NovelToon NovelToon
Kutukan Cinta Pertama

Kutukan Cinta Pertama

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Kutukan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:62k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

[Sebelum Membaca mohon di Subscribe dan star 5🙏 Terima kasih]

Cerita ini hanya fiktif belaka, khayalan pengarang semata, banyak mendeskripsikan hal-hal yang tidak nyata karena Novel ini ber-genre Fantasi Romantis, hanya dijadikan sebagai hiburan pembaca saja🙏

Gadis bernama Bella Arunika sedang terjerat masalah dengan seorang pria bernama Jay Kavindra. Pria yang dipercaya berasal dari Putra Mahkota keturunan Kavindra. Jauh sebelum abad Masehi, Kavindra adalah seorang Raja yang menerima kutukan karena telah melanggar aturan kehidupan yaitu mencintai dan menikahi wanita yang ternyata adalah adik kandungnya sendiri yang hilang dalam sebuah peperangan.

Kejadian itu disebut dengan kutukan cinta pertama, setiap keturunan Kavindra yang nekat mencintai cinta pertamanya, menganggap kutukan itu hanya sebuah dongeng, maka ia akan segera bertemu dengan kematiannya.

Apa yang terjadi ketika Jay Kavindra bertemu dengan Bella Arunika?

Seperti apa kisah uniknya, yuks langsung dibaca guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Sebelum memasuki ruangan interogasi itu terlihat Rodiah merangkul bahu Bella dengan lembut. Ia menguatkan semangat sang keponakan.

"Tante yakin sayang, sangsi kamu tidak akan berat, karena seperti yang kita lihat, korban tidak mengalami luka-luka dan keluarganya juga tidak ada yang hadir sebagai penuntut. Tante rasa ini bukan Masalah besar, jadi kamu tenang saja!"

"Harapan Bella juga begitu Tante!"

*

Bella dan Rodiah terlihat siap dan sigap duduk berdampingan menghadap kepala Polisi yang sudah berumur 53 tahun bernama Heru Kuncoro, selain memiliki jabatan, ia adalah seorang kepala Polisi senior yang terkenal sangat galak dan tegas, diberikan amanah sebagai pengambil keputusan jika kasus tidak melalui persidangan.

Rodiah dan Bella terlihat cukup tegang, sampai-sampai kelopak mata mereka jarang berkedip. Namun keduanya tetap saling support. Jantung Bella terasa berdebar-debar, bukan karena sedang jatuh cinta kepada Pak Polisi, melainkan ketakutan ketika Heru berkata:

"Jika kau berkata bohong, kami memiliki alat pendeteksi kebohongan yang sangat canggih dan akan segera menyetrum kamu, sampai kau berkata jujur, paham kau!!!"

"Pa...Paham Bapak Polisi, saya Bella, tentu selalu berkata jujur kepada siapapun, tenang saja, hehehe!" tawa cengengesan gadis manis itu berusaha menguasai dirinya.

"Bella twilight?" tanya canda Heru menyorot genit kepada Bella dari lensa kacamata bawahnya.

"Bukan...Hehehe penggemar serial fantasi juga yah Pak! Saya ini, Bella Arunika Pak!" ucap cengengesan dan lembut Bella untuk mengatasi rasa tegangnya.

"Ya...Ya... Dan Ini siapa, ibumu?" tunjuk Heru kearah Rodiah.

"Saya Rodiah Pak, Tante kandung dari saudari Bella, kedua orang tuanya sudah lama meninggal, ia hanya sebatang kara yang tersisa! Namun!"

"Sssst! Cukup, ini ruangan interogasi, bukan ruangan curhat!" ucap kocak Heru.

"Harusnya kamu tidak perlu membawa partner, cukup kau saja Bella," celetuk si pak Polisi.

"Please Pak! Bella mohon!" ucapnya memelas.

"Huuuft, yah sudahlah, untungnya kamu manis dan cantik. kalau tidak, aku pasti tidak mengizinkannya!"

"Hehehehe!" tawa cengengesan Bella dan Rodiah saling menatap, mereka sama-sama bergumam dalam hati.

