NovelToon NovelToon
Om Ustadz Dokter Cintaku!

Om Ustadz Dokter Cintaku!

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Romantis / Cintamanis / Dokter / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

"Assalamualaikum, boleh nggak Alice masuk ke hati Om dokter?" Alice Rain menyengir.

Penari ice skating menyukai dokter yang juga dipanggil dengan sebutan Ustadz. Fakhri Ramadhan harus selalu menghela napas saat berdiri bersisian dengan gadis tengil itu.

Rupanya, menikahi seorang ustadz, dosen, sekaligus dokter yang sangat tampan tidak sama gambarannya dengan apa yang Alice bayangkan sebelumnya.

Happy reading 💋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tantrum-nya Alice

Sudah berhijab secantik itu, Fakhri bilang dia mirip dengan Marsha and the bear! Alice melucuti scarf mahalnya, membuka sepatu puluhan jutanya bahkan melemparkannya.

Berteriak keras, memporak- porandakan bantal sofa dan bantal di ranjang yang serba merah mudanya. "Awas ya, kalau udah mau sama Alice, Alice nggak izinin Dokter keluar dari kamar!" teriaknya histeris.

Pelayan yang berlari terbirit- birit itu Serena, wanita paruh baya itu pengasuh Alice sejak bayi, dan sudah bekerja di sini selama hampir 19 tahun. Serena yang mengatur seluruh apa pun yang Alice butuhkan.

"Nona Alice mengamuk, Tuan."

Termasuk, mengadukan seluruh kegiatan yang terjadi di rumah ini pada Sky Rain. Maka jelas kasus itu akan berlanjut jika sudah terdengar telinga CEO X-meria itu.

...🎬🎬🎬...

🎬🎬🎬

^^^🎬🎬🎬^^^

Gadis berpiyama merah muda berlengan pendek itu duduk di atas ranjang sambil memeluk boneka babi merah muda. Mata sembabnya tertuju pada layar ponselnya.

Hampir empat hari Alice tak keluar kamar, tak mau kuliah, tak mau apa pun. Setiap harinya hanya dihabiskan untuk menonton drama dari berbagai macam negara.

Alice tak suka drama Filipina, alur bagus dan plot twist keren tapi banyak adegan yang membuatnya ingin menenggelamkan diri ke kerak terdalam bumi Antartika.

Patah hati, tapi memaksakan untuk menonton film romansa. "Hiks, hiks, hiks!"

"Filmnya sedih banget?"

Dewi menilik ponsel yang sedang ditonton Alice. Adegan ranjang sepasang suami istri, tapi Alice malah menangis sesenggukan.

"Lu bilang mau berhijab? Malah nontonnya film beginian!" tegur Dewi. Sudah empat hari tak melihat Alice kuliah, malah semakin gila.

"Bodo!" Alice memukuli boneka babi kesayangannya, lalu berteriak sekeras kerasnya. "Gue benci Dokter Fakhri, Gue benci! Pokoknya Gue benci!"

"Why?" Dewi berkerut kening, ia bingung tak berkesudahan. Bukankah temannya yang manja ini tak pernah membenci dokter Fakhri selama hidupnya.

Semenjak mengenal dokter Fakhri, Alice sudah begitu mengagumi sosoknya. Dari atas hingga bawah, semua yang ada pada dokter Fakhri menjadi kekaguman Alice.

Tumben sekali, hari ini Alice berteriak jika dia membenci dokter Fakhri. Sedikit tidak masuk akal untuk ukuran Alice si pecinta Fakhri.

"Dia bilang hijab Gue mirip tokoh kartun di film Marsha and the bear!" Alice menangis lebih keras lagi.

"Hah?" Dewi tercengang, tapi setelah dipikir lebih dalam, ini lucu sekali. "Buahahaha!"

Dewi bahkan memegangi perutnya, hanya membayangkan bagaimana cara Alice berhijab saja, ia terpingkal pingkal.

"Ini sama sekali nggak lucu, Dedew!"

