NovelToon NovelToon
Hot Daddy Dan Gadis Polosnya

Hot Daddy Dan Gadis Polosnya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:419.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Almira nur habibah

Himalaya namaku. Aku hanyalah gadis kecil yang di pungut di jalanan oleh pemuda yang umurnya terpaut sepuluh tahun dariku, dan sekarang umurku dua puluh dua tahun. Entah perasaan ku saja atau orang lain juga menyadarinya jika Daddy mencintaiku lebih dari seorang Daddy pada gadis yang ia rawat sejak sepuluh tahun yang lalu.

Dan yang lebih parahnya aku nurut banget sama Daddy, apa salah jika aku patuh pada dia?

Afzal Ezra Permadani, pesonamu membangkitkan naf..su Daddy, Hima. Maukah kamu menerima Daddy apa adanya yang seperti ini?

yuk simak kisahnya

karya mengandung 21+ ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Yuk tinggalkan komentar, like dan dukungannya 🥰🥰

Sedangkan Bella mendengus kesal saat ternyata dirinya tidak di hantarkan langsung ke kantor Ezra, ia benar-benar rindu dengan Ezra. Waktu Vidio call Ezra begitu tampan dan mempesona, pasti melihat secara langsung malah luar biasa dari dugaan nya.

Di tambah sekarang Ezra seorang pengusaha muda dan masih singel, di pikiran Bella.

'Aku harus mendapatkan perhatian Ezra lebih dulu, aku mau memiliki dia seutuhnya.' Batin Bella tersenyum licik.

Hanya Bella saja yang tidak tau jika Ezra sudah menikah secara resmi dengan Himalaya, apalagi sekarang Himalaya sedang berbadan dua, rasa cinta dan sayangnya semakin bertambah dan luar biasa hebat.

Ezra tetap menyuapi istrinya tanpa henti sampai Himalaya mengeluh sakit di perutnya.

"Kenapa sayang? apa kamu kekenyangan."

"Daddy mengigau pagi-pagi, apa tidak lihat perut Hima belum juga sembilan bulan tapi sudah sebesar orang hamil sembilan bulan, lihat nih," ku tunjukkan perutku yang membuncit.

"Mana?? perasaan belum ada sembilan bulan sayang."

Ku pukul pundak Daddy, kenapa ada orang sejail Daddy.

"Aw.. sakit sayang"

"Baru setelah aku pukul mengeluh sakit, tadi-tadi kemana coba?"

Daddy selalu saja gemas dengan pipiku yang semakin chubby, aku sendiri juga sama selalu mencari celah dan waktu untuk mencubit kedua pipiku dan juga lenganku yang semakin gede. Jumbo sekarang, bukan gede lagi.

"Ya.. kalau tadi sih belum berasa sayang, barusan nih berasa sakitnya!" cengegesan andalannya.

Semoga kehidupan kami berdua selalu dalam bahagia tanpa kesedihan, aku berharap demi kian tapi entah nanti Allah menggariskan seperti apa takdir kami, jika boleh meminta aku ingin hidup langgeng dengan Daddy sampai di surga-Nya.

Tring

Aku mendengar ada nada pesan masuk, di ponselku tidak sepertinya milik Daddy.

"Siapa yang mengirim pesan dad, bukannya nomor Daddy sudah Daddy privasi tadi saat kita beli ponsel?" tanyaku pada Daddy.

"Iya, tapi ini dari Aan, sengaja Daddy menyuruh Aan untuk tetap nomornya dan aku suruh memblokir nomor yang tidak ada kepentingan sama sekali!" jawab Daddy membuatku sedikit kecewa.

Aku tidak tau siapa saja yang di blokir, bisa jadi wanita itu masih gentayangan tidak bisa di dunia nyata pasti di layar ponsel.

"Dia mengirimkan pesan jika sudah melaksanakan tugas dengan baik."

"Benarkah, memangnya Daddy suruh apa Aan tadi? selain menjemput wanita itu dan mencarikan tempat tinggal, enak sekali dia kamu bantu dad."

