NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Nikah Kontrak / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:321.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Edwind dan Edmund adalah Kakak beradik kembar keturunan mafia yang sangat ditakuti di negaranya. Siapapun yang berani mengusik mereka maka akan mati mengenaskan tanpa memperdulikan apakah dia pria ataupun wanita.

Akankah ada dua gadis yang bisa menaklukkan dua pria dingin dan terkenal dengan kekejamannya?

Ikuti yuk novelku yang ke 38

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tuan Vincent

("Kamu pikir Ayah tidak tahu apa yang telah kamu lakukan? Kamu menyelamatkan ke dua anak kembar Tuan Edward padahal Ayah sangat yakin kalau mereka akan mati di tabrak truk tapi kamu sengaja menyelamatkannya." Ucap Ayah angkatnya dengan nada kesal).

("Saat ini Ayah tahu kalau kamu ingin pergi bersama mereka dengan menggunakan pesawat pribadi milik Tuan Edward dan Ayah yakinkan kalau kamu akan mati bersama keluarga Tuan Edward." Ucap Ayah angkatnya).

Tut Tut Tut

Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh Ayah angkatnya membuat Marbella terkejut mendengar ucapan Ayah angkatnya. Marbella langsung melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke arah toilet.

Sampai di toilet Marbella masuk ke salah satu toilet kemudian menguncinya. Marbella melepaskan semua pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian menggantungkan pakaiannya di pintu lalu menatap pakaiannya dengan teliti hingga dirinya melihat ada benda kecil menempel di pakaian yang dikenakannya.

Marbella menarik benda kecil tersebut kemudian menyembunyikan benda tersebut di bawah closed. Marbella kembali menatap pakaian miliknya dan ternyata ada lagi hingga akhirnya ada empat benda yang tersembunti di pakaian miliknya dan bisa dipastikan adalah alat penyadap.

'Pantas saja Tuan Vincent tahu kalau aku berkhianat.' Ucap Marbella dalam hati sambil meletakkan tas yang ada ponselnya di atas closed.

Marbella dengan sengaja meletakkan tasnya berikut ponselnya di dalam toilet. Marbella hanya membawa kartu identitas dan atm pribadinya dengan nama lain tanpa sepengetahuan Ayah angkatnya.

Marbella kembali mengenakan pakaiannya kemudian keluar dari kamar mandi menuju ke tempat semula di mana keluarga Daddy Edward sedang menunggu dirinya.

"Pesawat milik Daddy juga ada bom lebih baik kita naik pesawat lain." Ucap Marbella yang tidak memperdulikan jika nanti nyawanya dalam bahaya akibat mengkhianati Ayah angkatnya.

"Kamu serius Marbella?" Tanya Daddy Edward dengan wajah terkejut.

"Benar atau tidaknya Dad, lebih baik kita naik pesawat milik Cintya kebetulan orang tua Cintya juga mempunyai pesawat pribadi." Jawab Adara yang menjawab pertanyaan Daddy Edward.

"Mommy juga setuju, lebih baik kita naik pesawat pribadi milik Cintya." Ucap Mommy Alona.

Daddy Edward hanya menganggukkan kepalanya dan akhirnya mereka naik pesawat menuju ke negara kelahiran mereka tanpa ada halangan sedikitpun.

Di negara yang berbeda seorang pria paruh baya sangat marah karena Marbella telah tega mengkhianati dirinya.

"Dasar anak kurang aj*r, percuma aku merawat dan mendidiknya!" Teriak Ayah angkatnya.

Prang

Prang

"Kalau tahu begini, aku tidak akan mengambil anak itu di panti asuhan!" Teriak Ayah angkatnya sambil membanting barang-barang yang ada di dekatnya.

"Kalian berempat pergi ke luar negri dan bunuh semua keluarga Tuan Edward termasuk anak yang tidak tahu di untung!" Perintah Ayah angkatnya.

Selama ini pria tersebut mengambil anak-anak panti asuhan, anak-anak jalanan dan menculik anak untuk di latih menjadi mesin pembunuh di mana dirinya melatih mereka dengan keras.

Banyak yang memakai jasa dirinya untuk melakukan pekerjaan kotor di antaranya membunuh lawan bisnis mereka yang membuat mereka kalah tender, menyewa bodyguardnya untuk membunuh saudaranya karena ingin menguasai harta warisan dan lain sebagainya.

"Baik Tuan." Jawab ke empat pria tersebut sekaligus anak asuhan nya kemudian pergi meninggalkan mansion megah tersebut.

"Marbella, kamu harus mati karena telah berani mengkhianatiku." Ucap pria paruh baya tersebut sambil menahan amarahnya.

1
Ida Nuryanti
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: terima kasih
total 1 replies
Rswt Slv
Biasa
v3r4
Bagus ceritanya👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Mei Mei
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Nora♡~
Cerita ini lah akak sangat suka... ceritanya walaupun ceritanya pendik tepi mantap layak dapat 5 ⭐⭐⭐⭐⭐gitu...tetap 💪💪💪thor untuk terus berkarya...
Jeankoeh Tuuk
biar pendek tapi bagus thor
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
semangat selalu dan terus lah berkarya serta sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa: Sama kasih kak thor..
total 2 replies
Yunerty Blessa
tak terasa cerita nya pun tamat..
makasih banyak kak thor 👍👍
Yunerty Blessa
jujur saja Edmund.. selepas kalian nikah
Yunerty Blessa
semangat kak thor
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Yunerty Blessa
sabar lah Edmund
Yunerty Blessa
melakukan hubungan suami isteri 🤭
Yunerty Blessa
sekali lagi Edwind dan Edmund menembak orang yang salah.. walaupun Marbella dari orang Vincent..
Yunerty Blessa
pasti Edmund
Yunerty Blessa
jadi Vincent dendam dengan keluarga Adara..moga cepat sampai bantun
Yunerty Blessa
pasti Adara jadi orang tebusan untuk memancing agar Marbella datang
Yunerty Blessa
hati² saja
Yunerty Blessa
jangan harap pria tua
Yunerty Blessa
ikut saja mereka.. jangan dengar ayah angkat mu bicara.. Marbella pasti jodoh Edmund
Yunerty Blessa
apakah Marbella orang suruhan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!