Berawal dari aku suka sekali duduk dibawah pohon besar, yang berada di belakan sekolah ,ya pohonnya sangat rimbun dan memiliki dahan-dahan yang kokoh,sehingga nyaman untuk bersantai dibawahnya .
Aku dan Lisa suka berada di situ, walaupun pohon ini terkesan seram ditambah lagi gak ada yang berani kemari, kecuali hanya kami berdua saja.Banyak yang bilang kalau pohon ini angker,tapi aku gak peduli,aku gak percaya yang namanya hal -hal mistis begitu.
Hingga pada waktu itu sesuatu yang cukup buat bulu kuduk ku merinding,tapi aku cuek dan tiba- tiba ada sekelebat bayangan melintas dihadapan ku .
Siapa ...??(ucapku takut)
Penasaran gimana cerita selanjutnya ,yuk ikutin kisah nya dikarya terbaruku "Rahasia mengerikan disekolah".
Jangan lupa beri rate dan like ya 😊.
Jika berkenan boleh di vote 😊.
Happy reading guys😊😊.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah ajha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4
Kami memutuskan balik ke lab.
Sementara didalam kamar mandi ada sesosok hantu wanita yang sedang menyisir rambutnya di depan cermin,sambil bersenandung dengan mata penuh darah dan wajah penuh luka sayatan,yang melihat nya pasti akan lari ketakutan dikarenakan hantu itu memiliki wajah yang sangat menyeramkan.
Kami tiba di lab.
"Kenapa kalian lama sekali di toilet?(tanya pak Ahmad ketus)."
"Maaf pak , tadi perut saya mules banget(jawab Lisa)."
"Duduk sana dan tulis semua rangkuman ini dibuku sekarang!(perintah pak Ahmad)."
"Iya pak(jawabku )."
1 jam kami berada di lab ,kulihat jam di dinding menunjukkan pukul 1 siang,akhirnya selesai juga kegiatan kami di lab dan balik ke kelas.
"Ok,cukup hari ini dan jangan lupa beri penjelasan dari rangkuman yang sudah kita bahas dan sampai ketemu Minggu depan(ucap pak Ahmad)."
"Kalian boleh pulang!"
Kamipun beranjak meninggalkan kelas,pulang menuju rumah masing-masing.
Aku menunggu angkot,Lisa milih naik ojol,dia sudah pulang dari tadi karena Abang ojolnya cepet datangnya.
Belum lama Lisa pergi,Azam datang menghampiriku dengan sepeda motornya .
"Azam: Sayang,ayo naik aku anter kamu sampe rumah .
Aku : Gak usah deh sayang,ntar ibu nanyai lagi kalo aku dianter sama kamu bisa-bisa ibu curiga nanti.
Azam :Ya gak apa-apa donk,kan lebih bagus kalo ibu kamu tau jadi kita gak perlu backstreet terus, gak enak kayak gini sayang main rahasia-rahasiaannya mulu.
Aku: Bukan gitu lho sayang,ibu sama ayah tu belum ngizinin aku buat pacaran,nanti mereka bisa menghukum ku, bisa-bisa aku dikirim kependesaan tempat nenek tinggal aku gak mau sayang,jadi kamu sabar ya,nanti kalo kita udah selesai sekolah ini pasti aku akan bawa kamu ke ibu dan ayah.
Azam : Ehmm yaudah deh aku akan sabar menunggu untuk waktu itu,ok sayang.
Aku : Makasih ya Azam ku sayang kamu mau ngertiin aku."
"Itu angkot aku udah keliatan ,mending kamu pulang gih ntar kalo udah sampai rumah telpon aku ya,sayang(ucapku pada Azam)."
"Siap sayangku(ucap Azam)."
"Da..sayang ,kamu hati-hati dijalan ya(pesanku pada Azam)."
"Iya(jawab Azam)."
Setiba dirumah,mengucap. "Assalamu'alaikum ."
Aku langsung masuk kamar,tanpa mau lihat keadaan disekitar rumahku,karena emang begini tiap aku pulang sekolah ibu pasti sedang tertidur dikamar,sementara Syakilla sedang menonton tv sambil bermain boneka.
Aku belum selera buat makan siang,aku memilih rebahan dikamar sejenak,buat ngilangin penat ,setelah 1/2harian ku habis kan waktuku di sekolah .
30menit menurutku sudah cukup untuk sekedar merelax kan tubuh ku.
Aku mengganti seragam ku dan keluar menuju meja makan. Selesai makan aku mendekati Syakilla.
"Dek ,ibu belum bangun kok kakak gak liat ibu dari tadi ?"
"Biasa kak macam gak tau aja,kalo jam segini tu ibu masih tidur cantik dikamar."
"Ohh kamu udah makan?"
"Udah donk kak."
"Main boneka terus,emang kamu gak ada PR?"
"Hari ini lagi gak dikasih PR sama Bu guru kak."
"Gitu ya ."
"Oh iya kak ,Killa mau ngomong sesuatu ."
"Mau ngomong apa ?"
"Tapi kakak janji ya gak kaget dan gak takut soalnya cerita Killa agak serem."
"Iya kakak janji."