Belum selesai Revisi
Bagaimana rasanya jika dijodohkan dengan orang yang tidak kita Cintai? Bisakah Kita menerima perjodohan dengan menunggu kepastian masa lalu yang menghilang tanpa kabar?
Siapakah yang akan Muti pilih? Renald atau Rizky?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sampai kapan kau akan menatapku?
Syeila yg tak sengaja bertemu dg Rizky, ia langsung pulang ke apartemen nya, ia tak mau Rizky mengetahui apa yg telah menjadi penyebab kepergiannya dari hidup Rizky.
"Mas Rizky...! kenapa aku harus bertemu denganmu di saat aku sudah mulai melupakanmu Mas..."
"Aku pikir dg aku pindah ke sini kau tak akan menemukanku, tetapi kenapa takdir mempertemukan kita kembali di saat aku sudah mulai bangkit, hiks... hiks..."
Syeila menangis di balik pintu sambil memegang dadanya, rasa sesak yg membelenggunya selama ini, kini ia tumpahkan. Selama ini ia hanya pura-pura baik-baik saja, walaupun kesedihan sedang merantainya.
Flashback on
"Mencintaimu bukanlah suatu kesalahan, aku berharap suatu saat nanti kau akan membalas cintaku," batin Syeila tersenyum menatap Rizky yg sedang serius memeriksa dokumen.
"Sampai kapan Kau akan terus menatapku," Rizky mengucapkannya tanpa menatap Syeila, ia terus memeriksa dokumen-dokumen di mejanya sambil sesekali membubuhi tanda tangan pada dokumen tersebut.
Syeila gelagapan, ia tak menyangka bahwa Rizky mengetahui bahwa dirinya sedang menatap Rizky.
"Eh... anu pak," ucap Syeila.
"Sudah selesaikan pekerjaanmu nggak usah anu anu segala," ucap Rizky dingin.
Drt... drt...
Ponsel Rizky bergetar.
"Assalamu alaikum, Hmmm, Baiklah, iya bunda, nanti malam Rizky akan mengajaknya, ya udah bunda Rizky kerja dulu, Rizky tutup telponnya ya?, Assalamu alaikum," Rizky menutup telponnya.
Setelah itu Rizky berpikir sejenak lalu menatap Syeila. "Syeila, apakah nanti malam Kau ada acara?"
Syeila yg di tanya langsung menatap Rizky dg wajah terkejut, karna tak biasanya Rizky menanyakan kegiatannya.
"Tidak ada pak," Syeila menjawabnya malu-malu.
"Ya udah kalau nggak ada acara kau bisakan ikut aku ke mansion orang tuaku?"
"Memangnya ada apa pak?" Syeila kaget, ini pertama kalinya Rizky mengajaknya jalan di luar pekerjaan, dan yg paling membuat Syeila syok, ia di ajak ke Mansion orang tuanya.
"Pertanyaan jangan di jawab dengan pertanyaan?" ucap Rizky datar.
"Iya pak... aku mau di ajak ke Mansion bapak, bahkan di ajak selamanya pun aku mau," ucap Syeila keceplosan dan Syeila langsung membekap mulutnya sendiri, sedangkan Rizky hanya meliriknya, setelah itu Rizky menggeleng gelengkan kepalanya yang melihat tingkah Syeila yg menurutnya sangat aneh.
"Aduh... nih mulut kenapa nggak bisa di kontrol banget sih, membuatku malu saja," gerutunya dalam hati.
...*************...
Malam pun tiba, Rizky dan Syeila telah sampai di Mansion orang tua Rizky, Syeila menatap takjub dengan kemewahan Mansion Rizky bahkan ia tak berkedip sedikitpun.
Bunda Rizky menyambutnya dengan penuh kebahagiaan, ia tak menyangka bahwa impiannya akan jadi kenyataan.
"Selamat datang di Mansion tante, Bunda Rizky langsung memeluk Syeila, sedangkan Syeila masi bingung dg apa yg telah terjadi.
"Kenapa bundanya Rizky sangat baik padaku? aneh nggak sih?" batin Syeila.
Bundanya Rizky langsung menarik tangan Syeila, dan membawanya ke meja makan, sedangkan Syeila yg masih kebingungan hanya mengikuti langkah bundanya Rizky.
"Ada apa ini sebenarnya, kenapa bundanya pak Rizky sangat baik padaku? seolah-olah aku ini menantunya, padahal aku kan hanya Sekretaris pak Rizky, tetapi aku sangat bahagia bisa dekat dengan bundanya orang yg ku cintai." batin Syeila.
"Duduk di sini dulu Nak... " ucap bundanya Rizky tersenyum, Syeila membalas senyuman bunda Rizky.
"Makasih sayang," ucap bunda Rizky, yg berhasil membuat Syeila tambah kebingungan.
🍁🍁🍁🍁🍁
^^^Bersambung^^^
sukses
semngat
mksh
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa