NovelToon NovelToon
Rahasia Di Antara Kita

Rahasia Di Antara Kita

Status: tamat
Genre:Berondong / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:82.3k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Ini Lanjutan lanjutan cerita " Liontin" . Kisah ini adalah dari Putri Leana Anderson. Siapa Leana Anderson ?. kisahnya ada di Cerita Liontin.

Awal mulanya Putri dari Leana yg bernama Safira Anggraeni Anderson, atau sering hanya disebut Safira Anggraeni itu berlibur setelah menyelesaikan studinya. ia mendatangi pengasuhnya dahulu yg sudah mengundurkan diri. Mbak Watik lah yg merawat selama ini, selain kakak sepupunya Daniella serta keluarga engkong Pi'i. Ketika menginap di kos kosan milik mbak Watik di Jogja ia terjebak dengan seorang pemuda yg tak lain adalah Angga Wicaksono. Seorang pemuda dari kota Jakarta sama dengan Safira. Dengan kemampuan meretas dan mencari detail tentang suaminya ini, Safira menunggu kejujuran dari Angga nantinya. Dan menyerahkan semua jalan takdir kepada sang pencipta.
Sementara Angga sendiri sedang dilema dengan dirinya sendiri karena ia dipaksa untuk melanjutkan perusahaan papanya atau melanjutkan cita citanya sebagai Dokter.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Makam Wawan

" Menolong ?, maksudnya....?" tanya Fira kepada bang Wandi.

" Ya daripada dia tidur di emperan toko atau di pasar gitu neng. Abang minta dia tinggal di kontrakan sebelah abang yg kosong. Terlebih dia juga pernah menolong Abang sewaktu dijambret..." jawab bang Wandi menjelaskan temannya dulu itu.

" Nama orang itu siapa bang....?" tanya Safira sambil meneteskan air matanya, mendengar cerita bang Wandi.

" Wawan Rosadi..."

Safira menutup mulutnya dengan telapak tangan kanannya. Kehidupan ayahnya dahulu seperti itu. Tidur di emperan toko dan di pasar pasar. Bahkan ayahnya mengalami stres karena istrinya meninggal, yg tak lain ibunya Fira sendiri. Fira meneteskan air matanya. Mendengar cerita bang Wandi. Mita yg berada disebelahnya pun mengelus punggung Safira.

Bang Wandi mengerutkan keningnya, karena melihat Safira tampak menangis dalam diam. Air matanya yg mengalir membasahi wajah cantiknya itu.

" Neng..." kata bang Wandi lirih. Agar tidak didengar yg lain.

Sementara yg lain masih bercerita tentang kesehariannya. Beruntung hari esok adalah hari Sabtu. Banyak diantara bapak bapak dan ibu ibu yg libur. Safira masih menutup mukanya sambil menunduk. Tampak bahunya naik turun. Bang Wandi penasaran kenapa Safira menangis mendengar cerita itu. Sesaat Safira bangkit dari duduknya sambil mengusap air matanya. Kemudian melangkah menuju kontrakannya. Disusul oleh Mita yg dibelakangnya. Bang Wandi bingung dengan sikap Safira ini.

Bang Wandi mengikuti Fira dan Mita, kontrakannya sedikit jauh dari tempatnya berkumpul. Setelah berbelok di ujung kontrakan, Safira menangis tersedu. Mita kembali menenangkan Safira.

" Neng, maaf ada apa ya...?" tanya bang Wandi kembali. Safira masih diam dan wajahnya mengarah ke tembok dan ditutup telapak tangannya.

" Bang, yg Abang ceritakan adalah ayahnya Safira..." jawab Mita kepada bang Wandi yg diam terpaku karena jawaban dari Shelomita.

" Saya harap Abang tidak menceritakan hal ini kepada yg lain..." lanjut kata Mita kepada bang Wandi.

Istri bang Wandi, mpok Ruri mengikuti ketiganya. Dan mendengarkan perkataan Mita tadi. Ia tersentak kaget karenanya. Jika orang yg pernah ditolong itu adalah ayah dari Safira. Safira yg merasa istri bang Wandi mengikutinya pun berbalik dan memeluk mpok Ruri. Mpok Ruri juga memeluk Safira.

" Terima kasih, kalian telah menolong ayah waktu itu...." kata Safira sambil mengusap sesenggukan.

