NovelToon NovelToon
Mafia Girl Vs Ketua Osis

Mafia Girl Vs Ketua Osis

Status: tamat
Genre:Action / Ketos / Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: dewi fatmawati

26-09-2019
🔥KARYA KEDUA
✔TAHAP REVISI!

😈DI MOHON UNTUK TIDAK MENFOTO COPY! PLAGIAT JAUH"! PUNYA OTAK KAN? PIKIR SENDIRI! PLIS LAH INI HASIL PEMIKIRAN SAYA 😭

Berawal dari masa lalunya yang kelam hingga membuatnya menjadi gadis yang tangguh, mandiri, bahkan datar dan dingin namun sikap datar dan dingin itu perlahan mencair karena sosok laki laki yang dengan ajaib melelehkan balok es batu.

"Jangan jatuh cinta ke gue karena gue bukan gadis baik-baik."
Agnes C.A

"Mana janji lo! yang katanya gak akan pernah kalah melawan kematian! kenapa lo secepat itu tinggalin gue?"
Alvaro M.A

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi fatmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 31

HAPPY READING👇

.

.

..."G*ue yakin suatu saat pasti lo akan luluh."...

...Alvaro Marchello Anindito*....

.

.

.

.

"Panggilan ditujukan untuk siswi bernama Agnes dari kelas XI IPA 1, untuk segera datang ke ruangan BK sekarang juga!... Terimakasih"

Suara mikrofon itu terdengar amat nyaring hingga membuat sebagian siswa yang berada dikantin melirik sekilas ke arah Agnes yang kini tengah makan bersama kedua temannya.

Hanya melirik saja tidak berani menegur karena yang bisa menegur cuman Alvaro, dan kedua teman Agnes saja.

"Lo buat onar apa lagi, Nes?" Tanya Delia kaget setelah mendengar bahwa sahabatnya tersebut dipanggil keruangan BK lagi.

Sedangkan Agnes hanya mengangkat bahunya acuh lalu melanjutkan kembali makan baksonya yang sempat tertunda, padahal dia dipanggil ke ruangan BK sekarang juga tapi dengan santainya dia malah memakan baksonya seakan tak terjadi apa-apa.

"Gue gak punya salah." Jawab Agnes santai padahal kemarin dia telah mengunci sang Guru fisika yang terkenal amat killer (Tatik).

Suka-suka Agnes lah ya.

"Gilak, lo kalau dipanggil ke ruangan BK itu tandanya lo pasti punya salah lah! Ya kali dipanggil ke ruangan BK buat rebahan." Cerewet Delia menasihati Agnes sementara Lisa hanya mengangguk-angguk saja pertanda betul, karena dia tengah sibuk dengan dunia gamenya.

Tetapi tetap saja tidak dihiraukan oleh Agnes, membuat Delia menghela nafas panjang melihat tingkah laku sahabatnya ini yang selalu tak henti-hentinya membuat onar.

Sebagai sahabat, Delia ingin sekali mengubah Agnes tapi entah mengapa itu sangat sulit. Seakan ada tembok besar yang menjulang tinggi sebagai pembatas agar Delia tak usah ikut campur urusan Agnes.

Tapi yang namanya Delia ya tetap saja, sudah tau begitu Delia tak kunjung putus asa. Si keras kepala.

Selang beberapa menit.

"Nes woy! Ke BK cepet! Heran gue tuh sama lo Nes! Jadi murid kok gak ada takut-takutnya ma Guru? Bahkan mungkin Guru aja lo anggap temen biasa." Lagi dan lagi Delia cerewet.

"Hmm." Agnes hanya berdehem sebagai jawaban lalu berdiri dari tempat duduknya menuju ruangan BK.

Telinga Agnes serasa dibakar jika berdekatan dengan Delia.

"Nes jangan lupa oleh-olehnya!" Teriak Delia yang langsung digeplak oleh Lisa.

"Air liurnya Bu Anis mau lo?" Samar-samar suara gaduh dari kedua sahabatnya kini tak terdengar lagi yang terdengar hanyalah bisik-bisik ria ala-ala murid rempong karena Agnes tentu saja.

Mereka hanya berani dibelakang Agnes, jika didepan nyali mereka seketika menciut.

"Eh liat tuh! Dia lagi yang buat onar!"

"Apa orang tuanya gak tau ya? Kalau anak gadisnya kayak gitu? Atau jangan-jangan orang tuanya udah gak peduli lagi sama anaknya?"

"Wajar sih! Anaknya aja gitu kelakuannya apalagi orang tuanya?"

"Murahan."

Agnes berhenti sejenak lalu berbalik arah, menuju dua orang siswi yang kini tengah menatapnya was-was.

"Ulangi ucapan lo tadi."

"Dih apa sih! Gak jelas banget!" Gadis dengan rambut dibiarkan tergerai itu pun menarik lengan temannya agar pergi dari sana.

Namun Agnes dengan sengaja menaruh kakinya didepan dua gadis tersebut hingga membuat salah satu gadis itu terjatuh.

"Lo sujud?" Ejek Agnes.

