NovelToon NovelToon
Karma Peninggalan Mama

Karma Peninggalan Mama

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Aliansi Pernikahan
Popularitas:34.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ajeng Rizqita Bukowski

Masalah yang sili berganti, kejadian buruk yang hadir dalam bahtera rumah tangganya berhasil membuat Clarissa bahkan berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Gagal menikah di masa lalu dan rumah tangga yang dipenuhi oleh dendam suaminya membuatnya ingin lari dari kenyataan, namun dia harus tetap bersikap baik-baik saja di hadapan sang Ayah.

Felix, pria yang usianya tidak jauh berbeda dengan Clarissa, datang dalam hidupnya, bukan untuk serius kepadanya melainkan untuk membalas dendam. Kehidupan rumah tangga Clarissa terasa bak di neraka. Karma masa lalu ibundanya, kini datang menimpa dirinya.

"Kenapa mama yang berbuat, tapi aku yang menanggungnya? Kenapa tuhan? Kenapa?"

Jeritan keputusasaan itu selalu menggema saat tidak ada orang di rumah.

Bagaimana kelanjutan kisah kasih Clarissa? Akankah dia bertahan dan mendapatkan manisnya pernikahan atau malah berujung pada perceraian?

Ikutin terus perkembangan ceritanya🤗🤗
Sequel kedua dari "Tuhan, Beri Aku Kekuatan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajeng Rizqita Bukowski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Direnggut

"Mari kita bahas tentang acara pertunangannya." Paman Roy akhirnya buka suara.

"Silahkan dari pihak pria memberikan saran," lanjutnya.

"Saya sarankan dalam waktu satu bulan kemudian, tepat tanggal 17 Juli, saat itu adalah saat dimana yang ke 2 tahunnya kami merintis usaha kami," ucap Andrew.

"Bagaimana,Karen? Kamu setuju?" Tanya Paman Roy.

Karen mengangguk dengan anggun.

"Ok. Deal tanggal 17. Tempatnya, biarkan kami pihak cewek yang menentukan," ucap Paman Roy.

"Kenapa? Biar kami saja lah. Nanti kalian pilihkan tempat yang jelek ga ada AC nya. Rumah kalian aja butut kayak gini," ucap Ibunda Andrew menyinyir.

Nih ibu-ibu minta ditabok kali ya? Nyinyir amat jadi orang.~Batin Karen.

"Mama tenang saja. Andrew akan membantu mereka,ok?" Ucap Andrew menawarkan.

"Gak perlu. Kami masih mampu melakukannya. Tante jangan khawatir tentang semua itu. Saya janji saya akan melakukan yang terbaik untuk menjamu para tamu," ucap Karen.

"Cihh. Baiklah. Aku menantinya. Jika sampai kau membuatku kecewa, pertunangan ini dibatalkan saja." Andrew sekeluarga pergi begitu saja. Tanpa pamit. Andrew bahkan merasa tak enak hati dengan perilaku kedua orang tuanya.

"Sayang, jangan dimasukkan hati ya ucapan mama," ucap Andrew.

"Enggak kok. Kamu tenang aja." Karen tersenyum kepadanya.

Andrew merasa lebih lega saat ini.

Sedangkan itu. Disisi lain...

Karen tengah berbahagia,sedangkan Clarissa tengah berduka. Hari ini, dia melihat sosok Daniel dalam bayangan di wisuda Karen kali ini. Entah untuk siapa dan untuk apa, namun pria itu tengah berbahagia menatap kearah panggung saat beberapa wanita cantik termasuk Karen menaikinya.

Sempat ia berpikir jika Daniel menyukai sahabatnya itu,namun dugaannya salah. Saat para peserta wisuda turun, Daniel menangkap salah seorang Wisuda yang berbadan tegap dan begitu cantik.

"Kau begitu cantik sayang. Congrats." Daniel menc*mbu wanita itu tepat di depan mata Clarissa.

Kata-kata manis, adegan mengharukan, semua terekam jelas di benaknya, di wajahnya. Dia merasa tertampar.

"Arghhhh!" Teriaknya frustasi.

Dia membenci kata-kata itu. Setiap hal yang ia lakukan, setiap lagu yang ia dengar, selalu terpampang nyata bagaimana cara Daniel memperlakukannya, mengkhianatinya.

"Kau baj*ngan Daniel. Kau brengjek! Kau benar-benar pria baj*ngan!" Umpat Clarissa.

Clarissa semakin dibuat iri dengan Karen yang sungguh dicintai oleh Andrew. Bahkan, Andrew dengan setianya menunggu Karen di bawah. Pria tampan yang gagah dan tentu saja mapan itu terlihat sangat menyayanginya. Pria itu sungguh serius padanya.

"Kenapa Karen bisa seberuntung itu dan aku tidak? Kenapa dia mendapatkan pria begitu tampan, kaya dan segalanya sedangkan aku malah mendapatkan pria baj*ngan yang bahkan tidak ada setengahnya dengan pria milik Karen? Kekayaannya pun jauh darinya." Clarissa meremas rambutnya sendiri.