" Sama sama neng..." jawab mpok Ruri

" Masuk ke dalam dulu yuk..." kata Mita agar ketiganya mau kedalam kontrakan Safira dan Mita. Dan akhirnya bang Wandi dan mpok Ruri mengikuti kedalam.

Bang Wandi terharu dengan kejadian ini. Walau belum bisa mengucapkan kata kata kembali. Namun ia merasakan bagaimana dulu ketika ayah Safira berada di jalanan dan akhirnya berada di lingkup kontrakannya. Dan ia tahu jika Safira kala itu pasti merindukan sosok ayahnya.

" Lalu dimana bang Wawan saat ini...?" tanya bang Wandi.

" Ayah sudah meninggal 15 tahun yg lalu..." jawab Safira.

" Innalilahi wa Inna rojiun...." jawab bang Wandi dan mpok Ruri.

" Maafin abang neng jika membuat neng Fira mengingat masa lalu...." kata bang Wandi. Namun gelengan kepala dari Safira sebagai jawabannya.

" Justru saya sangat berterima kasih ke abang dan mpok Ruri. Dengan cerita itu, Fira tahu kebenarannya. Yg tidak dapat Fira dapatkan dari orang lain. Terima kasih mpok, bang. Telah membantu ayah kala itu..." jawab Safira.

" Lalu dimakamkan dimana ?, bolehkah abang dan mpok ini untuk kesana...?" tanya mpok Ruri kepada Safira.

Safira pun menjelaskan dimana makam ayahnya serta ibunya. Dan kebetulan hari besok adalah hari libur. Sehingga bisa berkunjung ke makam ayah Wawan bersama sama. Dan itu disetujui oleh bang Wandi dan mpok Ruri. Beberapa saat kemudian bang Wandi kembali ke tempat berkumpulnya para warga bersama mpok Ruri. Mereka pamit undur diri. Sebab esok hari ada acara bersama Safira.

Mita yg masih duduk disebelah Fira pun kembali menenangkan Safira, yg masih sesenggukan karena mengingat ayahnya.

" Sudah Fir, semua sudah berlalu. Gw yakin jika ayah Wawan bertemu dengan orang orang yg baik dahulu, seperti bang Wandi tadi. Dan semua yg ditabur ayah Wawan adalah kebaikan. Sehingga semua mengingat kebaikan dari ayah Wawan..." kata Mita yg masih mengibur Safira. Sementara Safira mengangguk karena perkataan Mita barusan.

Mereka melanjutkan obrolan sambil rebahan di tempat tidur. Tak terasa mata Fira terpejam, sementara Mita masih ngoceh kesana kemari.

" Ya elah, nih orang udah merem aja. Cape mulut gw ngomong...!" kata Mita, kemudian ia pun ikut memejamkan matanya.

*******

Pagi harinya Safira dan Mita sudah bersiap. Mita akan kembali ke rumah sementara Safira akan ke tempat kakak sepupunya. Fira juga ingin ke makam ayahnya bersama bang Wandi serta mpok Ruri. Bang Wandi dan mpok Ruri sebenarnya mempunyai seorang putra, namun putranya kini entah kemana. Hingga saat ini pun ia masih terus mencari putranya yg hilang itu. Mpok Ruri sering sakit sakitan jika mengingat anaknya yg telah lama hilang itu. Makanya setiap ada anak yg seperti Safira ini, mandiri dan tidak mempunyai orang tua maka ia akan sangat perhatian. Dan berharap jika putranya juga mendapat perhatian dari orang lain.

Bang Wandi mengendarai motor bututnya, berboncengan dengan mpok Ruri. Sementara Safira menggunakan motor sportnya. Keduanya melajukan kendaraannya perlahan menuju kediaman Daniella, atas saran dari Fira tentunya. Makam ayahnya tidak jauh dari tempat kakak sepupunya tinggal. Sesampainya di tempat Daniella, terutama tempat yg dijadikan markas, bang Wandi tampak kebingungan. Karena disana banyak penjaga dan serba berpakaian hitam. Dan tampak tunduk kepada Safira.

Safira mengajak keduanya ke rumah nenek Aisyah yg masih di rawat oleh kakak sepupunya. Safira mengajaknya masuk terlebih dahulu. Dan kebetulan ada art yg sedang membersihkan tempat itu.

" Eh neng Fira , kapan datang...?" tanya art yg bernama Sri Sulastri itu. Ia masih setia ikut dengan Daniella. Bahkan semenjak Ella masih gadis dahulu.

