NovelToon NovelToon
CINDERELLA GENDUT

CINDERELLA GENDUT

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: rehuella

Bagaimana kisah Cinderella menaklukan Kemal seorang pria yang ternyata adalah pemain wanita. Benarkah, cinta itu buta, tidak memandang rupa dan tak kenal waktu?

Simak ya jangan lupa untuk Like di setiap chapter.


Salam Sayang,


Rehuella.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rehuella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mie Instan

Happy reading semoga suka dengan karya saya, jangan lupa tekan 👍.

.

.

.

.

“Kamu hamil?” Tanya Kemal dengan nada dingin. Dia tak menyangka dengan menanamkan bibit sekali saja ke Cinderella, dia bisa membuat gadis itu hamil.

Kemal yang mendengar Cinderella menangis keras, dia langsung memeluk wanita itu agar bisa menenangkannya. Cinderella memukul-mukul dada Kemal, berusaha memberontak supaya Kemal melepaskannya. Namun, yang ada Kemal justru semakin erat memeluknya.

“Tenanglah! Itu akan bahaya untuk anakku.” Cinderella terdiam saat Kemal mengatakan bahwa dia mengakui anaknya, lalu menatap mata kemal, dia berpikir bahwa Kemal akan meminta untuk menggugurkan janinnya.

“Aku akan datang pada papamu, secepatnya kita akan menikah,” lanjut Kemal menjelaskan pada Cinderella.

“Nggak Mal! Aku nggak ingin mereka tau jika aku tengah hamil, mereka pasti akan kecewa denganku Mal,” ucap Cinderella sambil di tengah tangisnya.

“Kita akan menyembunyikanya, percayalah denganku,” jelas Kemal, sambil menepuk punggung Cinderella. Hatinya yang bahagia sengaja harus dia sembunyikan dari Cinderella, dia hanya mampu menikmatinya dalam hati saja. Sedangkan Cinderella bingung memikirkan alasan yang tepat untuk mengatakan pada orangtuanya.

“Mal. Apa kamu sungguh-sungguh mencintaiku?” tanya Cinderella saat Kemal masih memeluknya. Kemal yang mendengar itu hanya bisa terkekeh geli. Bisanya Cinderella itu menanyakan hal yang sudah dia tahu jawabannya.

“Nggak kan! Kamu tidak tulus mencintaiku? Kamu pasti hanya tertarik dengan tubuhku yang tidak segendut dulu, iya kan?” Ucap Cinderella dengan banyak pertanyaan ke arah Kemal sambil melepaskan pelukkan Kemal.

“Kalau memang iya kenapa? Kamu mau mencari ayah lain untuk anakku.”

Cinderella yang mendengar itu langsung memukul lengan Kemal dengan keras, mungkin bisa jadi setelah ini akan lebam disana. Kemal meringis dan langsung memegang lengannya.

“Sakit Ci, jangan pukuli ayah dari anakmu ini, atau aku akan mati, dan kamu akan kesusahan mencari ayah untuknya,” ucap Kemal masih dengan candaanya.

Bisa-bisanya Kemal masih bisa bercanda dalam situasi seperti ini. Batin Cinderella.

“Duduklah kasian anakku, pasti dia akan capek bila kamu ajak berdiri terus, aku ingin buatkan makanan spesial untukmu, sebagai ucapan terimakasih karena sudah mengandung anakku, duduklah disini baik-baik, jangan bergerak kesana-kemari, itu akan bahaya untuknya,” jelas Kemal panjang lebar. Bodohnya Cinderella hanya bisa menurut dengan lelaki di depannya itu, yang dengan sengaja sudah menghamilinya.

“Kamu lihat acara bola ini saja, siapa tau nanti saat anak lahir, dia langsung bisa main bola,” ucapnya sambil mencarikan channel tv yang menayangkan channel bola.

