Diandra Zivana Athalla seorang gadis yatim piatu yang mencari nafkah dengan berjualan di taman kota setiap malamnya.
Diandra memiliki seorang sahabat yang bernama Galen Baim Pratama Syahputra. Galen sering menemani Diandra berjualan.
Suatu malam, Galen ada acara sehingga tidak bisa menemani Diandra. Gadis itu pulang dengan sepedanya.
Di tengah perjalanan seorang pria menghentikan sepedanya. Diandra diberi obat bius hingga pingsan. Setelah itu Diandra diperkosa. Trauma karena perkosaan membuat Diandra menjadi bisu.
Merasa bersalah dan juga kasihan dengan nasib Diandra, Galen menikahi Diandra.
Saat ijab kabul berlangsung, Diandra mengetahui jika pria yang memperkosanya itu adalah kakak kandung Galen yang bernama Adyatma Mahavir Alister Bagaskara.
Bagaimana kisah selanjutnya? Siapkan tisu sebelum melanjutkan membaca novel ini.
follow ig mama : reni_nofita79
Untuk mengenal dan mengetahui novel mama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Empat CINTA TANPA KATA.
Galen menemui polisi yang berjaga di rumah sakit setelah memastikan Diandra tertidur. Tadi perawat memberikan obat tidur seperti yang Galen inginkan agar Diandra bisa tidur nyenyak dan melupakan peristiwa yang baru menimpanya.
Galen meminta kasus ini ditutup atas permintaan Diandra. Awalnya susah meyakinkan pihak kepolisian. Namun, dengan argumennya yang panjang, dan didampingi pengacara akhirnya Galen bisa menutup kasus ini.
Galen kembali ke kamar rawat Diandra dan melihat teman wanitanya itu masih terlelap. Baru saja kakinya melangkah mendekat, terdengar suara isak tangis dari Diandra. Ternyata Diandra mengingau. Mungkin masih teringat peristiwa yang menimpanya.
Galen duduk di samping ranjang Diandra, menggenggam tangan sahabatnya itu. Galen merasa iba melihat nasib yang menimpanya.
Diandra makin terisak di dalam tidurnya. Galen yang merasa kasihan memeluknya memberikan ketenangan.
Ya Tuhan, di dalam tidurpun kamu masih terisak. Begitu beratnya beban yang kamu tanggung. Aku meminta dokter memberikan obat tidur agar kamu bisa istirahat dan tidur nyenyak. Ternyata dalam mimpipun kamu mengalami hal buruk hingga menangis tersedu begitu.
Galen masih memeluk Diandra hingga dirinya ikut terlelap di samping sahabatnya itu. Tengah malam Diandra terbangun dan merasakan tubuhnya hangat.
Diandra melihat Galen yang memeluk pinggangnya. Diandra mengusap rambut sahabatnya itu.
Memperhatikanmu diam-diam, mendoakanmu setiap hari, dan mencintaimu secara rahasia.Perasaan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk memendam.Jika kau tak mengizinkanku masuk ke dalam hatimu, maka izinkan aku menyebut namamu dalam setiap doaku.Karena mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia. Diam yang paling tenang adalah mendoakan.Memendam rasa bukan sebuah tanda tak mampu, tapi menyadari bahwa orang yang sedang dipilih hati saat ini bukanlah sosok yang tepat dan pantas bagimu.
Galen membuka matanya dan tersenyum melihat Diandra. Galen melepaskan pelukannya. Menghapus sisa air mata yang masih ada di mata Diandra sahabatnya itu.
"Jangan menangis lagi. Aku yakin semua akan berakhir. Setelah hujan pasti akan ada pelangi. Dengan menangisi semua yang terjadi tidak akan mengembalikan semuanya."
Diandra kembali terisak mendengar ucapan Galen, pria yang dalam diam sangat dicintainya. Jika selama ini Diandra tidak pernah mengatakan isi hatinya, semua itu karena Diandra sadar siapa dirinya. Mereka jauh berbeda.