" Eh iya umi, baru saja. Itu sama teman ayah dahulu. Mereka mau ke makam ayah..." kata Fira. Mbak Sri yg sudah dipanggil umi itu pun tampak mengerutkan keningnya. Memang ayah Fira dulu sering bepergian semenjak istrinya meninggal. Bahkan ada yg bilang jika bang Wawan kala itu stres karenanya. Sehingga kemungkinan diluar sana banyak yg mengenal maupun menjadi kawannya.

" Ya udah umi buatin minum dahulu, neng temani aja dulu tamunya..." kata mbak Sri kemudian melangkah menuju dapur.

" Terima kasih umi..." kata Fira yg juga kembali kedepan.

Didepan masih ada bang Wandi dan mpok Ruri yg masih setia menunggu. Ia duduk di ruang tamu rumah nenek Aisyah. Bang Wandi mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan itu. Tampak beberapa foto usang namun masih sangat terawat berada di tempat itu.

" Ini rumah siapa neng...?" tanya mpok Ruri kepada Safira.

" Ini rumah nenek Aisyah, orang yg dulu merawat paman Fira dan bibi Fira. Orang tua dari kakak sepupu saya mpok...." jawab Safira.

Mpok Ruri menanyakan foto foto yg terpampang di dinding ruangan itu. Dan Fira memberitahunya walau hanya secara sekilas. Mbak Sri keluar membawa nampan berisi teh hangat. Teh yg dibuat dipabrik milik Safira kini. Pabriknya berada dekat dengan perkebunan teh milik ibu Safira.

Safira mempersilahkan bang Wandi dan mpok Ruri menikmati teh dan beberapa cemilan yg di antar oleh mbak Sri.

" Tehnya nikmat dan wangi sekali, merek apa tehnya ini Bu...?" tanya mpok Ruri kepada mbak Sri yg menemani mereka mengobrol dan mengenalkan diri.

" Lee&Dee kalau ga salah. Memang disini jarang yg konsumsi. Karena lebih banyak di ekspor katanya...." jawab mbak Sri. Ia pun hanya menjelaskan sekilas tentang teh buatan pabrik milik Safira.

" Lho, emang pabriknya dimana...?" tanya bang Wandi kali ini.

" Dekat Bandung sana mas..." jawab mbak Sri, menyebut bang Wandi mas, karena memang belum pernah mengenalnya. Dan ingin menghormatinya. Bukan karena lebih tua dari mbak Sri. Namun sebagai tanda, ia orang yg dibawah atau kecil dari pada bang Wandi. Dan untuk menghormati orang tersebut.

Bang Wandi mengangguk angguk mendengar jawaban dari mbak Sri. Sesaat kemudian seorang gadis kecil berlari masuk dan nafasnya sedikit memburu. Ia berkacak pinggang dihadapan Safira. Safira tampak mengerutkan keningnya melihat keponakannya itu ke tempat ini dengan nafas ngos ngosan.

1
Eskael Evol
trmksh thor sangat menghibur
good job 👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
ayo angga semangat buktikan kemampuan mu
Eskael Evol
si Angga koq kyk gitu
Eskael Evol
keren anggi si angga perlu dicambuk
Eskael Evol
wkwkwkw mama Nayla syok 😄
Eskael Evol
syukur lah
Eskael Evol
waduh
Eskael Evol
the best thor 👍👍👍👍👍❤❤👍👍👍👍
Eskael Evol
seru trio D
Eskael Evol
su ka banget jalan ceritanya
good thor👍👍👍👍❤❤❤❤
Eskael Evol
smart thor👍👍👍👍👍👍👍❤❤❤❤❤❤❤
Eskael Evol
wowwww keren fira
Eskael Evol
Rudi ini kyknya ada misteri
Eskael Evol
menantu kalian Anderson woooeee
Eskael Evol
menantumu itu lho Pram😄
Eskael Evol
the best pokoknya thor👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
luar biasa thor sat set padat singkat jelas keren! 👍👍👍👍❤❤❤❤❤❤
Eskael Evol
menyentuh beneran👍👍👍❤❤❤❤
Eskael Evol
keren thor ceritanya tak kalah dg Liontin 👍
Eskael Evol
oh tidaaakkkk merinding aku thor, kasihan fira pasti syok ayahnya ketahuan suka tidur di emperan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!