NovelToon NovelToon
VOF (The Legend Of Spear Master)

VOF (The Legend Of Spear Master)

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sci-Fi / System / Menantu Pria/matrilokal / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Vrmmorpg / Berbaikan / Tunangan Sejak Bayi / Game
Popularitas:288.3k
Nilai: 5
Nama Author: kholiq

Reyhan adalah seorang pekerja Serabutan yang bekerja untuk yang bekerja pada sebuah restoran memiliki pacarnya, suatu Hari dimana hari itu adalah hari dia perayaan tiga tahun mereka berpacaran.
Bukanya mendapatkan perasaan yang berbunga bunga ia mendapatkan kabar buruk, karena saat itu malah memutuskan hubungan mereka berdua dengan alan ia sudah mendapatkan laki-laki lain yang lebih baik darinya.
Tidak haya putus hari itu juga menjadi hari terakhir ia bekerja di restoran miliki pacarnya, yang membuatnya sedikit emosi ia mendapatkan berbagai hal ini karena pacar bertemu dengan laki-laki itu di sebuah game virtual reality yang saat itu memang sedang ngetren di seluruh dunia.
Saat remaja hidup nya di hancurkan oleh Game, sekarang Pacarnya direbut oleh Game yang belakangan ini sangat ia hindari.
Ini membuatnya sangat marah sehingga ia kembali dalam permainan yang dari dulu sudah berusaha ia hindari dapatkan ia berhasil dalam game tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kholiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vanesa

karena tidak ada yang datang menjeguknya saat masih berada di rumah sakit membuat reyhan mengalami sedikit kebosan, dan membuatnya tidak bisa menahan diri untuk tidak mengeluh karena nasifnya yang cukup teragis.

"Semakin lama aku berada di rumah sakit ini, semakin aku percaya kalau bosan itu benar-benar bisa membunuh orang," keluh Reyhan karena ini sudah beberapa hari ini, ia sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa kecuali duduk di tempat tidurnya.

(karena nama yang sama nama reyna yang ada di chapptersebelumnya akan di ganti menjadi kamila)

Karena terlalu bosan dengan apa yang dia lakukan di rumah sakit, ia bahkan mencari tahu beberapa hal tentang keluarga Kamila. Ia telah tahu bahwa keluarga Kamila adalah keluarga kelas atas. Setelah mengetahui siapa mereka sebenarnya, ia masih tidak menduga akan hal tersebut.

Reyhan sebenarnya tidak mengerti kenapa mereka bisa sampai di tempat ini. Meskipun rumah mereka memang berada di ibu kota, melihat identitas mereka yang seperti itu membuatnya sedikit menyesal tidak meminta yang berlebih saat ia berbicara banyak dengan ayah dari Kamila.

"Halo kakak," ucap seorang anak yang terlihat memasuki kamarnya.

ya, itu memang kamila selama beberapa hari ini jika ada anak yang bisa datang menjenguknya orang itu hanya kamila anak yang telah di selamat kannya. Reyhan yang awalnya ogah-ogahan juga menikmati kedatangan dari Kamila, karena di beberapa kesempatan Kamila akan menjadi hiburan tersendiri baginya.

"Kamila pelang-pelang doang, entar kakaknya ada apa-apa," ucap perempuan yang juga ikut masuk ke dalam kamar rawat  Reyhan.

"Iya, kak," ucap Reyna dengan terlihat cemberut.

Reyhan yang awalnya adalah pengasuh mulai melihat kerah perempuan yang baru masuk tadi.

"Cantik banget," ucapnya secara refleks.

Sadar dengan apa yang ia ucapkan, Reyhan segera menutup mulutnya dan segera mengucapkan permintaan maaf karena sembarangan ngomong seperti itu.

Tentu, kakak dari kamila sama sekali tidak mempermasalahkan hal seperti itu, entah itu ia sudah terbiasa atau memang ia hanya tidak enak kepada Reyhan.

"Ciiiee, Kakak Reyhan pasti terpesona dengan kakak aku kan," setelah suasana mulai kondusif, malahan kamila yang mulai mengejek mereka berdua.

