NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 CEMBURU ITU TANDA CINTA

SELAMAT MEMBACA !!!

Bryan menghubungi Bagas untuk mencari siapa yang berani menaruh minuman laknat itu. Tapi seketika Bryan tersenyum saat mengingat kejadian semalam, ia akhirnya bisa merasakan bagaimana rasa malam pertama itu.

"Mas, makanannya mana? Aku sudah lapar sekali?" tanya Fira yang keluar dari kamarnya sudah berpakian rapi, dengan rambut masih dibungkus handuk kecil.

Bryan tersenyum wajahnya melihat mahakaryanya sendiri di lehernya Fira.

"Mas, ditanya kok malah senyum-senyum sendiri sih?" tanya Fira dengan kesal dicuekin oleh suaminya.

Bryan kaget mendengar ucapan istrinya, ia langsung berjalan ke arah istrinya, lalu memeluknya dengan sayang, "Sebentar lagi, Sayang. Aku mandi dulu, ya. Kalau ada yang pencet bel pintu, kamu harus pakai kerudung ya, Sayang!" pesan Bryan sambil mencium keningnya Fira.

    ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Di rumah yang bangunannya menjulang lumayan megah itu, seorang wanita paruh baya berdiri dengan wajah merah padam meluapkan amarah kepada gadis muda yang duduk di hadapannya.

"Kamu itu bodoh sekali! Hanya untuk membuat seseorang tunduk padamu saja nggak sanggup kamu lakukan?!" teriaknya nyaring, meluapkan kekecewaannya putri semata wayangnya.

Sintia menatap wajah Mamanya juga nggak kalah kesal, "Aku sudah berusaha, Ma. Lagian kami masih kuliah ngapain sih cepat-cepat dijodohkan kayak nggak ada kerjaan saja."

Sintia lalu pergi dari hadapannya Mamanya, naik ke lantai atas. Semalam ia nggak bertemu Mamanya waktu pulang dari Bandung. Makanya pagi-pagi buta sudah marah-marah nggak jelas.

"Dasar anak kurang ajar! Orang tua belum selesai ngomong malah sudah pergi!" teriak wanita paruh baya itu.

"Buat moodku hancur saja. Lagian aku juga sudah punya kekasih di Inggris. Buat apa aku repot-repot mengejar Bryan yang dingin kayak kulkas berjalan itu?! Brengsek! Semuanya brengsek!" umpatnya keras sambil menghempaskan vas bunga didekatnya sehingga pecah berantakan di lantai kamarnya.

Di lantai bawah Nyonya Rita bertambah marahnya, "Dasar bodoh! Sudah dicarikan calon suami yang luar biasa kaya, harta kekayaan yang nggak bakal habis sampai tujuh turunan sekalipun, tapi tugas sederhana untuk menjerat hatinya saja nggak becus melakukannya," bentaknya dengan penuh kekesalan.

   ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Fira mulai mengumpulkan data-data yang akan ia gunakan untuk menunjang skripsinya. Walaupun masih agak jauh waktunya tapi ia nggak mau menyia-yiakan waktunya.

"Lho, Yang. Kamu sudah mengumpulkan data untuk skripsimu?" tanya Bryan yang muncul dari belakanya.

Fira menoleh ke samping sambil, "Ya, Mas. Aku nggak akan menyia-nyiakan waktu luangku. Semoga secepatnya aku ingin lulus dan bekerja, Mas," jawab Fira dengan lembut sambil kepalanya diletakan di dada suaminya.

Bryan hanya menganguk kepalanya sambil mengusap kepalanya Fira dengan lembut. Ia tau betul impian Fira, Ia ingin punya Butik sendiri dimana semua model baju ingin ia desain sendiri.

"Semoga kita bisa ikut wisuda akhir tahun ini ya, Yang," ucapnya tulus penuh harapan.

Bryan melanjutkan ucapannya lagi, "Setelah kita selesai wisuda, pelan-pelan kita wujudkan impian kamu, Yang."

