NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan Muridku.

Terpaksa Menikah Dengan Muridku.

Status: tamat
Genre:Komedi / Badboy / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: bundew

Anandita putri Yasmin tidak menyangka akan mengalami kejadian yang tak terduga malam itu.
Karena sebuah kesalah pahaman dengan pemuda bernama Gavin putra Bagaskara mereka berdua harus menanggung konsekuensi dinikahkan malam itu juga oleh penduduk kampung karena dikira melakukan perbuatan asusila.
Anandita baru tahu setelah mereka menikah bahwa Gavin adalah murid disekolah tempat dia mengajar.
Bagaimanakah kisah perjalanan cinta mereka,akankah hubungan yang dimulai oleh sebuah salah paham bisa menjadi langgeng.
Silahkan dibaca reader tercinta semoga karya autor yang ini bisa menjadi teman kehaluan kalian.
Jangan lupa untuk meninggalkan like dan komen agar autor semangat untuk updatenya nanti.
Happy Reading reader semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31.Pasar Malam.

Saat keluar dari bioskop Anandita sengaja berjalan cepat didepan Gavin,karena dia sebal dengan kelakuan Gavin selama didalam bioskop,bukannya menonton film dengan benar,tapi tangannya malah sibuk menggerayangi tubuhnya membuat Anadita jadi ilfil dibuatnya.

"An...tunggu!,jangan cepat cepat jalannya ,"ucap Gavin sambil mengejar langkah Anandita yang berjalan cepat keluar dari area bioskop.

Tapi bukannya memperlambat langkahnya saat mendengar suara gavin,Anandita malah semakin mempercepat jalannya, bahkan dia sengaja setengah berlari supaya Gavin tidak bisa mengejarnya.

Saat sampai diparkiran Mall baru Anandita berhenti.

"An...kamu kenapa?"ucap Gavin yang akhirnya bisa mengejar langkah sang istri.

"Aku mau pulang!"tegas Anandita sambil memasang wajah cemberut.

"Nanti..,ini masih sore"

"Tapi aku mau pulang sekarang,cepat buka pintunya!"

Melihat Anandita yang semakin cemberut,akhirnya Gavin menuruti kemauannya untuk membuka pintu mobil.

"Ayo masuk"ucap Gavin sambil membukakan pintu untuk Anandita dan bermaksud menyentuh tangan Anandita untuk membantunya naik.

Tapi Anandita langsung masuk kemobil tanpa memandang kearah Gavin yang bermaksud membantunya naik keatas mobil.

Melihat itu Gavin hanya diam saja dan setelah Anandita naik dia segera masuk kekursi kemudi.

"Kau yakin mau pulang?"

"Hem"jawab Anandita sambil menatap keluar jendela mobil.

Melihat sang istri masih cemberut Gavin langsung menghidupkan mesin mobil dan melaju meninggalkan Mall itu.

Tapi bukannya mengemudi kearah jalan pulang Gavin malah mengarahkan mobilnya keArea pasar malam yang terlihat cukup meriah.

Melihat Gavin menghentikan mobilnya Anandita menatap keluar dengan bingung.

"Kita kesini dulu ya sebelum pulang"ucap Gavin sambil melepas sabuk pengaman miliknya.

Melihat suasana pasar malam yang meriah,wajah Anandita langsung ceria.

"Ayo turun"ajak Gavin sambil keluar dari mobil.

Tanpa menunggu Gavin menyuruhnya dua kali Anandita segera turun dari mobil dan langsung berjalan ke Area pasar malam dengan sangat antusias.

"Ayo kita kesana"ajak Anandita sambil berjalan cepat masuk kearah Area pasar malam.

Gavin kali ini hanya mengikuti Anandita tanpa menggandeng tangannya , dia sengaja melakukannya karena tidak ingin merusak suasana hati Anandita lagi.

"Kau ingin naik wahana yang mana"tanya Gavin.