...----------------...
Pagi hari Dokter dan perawat datang untuk melihat kondisi Diandra dan melakukan pemeriksaan. Setelah Dokter melakukan cek kesehatan Diandra, Galen yang menemani langsung bertanya.
"Bagaimana keadaan Diandra, Dok?" tanya Galen.
"Kalau secara fisik sudah tidak apa-apa. Namun, mungkin mentalnya belum stabil. Kamu bisa bawa ke psikolog."
"Baiklah,Dok. Apa sudah bisa Diandra di bawa pulang. Aku takut kalau lama di rumah sakit, Diandra merasa dirinya sakit sehingga akan lebih sulit dia sembuh dan bangkit dari traumanya."
"Boleh saja dia di bawa pulang. Asal terus dampingi. Takut nanti dia berbuat bekat, misalnya bunuh diri. Jadi harus ada yang dampingi dan menghibur dirinya."
"Baiklah, Dok. Terima kasih."
Galen menyalami Dokter sebelum meninggalkan kamar rawat Diandra. Galen kembali mendekati ranjang Diandra.
"Kamu sarapan dulu. Biar bisa minum obat."
Diandra mengambil kertas dan pena. Menulis sesuatu dan melihatkan pada Galen.
"Kamu tidak kerja. Aku bisa sendiri. Pergilah kerja. Nanti orang tuamu marah. Kamu baru saja diberi kepercayaan untuk memimpin perusahaan orang tuamu."
"Aku masih izin. Ada kakak-ku di perusahaan itu juga."
"Kakak laki-laki yang sering kamu ceritakan itu?"
"Iya. Awalnya dia nggak mau memimpin perusahaan, namun saat aku mulai menjalankan perusahaan itu, akhirnya kak Adit mau juga. Jadi aku hanya wakil kak Adit."
"Nggak apa. Tetap semangat. Buktikan kamu yang terbaik." Tulis Diandra di selembar kertas.
"Kamu juga harus tetap semangat. Yakinkan semua yang terjadi padamu itu adalah ujian untuk menaikan derajat kamu. Siapapun yang melakukan ini denganmu, aku harap dia tidak akan pernah hidup tenang. Aku bersumpah akan tetap mencari tau,siapa pelakunya," gumam Galen.
Galen memang tidak tinggal diam, walau Diandra meminta kasus ini ditutup. Secara pribadi Galen tetap mencari pelaku yang berani melecehkan sahabat yang merupakan wanita yang sangat dicintainya itu.
...****************...
Bersambung
semua saling memaafkan dan tidak menaruh dendam lg..
walopun di cerita ini Adit belum dapat pasangan, setidaknya penyakitnya sudah sembuh dan berubah menjadi lebih baik perilakunya..
semoga Diandra jg bisa sembuh total walopun tanpa harus ke psikolog..
dengan didampingi suami dan anak tercinta serta dukungan seluruh keluarga besar Galen..
baru tau ternyata Adit juga jatuh cinta sama Diandra sayangnya gak terbalaskan..
setelah tau Galen jg jatuh cinta sama Diandra, penyakit hati Adit kambuh dan akhirnya Diandralah yg jadi pelampiasannya..
di sini bisa kita ambil pelajaran, jika ingin menikah harus benar2 siap mental terutama..
karena ini dibutuhkan dalam menghadapi masalah apapun nantinya yg pasti dihadapi dalam dunia pernikahan..
finansial, anak, konflik dg keluarga besar semua pasti pernah mengalaminya..
satu hal yg penting, jangan pernah membanding-bandingkan anak2 kita, karena setiap anak terlahir berbeda sekalipun dari ortu yg sama..
jadi treatment tiap anak pun jg berbeda satu sama lain..
keren banget mam ceritanya..
ini novel terakhir yg kubaca di kategori "cinta yg menyedihkan"..
cuss lanjut novel2 di kategori lainnya..
jangan bosen baca komenku ya mam..
semoga sehat terus..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