NovelToon NovelToon
Gigolo Feeling

Gigolo Feeling

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:300.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ranxx

Zyta. Sherlyzyta Mezzaluna menyukai Adam. Kakak kelasnya sejak menengah pertama. Zyta yang termasuk gadis pendiam tak tau apa yang harus dilakukannya saat perasaan asing dan baru pertama kali dirasakannya kepada Adam.

Ingin mendekat tapi tak tau caranya dan hanya dapat melihat dari kejauhan.

Bertahun-tahun berlalu, rasa itu masih ada. Melekat kuat bagaikan prangko pada kertas surat.Waktu yang lalu dan waktu yang sekarang telah berubah. Kata orang bagai langit dan bumi. Terlihat dekat namun jauh. Seolah mudah tergapai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32 : This is Finally?

Happiyy Readiiingg

! : Typo ne everywhere

📋 This is Finally?

Sejak hari itu, Zyta tak pernah lagi bertatap muka dengan anggota keluarganya dan jika tanpa sengaja bertemu Zyta segera pergi menghindar dan jika mereka ingin menemuinyapun Zyta tetap sama, memilih kabur. Beberapa kali juga Kane datang mengunjungi Zyta di apartementnya atau dirumah sakit tapi Zyta lagi-lagi menghindar.

Bahkan ia juga tak pernah menghubungi orangtuanya lagi setelah itu. Zyta membutuhkan waktu untuk sendiri jadi ia tidak ingin diganggu oleh siapapun. Termasuk keluarganya.

Waktu yang terus berjalan, tak terasa sudah memakan waktu 5 bulan lamanya dan itu artinya sudah 5 bulan Zyta menjalani hubungannya dengan Eldan. Dan kurang 2 bulan lagi hubungan Zyta dan Eldan akan berakhir.

Tapi, karena kejadian yang terjadi di ulangtahun nenek 4 bulan yang lalu, Zyta tak pernah lagi menemui Eldan barang sedetikpun.

"Zyta, kakak sepupu lo udah disana 2 jam. Seenggaknya temui dulu dia. Bilang aja lo lagi gak mau diganggu," ujar Alex bersandar di dinding dan menatap Zyta yang duduk dikursi kerjanya kesal.

Zyta diam saja dan hanya melirik. Alex berdecak kesal. Wanita didepannya ini tiba-tiba saja datang keruangannya dan langsung mengambil alih kursi kerjanya.

"Masalahnya disini lo ganggu pekerjaan gue," ujar Alex menunjuk dirinya sendiri dengan kesal.

"Kalau mau kerja, ya, kerja aja," ujar Zyta acuh membuat Alex menggertakkan giginya tak sabar dan kehabisan kata-kata.

"Sialan lo! Gimana gue mau kerja. Lo aja duduk dikursi gue!!" ujar Alex akhirnya menghampiri Zyta dan bersedekap kesal didepan gadis itu dan lagi-lagi Zyta hanya meliriknya.

"Lo juga ganggu saat ada pasien!" lanjut Alex melotot pada Zyta.

Zyta hanya mengedikkan bahunya acuh.

"Dasar!!!" geram Alex keluar dari ruangannya dengan kekesalan yang memuncak.

Tak berapa lama Alex kembali keruangannya karena jarak ruangan Alex dan Zyta juga tidak berjauhan, "Kakak sepupu lo udah gue suruh pergi,"

Zyta membulatkan matanya dan berdiri lalu menghampiri pintu dan mengintip lewat jendela kecil dipintu dan benar, kakak sepupunya sudah tidak duduk diruang tunggu.

Zyta menghembuskan napasnya lega, "Lo bilang apa sama dia?" ujar Zyta.

"Gue bilang kalo lo ada diruangan gue dan gak mau keluar,"

Zyta kembali membulatnya dan melayangkan satu pukulan dilengan Alex.

Alex terkekeh senang, "Lo percaya omongan gue?"

Kali ini Zyta membuka mulutnya dan Alex tertawa.

"Sialan!" ujar Zyta kembali memukul Alex kali ini benar-benar kencang karena berhasil membuat Alex yang notabanenya berbadan kecil mengaduh kesakitan.

