Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4
7 tahun kemudian.....
Seorang lelaki tampan dengan stelan jas mahalnya dan kacamata hitam bertengger dihidung mancungnya. Ia turun dari jet pribadi milik keluarga Zachary.
" Selamat datang tuan".
" " pernikahan anda sudah disiapkan . Nanti malam anda harus mengunjungi rumah nona Elsa ". Ucap Deris asisten Judas. Sekarang Judas sudah menjadi lelaki kaya raya dan berkuasa . Bisnis legal maupun ilegal berada ditangannya .
" Bagus . Kau boleh pergi ".
Deris memberi hormat pada majikannya dan segera berlalu .
Didalam kamar yang bernuansa pink dan putih ,gadis cantik duduk disisi ranjang . ia memilin gaunnya karena gugup . Besok adalah hari pernikahannya dengan Judas . Jantungnya berdetak tak berirama . Ia memang sangat mencintai lelaki itu,namun hatinya ragu seperti ada makna terselubung dibalik pernikahan ini.
" Semoga hanya firasatku saja ". Batin Elsa .
ketukan pintu dari kamarnya membuat ia terkejut .
" Selamat sore Nona , bunga dan rempah-rempahnya sudah kami siapkan ."
" Mari kami bantu " ucap salah satu pelayan mempersilahkan Elsa untuk masuk ke kamar mandi .
Malam hari pun tiba , Elsa sangat cantik memakai gaun warna Champaign dengan leher Sabrina membalut tubuhnya yang indah dan mengekspos bahu Elsa yang putih mulus bak porselen .
Mobil hitam Maybach berhenti tepat didepan rumah Elsa . Seorang lelaki paruh baya dan pria tampan turun dari mobil itu .
kedatangan mereka disambut oleh pelayan .
Diruang keluarga Suarez dan Elsa sudah menunggu kedatangan calon mertua dan Calon suami Elsa .
" Selamat datang Bill ". Ucap Suarez menyapa sang tamu .
" Akhirnya kita finish jadi besan ". Sambung Suarez kembali .
" Haha.. Aku sudah lama menantikan ini". Balas Bill.
Judas sedari tadi tidak menghiraukan mereka . tatapannya tidak berpaling dari Elsa yang begitu cantik malam ini . Keanggunan dan keindahan pada diri Elsa sungguh terpancar membuat Judas tidak berkutik .pria itu mendekati sang calon istri . Ia mengulurkan tangannya untuk memberi salam . Elsa pun membalas .
" Selamat malam Elsa . Kau sangat cantik malam ini ". Ucap Judas sambil mencium tangan Elsa yang mulus .
Gadis itu canggung ,ia merasa gugup saat tiba-tiba Judas memperlakukannya seperti itu . bibir hangat Judas sangat terasa hangat ditangan Elsa yang dingin .
" Malam juga kak ". Balas Elsa gugup.
" Ayo masuk ." ucap Suarez seketika .
Setelah selesai makan malam , mereka duduk diruang keluarga yang bernuansa klasik . Suarez mulai membuka percakapan mereka .
" Setelah nikah kalian akan tinggal dimana nak?" ucap Suarez pada Judas .
Judas menatap calon ayah mertuanya .
" Singapura ayah .kamu ingin mandiri dulu ". Ucap Judas menatap Elsa intens.
" lagipula disana markas Las Zetos . Aku bisa memantaunya dengan cepat ".
Suarez diam tak bergeming ,ia sedikit terkejut namun segera dinetralkannya
" Ooh, begitu ya .baguslah ".
" Kau harus jaga putri ayah nak".
" Pasti " balas Judas yakin .
********
Keesokan harinya ,pesta meriah yang digelar di ballroom hotel berbintang . Tepuk tangan riuh dari para undangan ,kerabat dan keluarga memekikan seluruh ruangan saat Judas dan Elsa berciuman dialtar . Mereka sudah sah menjadi suami istri .
Judas menatap Elsa intens, ia menghapus jejak liur pada bibir istrinya.
" Santai saja . Kau kelihatan takut padaku ".
Elsa melihat Judas tepat di kedalaman mata pria itu .
" Kakak benar mencintaiku?" tanya Elsa .
" Dari dulu. Tapi kau saja yang menolakku ". Balas Judas cepat .
Elsa merasa tidak enak hati ,jika teringat kalau dulu ia pernah menolak Judas . Bukan karena tak suka ,tapi karena sesuatu yang tidak bisa dijelaskan.
*******
Tengah malam , suasana pesta sudah sunyi . Para undangan dan kerabat sudah berpulangan. Judas menggendong Elsa ala bridal style . Elsa yang terkejut refleks merangkul leher Suaminya .