“Gila kamu!” ucap Cinderella dengan emosi. Sedangkan Kemal tertawa senang sambil berjalan ke arah dapur, membuatkan makanan spesial untuk calon istrinya yang dia impikan itu, dia juga heran kenapa bisa jatuh hati pada Cinderella padahal awalnya dia sangat enggan untuk meliriknya.

Tiga puluh menit berlalu Kemal datang dengan membawa semangkok mie instan yang sudah dimodifikasi dengan berbagai macam sayuran. Cinderella melotot saat Kemal menyerahkan sambil mengucapkan dengan nada ala-ala chef terkenal itu padanya, seolah Cinderella akan menghabiskannya dan memuji bahwa makanan itu sangat lezat.

“Ayo makan! Atau mau aku suapin, pasti babynya akansenang jika tau bahwa ayahnya yang tampan ini yang membuatkan untuknya,” tawarnya pada Cinderella.

“Kamu ingin bayimu mati ya! Mana boleh ibu hamil makan mie instan!”

Kemal yang mendengar itu langsung diam sejenak, memikirkan dengan seksama ucapan Cinderella, bagaimana mungkin dia sengaja menghancurkan rencananya sendiri, padahal dengan susahnya dia menjebak wanita itu agar bisa menjadi miliknya.

“Nggak boleh ya? Ya sudah kalau begitu biar aku saja yang makan,” ucapnya sambil meraih kembali semangkok mie yang tadi dia berikan pada Cinderella. Cinderella yang melihat Kemal makan mie hanya bisa menelan ludahnya.

Ya Tuhan kenapa sepertinya enak sekali, bolehkah aku meminta satu suap saja. Batin Cinderella. Namun, keinginannya harus dia redam demi anak yang sudah tumbuh di rahimnya.

“Mal. Berapa wanita yang sudah kau hamili dan yang sudah melahirkan anakmu?” Kemal langsung menhentikan makannya saat Cinderella menanyakan hal itu, dia menghela nafas panjang lalu menatap Cinderella.

“Aku selalu memakai pengaman, jadi tidak akan mungkin gadis itu hamil anakku,” jelasnya singkat.

“Lalu kenapa denganku tidak?” Tanya Cinderella yang langsung naik pitam.

“Saat itu memang tidak ada pengaman, dan aku sengaja melakukannya karena aku ingin mengikatmu, supaya kamu tidak bisa pergi jauh dariku,” jelas Kemal. Cinderella masih kecewa dengan jawaban lelaki itu. Bisa-bisanya dia menodainya hanya karena ingin membuat dia bertahan disisinya. Tapi dengan begitu dia benar-benar bisa menjadi milik Kemal.

"Brengseekkk loe ya Mal, kamu sudah menghancurkan semua keinginanku," makinya pada Kemal. Mereka berdua terdiam memikirkan masalah mereka masing-masing.

“Mal, lalu bagaimana dengan pernikahan kita nanti? Aku tidak ingin orangtuaku tau saat perutku sudah mulai terlihat,” Tanya Cinderella pada calon ayah dari anaknya itu.

“Tenanglah jangan pikirkan itu, biar aku yang mengatur semuanya.”

“Aku ingin merahasiakan pernikahan kita.”

Kemal langsung menoleh ke arah Cinderella, berusaha mencari alasan apa dibalik ucapannya itu.

“Iya aku ingin menyembunyikan pernikahan kita, seperti waktu dulu kamu memintaku untuk menjadi pacarmu,” jelasnya saat mengerti tatapan Kemal.

“Kenapa harus seperti itu?”

“Anakmu pengennya seperti itu,” ucap Cinderella.

“Itu konyol, lalu sampai kapan?” Kemal menatap wajah Cinderella karena sedikit kecewa dengan permintaanya.

“Sampai kamu berhenti mempermainkan wanita di luar sana,” ucapnya yang pelan tapi masih bisa didengar oleh Kemal. Kemal hanya bisa menghela nafasnya sambil merebahkan tubuhnya di sandaran sofa.

“Baiklah, tapi aku nggak bisa jamin jika aku akan mengatakan ke depan publik, jika ada yang menyakitimu,” ucap Kemal sambil mendekat ke arah Cinderella.