("Dasar Tua-tua keladi!" Rodiah)

(Dasar si Bandot" Bella)

(Mbeeeeeeek)

"Baiklah kalau begitu, kita mulai yah!" ucap Heru sambil membuka berkas yang sudah dikumpulkan oleh anggota kepolisian dan Kedokteran.

Bella mulai menceritakan kronologis kecelakaan itu terjadi.

Berdasarkan penilaian Heru, Bella sudah memberikan kesaksian yang sesuai dengan agenda detektif kepolisian mereka, sehingga proses interogasi Bella berlangsung cepat karena terbukti gadis itu tidak berbohong dan sudah mengakui kesalahannya.

"Hari ini penyelidikan kepolisian kami bekerja sangat cepat. Hasil laporan kondisi kesehatan korban bernama Jay Kavindra usai tragedi kecelakaan tunggal yang terjadi di perbukitan Nusa adalah terdapat cedera luka dalam yang cukup parah di area gendang telinganya, sehingga ia mengalami gangguan pendengaran."

Mendengar hal itu Rodiah dan Bella begitu sangat terkejut.

"Gangguan pendengaran?" Rodiah sampai mengulang kata-kata itu.

"Artinya ia tetap terluka tapi luka bagian dalam, aduh!! ini justru lebih parah!" gumam meringis Bella yang berpikir semua akan baik-baik saja.

Setelah itu, Heru lanjut membacakan ayat-ayat tentang pelanggaran berlalu lintas, berdasarkan undang-undang negara.

Akhirnya Heru Kuncoro memberikan hukuman 1 tahun penjara atau denda sebesar 100 juta kepada Bella Arunika yang telah menyalahi aturan berkendara. Bella nekat melalui jalan perbukitan dengan sengaja meski ia menyadari jelas, jika dirinya belum mahir menyetir. Akibat kecerobohannya, ia sudah menyebabkan kerugian terhadap orang lain. Perkara itu semakin bertambah karena Bella juga belum mendapatkan surat Izin Mengemudi yang resmi dari pihak kepolisian.

"Apes banget, mana tabungan sudah menipis!" keluh kesah Bella dalam batinnya yang ingin menjerit histeris.

"Pak, tolonglah kami Pak, kurangi dendanya, Bella ini gadis yatim piatu, dia tidak memiliki keluarga selain saya, kami hanya tinggal berdua, saya juga miskin Pak, Hik...hiks...kami ini tidak punya uang sebanyak itu Pak!" rengek Rodiah.

"Bu, ini kantor Polisi, semua keputusan UU lalu lintas sudah diatur oleh negara, bukan saya yang mengaturnya atau bukan pasar, seperti membeli baju, sepatu atau cabe, bawang, tomat yang bisa ditawar," celoteh di Pak Polisi.

"Bagaimana nih Bel!" bisik lesu Rodiah kepada Bella, keduanya saling menatap lesu.

"Yah sudah, jika kalian tidak sanggup membayar dendanya, maka silahkan masuk ke dalam penjara!" ucap tegas sang Polisi tidak memberikan toleransi sedikitpun kepada Bella.

Rodiah dan Bella terdiam tidak memiliki solusi jalan keluar.

Tiba-tiba Ponsel Heru berdering, seseorang sedang menelpon dirinya. Polisi itu begitu sangat serius, fokus dan sangat patuh mendengarkan arahan dari si penelpon.

"Ok siap pak! Hehehe!" jawab Heru menutup ponselnya.

*

"Nah, ada berita baik buat kalian!"

Saking semangatnya, Rodiah dan Bella sontak mendapati Heru membuat polisi itu terkejut, dan nyaris membuat kacamata seharga jutaan milik Pak polisi terjatuh.

"Berita baik apa Pak!" ucap serentak mereka.

"Kaliaaaan!" ucapan Heru sedikit kesal, namun Heru tidak bisa terlalu kasar karena keduanya adalah wanita.

"Hehe, Maaf Pak, Maaf Pak!" ucap cengengesan Rodiah mendekati Heru sambil memperbaiki posisi kacamatanya.

"Huh, Nafas siapa yang bau amis ini?" hardik Heru reflek menutup hidungnya.