"Heh, dari mana kamu mendengar kata-kata seperti itu," tegur Reyhan kepada Kamila, ia juga merasa tidak enak kepada kakaknya.

"Di sekolahku banyak orang yang sering bilang gitu," balasnya dengan singkat.

"Kak, aku masih penasaran dengan lanjutan yang kemarin," lanjutnya.

Selama beberapa hari yang lalu, jika kamila datang, beberapa cerita karangan dari Reyhan seringkali ia ceritakan kepada Reyna. Tidak disangka kalau kamila sangat suka dengan cerita seperti itu.

"Tidak mau ah," ucap Reyhan dengan berpura-pura menolak untuk bercerita kepada Kamila pada saat itu.

"Ayolah, kak," kamila terus memohon-mohon agar Reyhan mau bercerita untuknya.

"Ok, ok, ok, tapi kamila harus janji kalau pulang nanti harus mendengarkan segala ucapan dari kakaknya!"

Mendengar hal seperti itu, Kamila langsung bersemangat dan melakukan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Reyhan. Setelah itu, ia segera mengambil posisi duduk di samping Reyhan untuk mendengarkan apa yang akan diceritakan oleh Reyhan saat itu.

Kakak dari kamila sendiri sejak tadi tidak mengatakan apa-apa, ia hanya takjub tentang bagaimana laki-laki yang ada di depannya itu bisa mengambil hati dari adiknya dengan baik. Sedangkan ia sendiri sangat sulit untuk melakukan interaksi seperti itu kepada adiknya.

Bahkan sekarang terlihat kalau Reyhan malahan lebih dekat daripada kakaknya sendiri. Namun ia tidak masalah akan hal tersebut, malah ikut senang karena semenjak mereka pindah ke Indonesia, ia sama sekali tidak pernah melihat kalau adiknya bisa sebahagia itu.

Ia terus melihat bagaimana Reyhan bercerita, dan semakin lama ia mendengar cerita dongeng tersebut, ia mulai mengerti dari mana asal cerita itu. Pasalnya, beberapa tempat yang disebutkan oleh Reyhan merupakan tempat di Vernata of Fantasia.

Yang menarik perhatiannya adalah bagaimana Reyhan dapat mengetahui berbagai tempat yang hanya beberapa orang yang mengetahuinya.

Reyhan sendiri terlihat sangat ahli dalam bercerita. Tidak membutuhkan waktu lama baginya untuk membuat Reyna tertidur. Sebenarnya, cerita dari Reyhan merupakan cerita yang dialaminya saat ia menjadi seorang Beta Tester di Vernata of Fantasia.

"Maaf kalau harus merepotkanmu dengan bercerita seperti itu," ucap Vanessa, kakak dari Kamila.

Ia mulai mengajukan beberapa topik pembicaraan saat melihat Kamila juga mulai tertidur.

"Tidak masalah, aku juga menikmati hal ini," ucap Reyhan.

"Aku mendengar dari ayah kalau kau seperti merupakan pemain Vof, tapi kalau mendengar ceritamu barusan sepertinya kau merupakan seorang pemain yang sudah berlevel atas," balas Vanessa

“Tidak juga, saat ini bahkan aku belum mengambil job. Untuk cerita tadi terjadi saat aku menjadi saat menjadi beta tester di Vof,”

“Serius.” Vanesa sama sangat sulit untuk percaya jika Seorang beta tester masih berada di level nol dalam permainan.

“Kalau kau tidak percaya kau bisa melihat akunku saat nantinya aku bermain di rumah sakit ini.” Ucap Reyhan santai.

Mendengar hal tersebut Vanessa langsung mengeluarkan seperangkat alat fulldrive yang dari tadi ia bawah dan memang itu adalah hadiah dari ayah untuk kenakan oleh Reyhan selama di rumah sakit ini.

Dan saat Reyhan melakukan beberapa pengaturan ia dapat melihat kalau akun dari Reyhan memang masih merupakan akun pemula yang bahkan belum melakukan apa dalam permainan itu.

“Aku mulai curiga kalau kau hanya berbohong kalau kau seorang beta Tester,” Vanessa masih berusaha mencari beberapa info dari Reyhan.