Gadis itu mengeram marah, "Lo apa-apa an sih! jangan mentang-mentang lo dicap badgirl nya AIHS lo jadi seenaknya gini!" Gadis itu bangkit berdiri sembari menatap tajam Agnes.

Agnes yang merasa situasinya semakin menarik pun berucap dengan santainya, "Kenapa? gak seneng?"

Tangan gadis itu terulur kedepan guna menarik rambut Agnes namun dihalang oleh Berly.

"Hey, ada apa ini? lo berdua mau ngapain sama cewek gue?" Ucap Berly dengan tatapan tajam, Agnes berdecih.

Agnes hanya menatap datar kedua gadis tadi "Jesika, dan Mila gue tandain." Gumam Agnes lalu melanjutkan kembali perjalanannya menuju BK, gadis itu sangat sensitif jika menyangkut orang tuanya.

Biarkan lah kedua cewek tersebut bersama Berly. Agnes sudah mendapatkan kedua nama gadis itu jadi hanya menunggu pembalasnya saja.

BRAKKK.

Agnes tanpa rasa bersalah mendobrak paksa pintu ruangan bertuliskan 'BK' membuat Anis, Tatik, dan sang ketua osis AIHS kaget.

"Apa?" Tanya Agnes santai lalu dengan tidak sopannya duduk tanpa dipersilahkan duduk dahulu, membuat semua yang ada diruangan tersebut langsung menatap tajam sang pembuat onar itu.

"Saya panggil kamu lima menit yang lalu kenapa baru datang!" Ucap Anis dengan nada tidak santuynya sembari menatap tajam siswi yang baru datang tersebut.

"Makan."

Anis mengeram marah namun sedetik kemudian Guru BK itu menarik nafasnya dalam-dalam guna untuk menenangkan dirinya "Huft, saya sudah dibuat darah tinggi berkali-kali dengan gadis ini! Bu Tatik langsung saja bilang permasalahannya." Ucap Anis memijat pelan pelipisnya, mempersilahkan Tatik untuk berbicara.

"Apa benar kamu yang sudah mengunci saya dikamar mandi?" Tanya Tatik tersirat nada kesal didalamnya.

"Entah."

"Agnes tolong serius sedikit." Kali ini suara Alvaro yang sedari tadi menatap tajam bola mata berwarna biru laut milik Agnes.

Agnes melirik sekilas ke arah Alvaro "Ya."

"Kamu saya hukum skorsing selama dua minggu!" Kesal Tatik menatap tajam Agnes.

"Oh." Ucap Agnes santai lalu ingin beranjak dari ruangan BK tersebut namun terhenti.

Akhirnya bisa rebahan. Batin Agnes senang? Saat dimana semua siswa tak menginginkan skor, lah ini malah Agnes dengan santainya menerima itu? Memang benar-benar makhluk yang harus dimuseumkan sebelum punah.

"Saya tidak setujuh!" Ucap sang ketua osis datar, membuat semua yang berada diruangan tersebut menatap binggung Alvaro kecuali Agnes.

"Keberatan ditolak." Ucap Agnes menatap tajam Alvaro begitu juga dengan Alvaro menatap tajam Agnes.

"Maaf, Bu saya rasa hukuman skorsing tidak mungkin membuatnya jera... Saya rasa ada hukuman yang lebih berguna selain skorsing. Berguna bagi dia, dan juga berguna bagi pihak sekolah."

"Hukuman apa itu Alvaro?" Tanya Anis binggung begitu juga dengan Tatik yang sama binggungnya.

Firasat gue gak enak. Batin Agnes masih tetap menatap tajam Alvaro seakan mengisyaratkan 'lo mau mati?' Ya begitu lah kira-kira.

"Saya memberi hukuman membersihkan seluruh sekolah AIHS selama dua minggu full." Ucap Alvaro final sontak saja Agnes semakin mengeluarkan aura membunuhnya.

Ingin sekali Agnes mengubur hidup-hidup Alvaro agar Alvaro tidak se enaknya mengatur hidupnya, tapi! Ah sudah lah?

《《《《LIKE》》》》

Dan sekarang disini lah sang bad girlnya AIHS berada. Berdiri diterik matahari yang sangat menyengat sembari membawa sapu lidi, dan diawasi langsung oleh Alvaro dipojok sana membuat Agnes menatap tajam daun didepannya karena sedari tadi ditiup angin.

"Yang bener!" Teriak Alvaro kesal ketika melihat Agnes yang sedari tadi mengarahkan sapu lidinya ke kanan, dan kiri tapi tetap ditempat tak berubah padahal banyak daun-daun yang berserakan dimana-mana. Apa Agnes gila?

"Ck, bosan." Gumam Agnes malas lalu berjalan santai, membuang paksa sapu lidi yang ia bawa tadi.

"Woy mau kemana lo?" Tanya Alvaro sembari belari kencang menuju Agnes, dia tak akan membiarkan gadis itu pergi lagi!

"Gue lupa, ada ketos." Gumam Agnes santai lalu belari menuju parkirannya, sepertinya jadwal makan baksonya dipending dulu.