Fira mendongakan wajahnya menatap wajah suaminya, "Terima kasih ya, Mas. Kehadiran dan dukunganmu berkah besar buatku," ucap tulus Fira kepada suaminya.

Hape yang berada di atas meja berdering panggilan video dari para sahabatnya Fira.

"Assalamualaikum, semua."

"Walaikumsalam, Besty," jawab Tasya dan Elena.

"Walaikumsalam, Fir," jawab Zafran.

"Fir, sekarang kita ke Mall, yuk. Aku bosen di rumah apalagi kalau mikir skripsi, kepala ini seperti ingin mengeluarkan asap saja. Kamu enak, Fir. Data-data sudah kamu dapatkan, real dari pekerjaan kamu sendiri. Mau ya, Fir?" tanya Elena dengan muka memelasnya.

Bryan yang berada di sebelahnya, menganggukan kepalanya cepat, ia berjanji nggak akan membatasi pergaulannya dengan sahabat-sahabatnya

"Oke, kita ketemu langsung di Mall ya. Daripada kalian jemput aku ke sini."

"Oke, aku mau tutup teleponnya dulu, langsung cus OTW ke Mall, bye..bye Besty,"

"Oke aku juga mau bersiap, Assalamualaikum."

"Walaikumsalam,"

Layar hape Fira langsung berubah gelap, "Terima kasih ya, Mas. Kamu nggak pernah membatasi pergaulanku dengan sahabat-sahabatku," ucap tulus Fira.

"Sama-sama, Sayang. Yang penting jangan bergaul dengan laki-laki lain selain Zafran. Kalau itu terjadi aku akan marah!" seru Bryan dengan tegas dan seakan nggak ingin dibantah.

"Siap, Bos. Cemburu ya, Bos? Hehehehe?" tanya Fira sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya untuk berganti baju.

"Cemburu itu tanda Cinta sesungguhnya lho, Yang!" seru Bryan sedikit berteriak agar kedengaran oleh Fira.

Bryan lalu menyalakan laptopnya untuk memeriksa pekerjaan yang belum selesai ditelitinya.

    ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Sementara di rumahnya Zafran sangat terasa sepi, kedua orang tuanya sedang berada di luar kota. Untuk mengunjungi perusahaan cabang yang berada di sana.

Zafran sudah rapi, lalu berjalan mencari Mbok Tini, yang selalu setia membantu mengerjakan pekerjaan rumah.

"Mbok, aku pergi jalan-jalan ya. Nanti malam nggak usah masak buatku ya, Mbok. Kalian masak secukupnya untuk makan kalian sendiri," ujar Zafran sopan.

"Siap, Den Zafran. Hati-hati di jalan," jawab Mbok Tini dengan tersenyum.

Zafran pun melangkah keluar dari rumahnya, masuk ke dalam mobil. Lalu melajukan kendarannya menuju Mall terbesar di daerahnya, untuk menyusul Fira, Elena dan Tasya.

Sesampainya di area parkir, ia turun dan nggak disangka, Fira dan Tasya baru saja melangkah keluar dari mobil mereka.

"Eh, pas sekali kita ketemu di sini!" serunya sambil melambaikan tangan ke arah Fira dan Tasya.

Mereka berdua juga membalas melambaikan ke arah Zafran. "Kita memang sehati ya, Sya, hahaha," ucapnya sambil tertawa pelan.

Tasya langsung menanggapi ucapannya Fira, "Elena juga sebentar lagi sampai, ia sudah sampai di lampu merah terakhir sebelum masuk ke area parkir."

Nggak lama mobil Elena terlihat sudah masuk ke area parkir. Elena melambaikan tangannya sambil berlari kecil, "Maaf terlambat, ya!" serunya merasa nggak enak.

Mereka bertiga tertawa, "Santai saja, El. Kami juga baru sampai, kok. Ayo masuk kita mau kemana dulu?" tanya Fira sambil melangkah ke arah pintu menuju ke Mall.

"Hmmm...kita kulineran dulu, yuk. Sudah lama kita nggak kulineran!" ajak Tasya kepada mereka semua.

