NovelToon NovelToon
MAAF YANG TAK BERARTI

MAAF YANG TAK BERARTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Naryati

Trauma yang dialami oleh sang putri membuat seorang Natasya Belle memutuskan untuk meninggalkan suaminya dan memulai kehidupan baru..
Trauma yang hampir saja membuat putrinya mengalami gangguan mental,dan disaat anak dan istrinya pergi barulah penyesalan itu datang dan berulang kali Angga meminta maaf dan menyesali perbuatannya namun pintu maaf itu justru telah tertutup. Dan kini Natasya pun bahagia dengan laki laki yang tulus menyayanginya dan juga putrinya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

Lima tahun berlalu semenjak pernikahannya dengan Reno kini Tasya telah memiliki seorang anak laki-laki yang usianya kini empat tahun. Pernikahan mereka pun sangat harmonis dan juga Nadira telah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik jelita.

Kini Nadira duduk di bangku kelas satu sekolah menengah pertama dan disana dia memiliki banyak teman..

Hari itu adalah tanggal 20 dimana seperti biasanya Angga akan selalu datang untuk mengunjunginya. Dan benar saja setelah cukup lama akhirnya dia melihat sosok yang dia selalu rindukan. Di ujung samar samar dia melihat Papinya yang selalu dia nanti dan Nadira pun tersenyum seolah tahu bahwa kini Ayahnya sedang memperhatikannya.

"Papi aku sangat merindukanmu. Aku akan belajar yang rajin supaya kelak jika aku sudah sukses aku bisa menemui Papi pakai uangku sendiri.."

Nadira pun berusaha untuk tersenyum dan tertawa berharap Papinya akan melihatnya dan senang..

Benar saja dari kejauhan Angga telihat tersenyum menatap putrinya yang nampak sangat gembira...

"Papi senang melihat kamu tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik Dira. Papi berharap suatu saat nanti Papi bisa memeluk Dira walaupun hanya sekali saja.."

Angga pun langsung pergi meninggalkan area sekolah putrinya. Kemudian dia mengirim pesan kepada Reno dia juga mengirimkan bukti transfer uang bulanan untuk Nadira. Walaupun kini Nadira sudah memiliki keluarga yang lengkap namun Angga tetap ingin memberinya nafkah baginya itu adalah kewajibannya sebagai seorang Ayah. Dulu dia pernah mengecewakannya dan dia tak ingin membuat Nadira kekurangan suatu apapun..

"Mas Reno aku sudah kirim uang jajan untuk Nadira. Terima kasih untuk semuanya semoga kamu dan Tasya serta anak-anak kalian selalu sehat..."

Pesan itu dibaca oleh Tasya selama ini Tasya tak pernah tahu jika Reno masih berhubungan baik dengan Angga.

Tasya pun penasaran kemudian dia membuka chat suaminya dengan Angga.

Kaget sudah pasti ternyata selama lima tahun ini Angga selalu mengirimkan Nadira uang lewat Reno entah apa maksudnya Tasya sendiri tak mengerti.

Rasa penasaran pun menyelimuti hati Tasya dia tanpa berfikir langsung membalas pesan chat Angga.

"Baik Mas terima kasih,kalau boleh tahu Mas ada dimana apakah bisa kita bertemu ada hal yang ingin saya bicarakan ini tentang Nadira."

Tasya pun menggunakan nama Nadira untuk mengajak Angga bertemu dan benar saja tanpa curiga Angga pun langsung membalas pesan Reno.

"Baiklah Mas kebetulan saya sedang berada di Australia dan baru saja melihat Nadira. Seperti biasa aku akan menunggu Mas di cafe bintang.."

Balasan pesan Angga pun masuk ke ponsel Reno dan setelah mendapatkan itu Natasya pun langsung bergegas untuk menemui Angga.

Namun tiba-tiba saja Reno datang dan amarah Tasya pun memuncak..

"Mas ini apa jelaskan?"tanya Tasya dengan wajah yang terlihat kesal.

Jadi selama ini Mas masih berhubungan baik dengan Mas Angga kenapa Mas tak pernah cerita padaku apa Mas selama ini tak pernah menganggap aku?" ucapan itu keluar dari bibir Tasya membuat Reno langsung menatapnya.

"Sayang dengarkan aku dulu. Ini semua tak seperti yang kamu pikirkan. Aku akan menceritakan semuanya tapi kamu janji kamu tak boleh marah?"Reno pun mencoba menjelaskan semuanya tanpa dia tutupi lagi.

"Maafkan aku Sya, aku tak pernah berniat untuk membohongi kamu tapi ini semua permintaan Mas Angga." ucapnya kemudian membuat Tasya menatapnya heran.

Tasya pun mendekati Reno dan menatapnya..

"Mas masalah sebesar ini kenapa Mas tutupin dari aku? Aku gak pernah keberatan jika nyatanya Mas Angga ingin menafkahi Nadira tapi setidaknya aku juga harus tahu kan Mas.

