Mayang adalah seorang gadis buruk rupa,namun ia sangat mencintai pemuda bernama Agus.
Tapi cinta nya itu bertepuk sebelah tangan,karena pemuda bernama Agus tersebut sudah memiliki seorang kekasih bernama Riana.
Melihat hal tersebut,Mayang merasa sakit hati,ditambah lagi diri nya sering dihina dan dibully oleh warga desa.Mereka mengatai nya sebagai pembawa sial dan pembawa wabah penyakit,bahkan ibu nya Mayang meninggal akibat perbuatan kejam warga desa itu.
Gadis itu berjanji akan membalas kan dendam nya kepada seluruh warga desa tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meri marta dinata ., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lili.
"Bude.....?ka...kau benar budeku?ujar Mayang panik ketika melihat ular itu berubah menjadi sosok wanita cantik yang saat itu menolongnya.
"Iya...aku adalah bude mu,hemmm apa kau takut nak?sahutnya sembari bertanya kepada Mayang yang terlihat panik itu.
"A...aku sedikit kaget saja,kukira tadi kau siluman jahat,ternyata kau bude ku"tukasnya.Kemudian Ular itu melepaskan Mayang dari lilitan nya.
Seketika gadis tersebut merasa lega,karena tadi dirinya benar-benar ketakutan melihat ular yang berukuran sebesar drom minyak tersebut melilit tubuhnya.
"Apa kau siap berlatih?tukas wanita itu membuyarkan lamunan Mayang yang sedang termenung memikirkan kejadian aneh tersebut.
"O...oh...i...iya aku siap"sahutnya tergagap karena panik saat mendapat teguran dari wanita itu.Kemudian Wanita tersebut berujar jika Mayang belum siap tidak jadi masalah.
"Hemmm...jika kau belum siap,tidak apa-apa masih banyak waktu untuk kau dan aku berlatih mengasah ilmu agar kita berdua bisa balas dendam"ujar wanita tersebut.
Mayang sedikit terkejut dengan penuturan wanita itu,ia tidak tau apa alasan wanita tersebut hingga ingin balas dendam dengan warga desa nya,namun ia memilih untuk tidak bertanya kepada wanita itu.
"Baik lah,kalau begitu aku keluar dulu sebenarnya aku sangat mengantuk saat ini bisakah aku tidur sekarang?ujar Mayang berpamitan kepada wanita siluman ular itu.
"oh...silahkan,kamar mu disebelah kiri ya!kau masuk saja disana semua sudah aku persiapakan untukmu"sahut wanita itu.
"Baik,terimakasih karena sudah menolongku kalau begitu aku permisi dulu"tukas Mayang sembari keluar dari ruangan gelap tersebut.
Wanita itu tersenyum menanggapi perkataan Mayang,terlihat wajah nya begitu bahagia karena orang yang ditunggunya selama beberapa tahun sudah ada dihadapan nya.
Lili... terimakasih sudah meminjamkan ragamu padaku,aku berjanji akan melindungi keponakan mu dan membalaskan dendammu pada pri bejat itu"ujar wanita tersebut.
Ia berbicara kepada dirinya sendiri,itu artinya wanita tersebut bernama Lili,sang ular pun berubah kewujud manusia yaitu sosok wanita cantik bernama Lili.
Lili adalah adik mendiang ayah nya Mayang,namun gadis itu meninggal akibat perbuatan bejat seorang pria didesa nya.
Ia diperkaos lantas dibunuh dengan keji,hingga suatu malam seekor ular besar melintas didepan mayat gadis malang itu.
Ular itu menghampiri Lili,ia ingin menyantapnya namun ketika ia melihat Lili masih hidup,ular itu membawa nya kedalam gua tempat pertapaan nya.
Kemudian ia mengobati Lili,namun gadis malang itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi,ia hanya meminta pada sang ular untuk memakai raga nya agar bisa membalaskan rasa sakit yang ia derita.
Saat Lili meninggal,siluman itu mendiami raganya ia berjanji akan membalaskan dendam Lili pada pria yang sudah menghilangkan nyawanya itu.
Semua ingatan Lili dapat ia rasakan,kesedihan,kegelisahan,emosi bahkan semua memori Lili sang siluman bisa merasakan nya.
Dalam pengelihatan nya,Lili mempunyai seorang keponakan kecil,ia masih balita dan Lili begitu sangat menyayangi bayi kecil itu.
Saat itu roh Lili ternyata masih ada didalam gua tersebut,ia pun berpesan pada sang siluman untuk menemukan keponakan nya itu.
Namun karena sang siluman masih dalam masa pertapaan jadi ia tidak bisa menemui Mayang pada masa itu,ia hanya menunggu waktu,dan saat ini Mayang telah datang sendiri menemuinya.