Kini, kamar apartmentnya sungguh berantakan. Clarissa terdiam dipojokan sambil memeluk dirinya sendiri, merasa kasihan dengan takdirnya.

"Bodoh kau Clarissa! BODOH!" umpatnya pada dirinya sendiri.

"Bagaimana bisa seorang pria tetap akan setia kalau dia telah melakukannya selama beberapa kali? Bagaimana bisa seorang pria bahkan bisa setia dengan seorang wanita yang telah merebutnya dari wanita lain?" Gumamnya.

"Sudah. Cukup sudah. Aku sudah tidak mau menderita lagi. Aku harus tegas dengannya. Aku harus berbicara dengannya," ucap Clarissa kepada dirinya sendiri.

Clarissa bangkit dari tempatnya dan menyabet sweeter yang ia sampirkan di sofa miliknya. Dia pergi menuju ke apartment Daniel yang tidak begitu jauh darinya.

Beberapa menit kemudian...

Tok tok tok...

Clarissa mengetuk pintu dengan kencang.

Namun, pintu tersebut terbuka seolah mempersilahkan Clarissa untuk hadir di dalamnya.

Betapa terkejutnya dia saat memergoki Daniel bersama dengan seorang wanita cantik tanpa sehelai pakaian pun di hadapan Clarissa. Air matanya menetes tanpa aba-aba.

Wanita itu hanya terdiam mematung saat melihat Daniel yang memasukkan miliknya ke milik wanita itu. Perasaan mual pun menghampirinya.

Namun, Clarissa sesegera mungkin menyeka air matanya.

"Okay, kita putus!" Tegas Clarissa

Daniel langsung berlari ke Clarissa dan menutup pintu keluar.

"Lepaskan aku!" Bentak Clarissa.

"Tidak. Kau sudah datang, itu tandanya kau menyerahkan dirimu kemari. Biarkan aku menikmatimu,sayang," ucap Daniel.

Daniel mengunci Clarissa di sebuah dinding. Pria itu tak lupa menjilati leher putih mulus milik Clarissa. Dia pun tak lupa menanggalkan jaket yang dipake Clarissa.

"Kau begitu wangi. Aku menyukainya," ucap Daniel yang membuat Clarissa semakin muak.

Plakkk

Satu tamparan Clarissa layangkan untuk Daniel

"Kau sungguh baj*ngan, Daniel! Aku telah buta menilaimu," ucap Clarissa penuh emosi.

"Hahaha, kenapa memang kalau aku baj*ngan? Kau tidak akan bisa kemana-mana. Hari ini, milikmu akan jadi milikku," ucap Daniel dengan senyuman licik di wajahnya.

Clarissa mundur selangkah demi selangkah. Langkahnya tak beraturan, nafasnya pun juga begitu.

"Apa maksudmu? Jangan macam-macam atau aku akan..." Daniel memotong ucapan Clarissa dengan segera.

"Akan apa? Cobalah. Tidak ada orang yang akan mendengarnya," ucap Daniel.

Kini Clarissa telah terhimpit diantara dinding Apartment milik Daniel dan tubuh besar milik pria itu. Clarissa mencoba menghubungi ayahnya melalui panggilan darurat di ponselnya. Sayangnya, hal itu segera diketahui oleh Daniel.

"Mau telepon?" Daniel merampas ponsel milik Clarissa dan melemparnya sembarangan.

"MIMPI!" Pekik Daniel di telinga Clarissa.

Clarissa hanya dapat meneguk air liurnya sembari berdoa agar ada yang dapat menolongnya.

Namun, sekali lagi nihil. Wanita itu hanya bisa pasrah dibawah kendali Daniel. Daniel melepas paksa pakaian miliknya dan membawanya menuju tilam panas miliknya yang baru saja pria itu gunakan dengan wanita lain yang entah siapakah dia.

*...*

Keesokan paginya...

Clarissa menangis sesenggukan hingga semalam suntuk. Miliknya telah direnggut oleh seorang pria baj*ngan penggoda wanita itu. Perlahan, dia turun dari kasur dengan badan nyeri di sekujur tubuhnya. Sambil menahan getaran pada tubuhnya, dia meraih semua pakaiannya dan memakai pakaiannya semalam, pakaian minim yang bahkan telah dirobek paksa oleh Daniel.

Tidak, aku tidak boleh terus menangis. Aku tidak ingin selamanya menjadi budak diatas ranjangnya saja,~Batin Clarissa.

Clarissa pergi mencari keberadaan kunci kamar tersebut.

Berkali-kali dia gagal, akhirnya dia memutuskan untuk melompat dari balkon Daniel menuju balkon miliknya.

Gadis cantik itu terlihat ragu untuk melompat ke balkon tetangga Daniel. Terlihat dia menghela nafas berulang kali dan meyakinkan dirinya sendiri dalam hati.