"Ya emang Lu pake apaan?!"

"Gue niru fashion model ini!" Alice melempar majalah fashion branded miliknya.

"Ya Tuhan!" Dewi lebih terkakak lagi melihat gaya yang Alice tiru. "Gue bilang apa! Gue bayangin Lu pake hijab tuh udah pasti aneh!"

"Terus gimana dong?!"

Alice menggoyangkan tubuh dan lengannya hingga bergetar tantrum, ya Tuhan rasanya malu sekali jika harus bertemu lagi dengan dokter Fakhri.

"Cinta pasti nagih bukti lain!"

Alice tak mau terus kalah dengan Cinta apa lagi soal cinta sang dokter alim yang sudah sangat amat Alice inginkan sedari tiga tahun yang lalu.

"Jadi gimana kuliahnya?"

Alice menjatuhkan punggungnya, dia terlentang dengan kaki dan tangan yang membentuk huruf X di ranjangnya.

"Gue mau berhenti kuliah ajah, Gue malu banget ketemu tuh cowok datar!"

"Nona..."

Serena tiba, dan saat menoleh Alice sudah cukup yakin jika Serena akan memaksanya makan seperti kemarin malam, kemarin pagi dan kemarinnya lagi.

"Udah dibilangin, Alice nggak mau makan!"

Serena mendekati putri asuhnya, lalu berbicara tepat di sisi gadis itu. "Di luar ada Dokter ganteng," infonya.

"Hah?!" Mata yang tadinya dipejamkan kini melirik ke arah Serena. "Dokter ganteng?"

"Dokter siapa Bik?" timpal Dewi.

"Dokter siapa ya?" Serena juga lupa, tapi dia ingat ingat kembali dan... "Oya, dokter Fakhri namanya," ujarnya antusias.

"Bibik bercanda?!" Alice mimpi, pasti ini mimpi lagi, ah, kenapa Alice selalu diberikan mimpi seputar dokter Fakhri?

"Enggak lah, masa bercanda!" tampik Serena dengan cepatnya. "Lihat saja ke bawah."

Alice mengerling pada Dewi, dan Dewi pun melakukan hal yang sama, di mana untuk sejenak mereka saling lirik melirik. Sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk keluar.

Alice masih dengan rambut acak- acakan miliknya, lagi pula ini hanya mimpi, Alice tak perlu dandan di depan dokter yang kiranya itu hanya tokoh mimpi.

Alice turun ke bawah dengan lift, dan benar rupanya jika dokter Fakhri ada di ruang tamu luasnya bersama sang ayah. Alice yakin ini mimpi indahnya saja, tapi sialnya kenapa di dalam mimpi pun dokter Fakhri setampan itu.

"Dokter kok di sini." Alice berkata datar, jujur saja dia lelah jika terus bermimpi hal yang sama, yah, Fakhri selalu datang di mimpinya, menjemputnya untuk berkencan, menonton, atau bahkan dinner.

"Dokter ngapain?" ulang Alice.

"Meng-khitbah mu." Jawaban yang membuat Dewi melotot penuh. Sementara Alice masih dibuat datar dan bahkan terkekeh kecil.

Seperti tahu hal yang Alice pikirkan, Dewi berbisik di telinga sahabatnya. "Lice, ini bukan mimpi, gila!"

"Aaaaa!" Alice berteriak keras mendapati cubitan neraka mematikan dari tangan Dewi tepatnya di lengan mulusnya. "Sakit, Dedew!"

"Lu nggak mimpi, sekarang Alice! Itu jawab dulu, dokter Fakhri mau meng-khitbah Elu!"

"Kalian kenapa jadi ribut begini?!" Sky Rain menegur dengan nada ketus, dan ini membuat Alice semakin dibuat bingung membedakan antara mimpi atau nyata.

"Aku ingin meng-khitbah mu, Lice," ulang dokter Fakhri kembali.

1
beloved unyu unyu
ya ammmmpuuuuun.... ngakak aq thor... 😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Muzamil versi Abi Fahry.👍🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Alice yang hamil malah anak²nya mau di perebutkan lagi... hadeuuhh ga kasihan apa tar bumil stres... harusnya minta pendapat Alice dan Fachry dulu lah... apa lagi nih Aki² arab yang suka se enak jidat.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ajaran sesat uncle Langit nih.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ampuunn deehh nih Aki² arab sama Opa Rega lagi darurat malah berdebat.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Tom Jerry berantem mulu.🤣🤣🤣😤
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Wkwkk... ternyata perempuan bercadar yang berpapasan dengan Fachri itu Alice.👍🤭
berarti benar kan sosok perempuan di mimpinya adalah istrinya sendiri, Hebat Alice berubah ke hal yang positif.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kalau yang di mimpi Fachry kayaknya Alice versi bercadar makanya Dia masih menerka² kalau ada perempuan lain bercadar kepikirznnya di sangkut pautin dengan jodoh dia..
aduuhh Fachry masih saja ga bisa jaga pandangan dan hati sampe bisa goyah meskipun sedikit
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Calon kakek pada kocak.🤣🤣🤣
harusnya Alice hamil kembar biar ga berebut tar kalau gendong.. lagian aki² arab datang jauh² bawa masalah terus sekarang mau ambil alih hak Alice sama Fachry sebagai OrTu baby biat jadi penerusnya padahal bertahun² ga pernah peduli dan ketemu pun ga nanya kabar ujug² .au nguasain... perlu di sleding nih biar otaknya geser ke tempatnya dengan benar.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Rupanya masih kerabat, lucu Tom Jerry bertemu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Good Fahcry dari caranya dia datang saja setelah tau kamu sudah menikah dan bersedia jadi madu di tambah dengan mudahnya membuka cadar di depan laki² yang berstatus suami orang sudah jelas dia perempuan murah karna ngerasa paling cantik dan sempurna.
masih mending Alice, meskipun awal dia bar² dan pakaian terbuka tapi ga menggoda milik orang lain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Alice berubah ga bar² lagi kamu sudah ngerasa sepi ya Fachry mungkin dia lagi menyesuaikan diri karna masih awal jadi sabar saja kalau memang kamu benar² nerima dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah Loh Alice sudah mau belajar lebih baik meskipun ga di tunjukin tapi dia mau berubah sudah hebat.👍👍👍
Sekarang malah Fachry yang kelimpungan dengan perubahan dan ketenangan Alice.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Salahkan saja dalang perusak semuanya karna Aki² arab mu itu Fahcry jadi selesaikan dan tegaskan apa pilihan mu jangan jadi orang ga enakan terus...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ujian kesetiaan buat Fachry, apa akan mempertahankan RTnya dengan Alice yang masih banyak kekurangannya dan butuh bimbingan atau justru Fahry berkhianat di pernikahannya dan menikahi wanita lain yang sesuai kriteria dia selama ini
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kalau Fahcry sampe tergoda buat nikah lagi, sunat lagi saja Lice biar mikir seribu kali buat nurutin kemauan si Aki².🤣🤣🤣
belum lagi tar keluarga besar Alice juga pasti bakal bertindak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Lah datang² ngaku Fachry Cucu malah mau ngehancurin Rumah Tangga Fachry sama Alice dengan menjodohkan Fajcry dengan perempuan lain, ngajak perang nih Aki²...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Fachry sudah mulai betah dan nyaman di lingkup keluarga Alice.🤭👍
Moga saja Alice pingsan karna hamil biar dia makin dewasa pemikirannya dan makin tenang lagi dalam setiap ada masalah ataupun segala hal yang positif.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emak² syirik julid dengan bu Widya.. karna punya menantu kaya raya cantik kalau urusan masak cuci baju itu bisa sambil belajar atau ada pembantu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sky narsisi, jangan mau La biarkan saja Sky yang bilang suka duluan enak saja pengen di puji dan di ajak nikah tapi kamu yang jarus bilang duluan.🤣🤣🤣
Biar tau rasa ga se enaknya terus.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!