Zyta tersenyum mengejek dan segera meninggalkan ruangan Alex untuk kembali ke ruangannya.

Zyta membuka pintu ruangannya dan dengan langkah lebar berjalan menuju kursi. Ia menyandarkan tubuhnya dan menutup matanya. Sudah lewat 4 bulan dan ia masih suka main kucing-kucingan dengan keluarganya bahkan dengan Eldan.

Ngomong-ngomong soal Eldan, tak terasa sudah ada 5 bulan. Zyta membuka matanya dan duduk termenung menatap matahari terbenam disela-sela gedung yang terlihat dari ruangannya. Karena dirinya yang terus saja kabur jadi pertunangannya dengan Eldanpun tak jadi dilaksanakan.

Kurang 2 bulan lagi, perjanjian mereka berakhir dan bodohnya selama 5 bulan ini bukannya memanfaatkan waktu mereka tapi Zyta malah menghindar. Selama menghindar tak dapat dipungkiri Zyta merindukan Eldan. Walaupun waktu bersama mereka dapat dihitung jari tapi Zyta menyukainya.

Zyta tersenyum miris, "Dasar bodoh!" gumannya.

"Maaf, pak! Tapi anda..,"

Zyta mengalihkan pandangannya dari matahari ke pintu. Zyta membulatkan matanya dan berdiri dari duduknya.

Disana.

Berdiri pria yang tengah dirindukannya. Napas pria itu terengah-engah, terlihat sekali kalau pria itu baru saja berlari menuju ruangannya.

"El.. Eldan?"

"Pak..," seru salah seorang perawat yang kelihatannya berusaha mencegah Eldan masuk tadi.

Zyta mengangkat tangannya mencegah perawat barunya itu berbicara dan menyuruhnya pergi. Perawat itu menganggukkan kepalanya dan pemit pergi.

"Ada apa?" tanya Zyta to the point.

Eldan berjalan pelan menghampiri Zyta yang berada dibalik meja periksanya. Eldan berdiri tepat didepannya dan Eldan yang lebih tinggi dari Zyta membuat gadis itu harus mengadahkan kepalanya dan matanya bertemu dengan mata Eldan yang terlihat sayu dan disana, entah Zyta yang terlalu berlebihan atau tidak tapi Zyta dapat melihat kerinduan disana.

"El...,"

Zyta menghentikan ucapannya saat tiba-tiba Eldan memeluknya dan semakin erat membuat Zyta sesak dan kesulitan untuk bernapas.

Zyta memukul-mukul punggung Eldan meminta laki-laki itu untuk melepaskannya dan untungnya Eldan mengerti dan melepasakan Zyta sedangkan Zyta segera menghirup udara sebanyak-banyaknya.

Setelah selesai mengatur napasnya Zyta bersedekap dan menatap Eldan tajam.

"Apa yang kau lakukan disini?"

Eldan tersenyum gugup dan mengelus belakang kepalanya, "Emmm...,"

Eldan bingung ingin menjawab pertanyaan Zyta. Walaupun hanya pertanyaan yang mudah tapi terasa sulit bagi Eldan untuk mengucapkannya.

"Ada yang ingin kau sampaikan?"

Eldan menganggukkan kepalanya cepat dan Zyta mengangkat sebelah alisnya.

"Mbak, aku sudah memutuskan. Aku akan kul...," ucapan Eldan terpotong.

"Dokter Zyta!"

Zyta dan Eldan sama-sama menolehkan kepalanya kepintu.

"Cintya!" ujar Zyta dan Eldan bersamaan.

Zyta merutuki dalam hatinya, ia lupa jika ada janji temu dengan Cintya saat ini dan malah fokus pada kedatangan tiba-tiba diruangannya.

Cintya menutup mulutnya tak percaya dan langkah pelan ia menghampiri Eldan. Cintya mengulurkan tangannya dan menyentuh pipi Eldan. Cintya meneteskan air matanya dan dengan segera memeluk Eldan juga sempat mencium pipi Eldan.

"Eldan.. Eldan.. kamu kemana saja?" ujar Cinyta diantara isak tangisnya.

