NovelToon NovelToon
Locked Away

Locked Away

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:743
Nilai: 5
Nama Author: okolele

Alba lopez di dijodohkan keluarganya dengan pria yang tidak ia kenali,awalnya ia kesal dan ingin memberontak tapi di pikir-pikir tidak ada gunanya toh antek-antek ayahnya bisa dengan mudah menemuinya akhirnya ia ubah rencana dengan bersikap seolah menerima perjodohan itu setelah pernikahannya dengan pria asing dari keluarga mempuni itu terjalankan akan ia buat pria itu kesal dan illfeel agar cepat di ceraikan. Dan yang tak ia ketahui pria itu tak sesederhana yang ia pikirkan, dan tepat di saat ia mengetahui rahasia tergelap pria itu namun mulai sedikit luluh akankah ia tetap bertahan atau melanjutkan rencananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon okolele, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di tinggal

⚠️ WARNING — FICTIONAL CONTENT ⚠️

Seluruh adegan, karakter, tempat, dialog, situasi, serta peristiwa dalam cerita ini merupakan hasil imajinasi penulis. Beberapa unsur sengaja dibuat, diubah, atau dikembangkan untuk kebutuhan alur cerita.

Cerita ini tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian nyata, maupun menjadi acuan terhadap kehidupan atau perilaku di dunia nyata.

Harap membaca dengan bijak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mentari pagi muncul dengan malu-malu, mengirim sinar terang sertakan hangat. Bahkan efek cahayanya memantul lewat kaca menerangi di sudut-sudut.

Di atas kasur king size seorang perempuan tengah lelap, dengan posisi tidur yang terungkup.

Alba benar-benar berantakan selimut terlilit di salah satu kaki, sebagian bantal dan gulingnya jatuh di lantai beserakan. Sementara rambut panjangnya menutupi seluruh wajahnya.

Perlahan kelopak matanya mulai terbuka dengan sorot lelah dan kosong efek baru bangun tidur.

Alaramnya berbunyi, membuatnya terpaksa harus meninggalkan alam mimpinya.

Dengan malas Alba menutup telinganya dengan bantal sementara wajahnya ia benamkan ke kasur.

Tapi suara alaram itu tak kunjung henti, membutnya dengan malas beringsut dari kasurnya.

Maraih handphone nya lalu mematikan alaram. Di ponselnya tertera jam 10:00.

Alba turun menyeret tungkainya ke kamar mandi, dan mulai membersihkan dirinya. Tak memakan waktu banyak ia sudah keluar lagi dengan pakaian lengkap.

OMG.

Baru saja ia teringat ada pria yang kemaren malam sudah menyandang status sebagai suaminya, kemana pria itu?.

Alba menepuk jidatnya"Astaga pake lupa, kan dia kata apasih, oh iya kata salah satu ajudannya kemaren bilang tuh laki ada keperluan. "

"Penting banget kayannya sampe gak pulang padahal baru aja mempersunting gue loh mentang-mentang nikah hasil dijodohin dia seenaknya. "

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Alba kelur dari kamarnya, matanya mengamati rumah besar yang sering ia lihat di drama, ya walaupun rumah keluarganya juga besar tapi tak sebesar rumah ini.

Pilar-pilar rumah itu kokoh menjulang, megah beitu besar, dia yang penggila harta itu tentu saja terkagum-kagum melihat rumah sebesar itu.

Mata belo hazelnya berbinar-binar dengan liar netranya melihat ruangan yang dapat radar matanya tangkap.

Saat Alba turun ia di kejutkan dengan maid yang tiba-tiba membungkuk hormat padanya.

"Selamat pagi nyonya!. "

Alba memegang dadanya sembari sedikit menganga. "Oh pagi juga. " Sahutnya sembari memberi seutas senyum.

"Kalau boleh nanya ini rumah siapa ya? . "

"Ini rumah tuan nyonya. "

"Tuan?, ayah mertuaku?. "

"Bukan nyonya tapi tuan Lazarus. "

Alba hanya bisa ber oh ria. Jadi ini rumah pria kaku dan boring itu.

Terus kalau begitu di mana papi dan maminya?.

"And satu lagi dia datang ke sini sendiri atau bersama keluarga yang lain?. "

"Tuan sendiri nyonya tak membawa siapapun. "

"Oh baiklah, terimakasih ya. "

Setelah bertanya seperti itu Alba kembali menuju kamarnya.

Setibanya ia di kamar langsung saja dengan cepat meraih handphone nya.

Jemarinya dengan lincah mengetik pesan.

^^^You^^^

^^^Papi^^^

^^^Papi sama mami di mana?^^^

Papi(🤍)

Kenapa?.

Papi sama mami udah di brazil

Baik-baik di sana!.

^^^You^^^

^^^Whatt!^^^

^^^Papi bercanda kan?^^^

^^^kenapa ninggalin aku pi^^^

^^^Tega! ,aku sendiri loh disini^^^

Papi(🤍)

Lebay kamu.

Kamu kan dah ada suami.

Masa udah nikah

 tinggal sama papi mami.