“Aku sama sekali tidak menyuruhmu untuk percaya kalau aku merupakan seorang beta tester.” Ucap Rey santai ia sudah cukup senang melihat sebuah peralatan fulldrive yang sepertinya akan digunakan selama di rumah sakit ini.

Dalam sekali lihat saja ia sudah mengetahui kalau itu adalah seri terbaru dari peralatan yang ada di dunia. Dan menurut beberapa berita yang ia baca di HP seri itu hanya terdapat ratusan yang ada didunia ini.

“Iya, Ia, ia kalau ada waktu akan kubantu kau untuk naik level,” ucap Vanessa

“Hitung, hitung sebagai permintaan terima kasih karena telah menyelamatkan adikku,” lanjutnya.

Mendengar ucapan seperti itu Reyhan langsung tersenyum penuh makna ia tidak tahu berapa level Vanessa di dalam Vof, namun jika ia sudah mengucapkan hal tersebut tentunya ia tidak akan menyia nyiakan kesempatan emas seperti itu.

“Ku harap kau tidak mengatakan omong kosong semata,” balas Reyhan dengan sedikit nada mengejek.

“Berikan saja aku lokasi tempat kau berada sekarang, dan kuperlihatkan sebagaimana tangguhnya diriku di Vof.”

“Kau tidak perlu membantuku naik level aku hanya perlu bantuanmu untuk menakluk sebuah slime untuk dijadikan sebuah pet,” Reyhan memberitahukan beberapa rencana yang ingin dia lakukan.

“Slime?” tentunya Vanesa sama sekali tidak mengerti tentang bagaimana seseorang berencana menggunakan seekor slime untuk dijadikan sebuah Pet.

“Tidak terlalu khusus, aku hanya mengincar slime bayangan. Dan seharusnya kau tahu kegunaannya bukan?”

Slime bayangan adalah seekor monster tipe unik dan langkah di mana ia bisa berubah menjadi berbagai monster untuk mengelabui lawannya, walaupun terdengar hebat slime itu hanya bisa meniru pergerakan dan wujud si monster tampah bisa mengeluarkan skill atau berbagai serangan dari monster yang ditirunya.

Sehingga ada beberapa orang yang berusaha untuk menggunakannya sebagai pet namun karena ia tidak bisa mengeluarkan skill seperti monster lain dan pertahanannya bisa dikatakan tergolong lemah membuatnya cepat untuk dilupakan.

Mereka terus mengobrol banyak terutama tentang vernata of fantasia, dari Vanessa ia dapat mengetahui beberapa informasi penting yang hanya bisa didapatkan oleh para pemain yang berlevel tinggi semata

"Tidak juga, saat ini bahkan aku belum mengambil job. Untuk cerita tadi, itu terjadi saat aku menjadi beta tester di Vof,"

"Serius?" Vanesa sangat sulit untuk percaya jika seorang beta tester masih berada di level nol dalam permainan.

"Kalau kau tidak percaya, kau bisa melihat akunku saat nantinya aku bermain di rumah sakit ini," ucap Reyhan santai.

Mendengar hal tersebut, Vanessa langsung mengeluarkan seperangkat alat fulldrive yang dari tadi ia bawa. Memang itu adalah hadiah dari ayah untuk dikenakan oleh Reyhan selama di rumah sakit ini.

Dan saat Reyhan melakukan beberapa pengaturan, ia dapat melihat bahwa akun dari Reyhan memang masih merupakan akun pemula yang bahkan belum melakukan apa-apa dalam permainan itu.

"Aku mulai curiga kalau kau hanya berbohong kalau kau seorang beta tester," Vanessa masih berusaha mencari beberapa informasi dari Reyhan.

"Aku sama sekali tidak menyuruhmu untuk percaya kalau aku merupakan seorang beta tester," ucap Reyhan santai. Ia sudah cukup senang melihat sebuah peralatan fulldrive yang sepertinya akan digunakan selama di rumah sakit ini. Dalam sekali lihat saja, ia sudah mengetahui kalau itu adalah seri terbaru dari peralatan yang ada di dunia. Dan menurut beberapa berita yang ia baca di HP, seri itu hanya terdapat ratusan di dunia ini.