Sebenarnya aku ogah bahas wanita itu, kaya gak ada topik lain saja yang perlu di bahas. Apa salah aku cemburu pada wanita yang bernama Bella, pasti dia sangat cantik. Saat video call tadi malam saja terlihat cantik meski menggenakan masker wajah.

"Siapa yang bantu dia sih sayang, Daddy gak bantuin apa-apa. Itu murni inisiatif Aan agar dia gak berkeliaran dan mengganggu hubungan kita berdua, Daddy tidak mau kamu meninggalkan Daddy dan kamu membawa pergi anak kita di sertai mencari papa baru, sungguh Daddy tidak rela ada laki-laki lain yang bisa membahagiakan kamu sayang," sambil mengacak rambutku.

lagi-lagi Daddy membahasnya, yang baca sampai hafal dad.. bahkan Khatam atau selesai di luar kepala hafalnya.

"Iya Daddy.. dan asal Daddy tau ucapan Daddy barusan sudah berulang kali Dad..dy.. bahkan Hima juga hafal dan sepertinya anak kita juga hafal dad."

Meski perkataan yang keluar dari mulutku aku tekankan sekarang, sebenarnya tidak sopan apalagi di ucapkan pada suaminya. Walau bagaimanapun suami adalah kepala rumah tangga dan seorang pimpinan yang harusnya di hormati (Tergantung ya, mau di hormati istrinya dengan cara seperti apa dia memperlakukan istrinya)

"Gak apa-apa Daddy mengulangi kata-kata yang hampir sama setiap harinya, rela bahkan"

Aku lebih baik iya-iya saja, sungguh Daddy yang cerewet memang sudah mendarah daging tidak bisa di perbaiki lagi, semoga nanti jika anak ini lahir tidak seperti papanya.

Wajah boleh sama tapi sifat jangan sampai sama.

"Daddy, apa aku boleh tanya lagi pada Daddy?" aku seperti biasanya mengeluarkan jurus merayu Daddy.

"Tanya apa? kenapa tangannya tidak bisa di kondisikan sayang! Uh.. a..h.. sayang!" jawab Daddy mulai terbata-bata.

Yes.. misi merayu berhasil, meski nanti kalau aku ketahuan pasti kena hukuman lagi dari Daddy.

"Tanya.. kapan Daddy membawaku berkenalan dengan wanita itu dad?" sambil ku mainkan benda nipel nya sambil ku usap.

Pasti tegak tuh miliknya.

Ini kisah kehidupan kami saat kami berdua bersama-sama, romantis dan perlu aku beritahu pada dunia.

Bahwa Daddy hanya milikku dan tidak ada orang lain yang mampu menerobos masuk di dalam tengah-tengah rumah tangga kami.

Aku ingin egois sekarang demi diriku dan calon anak kita, aku tidak mau kehilangan orang yang sudah aku anggap orang paling penting dalam hidupku, apa aku salah egois dan tidak mau berbagi dengan yang lain?

Walau aku sendiri sadar jika Daddy juga berhak bahagia tidak hanya aku saja, aku juga ingin memberikan kebebasan Daddy untuk memilih, tapi lidah ini keluh dan aku tidak mampu bicara langsung pada Daddy. Lebih tepatnya aku belum siap hidup sendirian.

"Daddy tidak ingin kamu marah pada Daddy sayang jika kalian bertemu!" sungguh ini jawaban yang tidak pernah ingin aku dengar keluar dari mulut Daddy.

"Kenapa dad, apa dia juga istri Daddy sehingga Daddy takut aku marah pada Daddy jika kami bertemu, atau jangan-jangan Daddy."

Himalaya menunduk dan air matanya kian deras membasahi kedua pipinya, Ezra panik dong istrinya berpikiran yang bukan-bukan.

Kesalahpahaman bisa panjang sekali bahkan melebihi rel kereta api.

"Sayang.. sayang.. kamu jangan salah paham oke, antara Daddy dan Bella tidak ada apa-apa sayang. Daddy hanya menikah dengan kamu saja sayang, Daddy mohon jangan menangis lagi sayang..."

Ezra panik, ia segera mengambil segelas air putih dan memberikan pada Himalaya.

"Sudah tidak menangis, nih untuk Daddy," aku mengembalikan gelas itu pada Daddy dengan cueknya.

