Cerita ini diangkat dari sudut pandang yang bebeda, dengan alur kehidupan sehari-hari.
Dan menyebabkan kebaperan. Semoga banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini.
Amanda, gadis cantik dan lembut. Harus terikat hubungan terlarang dengan pria beristri yang bernama Satria. Berawal dari pertemuan tak sengaja dan hutang budi, akhirnya mereka saling jatuh cinta dan menjalin hubungan yang tak semestinya.
Akankah mereka bersatu? Atau malah berpisah.
IG : nona_vie90
FB : Nevi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kau milikku 2
"Aku mencintaimu, Amanda." Satria mensejajarkan tubuhnya dengan tubuhku, perlahan-lahan dia mendekatkan wajahnya ke wajahku, aku semakin gugup dan menelan ludah.
Dengan lembut Satria mencium bibirku. Tubuhku mendadak seperti terserang listrik, ada getaran aneh yang tak bisa ku mengerti. Dan selalu, aku tak bisa menolak perlakuannya ini, aku pun ikut terhanyut dan menikmati semuanya.
Cukup lama kami berciuman, saling membagi cinta satu sama lain, dan kali ini Satria sangat lembut, tidak seperti sebelumnya yang terkesan kasar.
Kini bibir Satria sudah turun menyusuri leher jenjang ku. Aku semakin tak bisa mengontrol diriku, entah sejak kapan tanganku sudah melingkar dipundaknya. Satria melepaskan tautan bibir kami.
"Sat ..." Ucapku.
"Ssssssttt ..." Dia hanya menyuruhku diam.
"Kita ke kamar ya?" Satria bertanya dengan mata yang sayu. Dan seperti terhipnotis, aku hanya mengangguk tanpa perlawanan, padahal aku tahu apa tujuannya.
Satria segera menggendong tubuhku dan membawanya ke kamar lalu membaringkan aku di atas ranjang. Lelaki itu kembali mencium ku. Satria membuka kemejanya sendiri dan mencampakkannya ke sembarang tempat, memamerkan tubuhnya yang kekar dan putih bersih. Aku sedikit malu karena baru kali ini aku melihat langsung lelaki bertelanjang dada.
Dan kami pun melakukan perbuatan terlarang itu, akhirnya sesuatu yang selama ini aku jaga direnggut oleh Satria, lelaki yang katanya mencintaiku dan aku pun mencintainya. Semoga ini memang benar karena cinta bukan nafsu belaka.
Satria mengangkat kepalanya dan menciumi wajahku, aku benar-benar merasa malu melihatnya.
"Terima kasih ya, sayang. Sekarang kau milikku." Satria tersenyum sambil memandangiku. Hentikan ini, aku malu!
Kemudian lelaki itu menjatuhkan tubuhnya di sampingku, lalu menarik tubuhku ke dalam pelukannya, aku menyembunyikan wajahku di dada bidangnya, aku benar-benar malu. Satria menciumi pucuk kepalaku, aku bisa merasakan kasih sayang yang tulus darinya.
"Manda ..." Satria memanggilku dengan lembut.
"Hemmm ...."
"Jika suatu saat nanti kau mengetahui siapa aku, apa kau akan pergi meninggalkanku?" Satria bertanya dengan lirih. Pertanyaan macam apa itu? Memangnya siapa dia? Spiderman ...? Atau Ironman ...?
"Maksudnya? Memangnya kau siapa? Dan kenapa aku harus meninggalkanmu?" Aku memberondong pertanyaan kepada Satria, aku sungguh bingung dengan ucapan lelaki ini.
"Hmmm ... tidak! Sudah, lupakan saja!" Satria menjadi gugup.
"Aneh, kau mencurigakan sekali!" Aku mencibir dan Satria hanya tertawa kecil.
Lalu suasana hening sejenak, Satria masih setia memeluk tubuhku, ku hirup dalam-dalam aroma tubuhnya yang begitu memikat. Mendadak hatiku merasa menyesal dan takut, apa yang sebenarnya sedang dia sembunyikan dariku, apakah setelah ini di akan meninggalkanku?
"Sat, aku takut!" Ucapku pelan masih dari dalam pelukannya.
"Apa yang kau takutkan? Ada aku disini?"
"Aku takut suatu saat kau pergi meninggalkanku setelah mendapatkan ..." Aku menggantung kata-kataku, rasanya tak sanggup untuk melanjutkan. Seketika itu aku teringat ayah, aku merasa berdosa sekali, ayah berpesan agar aku menjaga diri, tapi apa yang aku lakukan sekarang? Aku malah menghancurkan masa depanku. Maafkan aku ayah ... ampuni aku Tuhan.
"Hey ... kau bicara apa, Manda? Apapun yang terjadi, aku tak akan pernah meninggalkanmu. Aku malah takut, suatu saat kau yang akan meninggalkanku." Ucapan Satria membuatku tenang sekaligus bingung. Aku semakin penasaran, sebenarnya lelaki ini sedang menyembunyikan apa sih dariku?
"Kenapa dari tadi kau selalu bilang jika kau takut aku meninggalkanmu? Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku?" Aku bertanya tanpa basa basi, aku sudah benar-benar penasaran dengan lelaki ini.
"Hahaha ... kenapa kau menjadi serius begitu? Aku cuma bercanda!" Satria tertawa lalu semakin mengeratkan pelukannya. Tapi aku tak percaya begitu saja, aku masih merasa ada yang lelaki ini sembunyikan dariku.
"Sat, kalau nanti aku hamil bagaimana?" Aku sedikit malu menanyakan ini, tapi aku terlalu penasaran dengan jawaban Satria. Aku pernah belajar, jika wanita dan pria melakukan hubungan badan, bisa menyebabkan kehamilan, lalu bagaimana kalau itu terjadi kepadaku?
"Haa ... hamil? Aku pasti akan tanggung jawab jika memang kau hamil. Itukan anakku!" Satria menjawab dengan santai.
"Tapi kitakan belum menikah? Apa kata orang-orang jika aku hamil di luar nikah? Ayah pasti sangat malu." Aku merasa cemas. Kenapa aku harus melakukan perbuatan terlarang ini tanpa berfikir panjang dulu?
Rasanya aku semakin menyesal.
"Kita akan segera menikah! Aku berjanji! Jadi kau jangan takut ya? Anggap saja ini DP nya, agar kau tidak lari dariku!" Harusnya aku tertegun mendengar ucapannya ini, tapi aku malah merasa kesal.
"Enak saja kau bilang ini DP, memangnya aku barang cicilan?" Aku mencubit pinggang Satria dengan gemas.
"Aaaww ... sakit, Amanda!"
Aku tahu apa yang aku lakukan ini salah besar, harusnya aku bisa menahan diri, tidak terbuai oleh nafsu. Jika sudah begini, menyesal pun sudah tak ada arti. Aku hanya bisa pasrah, berharap Satria tidak meninggalkanku setelah ini dan dia segera menepati janjinya untuk menikahi ku.
***
Huwwaaaa ... 😭😭😭 author sudah berjuang untuk menyelesaikan bagian ini dengan perasaan yang berkecamuk, antara malu dan takut.
Author nggak berani buat yang lebih dari ini guys, mudah-mudahan tetap bisa bikin baper.
Maaf jika ada adegan perzin@han disini ...🙏🙏
Ini hanya bagian dari alur cerita.
sukses
semangat
mksh