Mereka setuju langsung menuju ke lantai empat empat khusus dibagian yang jualan makanan. Mereka masuk ke salah satu restoran terbesar yang terdapat di Mall itu.

"Kalian pada mau makan apa?" tanya Zafran kepada ketiga sahabat cewek-ceweknya sambil memberikan buku daftar menu kepada mereka.

"Hmmm...aku ingin makan nasi campur tambah udang krispi ya!" seru Fira yang sudah menemukan makanan apa yang ingin dimakannya.

Zafran mengangukan kepalanya, lalu melambaikan tangan memanggil salah satu karyawan restoran, "Mas, kami mau pesan makanan!" serunya dengan ramah.

Karyawan itu langsung menghampiri meja Zafran, "Silahkan mau pesan menu apa?" tanyanya nggak kalah ramah.

"Saya pesan nasi campur satu dengan udang krispi satu. Spagheti saos sapi satu, stik tendon sapi dengan kentang goreng dua. Untuk minumnya jus alpukat empat dan air mineral botolan juga empat!" seru Zafran memesan makanan favorit mereka berempat.

"Fir, kamu benaran sudah mengerjakan skripsimu?" tanya Tasya tiba-tiba menatap wajah Fira yang kebetulan duduk di depannya.

1
kaylla salsabella
pasti teman" fira dan mama angkat
Sri Supriatin
wah kejutan nich siapa yg datang kira2..lanjut dong thor apa sibuk design baju Prinses 🤭😍😍 ditunggu upnya👍👍
Erna Fkpg
wah jd penasaran kira kira siapa yg tertawa diruang tamu💪💪💪
sunaryati jarum
Semoga sehat selalu Fira dan sukses butiknya
Beanita Binatoro
keren ceritanya.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Beanita
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat kembar sepasang Fira...semoga ngk lama2 nyembunyiin kembar dr Brian, udah sah kok nikahnya...jd dua2 bakal bikin kejutan 🤭🤭😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak sri🙏🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
doubel up dong kak soalnya ceritanya makin seru 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru beberapa bulan sudah punya butik,dan ramai
pojok_kulon: Hehehee iya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
tidak nyonya... tapi ini lagi ngantar adik ku dia kan yang punya ini butik🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe wah betul saja
total 1 replies
Enz99
Bagus
pojok_kulon: Terima Kasih Kak Enz99
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
makasih sudah double up,besuk lagi ya thor
pojok_kulon: Sama-sama Kak Dewi
total 1 replies
Sri Supriatin
kapok Ny.Dinda mukanya.mau ditaruh fimana n sdh kn tampar pula🤭🤭
pojok_kulon: Biar tau rasa ya Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
wah shock GK tu ny Dinda ternyata calon mantu yg diidamkan seorang jalang😂💪💪💪🙏🙏🙏
pojok_kulon: hehehehe pastinya itu Kak...jadi orang kok pe.maksa
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagaimana.Ny Dinda masih mau bermenantukan pelacur? Ibu tak tahu diri dan tidak ingat asalnya.Tertipu dengan rayuan manis untuk menguras hartanya.
pojok_kulon: Mungkin malu ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga fira dan keluarga nya melihat
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee Bryan nanti pulang ke rumah nya si istri nya udah pergi
pojok_kulon: Benar itu Kak Kaylla
total 1 replies
Oma Gavin
makan itu menantu idaman ternyata jalang murahan gimana bu dinda suka sama kejutan anakmu ayo brian kejar firarke belanda tinggalkan keluarga mu
pojok_kulon: Enak kali ya Kak ..jadi orang kok mudah dimanfaatkan
total 1 replies
Sri Supriatin
wah lanjut thor seruuu banget 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat Fira bayi.kembat🙏🙏🙏.iya.Luna kok.blm.up💪💪💪
pojok_kulon: Terima masih
total 1 replies
Rohana Omar
kenapa x up 1 ari 2 bab ke.....x sabar nak tunggu lanjutannya
Rohana Omar: terima kasih 💪💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!