Kesal sih sama Daddy kenapa bisa bicara begitu pakai kata-kata takut jika aku dan wanita itu bertengkar saat bertemu.

"Daddy.. asalkan Daddy tau satu hal kenapa Hima ingin bertemu dengan nya, sebab aku ingin bicara secara perempuan terhormat padanya, aku tidak mau bicara asal saja padanya."

"Iya.. Daddy tau, cuma.."

"Cuma...

"Cuma apa sih dad, tidak mau menyakiti dia gitu?" aku langsung mendelik ke arah Daddy.

"Jangan melototkan mata sayang, sungguh Daddy tidak mau kamu dan anak kita kenapa-kenapa sayang, itu saja ko yang Daddy khawatirkan!" sambil melambaikan tangan takut aku mere..mas kuat intinya.

"Sungguh?"

Daddy mengangguk cepat.

"Bagaimana jika ternyata ucapan Daddy barusan hanya bualan saja." Ku dekatkan wajahku pada Daddy dan Daddy berusaha menghindari tatapanku.

"Daddy tidak membual sayang,"

Ezra gemas di interogasi dan tidak di percayai oleh istrinya, andai perkataan dokter cantik tidak terngiang-ngiang dalam pikirannya pasti sekarang istrinya habis ia terkam di tempat tidur.

Hap..

Emak peringatkan lagi ya, karya ini di usahakan no pelakor dan no pebinor. Jadi jika cari karya yang penuh air mata dan amarah, maaf bukan ini tempatnya. Emak berusaha menghibur diri ini selain teman-teman, cukup di dunia nyata yang remuk redam tidak untuk dunia novel ini.

1
Ltfh
lanjuttt
Ltfh
jadi asisten yang penurut yaa aan biar dapat bonus banyak dari daddy...lanjutttt
Ltfh
awal ceritanya gimana kok langsung gitu ..
Lisa Halik
macam bingung thor..hihihi
Niputu Dianlestari
Luar biasa
YunaD
rasanya kurang
Mamik Mulyono
👍👍 lanjutkan
1234
polos bgt si hima🤣 padahal dah dewasa pun. tapi gpp lah namanya juga cerita novel, dan aku suka sama alurnya
Asmainiati Pelis
himanya yg tegas lah sama Ezra,jgn mau2 aja dipegang pegang
COLECTOR COGAN🤩😂: betul, tapi sesuai judul ya kak biar gak melenceng dari tema. Terimakasih banyak kka 🥰
total 1 replies
Asmainiati Pelis
bingung aq membacanya
Lisa Halik: sama kita mbak
total 2 replies
Gisel Gisel
lanjut thor
COLECTOR COGAN🤩😂: terimakasih banyak atas dukungannya kakak, mampir lagi yuk kak ke karya baru aku 🥰
total 1 replies
Delmina M
Lanjutkan...mantap.
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
siap thor aq tunggu karya barumu 👍👍👍👍jgn lupa infonya klo udh meluncur 👍👍
COLECTOR COGAN🤩😂: sudah up kak, mampir lagi ya 🥰🥰
total 1 replies
Dewi Bening
jangan ada poligami thooorr
COLECTOR COGAN🤩😂: siap kka, mampir lagi yuk kak ke karya baru aku
total 1 replies
Yanti Kana
lanjut terus
COLECTOR COGAN🤩😂: mampir lagi yuk kak ke karya baru aku di jamin seru, terimakasih banyak kka sudah mampir 🥰
total 1 replies
Yanti Kana
lanjut terus
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
thor cm ksh saran aja, selipin konflik tp yg ringan aja biar ga tllu monoton 🤭hidup tanpa konflik rsanya hambar
COLECTOR COGAN🤩😂: bener banget, terimakasih banyak kka
total 1 replies
nurfaidalasabuda. nurfaidalasabuda
next kilat
Mamad Cici
next
Toya Lina
semangat malam kk Author ❤️❤️❤️.
bagus Hima,kecil2 cabe setan tunjukan kemampuan mu. jangan ada pelakor di antara kita. bocil di lawan
COLECTOR COGAN🤩😂: betul banget kka, tebas semua pelakor dengan kecerdikan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!