dengannya.
Rey juga sosok yang baik, laki-laki yang baik. Pasti kepada ibunya bisa menghormati dan bersikap sopan pada ibunya. Rey juga kerap kali menolong orang yang sedang kesusahan, walau bukan dari tangannya langsung. Namun itulah Rey
lanjutt thor🆙💖💪💪💪💪