Semangat,Sa. Kamu pasti bisa,~Batinnya.

Clarissa tidak memedulikan ponselnya yang masih tergeletak disana. Nahasnya, saat dia akan melompat, ponselnya berbunyi. Wisnu telah berada di depan pintu kamarnya.

Gawat! Bagaimana jika sampai pria itu bangun? Tidak! Aku harus sesegera mungkin lapor ke papa.~Batin Clarissa.

Clarissa berlari sekencang mungkin ke arah ponselnya. Benar saja, Daniel terbangun setelah beberapa kali ponsel itu berdering.

Clarissa tercengang sesaat. Namun, sesegera mungkin dia mengangkat telepon tersebut dan melapor kepada snag ayah.

"Halo, pa. Hiks hiks." Clarissa terisak saat mengangkat teleponnya.

"Sa? Kamu kenapa? Kamu kemana? Papa dari tadi ketuk pintu kamu," ucap Wisnu dengan nada panik.

"Pa, tolong aku!" Ucap Clarissa sebelum Daniel merampas ponselnya.

"Kurang ajar!"

Brakkk

Daniel membanting ponsel Clarissa hingga hancur berkeping-keping.

"Halo, sa!" Seru Wisnu.

"Sial! Siapa yang telah berani-beraninya berbuat hal keji kepada anakku?" Gumam Wisnu.

"Berani-beraninya kamu melaporkan hal ini kepada ayah kamu, huh!" Daniel mencengkeram rahang bawah milik Clarissa. Gadis itu hanya bisa meringis kesakitan.

"A-ampun. Kumohon, lepaskan aku. Aku tidak akan melaporkanmu," ucap Clarissa memelas.

"Cihh!" Daniel meludah tepat di wajah Clarissa.

"Kau benar-benar wanita paling tidak tahu diri yang pernah aku temui. Kau bahkan tahu banyak dari mereka yang ingin naik ke ranjangku. Kau? Kau malah melaporkanku!" Seru Daniel dengan suara lantang.

"Dasar cewek zalang!" Umpat Daniel.

Tangannya hampir saja melayangkan sebuah tamparan di pipi Clarissa, namun Wisnu buru-buru telah datang menyelamatkan anak semata wayangnya.

"Papa huhuhu." Clarissa menangis dalam peluk sang ayah.

"Jangan takut. Papa ada disini," ucap Wisnu menenangkan.

1
Bluestar_Kim 💜⟬⟭ ⟭⟬
💜💜💜💜
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
wkwkwkwk senjata makan itu mah🤪😂😂😂
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
kok diulang y babnya
Prince Elriz: ada beberapa yg udh ku hapus tp g tau kenapa msh ada🤔🤔
total 1 replies
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
bapak sama anak sama" g tau diri telah membuli anak bosnya sendiri🤪😡
.
lekas sembuh ya clara, semangat..
.
waduh , semoga segera sembuh
.
jejak kk
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
langsung bungkam semua mulut yg kayak comberan tadi....
nafisahh❤️❤️❤️
aku nanti' kasian sama cerita Clarissa... dinikahi karna dendam
nafisahh❤️❤️❤️
semoga persahabatan Clarissa dan Jasmin baik2 saja... dan diantara mereka ada yg mendapatkan lelaki lain selain Lauren
nafisahh❤️❤️❤️
oh yg Adrew ... Andrew jgn terlalu tega nanti' jatuh cinta loh
nafisahh❤️❤️❤️
kaya' y Karen dan David saling jatuh cinta dari benci menjadi cinta
nafisahh❤️❤️❤️
penasaran sama cerita flashback y eren
@༄㉿ᶻ⋆ ♕Bᵤₗₐₙ ⱼᵢₙggₐ❤💚⚞ል☈⚟
visualnya bikin meleleh🥰🥰
@༄㉿ᶻ⋆ ♕Bᵤₗₐₙ ⱼᵢₙggₐ❤💚⚞ል☈⚟
ya ampun andrew tega kali kmu memperlakukan karen kaya gitu awas aj ntar jatuh cinta 😤😤
@༄㉿ᶻ⋆ ♕Bᵤₗₐₙ ⱼᵢₙggₐ❤💚⚞ል☈⚟
jangan pantang menyerah pasti bakal sembuh clara ttp semngat💪💪
@༄㉿ᶻ⋆ ♕Bᵤₗₐₙ ⱼᵢₙggₐ❤💚⚞ል☈⚟
emang penyesalan datang di akhir, maka dari itu bahagian orang yg kamu syang sebelum org itu pergi meninggalkan mu selama²nya
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
lisa bego tuan zakaria jangan jg ikut bego kayak anakny..
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
sabar karen sabar masih permulaan harus banyak" stok sabar setelah hari ini
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
baru jg masuh dh apes aja karen tp dr apes itu sp tau jadi jodoh😆😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!