NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Puluh Satu

Hanum semakin merasakan kecemasan yang berlebih, ia lantas terus mencoba menghubungi suaminya. Berkali-kali ia mencoba namun nomor telpon Leon justru sudah tidak aktif lagi.

“Di mana kamu, Mas?” terlihat wajahnya yang mulai pucat. Tidak ingin hanya bertanya-tanya, Hanum pun mencoba menghubungi sekretaris suaminya tersebut. Wanita itu menelpon Desi, sekretaris suaminya.

Tapi apa yang terjadi, Desi malah tidak tahu menahu ke mana bosnya saat ini. Wanita itu juga heran mengapa bosnya tak datang ke kantor. Bila terlambat atau tidak masuk, biasanya akan menghubungi dirinya. Lalu ke mana pimpinan perusahaan itu menghilang secara tiba-tiba? Seperti tanpa jejak, semua orang kini mencarinya.

Esok harinya, Hanum makin cemas karena Leon tak kunjung ada kabar. Suaminya itu bagai ditelan bumi secara tiba-tiba. Tidak ada kabar dan berita, Hanum pun menarik kesimpulan. Hilangnya suaminya itu sangatlah tidak wajar. Ingat memiliki seorang teman yang bisa ia andalan, Hanum pun mencoba menghubungi orang tersebut.

Seorang kawan lama yang bisa ia percaya dan mintai pertolongan. Dia adalah teman Hanum di masa kuliah dulu, Hanum pun menelpon dan mengajak temannya itu untuk bertemu di suatu tempat.

Beberapa saat kemudian, di sebuah cafe pinggir kota. Mereka pun bertemu, di sana Hanum menceritakan apa yang menjadi kecemasannya. Hilangnya Leon sang suami secara tiba-tiba. Temannya yang kini menjadi detective swasta itu pun berjanji pada Hanum. Ia akan membantu Hanum untuk mencari keberadaan sang suami tersebut.

Tuju hari kemudian, Leon tak kunjung ditemukan. Bahkan Hanum sudah menaruh laporan ke pihak berwajib. Sayang masih belum ditemukan titik terang.

Hari demi hari berlalu, Hanum kini menjalani hidup penuh dengan kecemasan. Bila di media masa, cetak atau elektronik bahkan televisi. Bila ada berita ditemukannya seorang mayat pria, maka ia akan bergidik ngeri. Dan langsung memeriksanya. Ia takut ada yang benar-benar berniat jahat pada suaminya itu.

Yang paling membuatnya sedih adalah ketika Sean, putrinya menanyakan di mana sang papa. Mengapa tak ada di rumah selama berhari-hari.

Hanum terpaksa berbohong pada putri semata wayangnya tersebut. Ia mengatakan pada Sean, bahwa sang Papa sedang ke luar negri untuk urusan pekerjaan.

Suatu pagi, Sean benar-benar sedang menguji kesabaran sang mama yang dilanda kesedihan. Ia merajuk ingin bicara dengan papanya, meski lewat telpon saja. Hanum pun bingung, bagaimana cara menghubungi suaminya itu? Bila bisa ia akan melakukannya sedari dulu.

Sean menangis meronta, ia merajuk dan menendang apa saja yang ada di depannya.

“Papa... Papa!” gadis kecil itu terus saja menangis sambil menyebut-nyebut papanya. Membuat Hanum yang memang sedang banyak pikiran menjadi bersikap kasar dan keras pada Sean.

“Sean! Diem!” bentaknya pada putri kecil itu.Padahal selama ini Hanum tak pernah marah sama sekali pada putrinya itu. 

Mendengar mamanya marah pada dirinya, Sean langsung menangis keras. Dan pengasuhnya pun langsung mengendong untuk menenangkannya.

Sudah genap dua minggu Leon tak ada kabar. Suasana rumah menjadi kacau, bahkan mama yang semula kondisinya sudah membaik dan sudah pulang beberapa hari lalu. Harus kembali di larikan ke rumah sakit karena kondisinya menurun.

Semua orang telah mencari Leon, pria itu sampai hari ke empat belas tak juga bisa ditemukan. 

Di sebuah pedesaan, hamparan perbukitan menjadi pemandangan yang indah bagi setiap siapa saja yang memandangnya. Sepanjang mata memandang, hanya ada warna hijau yang menyegarkan mata.

Seorang pria terbaring di sebuah ranjang dari kayu yang hampir reot. Dialah Leon, hari di mana ia tengelam dan terbawa arus sungai. Seseorang berteriak ketika melihat sebuah benda timbul di hilir sungai.