Kamar mewah VVIP dengan hiasan bunga diranjang dan balon bergelantungan disetiap sisi kamar .menambah kesan romantis pada pengantin baru .Judas menurunkan Elsa dengan lembut keatas ranjang . Ia menikmati menatap wajah cantik istrinya.
" Aku tahu kau lelah . Istirahatlah ". Ucap Judas saat tangannya berada dipunggung Elsa . Gadis itu terkejut ternyata Judas sudah membuka resleting gaunnya . Refleks ia membuat tangan didada agar tidak jatuh .
Judas hanya tersenyum lihat reaksi istrinya .
" Kau harus terbiasa .aku suamimu ".
" Satu lagi mulai hari ini jangan panggil aku kakak . Panggil aku Judas ". Ucap pria itu mengerling nakal pada Elsa .
" Saat kita bercinta .aku ingin kau memanggil namaku dengan sebutan itu ".
" Kau mengerti ?" seketika bulu kuduk Elsa merinding, saat pernyataan suaminya barusan . Ia mencoba menatap Judas yang wajahnya sangat dekat dengan Elsa .
" Baik ...Ju..das ". jawab Elsa gugup. Ia pun segera pergi kekamar mandi meninggalkan Judas dengan tatapan yang sulit dijelaskan.
" Belum saatnya Elsa ". Ucapnya dengan bibir yang melengkung tipis .
*******
Sinar matahari bersinar terang menyinari bumi , kesilauannya sudah masuk melalui jendela kamar hotel yang sedikit terbuka. Elsa menutup matanya dengan tangan. Ia sedikit merasa silau . Segera mengumpulkan kesadaran ,Elsa duduk diatas ranjang . Ia melihat kesamping ranjang yang kosong .
" kemana dia ?" lalu Elsa melihat sarapan yang sudah tersedia diatas nakas . Sebutir telur omega ,sereal ,roti gandum ditambah susu. Ada secarik kertas diatasnya .
" Habiskan sarapanmu istriku . Hari ini aku kerja . I love you ". Tertulis sepenggal kalimat dari Judas sudah membuat Elsa mabuk kepayang . Matanya berbinar ,bibir tersenyum manis saat membaca tulisan tangan Judas .
" So sweat banget kamu sayang . I love you too " ucap Elsa sambil mencium kertas itu berkali-kali . Gadis itu penuh semangat beranjak dari kasur ,ia segera menghabiskan sarapannya .lalu segera mandi dengan air dingin .
********
Diruang markas yang temaram ,Lelaki tampan yang baru saja sudah jadi milik orang duduk dikursi kebesarannya. Asistennya berdiri disamping lelaki itu memberikan laporan .
" Kelompok Las Zetos yang berpihak pada kita ,sudah di amankan tuan .selain itu Sudah kita basmi ".
Judas menghisap rokoknya perlahan ,aroma nikotin itu menyebar di seluruh ruangan.
" Bagus . masukkan Suarez kedalam penjara bawah tanah .pantau dia terus ".
" Baik tuan ". Ucap Deris membungkuk lalu segera berlalu.
Gadis sexi datang dari pintu saat Deris keluar . Ia mendekat kearah Judas merangkulnya dan mencium pipi pria itu .
" Baru menikah ,kau sudah menghukum mertuamu .dimana nuranimu ?" bisik Jena ditelinga Judas .
" Dia pembelot."
wanita sexi itu meraba paha Judas perlahan membuat lelaki itu memejamkan matanya untuk sesaat menikmati sensasi geli.
" Kau sudah malam pertama dengan istrimu?" tanya Jena yang merasa cemburu .
" Kau terlalu kepo sebagai pelayan ayahku" ucap Judas tegas.
sang wanita yang merasa tersinggung dengan ucapan Judas . Ia mendudukkan dirinya tepat diatas pangkuan pria itu . Merangkul lehernya erat .
" Kenapa kau selalu membuatku cemburu dan marah . Coba sebentar saja tatap aku sebagai wanita ". Ucap Jena menatap Judas tajam .
" Aku tak Sudi menyentuh pelayan ayahku ".
" Ooh ..begitu ". balas Jena sambil membelai wajah rahang sampai dada Judas dengan jemarinya yang lentik .bokongnya sengaja berputar-putar untuk memancing rudal Judas .
Judas yang sadar akan niat wanita didepannya ini . Ia mendorong Jena hingga jatuh kelantai.lututnya merah akibat benturan yang tiba - tiba . Jena terkejut ,reflek ia memegang bokong dan lututnya .lalu Judas berdiri dihadapan Jena .
" Buang niat kotormu ini . Atau aku akan memberitahu ayahku tentang penghianatanmu ". Ucap Judas tegas membuang puntung rokoknya tepat disamping Jena ,lalu segera pergi meningglaka wanita itu dengan rasa marah yang mendidih.