^^^You^^^

^^^Emang yah yang^^^

^^^kualat itu bukan cuman anak aja!,^^^

^^^orang tua juga bisa.^^^

Alba meremas ujung roknya, bisa-bisanya orang tuanya meninggalkannya sendirian!. Satu atap dengan pria yang....ck susah di jelaskan.

Di lemparnya handphone ke kasur, lalu membuka pintu kamar dan menuruni anak-peranak tangga.

Tungkai jenjangnya mengayun menuju sofa, rumah ini besar jikapun ia berkeliling bisa di pastikan akan tersesat.

Alba duduk di sofa tunggal sambil menyilang kan kakinya.

Dia bosan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Alba duduk di tepi kasur king size, malam ini dia sudah mengumpulkan tekad. Sepasang badan dengan lingerie hitam sexy sudah siap jiwa dan batin jika si Lazarus, Lazarus itu mengajaknya dengan berbagai gaya.

Meskipun ia takut, rumor yang ia dengar malam pertama itu sakit sekali, tapi juga ada rumor malam pertama itu menyenangkan seperti ada ribuan kupu-kupu berterbangan dan hinggap menggelitik perut.

Bahkan jika Lazarus menghauli dia sampai pahi pun dia siap membara.

Alba menggigit bibir bawahnya sembari metanya bergerak liar memindai Lazarus.

Siapa yang akan menolok terlebih lagi dia itu suamimu, di tambah Alba itu pecinta pria tinggi gagah.

Lazarus berdiri menjulang melepas jam Rolex nya, lalu membuka satu persatu kancing kemejanya.

Alba memandang biceps dan back Lazarus pria dengan tinggi 197cm membelakanginya. Rasa-rasanya air liur Alba ingin merembas keluar saking menggodanya.

"Selanjutnya?. "Suara bariton pria itu terdengar membuat Alba meremas seprai saking tak sabarnya. Pria itu melempar kemejanya asal ke lantai lalu berbalik menatap Alba.

Pandangan mereka saling bertemu,Alba menggigit bibir bawahnya sebentar lalu mulai beranjak turun mendekati Lazarus.

Tepat di depan Lazarus ia berpijak, memiringkan kepalanya sembari jemari telunjuknya menyentuh dagu pria itu lalu turun sampai ke otot sixpack Lazarus.

"Aku yang di atas, atau kamu yang di atas?. "

Tanya Alba memberi sinyal untuk memulai sex.

Lazarus menatap datar dan dingin Alba, lalu mendorong tubuh Alba sampai terbaring terlentang di kasur.

Lalu menindih tubuh mungil itu, yang membuat Alba merasa jackpot bisa memandang tampang tampan Lazarus dari dekat.

"Apa yang kamu harapkan dari pernikahan ini?. " Pertanyaan itu meluncur dengan datar helaan nafas hangat Lazarus menerpa kulit Alba membuat seketika itu juga membuat bulu kuduk Alba merameng.

" Omg sayangku Lazarus, sabar ya kamu pasang kondom dulu aku gak mau buru-buru punya anak. "Tuai Alba sembari memegang biceps Lazarus.

Lazarus menyeringai. " Kamu mengharapkan uang atau kepuasan?. "

"What?. "

Lazarus ingin beranjak dari atas tubuh Alba, namun dengan cepat Alba menarik lengan Lazarus.

Posisi keduanya kini berubah. Lazarus terbaring terlentang dengan Alba yang menuduki perut sixpack nya.

Alba cemberut sembari mendengus"Kamu tuh jangan dingin-dingin gitu!.

"Ntar kamu kesemsem sama aku baru tau rasa!. "

Dengan nakal ia memundurkan dudukannya tepat di kejantanan Lazarus.

Sedikit kerutan di dahi terlihat di wajah Lazarus namun Alba tak menyadarinya.

"Menjauh." Itu perintah suaranya memberat dan datar.

Alba mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan Lazarus kedua hidung mereka bersentuhan.

Alba mencium Lazarus dengan sesekali melumat tangannya bertumpu pada dada bidang Lazarus.

Tautan keduanya Alba lepaskan.

Wajah Lazarus terlihat keruh.

"Kamu horny sampai tak sabar saya tiduri?. "

"Apaa!. "

Lazarus langsung menggulingkan Alba ke samping dengan pelan tapi dia tak sadar. Dia beranjak lalu menarik selimut dan melemparnya pada Alba untuk menutupi tubuhnya yang terlalu terbuka.

"Saya akan tidur di ruang kerja saya selamanya,jangan menuntut hal yang berbau romantis pada saya, jangan usik saya cukup bertahan 1 tahun jika ingin mengajukan cerai agar keluarga yang lain tidak curiga, dan jangan memasuki ruangan di lantai 7.Semua ruangan yang ada di Penthouse ini bisa kamu

exsplor kecuali di lantai 7 dan ruang kerja saya. "Lazarus bicara dengan tegas dan megintimidasi.

Itu adalah ucapan terpanjang yang pernah Lazarus lintarkan pada orang asing.

Setelahnya Lazarus kembali memungut kemejanya dan berjalan ke luar kamar.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Txh guys.

For u✨

THANK YOU FOR READING 🌸

Terima kasih sudah membaca sampai akhir.

Semoga ceritanya meninggalkan sedikit kesan untuk kalian.

For u, a dahlia. 🌺

— Author

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!