"Iya, iya, kalau ada waktu, akan kubantu kau untuk naik level," ucap Vanessa.

"Hitung sebagai permintaan terima kasih karena telah menyelamatkan adikku," lanjutnya.

Mendengar ucapan seperti itu, Reyhan langsung tersenyum penuh makna. Ia tidak tahu berapa level Vanessa di dalam Vof, namun jika ia sudah mengucapkan hal tersebut, tentunya ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas seperti itu.

"Ku harap kau tidak mengatakan omong kosong semata," balas Reyhan dengan sedikit nada mengejek.

"Berikan saja aku lokasi tempat kau berada sekarang, dan kuperlihatkan sebagaimana tangguhnya diriku di Vof."

"Kau tidak perlu membantuku naik level, aku hanya perlu bantuanmu untuk menaklukkan sebuah slime untuk dijadikan sebuah pet," Reyhan memberitahukan beberapa rencana yang ingin dia lakukan.

"Slime?" Tentunya Vanessa sama sekali tidak mengerti tentang bagaimana seseorang berencana menggunakan seekor slime untuk dijadikan sebuah pet.

"Tidak terlalu khusus, aku hanya mengincar slime bayangan. Dan seharusnya kau tahu kegunaannya, bukan?"

Slime bayangan adalah seekor monster tipe unik dan langkah di mana ia bisa berubah menjadi berbagai monster untuk mengelabui lawannya. Walaupun terdengar hebat, slime itu hanya bisa meniru pergerakan dan wujud si monster, tapi tidak bisa mengeluarkan skill atau berbagai serangan dari monster yang ditirunya.

Sehingga ada beberapa orang yang berusaha untuk menggunakannya sebagai pet, namun karena ia tidak bisa mengeluarkan skill seperti monster lain dan pertahanannya bisa dikatakan tergolong lemah, membuatnya cepat untuk dilupakan.

Mereka terus mengobrol banyak, terutama tentang Vernata of Fantasia. Dari Vanessa, ia dapat mengetahui beberapa informasi penting yang hanya bisa didapatkan oleh para pemain yang berlevel tinggi semata

1
Black Sword
hero saga kw
₁₆ⷮ₀๎₂̜̤̱₂ͦ₅ ⍣⃝☠️​
buruk,
aku kira yg buruk cm di awal.
ternyata sampai bab pertengahan juga masih buruk.
kecewa...
Two Mile
ohhh termyata novel terjemahan ya?
Ryan Ibrahim
mau dibilang mirip hero saga punya suhu SHU juga gpp ko hu, mengobati kerinduan malah dengan cerita suhu ini, semangat hu
Aldi Syam
thor kalau di dunia nyata maka pakai namanya saja rayhan dan kalau di dunia game maka pakai nama game agar pembaca tahu kalau itu sudah di dunia berbeda dari sebelumnya


satu lagi thor kalau bisa revisi dulu karna masih ada beberapa kalimat yang susah dibaca atau di mengerti
Arfi Jav
Kurang nih! Author ny belajar bahasa Indonesia.... kurang pengalaman atau pengetahuan!
Arfi Jav
lupa kali.... Anna terlalu imut untuk mantan MC. Kalu Rosa kayakny pas nih
Arfi Jav
Etiket penulisan novelnya kurang....
bahasa yg dipakai tidak baku. pusing bacanya. tanda titik koma ny tidak dipakai dengan benar.
Arfi Jav
mantap.... singkat padat dak bertele-tele penjelasannya....
Gusti Rahmat
profesional
Jaudin Popi
kayak familiar ceritanya
fajar zulhidayatul
lanjut kk
fajar zulhidayatul
bagus
Marbunta
semangat up-nya Thor 😍😍
Ompong Tengah 💤
Yap Indonesia sekali,bisa bisanya masih cengengesan
Bank Йаім
ruweettt seruu ketikannya
Nasrul
gak tau Inggris
Bank Йаім
tampah lagi..
awak e gak popo ta?
Bank Йаім
TAMPAH lagi dan lagi TAMPAH, kata kata GJ.
Bank Йаім
mbulet seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!