Arti Judul = Kekacauan dalam Jaringan : Kesombongan seorang pembunuh
Chapter : 1 - 59 = 500-1000 kata
Chapter : 60 - ?? = 1000 - 2000 Kata
Genre : Game, Romance, Harem, Fantasy, Action, Drama, Shounen, Sci-fi, Adventure, Kingdom
Series :
-Chaos Online : Pride Of Assasin (S1- S3)
-Chaos Online : Begin The Legend (S4-??)
Pada tahun 2032 Seorang Profesor berhasil menemukan alat yang bernama Musphy, Alat ini dapat menghubungkan kedalam Dunia Virtual yang begitu realistis dengan berbagai Fitur didalamnya
Chaos Online, Merupakan salah satu Game berjenis VRMMORPG yang sangat ternama dibanding dengan game lain. Hingga memberi kebebasan kepada para pemain untuk melakukan apa saja secara bebas didalam game ini
Feris Alesix, seorang pemuda Dingin dan cuek, dan seakan-akan tidak peduli dengan sekitarnya. Mencoba game terbaru tersebut, dan berniat untuk menjadi Pemain terkuat diseluruh dunia. Hingga suatu kejadian tidak terduga menimpanya bersamaan dengan para Pemain lainnya.
Bagaimana kisahnya? Mari kita ikuti
[Terinspirasi dari Orbis Online karya Galih Gates!! dan juga beberapa novel lain-nya]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fillippo andreas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 30 ~ Toko perlengkapan Trein
Selang beberapa menit, Akhirnya Felix sampai didepan sebuah toko yang bernama Trein Shop. Toko tersebut terletak tidak jauh dari Toko herb dan hanya berjarak lima ratus meter saja dari sana. Makanya Felix memilih toko tersebut, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengannya.
Kring!!
Lonceng diatas pintu berbunyi ketika Felix membuka pintu toko tersebut. Seorang dari ras Dwarf menghampiri Felix yang tengah melihat lihat barang yang ada di toko ini.
"Apa kau butuh sesuatu?" Tanya Dwarf yang mempunyai ciri ciri Berjanggut putih dan sedikit pendek
Felix menghiraukan dwarf yang ada didepannya dan hanya fokus untuk melihat-lihat. Bagi Felix Npc hanyalah sebuah program yang dirancang oleh seseorang, tidak lebih maupun kurang.
"Apa kau mempunyai zirah ringan yang cukup kuat?" Tanya Felix
"Aku punya, tunggulah disini" ucap Dwarf lalu meninggalkan Felix
Felix pun melanjutkan kegiatan melihat lihatnya. karena di toko ini banyak sekali perlengkapan yang beragam dan cukup berkualitas. ada senjata tingkat Normal sampai tingkat medium pun dijual disini.
Sampai akhirnya ada sebuah senjata yang menarik perhatian Felix. ia pun menghampiri senjata yang terpajang di dinding toko tersebut.
"Weapon Status"
---
Bloody Knife : Rare
Mengurangi Hp lawan sebanyak satu angka setiap satu detik Jika terkena Efek Poison Boody Knife
Damage : 670
Dur : 7000
Lic : 30.000
---
Felix baru menyadari jika ada satu item Rare disini. ia merasa tertarik dengan Belati tersebut, meskipun hanya dapat mengurangi hp lawan sebanyak satu angka per detik itu masih menguntungkan baginya. Tetapi wajahnya menjadi murung ketika melihat harga dari Belati tersebut. Jika ia membelinya sekarang, bisa bisa Lic miliknya langsung habis dalam sekejap mata.
...
Tidak lama Kemudian Dwarf kembali dengan membawa zirah dada yang cukup cocok dengan Felix. Dwarf yang melihat Felix yang masih terpaku pada Senjata Bloody Knife miliknya pun tersenyum.
"Sepertinya kau memiliki mata yang bagus ya nak, apa kau akan membelinya juga?" Tanya Dwarf
Felix menoleh ke arah Dwarf sambil berkata" Tidak, mungkin lain kali"
Kemudian Dwarf tersebut memberikan Zirah besi pilihannya ke Felix.
"Ini adalah armor terbaik di toko ini"
Felix hanya mengangguk, kemudian Ia mencoba melihat status armor yang berwarna hitam tersebut.
"Weapon Status" Panel muncul dihadapan Felix dan menampilkan data data Armor tersebut.
---
Dark Armor : Rare
Mengurangi Damage yang diterima sebanyak 25%
Dur : 6000
Lic : 20.000
---
'Sialan orang tua kecil ini mencoba memerasku ya'
Felix hanya tersenyum kecut ketika melihat harga Dark Armor tersebut. bagaimana tidak, harganya saja tidak jauh dari Bloody Knife yang terpajang didinding sebelumnya. Dengan Penuh penyesalan Felix mengeluarkan 20.000 Lic dari Invetory miliknya dan menyerahkan ke orang kecil didepannya itu
"Terimakasih, datanglah kembali ya"
{Transaksi Berhasil}
Felix memakai armor tersebut didadanya dan kemudian segera meninggalkan Toko tersebut. meskipun ia memiliki skill Invisible shield tetapi skill itu juga mempunyai batas waktu tertentu. dan demi keselamatan-nya Felix harus rela mengeluarkan 20.000 Lic dari kantungnya untuk membeli armor tersebut.
Yah-Bisa dibilang nasi sudah menjadi bubur. Felix mencoba mengambil sisi positif dari tindakannya ini. Bisa saja jika armor ini digabungkan dengan skill Invisible shield miliknya akan dapat memberikan perlindungan yang tentunya lebih kuat.
"Hanya tinggal mencari tempat yang luas dan sepi" Gumam Felix
Felix membuka map miliknya untuk mencari tempat yang lumayan luas tapi jarang diketahui oleh orang lain. ia berniat untuk memecahkan telur yang diberikan oleh Esline, karena ia cukup penasaran dengan Item gajelas tersebut.
-------------------
Maaf bila ada kurang salahnya
Jangan Lupa Vote untuk mendukung Author Agar selalu semangat menulis
Ya walau dark energinya terbatas sih...
sedangkan novel sebelah yang turun sampai level 1 dari 100 butuh waktu lama untuk level up.
Apakah elf bodoh itu sudah kehilangan otaknya?