Flashback

Pria paruh bayah dengan pakaian lusuh habis dari perkebunan meminta tolong pada siapa saja yang mendengarnya. Karena saat itu banyak orang yang berladang. Maka semua orang pun bergotong-royong menarik tubuh Leon dari sungai.

Wajah Leon saat ditemukan sudah pucat, bahkan banyak yang mengira itu pasti mayat korban pembunuhan. Karena warna kulit yang pucat itulah, Leon dikira para warga sudah meninggal.

Seseorang pemuda datang, kebetulan dia sedang PKL di dekat sana. Pria muda itu pun langsung mendekati Leon.

“Dia masih hidup!” ucapnya pada para warga yang mengerubungi Leon.

“Alhamdulillah!” seru semua warga hampir bersamaan.

“Syukurlah!” sahut warga lainnya.

“Ayo kita bawa ke sana!” kata pemuda muda tersebut.

Tubuh Leon pun dibawa oleh warga ke pondok dekat sungai, beberapa saat kemudian mobil sehat desa datang untuk memberi pertolongan. Karena perkampungan itu cukup terpelosok. Maka tidak ada fasilitas medis seperti kota besar.

Leon pun di bawa ke tempat seadanya. Ia di bawa ke puskesmas dan diobati di sana. Karena tak ada kartu identitas yang ada, maka sulit menghubungi kerabat orang yang mereka temukan. Warga pun melapor ke kepala desa.

Di rumah kepala desa lah kini Leon tinggal.

Flashback End

“Pak, mengapa dia belum sadar-sadar ya, Pak?” tanya bu Kepala desa pada suaminya. Selama ini ia yang merawat Leon. Mereka berdua hanya tinggal berdua saja, tidak memiliki anak. Keduanya merawat Leon karena rasa kemanusiaan.

“Sabar, Buk! Apa kita bawa ke kota besar saja.”

“Kasian, Pak. Keluarganya pasti mencari.”

“Benar, Buk! Apa kita jual saja sapi di kita, ayo bawa ke rumah sakit di kota besar. Biar bisa diobati di sana. Kalau di sini hanya obat ramu-ramuan. Bapak takut malah ia tak bisa bangun sampai nanti.”

Bu Kades nampak berpikir, kemudian mengangguk seolah setuju ide dari suaminya itu.

Tiga hari kemudian, setelah menjual binatang ternaknya. Kepala desa dan istrinya menyewa mobil seadanya untuk membawa Leon ke kota. Mereka menempuh perjalanan ratusan kilo baru sampai ke kota yang di maksud.

“Pak, Bu... kita sudah sampai di depan rumah sakit. Setelah ini akan saya tinggal balik ke kampung,” ucap sopir yang mereka sewa untuk mengantar ke kota.

“Terima kasih banyak, Mang.”

“Sama-sama Pak Kades!”

Begitu mereka sampai di halaman rumah sakit, beberapa tenaga medis langsung menangani Leon.

“Alhamdulillah ya, Pak. Akhirnya kita bisa bawa anak itu ke mari. Semoga segera pulih.” Buk Kades terlihat lega karena bisa membawa Leon ke rumah sakit yang layak. Meskipun harus menjual hewan ternak, toh tak ada ruginya. Karena mereka juga tak memiliki anak.

“Benar, Buk. Semoga pemuda itu cepat sembuh.”

Hari berganti hari, sudah seminggu ini Leon dirawat di rumah sakit. Orang yang menyelamatkannya pun masih di sana. Rencananya Pak Kades akan pulang hari ini, karena tak mungkin berlama-lama tinggal di kota. Ia juga punya tanggung jawab di desanya.

“Bu, Bapak balik dulu ya. Nanti seminggu lagi Bapak ke sini lagi. Mumpung ada tumpangan mobil yang akan memuat sayur ke kampung.”

“Iya, Pak. Hati-hati.”

Bu Kades tak bosa-bosannya merawat Leon. Ia menjaga Leon seperti putranya sendiri, hingga suatu malam. Hujan cukup deras dan petir menyambar. Bu kades melihat dengan mata kepalanya sendiri, bahwa pria yang tak ia ketahui namanya itu menggerak-gerakkan tangan.

“Dokter... Dokter!” Bu Kades berlari ke luar mencari siapa saja, untuk mengatakan bahwa pria yang ia tolong tersebut telah mengerakkan tangannya.

Perawat jaga yang sedang bertugas malam, langsung berlari saat mendengar keributan. Ketika ia masuk ke ruang rawat leon. Matanya terhenyak kaget!

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!