NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

Raihan langsung mengambil posisi duduk di samping Sony dan mulai menuang Vodka kedalam gelas. Dengan cepat Raihan langsung menghabiskan 1 gelas itu.

" wauuu, kau semakin jago minum," puji Sony. Raihan tidak menanggapi dan menuang kembali lalu meneguknya lagi. Angga yang berada di depannya hanya melihat saja.

" Bagaimana ke adaan Carey di sana?" tanya Sony.

" Memang kau tidak bisa menanyakan sendiri?" ujar Raihan dengan dingin.

" Ok baiklah, nanti akan aku tanyakan dia saja, apa kau tidak cemburu jika aku akan menelpon Carey," ujar Sony meneguk minumannya.

" Kenapa aku harus cemburu, aku dan dia tidak ada apa-apa. Jadi terserahmu, jika ingin melakukan apapun kepadanya," sahut Raihan menuang kembali Vodka nya.

" Baiklah teman, jangan mengusikku, jika aku akan menelponnya," ujar Sony menantang.

" Dia tidak akan mengusikmu jika berurusan dengan Carey. Tetapi dia akan mengusikmu jika berhubungan dengan Nayra," sahut Angga dengan sinis.

Raihan mendengar hal itu langsung menghentikan menuang minuman dan menatap Angga dengan tajam. Angga yang sekarang tersenyum miring.

Sony yang mendengar hal itu mulai merasa tidak nyaman. Bukan hanya Sony, Della, Luci, Cecil, Dara dan Andini yang berada di lokasi itu, langsung menghentikan sejenak aktivitasnya.

Mata mereka bahkan menatap Angga dan Raihan yang saling bertatapan dengan dingin.

" Apa maksudmu?" tanya Raihan. Angga tersenyum miring.

" Aku tidak suka jika kau mengusik hubunganku dengannya," sahut Angga dengan wajah serius.

" Apa dia milikmu?" tanya Raihan.

" Dia juga bukan milikmu kan," ujar Angga. Raihan memegang kuat gelas menahan amarahnya.

Para wanita itu hanya saling melihat. Mereka sudah mulai merasa ada yang aneh dan tidak beres. Apa lagi melihat Raihan yang sudah minum beberapa gelas di tambah Raihan sangat emosi.

Raihan menuang kembali Vodka kedalam gelas dan meneguknya lagi.

" Dia Sekretarisku, aku berhak melakukan apapun untuknya," ujar Raihan dengan santai.

" Hanya Sekretaris saja, kau tidak berhak melarangnya bertemu dengan ku," sahut Angga. Raihan mendengus mendengar ucapan Angga.

" Dasar tukang mengadu," batin Raihan mengingat kata-katanya pada Nayra dan secepat kilat Angga langsung tau.

" Jika dia tidak keberatan, seharusnya itu bukan urusanmu," ujar Raihan dengan sinis.

" Jika dia sudah menjadi milikku, aku tidak akan membiarkan kau seenaknya kepadanya," ujar Angga serius.

Raihan tertawa kecil dengan apa yang di dengarnya barusan.

" Hmmmmm.... kalian ini lagi bicara apa, jangan minum terlalu banyak," sahut Dara yang duduk mencoba mendinginkan suasana yang panas.

" Kak Raihan, sudah minumnya jangan kebanyakan," sahut Andini meraih gelas dari tangan Raihan yang ingin kembali meneguknya.

" Ayolah kita bahas yang lain," sahut Della yang juga duduk di samping Angga dan menjauhkan minuman beralkohol itu.

**********

Taxi yang di tumpangi Nayra berhenti di depan sebuah rumah. Nayra memberikan ongkos Taxi nya dan turun dari taxi.

Nayra memakai dress di coklat di atas lututnya dan tas panjang yang di sandang di bahu kirinya.

Nayra melepaskan napasnya perlahan melihat rumah yang cukup besar itu. Dengan keraguan Nayra memasuki rumah itu yang pintunya sudah terbuka. Rumah mamanya dan suaminya.

Baru memasuki rumah, di sofa ruang tamu Nayra sudah di suguhkan dengan mamanya yang bermesraan dengan pria lain yang bukan suaminya. Mereka bahkan seperti pasangan yang kehausan, di atas sofa.

" Ma," tegur Nayra dengan nada sedikit keras.

Mayang langsung kaget dan langsung menjauh dari Pria itu yang sedari tadi menyusuri lehernya. Pria itu bahkan jauh lebih muda dari mamanya dan mungkin seusianya.

" Nayra kamu, bukannya ketuk pintu," sahut Mayang salah tingkah, membereskan pakaiannya yang sudah kemana-mana. Pria itu juga melakukan hal yang sama.

" Pintunya terbuka," ujar Nayra menekan suaranya mengarahkan kepalanya ke arah pintu.

