NovelToon NovelToon
Seseorang Yang Datang Saat Aku Rapuh

Seseorang Yang Datang Saat Aku Rapuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Cintamanis / Office Romance / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: LyaAnila

"Tidak ada pengajaran yang bisa didapatkan dari ceritamu ini, Selena. Perbaiki semua atau akhiri kontrak kerjamu dengan perusahaan ku."

Kalimat tersebut membuat Selena merasa tidak berguna menjadi manusia. Semua jerih payahnya terasa sia-sia dan membuatnya hampir menyerah.

Di tengah rasa hampir menyerahnya itu, Selena bertemu dengan Bhima. Seorang trader muda yang sedang rugi karena pasar saham mendadak anjlok.

Apakah yang akan terjadi di dengan mereka? Bibit cinta mulai tumbuh atau justru kebencian yang semakin menjalar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LyaAnila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 04 : Hari Bangkrutnya Selena

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh lima menit ditambah naik ojek, Selena pun akhirnya sampai ke rumah kost nya. Tanpa menunggu waktu lama, ia berganti baju dan bergegas menuju ke service center di sekitar kost nya. Ia berharap setidaknya laptopnya itu dapat diperbaiki kembali.

“Silakan, ada yang bisa saya bantu, kak.” Tanya petugas pelayanan service.

“Ini kak, laptop saya tadi terkena tumpahan cokelat waktu saya tadi di café. Bisa tolong di cek kan kak dia kenapa. Soalnya nggak bisa hidup,” jelas Selena.

“Baik kak, kami cek dulu ya. Mau ditunggu atau ditinggal kak?”

“Kalau ditunggu berapa lama kak?”

“Kurang lebih sekitar tiga puluh menit kak. Itu baru pengecekannya saja. Kalau untuk perbaikannya mungkin memakan waktu kurang lebih tiga sampai tujuh hari,” jelas petugas.

Di satu sisi, Selena ingin sekali segera merebahkan dirinya di kasur kost nya. Tapi, ia merelakan waktu rebahannya dan memilih menunggu teknisi memperbaiki laptopnya.

“Saya tunggu saja kak kalau gitu,” putusan akhir Selena untuk menunggu proses perbaikan laptopnya.

“Baik kak, saya serahkan dulu ke teknisi untuk dicek dulu ya kak. Owh ya, sambil menunggu silakan kakak menikmati camilan yang ada di pojok sana kak,” tunjuk petugas pelayanan.

Selena menoleh dan memperhatikan tempat yang ditunjuk oleh petugas. Ia hanya mengangguk kecil dan beranjak menuju ke pojok tempat camilan itu disediakan.

"Semoga nggak banyak nanti bayar nya,” batin Selena.

“Kak Selena Aria Widyantara,” panggil petugas pelayanan.

Selena yang terkantuk-kantuk pun sedikit terperanjat dan segera berlari ke sumber suara. Dengan perasaan yang takut dan khawatir, Selena mendengarkan dengan seksama penjelasan dari petugas.

“Setelah dicek oleh teknisi kami, ternyata kerusakannya ada di motherboard dan biaya penggantiannya sekitar Rp. 1.500.000 sampai Rp. 4.000.000 kak,” jelasnya.

Mendengar informasi itu, Selena tercekat seolah nafasnya sedang dihantam batu besar. Ia menimbang-nimbang. Apakah akan diperbaiki atau membeli laptop baru.

“Alamak. Empat juta. Itu kalau buat beli laptop baru, nambahi mungkin empat juta,” gerutunya.

“Kalau diganti, nanti file-file di laptop nya bakal ilang nggak kak?”

“File nya nggak bakal hilang. Soalnya file tersimpan di SSD/HDD. Lain cerita kalau SSD nya ikut rusak. Itu tidak aman kak,” jelasnya kembali.

Setelah tau bahwa file nya aman-aman aja, Selena langsung mengiyakan untuk diganti. Meskipun ia harus merelakan tabungannya untuk mengganti kerusakan yang bukan disebabkan olehnya.

“Baik kalau begitu kak, ini notanya. Kakak bisa kembali lagi satu minggu lagi ya. Terima kasih, hati-hati di jalan,” ujar petugas dengan ramah.

...****************...

Setelah kembali dari tempat service laptop, Selena bergegas naik ke kamarnya di lantai dua. Setiap anak tangga yang dipijak nya terasa lebih berat dari biasanya. Setiap langkahnya terdapat beban yang tak biasanya ia pikul. Masih terbayang ia akan kehilangan tabungannya kurang lebih sebesar empat juta.

Hari itu cukup melelahkan. Tugas revisian naskah menumpuk, dimaki editor dan sekarang laptop sudah rusak parah. Rasanya, seolah dunia sedang marah dengannya. Ia menarik napas kasar, mencoba menahan supaya air matanya tidak jatuh. Namun sekuat apapun ia menahan, satu bulir hangat pun lolos dari ujung netranya.

“ARGHHH…. DUNIA, KENAPA DIRIMU JAHAT SAMA AKUU. SALAHKU DIMANA SAMA KAMU. AYAHKU SUDAH KAU RENGGUT, SEKARANG APA LAGI YANG AKAN KAU RENGGUT DARIKU, DUNIA.”

Kali ini, ia tak sanggup menahannya dan barang di kamarnya menjadi samsak kemarahannya. Setelah puas meluapkan amarahnya, ia pun akhirnya tertidur lelap di lantai bersama barang-barang yang sudah tidak karuan itu.

...****************...

Disisi lain, kondisi rumah Bhima terasa lebih sepi dari biasanya. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan pikirannya. Rasanya, pikirannya penuh. Sejak berpisah dengan Selena di halte bus tadi, ada sesuatu yang mengganggu.