"Apa jangan-jangan aku?" tanya polos Rodiah merasakan sendiri aroma nafasnya. Ia baru ingat jika tadi siang, Rodiah menyantap satu porsi rendang jengki (nama jenis makanan enak tetapi berbau)

Sontak Bella tersenyum lebar namun ia berusaha menahannya karena takut mendapatkan amukan lagi dari Pak Polisi.

"Menjauh!" hentak Heru sampai memberikan pembatas jarak untuk Rodiah dan ia hanya ingin berbicara dan menatap Bella Arunika.

"Berdasarkan keputusan keluarga korban, mereka sudah menyatakan pengajuan banding akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan saja dan bersedia menebus serta menjamin kamu (Bella) sebagai tahanan luar. Namun jika kalian tidak memiliki perdamaian atau titik terang, Bella Arunika tetap membayar denda atau menjalani proses hukuman yang berlaku!"

"Huuuft, terima kasih Tuhan!" jerit Bella langsung kegirangan.

Bella dan Rodiah tampak melompat-lompat bak kelinci yang manis, kegirangan di ruangan itu, bahkan keduanya reflek berdansa kecil.

Melihat euforia Keduanya, Heru hanya menggelengkan kepala sambil bergumam di hatinya;

"Ternyata melakukan interogasi dengan perempuan membuat urat saraf normal ku sedikit bergeser.

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉ💘 ¢ᖱ'D⃤⒋ⷨ͢⚤
wah jadinya mereka tetap jadi kucing yaa
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉ💘 ¢ᖱ'D⃤⒋ⷨ͢⚤
🤔🤔🤔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉ💘 ¢ᖱ'D⃤⒋ⷨ͢⚤
eehhh semoga beneran Jay bisa kembali
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🅐🅨🅐 💘𝐙⃝🦜
ga ada notif ketinggalan baca deh
alhamdulillah Jay bisa berkumpul lagi bersama keluarga kecilnya
ayok semangat bikin adek buat gannesh 😱
æ⃝᷍𝖒𖣤​᭄℃æͣ͢𝖒ᷘ𝅘 ͤ⸙ᵍᵏ
seminggu lagi ya bang Jay 😅
Fitria Ningsih
bisa aj kak sarah nambahin part extra bonus,,, keren
🍁 ¢ᖱ'D⃤ ̐༄⃞⃟⚡Nuyy ☕
Nasib mu Jay 🤣🤣,dah di puncak ubun2 eh malah PMI....
Pengikut setia memang keren mereka berkorban demi kesayangan nya Jaynuddin biar kembali lagi,jd manusia seutuhnya
🍁 ¢ᖱ'D⃤ ̐༄⃞⃟⚡Nuyy ☕
Hadeuh Jay lawak aja nih,dah siap cetak lagi aja ya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
udah selesai puasanya ya udah lewat 40 hari 😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
5 hari lagi menuju HPL
icetea🍻
wah akhirnya happy ending 🤩🤩selamat ya Bella dan Jay secepatnya bikinkan ganesh adik biar ada kawan geludnya 🙊🙊🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
icetea🍻
😂😂😂kasihan ganesh masih kecil. dah mau mencetak lagi
icetea🍻
aku juga berharap Jay kembali dan hidup bersamamu Bella
Free Palestine 🇵🇸
Makasih extra partnyaa kk othor🥰🥰
sehat2 sllu ditunggu karya trbarunyaa😉
Free Palestine 🇵🇸
gagal malam peetama yg ke2 nyaa🤣🤣🤣🤣
Free Palestine 🇵🇸
wkwkwkwkwk...ngadon sana dan bikin kesebelasan🙊🙊🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Free Palestine 🇵🇸
Alhamdulillah Jay Junior akhirnya launching jugaa🥰
Smoga kehadiran bayi gemoy ini hadir brsama kedatangan sang ayah Jay Kavindra...
Free Palestine 🇵🇸
harapan yg sama dgnku Bella...
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘJU💘ᵇᵃˢᵉ
happy ending jay dan bella 😍😍

terimakasih kak mai,extra chapnya🥰🥰
Muzie✰͜͡v᭄
Neo paling setia menunggu Jay pulang kembali, akhirnya Jay yang di tunggu kembali pulang demi sang buah hati dan Bella.
Happy Ending akhir ceritanya seneng dan bahagia buat Jay dan keluarga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!