"Sudah berapa lama Mas Angga rutin mengirimi Nadira uang?"pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Tasya dia merasa kecewa dan juga merasa bersalah karena selama ini selalu berpikiran buruk tentang Angga.

"Sudah enam tahun." jawab Reno singkat.

Tasya tertawa dia merasa dibohongi oleh suaminya sendiri dia tak menyalahkannya tapi setidaknya dia bisa berkata jujur tentang hal sebesar itu namun nyatanya Reno tetap menutupinya..

"Kamu hebat Mas aku kecewa sama kamu. Aku gak menyangka kamu membohongiku dengan masalah sebesar ini. Sekarang aku ingin bertemu dengan Mas Angga dan aku gak mau ngomong dulu sama kamu Mas. Kamu jaga Revan dan aku pergi.."

Tasya pun pergi tanpa berkata apapun lagi dia sendiri kesal pada Reno kenapa orang yang dia percaya tak jujur..

"Kalian benar benar bikin aku kecewa.." umpatnya dalam hati.

Sesampainya di cafe tempat Angga janjian ketemu dengan Reno. Laki-laki itu telah datang lebih awal kini wajah Angga terlihat sangat tirus mungkin karena kurang istirahat dan kurang tidur.

"Tasya...." ucap Angga ketika melihat wanita yang pernah menjadi istrinya itu datang mendekat.

"Mas Angga apa kabar?"sapa Tasya pelan dia pun duduk di depan Angga sembari meletakkan tas tangannya disampingnya.

"Sya kenapa kamu yang kesini dimana Reno?"tanya Angga sembari mencari laki-laki yang selama ini dipercaya untuk menjaga putrinya itu.

"Dia dirumah. Mas aku minta jelaskan kenapa selama ini kamu selalu mengirimi Nadira uang?" pertanyaan itupun langsung keluar begitu saja dari mulut Tasya dengan sangat lancar.

"Aku Ayah kandungnya Sya dan aku hanya ingin bertanggung jawab atas dia." jawab Angga singkat. Kini saat Angga berbicara dengan Tasya wajahnya menunduk dia tak berani menatap wajah wanita yang pernah dia sakiti itu.

Maafkan aku Sya jika apa yang aku lakukan membuatmu marah. Tapi aku tak punya niat apapun aku hanya ingin bertanggung jawab pada Nadira. Dia putriku walaupun aku telah membuatnya kecewa sangat dalam."

Ucapan Angga terdengar ringan namun memiliki penyesalan yang sangat dalam.

"Tapi kenapa kamu tak pernah menemui Dia?"kenapa saat Kami ke Jakarta kamu menghindar bahkan Ayah dan Ibu mengatakan bahwa kamu telah pindah dan hidup diluar negri padahal aku tahu jelas kamu masih berada didalam negri kenapa?"

Amarah Tasya pun memuncak dia ingat betul saat itu mereka menepati janji pada Nadira untuk menemui Angga di Indonesia namun nyatanya Angga justru bersembunyi..

(Flashback...)

Hari yang cerah itu keluarga kecil Reno tengah pulang ke Indonesia.

Nadira sangat gembira bisa kembali ke Indonesia lagi untuk menemui Ayah kandungnya. Gadis kecil itu berharap bahwa dia bisa memeluk Ayahnya walaupun hanya satu kali saja.

"Mami.. Daddy apa benar kita akan kerumah Papi. Dan Dira juga bisa ketemu dengan Kakek dan Nenek?"pertanyaan itu pun dilontarkan Nadira ketika dia tengah sampai di bandara internasional Soekarno Hatta..

"Iya Dira kamu bisa bertemu Nenek dan juga Kakek juga Papi kamu.." jawab Reno dengan lembut.

"Iya Kakek Yoga dan Nenek Dewi pasti sangat senang melihat Nadira pulang." Tasya pun ikut menimpali ucapan calon suaminya itu..

Nadira pun tersenyum bahagia dia selalu mengingat saat dia kecelakaan dan Angga menolongnya Angga memeluknya dengan sangat erat.

"Aku juga ingin bertemu Papi aku ingin Papi memeluk aku.." ucap Nadira dengan antusias.

Reno dan Tasya keduanya hanya bisa saling menatap dan kini mereka pun telah sampai di rumah besar keluarga Wijaya..

Natasya menatap sekeliling rumah itu masih sama saja seperti dulu saat dia tinggalkan.

"Assalamualaikum..." ucap Tasya sembari memencet bel rumah mantan mertuanya itu.

Ibu Dewi pun membuka pintu dan terkejut melihat Nadira dan Tasya yang datang.

"Cucu Nenek. Nadira.. Nenek sangat merindukanmu.." Ucap Ibu Dewi yang langsung memeluk Nadira dengan penuh haru.

