Kisah Amaira
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tara vs eyang
"Eyang jangan sembarang nuduh deh" ucap Tara tak terima
"Aku gak sembarang nuduh buktinya aja udah jelas kaya gini masih mau ngelak" ucap Eyang
"Tapi itu belum tentu kami yang lakuin eyang" ucap Tara
"Udah udah jangan berantem eyang kan baru sampe lebih baik istirahat dulu" ucap Dion
"Mantu kurang ajar kamu kalau aja bukan karena Amaira ada disini sejak putri ku Luna meninggal sudah ku usir kalian dari sini aku gak sudi rumah putri ku di tempati oleh wanita matre kaya dia" ucap Eyang sinis
"Udah udah eyang istirahat dulu yuk" ajak Amaira dan membawa eyang pergi ke kamar tamu untuk beristirahat
Dasar wanita tua gak tau malu aku gak butuh harta kalian harta ku sudah cukup banyak kalau bukan karena dendam aku gak akan sudi tinggal di sini batin Tara dan menatap sinis kepergian eyang
Tara pergi dari ruang tamu dan masuk ke dalam kamar pribadinya di susul oleh Dion
"Eyang tiduran aja dulu eyang pasti capek" ucap Amaira
"Iya kamu temenin disini ya" ucap Eyang
"Mm tapi oma Amaira harus masak buat nanti makan malam" ucap Amaira
"Kamu masak" tanya Eyang
"Iya oma"
"Buat apa wanita itu di sini kalau kamu yang masak" ucap Eyang
"Bukan gitu eyang tapi Amaira kan udah gede harus belajar juga kan" ucap Amaira memberi alasan
"Gak kamu gak boleh masak kamu tetep disini temenin eyang" ucap Eyang dan mengajak Amaira tidur di kamar tamu
"Sayang" panggil Dion namun tak di hiraukan oleh Tara
"Kamu beli rumah gih kecil juga gak apa apa biar kita gak selalu di hina sama wanita itu" ucap Tara kesal
"Hey mana mungkin aku gak mau hidup susah" ucap Dion
Dasar pria metrealistis umpat Tara
"Tapi aku gak mau di hina terus sama dia" ucap Tara.
"Aku tau aku juga gak mau kamu sabar aja dulu ya asal kita bisa menikmati harta keluarga Mahemara apapun akan aku jalani jangan kan cuma hinaan bahkan jika aku harus mengorbankan nyawaku pun aku mau" ucap Dion membuat Tara menatap sinis
Nyesel aku nikah sama dia tau gitu aku balas dendam secara terang terangan aja batin Tara kemudian tidur dan menutupi semua tubuh nya dengan selimut
Pukul tujuh malam semua penghuni satu per satu berkumpul di meja makan namun Tara yang hendak emosi saat melihat meja makan kosong langsung terdiam saat melihat wajah eyang
"Ini kenapa meja makan kosong kamu gak masak" tanya Eyang
"Masak? Mana bisa aku masak" ucap Tara
"Eh bukannya disini banyak pelayan ya dulu kemana semua" tanya Eyang saat menyadari jika rumah ini begitu sepi lain dengan dulu
Tara dan Dion hanya saling tatap tanpa ada yang ingin menjawab satu pun
"Jawab!! Kemana semua pelayan" bentak Eyang
"Aku pecat semua" ucap Dion pelan
"Oh pinter ya kamu apa uang dari keluarga Mahemara masih kurang hingga gak mampu bayar pelayan" tanya Eyang
"Bukan gitu eyang tapi... "
"Tapi apa? Dasar jadi manusia rakus banget" ejek Eyang kemudian menarik tangan cucu nya keluar dari rumah
"Kita makan di restaurant aja" ucap Eyang dan mengajak Amaira masuk ke dalam mobil milik nya yang sudah ada sopir pribadi nya di dalam mobil siap untuk menyetir
Bagus sekali ceritanya 👍
LIKE♥️♥️
Mampir di novelku ya
GADIS TIGA KARAKTER
aku mampir bawa bintang lima dan jempol buatmu