Bhima pun segera membersihkan diri dan merebahkan dirinya di atas sofa tengah ruang keluarga. Ia membuka ponselnya, entah apa yang ia cari. Namun, ia masih berusaha mencari jejak untuk bisa menghubungi Selena.

“Lupa, kan tadi nggak sempat minta kontaknya. Bodoh banget lo Bhim… Bhim.” Ia mengusap kasar wajahnya karena menyesali kebodohannya. Tapi, semuanya terlambat.

Bhima tak menyerah, seolah ia sedang tergila-gila dengan Selena. Bhima pun segera menghubungi manager PawPaw café yang kebetulan adalah temannya. Ia pun meminta izin untuk melihat rekaman CCTV café.

“Heh Bhima. Kok lo segitunya sih. Ini orang asing lho. Nanti kalau ketemu ya pasti ketemu. Nggak usah segitunya kali. Lebih baik, lo pikirin tuh harga saham yang merosot tajam ampe merah tuh grafik. Astaga, rugi bandar nih gue.”

Bhima mengusak rambutnya kasar dan meraih minuman yang ia beli sebelum diantar pulang Dion ke rumahnya. Raut wajahnya berkerut pasrah dan menatap langit-langit rumahnya. Berharap semuanya akan segera membaik seperti dulu. Meskipun ia sedikit ragu keajaiban itu akan terjadi.

...****************...

Tak terasa, sudah pukul satu pagi. Selena terbangun karena haus. Setelah ia menuntaskan rasa hausnya. Ia pun bergegas membersihkan kekacauan yang ia sebabkan sendiri tadi. Kurang lebih setengah jam kamarnya akhirnya bersih kembali.

“Nggak…. Nggak boleh nyerah seperti ini. Ayo Lena, kemarin juga dimaki orang itu, kamu juga bisa bangkit. Semangat. Semoga masih ada cadangannya di ponsel ini,” harapan Selena sangat besar naskah nya tersimpan di google drive nya.

“Astaga…. Cuma tersisa ini doang?”

Netranya memanas, kembali lagi tenggorokannya tercekat. “Kenapa harus seperti ini? Apa memang aku yang lupa nggak simpan file nya di drive ya. Makanya cuma sisa segini."

Selena memijit kepalanya pelan dan berusaha mengingat keteledorannya sendiri. Dengan penuh rasa malas dan kesal kepada dirinya sendiri, ia pun memulai ulang dari awal sambil menangis terisak-isak sendiri.

"Eh bentar, kenapa aku harus sedih. Kan aku bisa meminta ganti rugi pada pria nggak tau diri itu. Siapa namanya tadi, Bhima. Namanya bagus, kok nggak seperti kelakuannya sih. Kelakuannya malah mirip pamannya, Sengkuni.

Mengingat hal itu, Selena tak jadi menangisi tabungannya yang digunakan untuk membayar biaya perbaikan. Ia justru merasa lebih tenang karena uang nya akan kembali lagi ke tabungannya.

...****************...

1
Risa Sangat Happy
Bhima kamu harus melindungi Selena dari kejahatan Gatra
@dadan_kusuma89
Selena, berpikirlah positif! Mungkin saja dengan hadirnya Bhima dalam hidupmu, akan bisa membantu dan meringankan problematika yang sedang kau alami. Kau tak perlu menutup diri untuk itu.
@Yayang Suaminya Risa
Tujuan Gatra meneror Selena kira kira apa ya
Risa and My Husband
Bhima kamu harus ada di dekat Selena terus
@dadan_kusuma89
Selena, kau butuh seseorang untuk berbagi keluh kesah, meski hanya sekedar untuk mendengarkan ceritamu. Kau harus menumpahkan itu semua, jangan kau pendam, karena lama-lama bisa konslet kalau di pendam diri sendiri terus.
Yayang Risa Always Together
Kasihan mental Selena pasti terganggu akibat teror terus menerus
Risa Nikah Dong
Bhimaa dan teman temannya cari bukti kejahatan Gatra biar cepat di tangkap polisi itu Gatra
Risa Yayang Married
Selena lain kali ke kamar mandi dulu sebelum tidur supaya ngga kebelet dong
Risa Selalu Teristimewa
Rani nyenyak tidurnya sampai Selena ke kamar mandi tetap masih tidur Rani
Risa Selalu Beautiful
Selena kamu tenangkan dirimu dulu soalnya sahabat kamu sedang menyelidiki pelaku yang teror kamu
Risa Happy With Yayang
Kasihan Selena sendirian karena sahabatnya sibuk bersama Bhima dan teman temannya
Yayang Guanteng Milik Risa
Rani kamu berbohong demi kebaikan jadi ngga usah merasa bersalah
Yayang Guanteng Milik Risa
Selena kamu pengertian banget ngga mau ganggu Rani yang sedang tidur
Risa Cuantik Yayang Tuampan
Rani, Bhima, dan teman temannya Bhima ngga tidur buat bahas rencana penyelidikan Gatra
Risa Yayang Couple Selamanya
Bhima dan teman temannya cepat tangkap orang yang meneror Selena
Risa And My Husband
Selena jangan banyak pikiran sahabat kamu sedang menyelidiki kasus kamu
Wida_Ast Jcy
tetap semangat ya bima
Wida_Ast Jcy
nggk... itu maksudnya apa Thor. nggak ya. usahakan jangan disingkat begitu ya thor🙏🙏🙏
Suamiku Paling Sempurna
Selena jangan takut ya soalnya mereka menjaga kamu dari jauh
@Me and You Married
Selena Rani dan Bhima serta teman temannya bakal bantu kamu temukan orang yang teror kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!