"aku ingin lihat Tong edan,ayo kesana!"Gavin mengikuti langkah Anadita yang mengarah kewahana yang disebut tong edan itu.

"Ayo,Vin!"ajak Anandita sambil menarik tangan Gavin seperti mengajak seorang anak kecil,Gavin hanya mengikuti saat tangannya ditarik oleh Anandita.

Gavin merapatkan tubuhnya ketubuh sang istri ,karena banyaknya penonton yang menonton wahana itu sehingga dia tidak ingin ada penonton laki-laki yang mengambil kesempatan untuk menyentuh tubuh Anandita.

Setelah selesai melihat wahana tong edan Anandita mengajak Gavin untuk naik komedi putar,dan Gavin tetap mengikuti apa yang diinginkan Anandita,sampai hampir semua wahana yang ada dipasar malam itu sudah dicoba oleh Anandita.

"Huh..lelahnya!"

gumam Anandita sambil mendudukkan pantatnya dikursi mobil.

"Kita pulang sekarang?"tanya Gavin pada sang istri.

"Hem..,"Anandita hanya menjawab Gavin dengan gumamannya.

Melihat itu Gavin langsung menghidupkan mobilnya dan mengemudikan mobilnya kearah pulang.

Saat sampai di Area parkiran Apartemen Anandita langsung turun lebih dulu tanpa menuggu Gavin.

"An..tunggu!, bisa nggak sih kau menunggu aku saat turun dari mobil!"gerutu Gavin sambil berjalan mengikuti Anandita.

"Ayo cepat!,kamu juga kenapa lambat sekali"jawab Anandita tanpa memandang wajah Gavin yang gantian cemberut padanya.

Sampai diApartemen Anandita bermaksud langsung masuk kekamar mandi karena dia sudah merasa sangat gerah dan tidak nyaman,ingin segera membersihkan diri terlebih dulu baru tidur.

Tapi tiba tiba Gavin langsung menyerobot masuk kedalam kamar mandi sebelum Anandita berhasil masuk.

"Gavin!!"teriak Anandita dengan sebal.

"Aku duluan,sudah tidak tahan!"ucap Gavin langsung masuk kedalam kamar mandi dan menutup pintunya,tapi baru saja Anandita akan berbalik tiba tiba Gavin kembali membuka pintu kamar mandi dan menongolkan kepalanya,"Atau kau ingin kita mandi bareng,aku akan membantu menggosok badanmu"ucap Gavin.

Yang membuat Anandita langsung melotot kearah sang suami.

"Jangan mimpi!"ucap Anandita dengan sebal kearah Gavin.

Setelah menunggu cukup lama akhirnya Gavin keluar juga dari kamar mandi hanya memakai handuk pendek yang menutupi senjata pusakanya saja.

Melihat itu Anandita langsung memalingkan wajahnya,karena selama ini ,biasanya Gavin selalu memakai baju ganti langsung dikamar mandi.

"Vin bisa nggak kau jangan keluar hanya seperti itu"ucap Anandita saat melihat Gavin berjalan kelemari untuk mencari baju ganti.

"Kenapa?,bukankah kau juga sudah pernah melihat aku telanjang jadi ini bukan apa apa".

"Tapi..Aaa!!"Anandita langsung menutup kedua matanya dengan tangan karena terkejut saat melihat Gavin melepas begitu saja handuk yang dipakainya itu.

Melihat reaksi sang istri yang menutup wajahnya dengan tangan membuat Gavin ingin sedikit menjahilinya.

Gavin sengaja hanya memakai celana pendek dan langsung berjalan keranjang menghampiri Anandita yang masih menutup wajahnya dengan tangan,kemudian sengaja mengungkung tubuh Anandita dengan pelan agar Anandita tidak sadar.