Zyta mengalihkan pandangannya tak ingin melihat dan entah mengapa hatinya berdenyut sakit. Apakah ia terlalu menikmati hari-harinya yang singkat dengan Eldan?

"Cin.. Cintya?"

"Kurasa kalian membutuhkan waktu bicara berdua. Aku pergi dulu," ujar Zyta menepuk bahu Eldan.

"Dokter Zyta!"

Zyta menghentikan langkah tanpa berbalik saat Cintya memanggilnya.

"Terima kasih,"

Zyta mengacungkan jempolnya keudara dan segera pergi dari ruangannya.

Setengah berlari Zyta meninggalkan ruangan dan membuat beberapa perawat saling pandang bingung. Zyta dapat melihat dengan jelas sekali bagaimana wajah bahagia Cintya saat wanita itu bertemu dengan Eldan. Tanpa sadar langkah Zyta membawanya menuju taman dimana ia pertama kali bertemu dengan Cintya.

Zyta duduk dikursi panjang yang dulu diduduki Cintya saat bertemu dengannya. Zyta duduk diam bersandar. Tangannya terangkat untuk menyentuh pipinya.

"Aku.. Aku menangis?"

Zyta menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ia menumpahkan airmatanya tanpa suara apapun.

Zyta mengangkat kepalanya saat ia merasakan sebuah pelukan, "Teruskan saja jika itu membuatmu lebih baik,"

Tanpa diminta dua kali Zyta kembali menumpahkan airmatanya. Alex semakin mengeratkan pelukkannya ketika Zyta berbalik dan balas memeluknya.

🎡📋🎡TBC🎡📋🎡

1
selesai baca 👏🤭 suka
5 ⭐⭐⭐⭐⭐
Akhirnya bersatu,Namun tamu special nya x d hadirkan author.. Twin Karina & Sarina 😐
Sevi Hartanti
kangen,besok baca lg,udah ngantuk 😴,bye Adam - zitha👋
Sevi Hartanti
salah satu novel favorit ku😘😘, padahal bagus kok sepi🤔,
vvdni
lah kok yg pas disms kok juga nmanya eldan thor, nmanya adam atau eldan
Ranxx: karakter cowoknya punya dua nama.. dan karakter cewek punya temen yng namanya sama kayk karakter cowoknya..

jdi disini tuh aq pake satu nama ke dua orang berbeda..
total 1 replies
Rani
mampir
Titin Annaj Athoriq
sy suka cerita dgn judul yg gak biasa
Aryani Dinda
kejutan
Aryani Dinda
ceritanya bagus tp like nya knpa dikit
Aryani Dinda
konfliknya sama Tante girang yang udah candu MA Adam alias eldan
Ranxx: 😭 karna dia terlalu ganteng jdi tante girangnya kecanduan gk mau lepas..
total 1 replies
Fatiyah rrgfyrterrtfretuyy
baru baca thor moga mnarik
Mawar Phutrii
bingung sama alurnya thor
Farida Silalahi
cocoknya detektif conan yg pecahin masalah ini. asli gue bingung.....
Riana Nazwa
ceritanya bagus kak aku suka

bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
😍 Chairin 😍
babaliut....
Inna Wati
cerita nya bikin pembaca harus ikut andil mikir...kmn ni arah dan tujuan author...haaiisss maaf kn mak2 ni..GK than klo disuruh tebak tebakan..tpi ttp lanjut baca🙏🙏
Ranxx: 🙏🙏🙏 maaaf jugaa yaakk.. aq gk tahan klo gk buat cerita kek gtu 🤭🤭🤭
total 1 replies
Sandi Hasan
akuu mampir yaaa
Ranxx: makasih dah mampir disini juga 😙😙😙
total 1 replies
Bundanya Naz
cape deh..cm sakit kepalaku
Ranxx: Klise bgt ya ceritanya
total 1 replies
Bundanya Naz
surprise 😄
Ranxx: Tante-tante nyusahin dateng 🤣
total 1 replies
Bundanya Naz
keluarga aneh 🥺
Ranxx: ini juga karna Mikhail cmn punya anak cewek doang.. satu tok pula
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!