Mayang dan Pria itu melihat kearah pintu yang memang terbuka. Mayang pun langsung berdiri mendekati Nayra.

" Ikut mama! ujar Mayang menarik tangan Nayra dan langsung membawanya keluar dari rumah itu, ke halaman rumah.

" Ma sakit lepasin," ujar Nayra kesal melepaskan tangannya. Nayra dan Mayang sekarang sudah berhadapan.

" Siapa lagi laki-laki itu ma, bukannya mama bilang suami mama lagi sakit, kok bisa sih mama malah asyik-asyik dengan laki-laki lain," oceh Nayra kesal melihat mamanya yang tidak pernah berubah.

" Sudah itu bukan urusan kamu, mana sini pesanan mama," ujar Mayang mengadahkan telapak tangannya ke atas.

Nayra merapatkan giginya. Dengan kekesalan di wajahnya Nayra membuka tas yang sedari tadi di sandang di bahu kirinya dan langsung mengeluarkan amplop yang cukup tebal. Belum sempurna keluar dari tasnya, Mayang langsung menariknya.

" Ma!" protes Nayra.

" Kamu itu lama sekali," ujar Mayang langsung membuka amplop itu. Mata Mayang langsung hijau melihat uang yang di berikan Nayra.

" Ma berikan 1 juta untuk, Aliya," ujar Nayra mengingat adik tirinya yang masih duduk di bangku SMP.

" Sudah nanti mama saja yang berikan," sahut Mayang yang masih menghitung uangnya.

" Nayra tidak percaya, biar Nayra yang berikan," ujar Nayra menarik kembali uang itu. Namun langsung di tarik lagi oleh Mayang.

" Kamu itu ribet banget, kalau kamu mau berikan langsung, pakai uang kamu saja lagi. Jangan ini,"

" Nayra sudah tidak punya uang lagi," jawab Nayra.

" Bohong, kamu pasti setorkan sama papa kamu dan istrinya. Jadi anak seharusnya kamu itu adil," tuduh Mayang dengan sesukanya.

" Nayra tidak bohong ma," ujar Nayra dengan wajah sendunya.

" Ahhhhn, sudahlah sana pulang, sudah malam," ujar Mayang menutup kembali amplop itu dan langsung pergi dari hadapan Nayra.

" Mama," teriak Nayra. Mayang tidak mempedulikannya dan pergi tanpa memeluk Nayra.

" Selalu seperti ini," gumam Nayra yang sudah capek dengan keadaannya.

Dengan langkah pelan Nayra pun kembali meninggalkan rumah Mamanya yang juga hasil kerja kerasnya. Perjalanan dari tempat tinggalnya ketempat mamanya memakan waktu 1 jam lebih.

Dia harus membayar ongkos Taxi yang mahal. Sampai rumah bukannya di sambut, di peluk atau di siapkan makanan yang enak.

Malah di suhuguhi pemandangan yang tidak pantas. Dia juga malah di omeli, di tuduh dan segalanya. Bagaimana hatinya tidak sakit.

Nayra lewat dari depan rumah itu yang pintunya masih terbuka seperti tadi. Nayra melihat bagaimana mamanya menghitung uang itu dan membaginya kepada Pria yang tadi bercumbu dengan Mayang.

Nayra hanya bisa menghelus dadanya. Dia sungguh kasihan melihat adik dari pernikahan mamanya dan ayah tirinya. Adiknya harus menanggung semua perbuatan mamanya. Hal itu juga pernah di alami Nayra.

Dia saat masih remaja orang tuanya terus bertengkar dan akhirnya memilih bercerai. Mamanya hanya akan mengabarinya jika hanya butuh uang yang pastinya uang itu di gunakan untuk foya-foya dengan berbondong-dongnya.

Ucapan Raihan memang benar. Jika bukan karena orang tua Raihan. Hidup Nayra memang akan melarat. Karena selama bekerja di Adverb Nayra tidak menikmati hasilnya.

Semua uang kerja kerasnya untuk mamanya. Nayra bahkan tidak memiliki tabungan dan hanya memiliki uang untuk makan saja. Nayra mampu membelikan mamanya tempat tinggal yang layak sementara dirinya masih tinggal di Apertemen mewah milik keluarga Admaja Wijaya.

Nayra menghapus air matanya yang jatuh di pipinya meratapi nasibnya. Yang mungkin orang berpikir jika Nayra sangat bahagia dan memiliki banyak uang. Tetapi semua itu hanya topeng. Nayra sesungguhnya tidak memiliki apapun.

...Ting nada pesan wa...

Nayra membuka ponsel yang sedari tadi di genggamnya.

..." Temui aku. Raihan," pesan wa dari Raihan beserta dengan share lokasi yang lengkap....

Nayra menarik napasnya dan membuangnya kasar lalu dengan cepat pergi dari lokasi rumah orang tuanya.

...Bersambung.........

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!