Anandita membuka matanya karena mencium aroma harum sabun dari tubuh Gavin yang sangat dekat dengannya,dan Anandita langsung terpekik kaget saat tau Gavin sudah berada didepannya tanpa memakai baju

"Vin pakai bajumu!"ucap Anandita sambil berusaha mendorong tubuh Gavin menjauh dari atasnya.

Tapi Gavin tidak berniat bergeming dari dekat tubuh Anandita,membuat Anandita jadi semakin gugup.

"Vin,minggir aku mau mandi!"

Mendengar itu Gavin menggeser sedikit tubuhnya kepinggir agar Anandita bisa lewat tapi masih tetap harus bersentuhan dengannya.

"Awas!"ucap Anandita sambil memalingkan wajahnya karena saat dia bangkit langsung bertemu wajah tampan Gavin yang tersenyum jahil.

Saat Anandita sudah hampir masuk kekamar mandi Gavin memanggilnya lagi.

An..!,kau lupa membawa ini"ucap Gavin sambil memberikan paperbag pada Anandita.

"Apa ini?"tanya Anandita dengan bingung.

"Baju ganti untukmu"jawab Gavin yang membuat Anandita semakin bingung.

"Tapi..."Anandita belum selesai bicara tapi Gavin langsung memotongnya.

"Mulai malam ini perjanjian kita dimulai,jadi jangan sampai tidak dipakai"ucapnya sambil mendorong Anandita masuk kedalam kamar mandi.

Didalam kamar mandi Anandita menatap paperbag itu dengan penasaran,pelan pelan dibukanya paperbag itu dan langsung mengeluarkan isinya, Anandita langsung terkejut melihat isi paperbag itu.

Ada beberapa baju tidur tipis dengan model dan warna yang berbeda,membuat mata Anandita terbelalak melihat semua benda itu,ingin rasanya saat ini Anandita berteriak pada Gavin yang ada dikamar, tapi tiba tiba dia ingat,tentang kesepakatan mereka tadi malam.

Mengingat itu Anandita terpaksa diam sambil merutuki kebodohannya karena setuju dengan syarat yang diberikan Gavin.

Anandita segera membersihkan diri dengan cepat sebelum bermaksud memakai salah satu gaun tidur tipis itu.

Dipilihnya gaun tidur yang paling normal menurutnya dan warna yang paling biasa sebelum dia memakainya.

1
echa purin
👍🏻
Jane Hutagalung
kak thor cerita ttg ayah bagas dan mb cinta judulnya apaan deh?
Jane Hutagalung
😅 lah si ibu margaret.. kok mau ngatur jodoh
Jane Hutagalung
siap kak thor. asik ada sequel 😅
Jane Hutagalung
oppaaaaa /Drool/
Jane Hutagalung
loh? bapaknya poppy? elahdalah 🙄😅
Jane Hutagalung
hm. mulai kan.
Jane Hutagalung
mulai nih. pebinor. gak terima kekalahan.
Jane Hutagalung
🤣🤣🤣🤣🤣
Jane Hutagalung
🤣🤣🤣
Jane Hutagalung
😄 si ayah ada kesempatan isengin anak dan mantunya..
Jane Hutagalung
mewek. sok tersakiti. sok gak diajak diskusi. mb nya aja gitu ke suami.
Jane Hutagalung
mb gak sadar udh bikin salah ya?
Jane Hutagalung
lohhhh.. mungkin karena inget akan ldm ke italy jd biar gak hamidun sendiri ya? tp kok gak ngobrol dulu sm suami toh mb ?
Jane Hutagalung
yah. si gavin lupa, dia nyalain mode di rumah on di kantin 😄
Jane Hutagalung
🤣🤣🤣🤣 terima kasih kak thor
Jane Hutagalung
gavin top.
Jane Hutagalung
asik. nikah resmi negara bukan secara agama..
Jane Hutagalung
wah.. jgn sampe menelikung istri anakmu ya om bas. kualat nanti. jadi panci.
Jane Hutagalung
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!