Apa lagi kalau bukan bolos, membuat Alvaro mengumpat menyebut nama hewan-hewan yang ada dikebun binatang kala melihat mobil hitam Agnes yang lama-kelama hilang. Dia heran dengan kecepatan lari Agnes.

Apa Agnes beneran perempuan? Tapi sifatnya menunjukkan laki-laki!

⏪⏪⏪⏪KOMEN⏩⏩⏩⏩

Jam satu malam dimansion Alexandra.

Salma pov.

Udah malam tapi gue memilih untuk tidak tidur, menunggu Mommy gue pulang walupun gue tau Mommy gue pasti gak pulang. Entah lah apa yang sedang Mommy gue lakukan hingga sudah seminggu tidak pulang-pulang.

Gue sms pun gak dijawab sama sekali! Pihak berwajib pun sampai tidak bisa menemukan Mommy gue. Dasar sampah masyarakat! Nyariin Mommy gue aja gak bisa! Gue bunuh juga tuh polisi! Pihak berwajib apa ini ha? Menangani satu masalah saja tak bisa.

Drttt Drrtt.

Tiba-tiba ponsel gue berbunyi menandahkan ada satu buah pesan belum dibaca, tangan gue terulur mengambil benda pipih itu lalu mulai membaca isi pesan itu.

Gue harap ini Mommy gue tapi nihil ini malah pesan dari nomor yang tidak dikenal. Gue mengernyit heran, apa ini salah satu cowok asing yang diam-diam suka sama gue?

08xxxxx

Cafe xxx besok malam jam Sembilan, datang kalau mau tau keberadaan Mommy lo.

(Read)

Pesan singkat tersebut mampu membuat gue binggung sekaligus merinding. Apa ini sebuah prank? Atau jebakan? Bisa aja tuh Agnes iri sama gue hingga gue dijebak sepert ini? Datang gak yah? Gue bener-bener binggung malam ini!

BERSAMBUNG~

AGNES GAK BOLEH NAKAL-NAKAL YAH!

JANGAN LUPA LIKE👍 KOMEN💬 TAMBAH FAVORIT💟 AND KASIH RANTING EHEK🌟😄

SEE YOU NEXT CHAPTER😁

BABAY~

1
Rafa Purnama
agak lain
Rafa Purnama
bjirr
Rafa Purnama
bagus
Maria Ulfa
ku baca tiap kali udah 3kali mungkin,setiap gabut belum ketemu cerita baru ku suka, mesti baca ini , tetep ngakak
dew: aww/Kiss//Rose/
total 1 replies
zaaa
ga bosen bosen bacanya, tapi berharap bakal ada s4nya
dew: waduuu/Scream/
total 1 replies
Onzha Aloych
Luar biasa
dew: terimakasiii
total 1 replies
Maria Ulfa
Karena udah lupa caranya sopan udah ketutup sama mafia nya,gara gara keluarga nya
Hamliah Lia
aku suka certaya yg berbau mafia semangat kk
RS
Luar biasa
Crastallily
bagus kak/Smile/
dew: waw makasii
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Aku bakal capcus kesana Thor,Aku suka karya mu,Padat,ringkas dan jelas,Gak bertele2,,Goodjob 👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰🥰
dew: terharu bgt liat komen kakak, terimakasiii kak/Cry/
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Apa anak Ansel dan Agata itu adalah Leo??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
👏🏻👏🏻👏🏻 gitu dong Agnes,Masa ita anak mantan ketua mafia itu lemah..
Qaisaa Nazarudin
Cinta pertama waktu kecil,Banyak nih aku baca novel kisah kek gini,Pasti saat SMA mereka bakal ketemu lg,,,🤲🏻🤲🏻😃😃
Qaisaa Nazarudin
Duh udah 9 bulan aja,Aku pengen tau momen2 awal kehamilan Agnes lho thor..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilangnjuga apa,Semua ide licik nya Agnes 👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Agnes masih hidup kan, Aku tau Agnes masih hidup, Feeling ku mengatakan ini semua rencana nya Agnes, Karena dia gak mau org2 yg dia sayang kenak imbas dr perbuatan musuh2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Baru tau Kevin dan Abraham itu Bodoh, Jantan tapi gak ada Telor,Pengecut, Yg ada nafsu doang..Kubur istri masih merah tapi udah nikah lain, Mending Agnes ikut mommy nya dan Agni aja..
Qaisaa Nazarudin
Cih udh sekarat gitu dan hampirnkehilangan semua anak loe dan istri loe, Baru percaya, Kenapa gak setelah kematiannanakndan istri loe yg gak wajar waktu itu gak
loe selidikin, Dasar Bodoh,, Sumpah dari awalnaku emang Benci dgn perannya Abraham dan Kevin,thor,,Sumpah,, kamu berhasil menghidupkan watak mereka thor,Bisa bikin aku Darting..😩😩
Qaisaa Nazarudin
Gila seorg dokter berucap begitu,Kenapa peluru yg satu gak bisa di keluarin?? kan bisa dgn cara operasi,🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!