“Ini bukan pernikahan kontrak kan, Ci?” lanjut Kemal bertanya pada Cinderella, yang membuat Cinderella terdiam memikirkan ke arah sana.

“A-aku akan berusaha mempertahankannya sampai akhir, tapi jika aku merasa tersakiti aku akan segera pergi darimu,” jelas Cinderella yang sedikit gugup itu.

“Aku tidak akan melepaskanmu, jika kamu tidak meminta,” ucap Kemal sambil mengenggam tangan Cinderella.

“Mau aku antar ke dokter untuk periksa kehamilan,” tawar Kemal.

“Nggak! Aku masih harus menyembunyikan ini aku takut jika ada media yang akan datang seperti kemarin,” tolak Cinderella yang sedikit merasa khawatir.

“Biar aku panggilkan dokter supaya datang kemari,” ucap Kemal lalu meraih ponsel yang sejak tadi berada di kantongnya.

Kemal segera menghubungi Billy yang dari tadi berada kantor menggantikannya meeting. Billy yang awalnya bingung, tiba- tiba tersadar, pasti terjadi sesuatu dengan wanita bosnya itu, tapi dia masih menerka siapa wanita bosnya yang minta pertanggungjawaban.

Saat mengantar dokter kandungan yang diminta Kemal, Billy syok saat mengetahui jika yang di hamili bosnya itu adalah Cinderella. Tapi teriakan Kemal segera membangunkan dia dari rasa terkejutnya itu.

“Kamu atur acara lamaran untuk nanti malam, aku ingin lamaran yang tidak bisa dilupakan oleh Cici,” ucap Kemal saat sudah berada di samping Billy.

Acara lamaran disiapkan dengan hanya waktu 7 jam dari sekarang, kita daratkan saja helikopter di depan rumahnya, terus kita beri tulisan Will You Merry Me. Batin Billy yang sudah buntu mencari ide untuk bosnya itu.

.

.

Terimakasih sudah setia mengikuti cerita Kemal dan Cinderella. Jangan lupa like dan votenya ya.

1
Ra~~~~~
agak tolol y ini pemeran wanita nya 🤔
Wiliam Zero
ceritanya bagus dan happy ending 👍
Yeni Fitriani
jd begitulah kira2 klo pisik kita jelek org lain yg melihat kita kebnyakan akan mencela dan mngata ngatain dan menwrtawakan kita wlo hnya di dlm hati.....ya kek gajahlah...ya kek genthonglah...ya gembrotlahhh🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Rita Zahara
lanjut
Rizky Maulana
ya setuju sebelum ke sumba
Rizky Maulana
Kecewa
Rizky Maulana
Buruk
Rizky Maulana
akhirnya nikah juga
Rizky Maulana
jawabannya c do
Ng
Rizky Maulana
Lumayan
Rizky Maulana
Biasa
Rizky Maulana
bener diet biar tambah cantik
Rizky Maulana
keren
Rizky Maulana
suka ama Cinderella anak baik walaupun udah tinggal di luar negri
Sulaiman Efendy
DIANCAM MAU DIHANCURKN PRUSAHAAN MLH TAKUT, CEMEN AMAT JDI PRIA..
Sulaiman Efendy
WANITA GOBLOK.. SUAMI PEZINAH GITU MASIH MAU DIKASIH KSEMPATAN..
Sulaiman Efendy
TERNYATA UDH BUNTING DULU SI CICI....
Rizky Maulana: lanjut ya
total 1 replies
Sulaiman Efendy
TERNYATA PEZINAH NI KEMAL, GK INGAT DOSA LOO,,
Ita Xiaomi
Revan nih suka komen di dlm hati 😁
Ita Xiaomi
Jd ingat ama emak. Aku udah tamat sekolah aja msh ditimang-timang. Tante ku jg gitu. Anaknya udah tamat kuliah & udah kerja msh ditimang-timang.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!