Angga yang kebetulan masih berada di rumah pun langsung bersembunyi dia langsung masuk kedalam kamarnya dan mengurung diri. Dia ingat apa yang dikatakan oleh Tasya kala itu.

"Nenek.. Dira sangat merindukan Nenek.." ucap Nadira dengan lembut.

Tak lama Pak Yoga pun keluar dan melihat Tasya dan Nadira yang sudah lama mereka rindukan..

"Cucu Kakek..." Pak Yoga langsung ikut memeluk Nadira ini kali pertamanya Nadira kembali ke Indonesia setelah tiga tahun disana.

Setelah melepaskan kerinduannya pada Kakek dan Neneknya mata Nadira terus mencari sosok yang dia rindukan.

"Nenek.. Kakek dimana Papi?" tanya Nadira dengan lembut.

Sebelumnya Ibu Dewi telah menerima pesan dari Angga yang memintanya untuk mengatakan bahwa dia telah pindah diluar negri untuk waktu yang lama dan dia sendiri menolak untuk bertemu dengan anak dan mantan istrinya itu.

"Maafkan Nenek ya sayang Papi kamu sekarang sedang berada di luar negri dan dia mungkin lama baru kembali."

Ucapan Ibu Dewi sangat melukai hati Nadira yang langsung berubah murung ketika tahu orang yang dia rindukan tak ada di Indonesia..

"Apakah Papi tak mau lagi ketemu Nadira. Apakah Papi masih membenci Nadira?"ucapan itu terdengar langsung ditelinga Angga yang membuatnya langsung menangis menahan rasa didalam hatinya.

"Maafkan Papi sayang. Papi tak pernah membencimu hanya saja Papi sudah berjanji untuk tak muncul lagi dihadapan kalian. Papi sayang Nadira dan Papi juga sangat ingin memeluk Nadira.." ucapnya dalam hati..

Tasya yang tahu bahwa Angga berbohong dia berada dirumah itu karna sebelumnya Tasya sempat melihat punggung Angga yang menghilang dibalik tembok...

"Sudahlah sayang mungkin apa yang dikatakan Nenek kamu itu benar. Papi kamu gak ada disini sebaiknya dia gak perlu muncul lagi di kehidupan kita selamanya..."

Ucapan itu sangat menghancurkan hati Angga bahkan Angga sampai menangis tersedu-sedu mendengar ucapan Tasya..

"Aku memang pantas untuk kalian benci..." pekiknya dalam getirnya hati yang dia rasakan...

1
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Naryati: oke kakk. tapi aku lagi fokus di novel baru. jangan lupa mampir ya. yang judulnya Diantara dua negara, satu hati makasih
total 1 replies
partini
apa ga ada rencana Reno di bikin methong biar mereka bisa balikan lagi Thor,secara mantan suami ga mau berhubungan lagi dengan wanita
Queenfans Angelfans: hmmmm
total 4 replies
Emily
angga berat cerai dari natasha karena gak ada babu gratisan
Anonim
Cemen kontol🖕
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Naufal hanifah
cerita nya bagus menarik
c
lanjut
c
lanjutt
Sunaryati
Benar kata Reno, Tasya. Memang Angga pantas menerima perlakuan kamu, tapi lain kali menerima penjelasan dulu baru mengambil sikap
Sunaryati
Semoga kau selamat Ngga , dulu aku sangat membencimu atas perilakumu pada Natasya dan Nadira, sekarang aku salut padamu. Semoga kelak Nadira sangat berbakti dan menyayangimu, Angga
Sunaryati
Jangan sampai berhasil niat jahat Bella
Queenfans Angelfans
k᥆k ძіkі𝗍 𝗍һ᥆r
Selly Sarayar Modeong
lanjut dong
Sunaryati: Jangan sampai berhasil niat jahat Bella
total 1 replies
Queenfans Angelfans
ᥕᥲძᥙһ ȷᥲᥒgᥲᥒ sᥲm⍴ᥲі
Ma Em
Natasya lbh baik cepatlah menikah dgn Reno takutnya nanti si ulat bulu akan memisahkan Tasya dgn Reno karena Bella gatal untuk memisahkan Reno dgn Tasya .
Sunaryati
Sebaiknya Natasha dan Reno segera menikah agar tak ada celah orang lain masuk
Sunaryati
Nah gitu Natasya tidak langsung percaya omongan orang yang berambisi memiliki Reno. Benar perjuangan cintamu pada Reno. Bella tidak tahu jika orang tua Reno menyayangi Tasya.
Ma Em
Natasya sdh lepas dari Angga ada lagi yg akan jadi duri pada hubungan Reno dgn Natasya .
Sunaryati
Up rutin, Thoor
Sunaryati
Bella jangan bebani Tasya dengan pekerjaan kamu. Hari ini kau selamat dari kemarahan Reno, tapi berikutnya tak tahu. Jangan jadi pelakor. Segera dihalalkan Tasya Reno, agar kuat ikatan cinta kalian.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!