NovelToon NovelToon
Oh, My Queen!

Oh, My Queen!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 5
Nama Author: Dydy_ailee

Ini adalah karya ke-4 ku, yang mana merupakan sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA


Ini kisah cinta tentang Kyra Queensha Dirgantara atau yang biasa di sapa Queen. Pertemuan pertamanya dengan seorang anak laki-laki bernama Raja Narendra Pradana Wijaya. Anak, sekaligus cucu seorang konglomerat. Mereka bertemu disaat Raja berusia 12 tahun dan Queen berusia 7 tahun. Hingga waktu pun berlalu begitu cepat, sebuah persahabatan kecil, rupanya menumbuhkan perasaan cinta di hati keduanya ketika mereka mulai remaja. Meskipun terbentang antar benua, namun tak menyurutkan cinta keduanya. Sampai pada akhirnya Queen mendapat kabar dari negeri seberang, bahwa Raja telah tiada. Kabar itu membuat Queen sangat sedih dan hancur. Namun dengan sabar dan penuh harap, ia selalu menanti kehadiran Raja. Hati kecilnya selalu mengatakan bahwa Raja masih hidup.


Lalu, bagaimanakah kisah cinta Queen tanpa Raja? apakah Queen akan melupakan cinta masa lalunya dan membuka hati untuk pria lain?

Inilah sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dydy_ailee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 Takut Menunggu

Setelah Queen mendapatkan sepasang sepatu dari Nathan, kini giliran Queen yang memberikan sesuatu untuk Nathan. Queen mengajak Nathan ke sebuah toko baju. Queen memilihkan sweater berwarna coklat muda untuk Nathan.

''Ini untuk kakak. Disana pasti dingin.''

''Terima kasih ya. Bagaimana kalau kita makan ice cream di Dream Land?''

''Iya aku mau. Tapi jam berapa penerbangan Kak Nathan?''

''Masih jam 10 nanti. Masih ada waktu 4 jam sebelum aku berangkat.'' Nathan kemudian mengajak Queen menuju Dream Land. Sesampainya di sana, Nathan menggandeng tangan Queen dan mengajaknya duduk di bangku tepi danau buatan.

''Bukankah disini semakin indah kalau malam hari?'' tanya Nathan.

''Iya. Lihat saja lampunya sangat indah kan.''

''Kamu tunggu disini, aku akan membeli ice cream.''

''Baiklah.'' Nathan pun segera pergi untuk membeli ice cream. Tak lama kemudian Nathan pun kembali.

''Ini untukmu.''

''Terima kasih, Kak.''

''Mulai sekarang jangan panggil kakak. Panggil saja nama ku. Aku merasa seperti seorang kakak yang sedang menjaga adiknya.'' Ucap Nathan terkekeh.

''Tapi aku sudah terbiasa.''

''Dan mulai sekarang biasakan memanggil Nathan, oke.''

''Aku akan mencobanya, Nathan.'' Kata Queen sembari menatap wajah tampan Nathan.

''Oh ya setelah aku kembali, mau kah kamu menungguku disini?''

''Disini?''

''Iya. Bukan kah ini tempat favoritmu? Dan sekarang menjadi tempat favorit kita.''

''Aku takut! Aku takut kalau kamu bohong!"

''Bohong? untuk apa aku bohong. Aku kan punya nomor ponselmu, Queen. Kita bisa saling telepon dan saling memberi kabar. Apa yang kamu takutkan?''

''Karena saat itu Kak Raja juga mengatakan hal yang sama. Dan kenyataannya dia tidak pernah kembali ke tempat ini sampai detik ini.''

''Queen, aku Nathan. Aku bukan Raja. Kamu jangan takut dan tidak usah khawatir. Aku akan menepati janjiku.''

''Tapi sampai kapan aku harus menunggu?''

''Aku belum tahu. Aku disana untuk berobat, jadi tunggulah aku sampai aku kembali.'' Untuk sesaat Queen pun terdiam. Ia benar-benar takut jika Nathan tidak pernah kembali pada Queen.

''Kenapa diam? Atau saat aku kembali, aku harus membawa orang tua ku untuk melamarmu?''

''Uhuk.. uhuk.. uhuk.. uhuk..!" Queen tersedak dan terkejut dengan ucapan Nathan.

''Kamu tidak apa-apa?'' tanya Nathan sambil menepuk pelang punggung Queen.

''Tidak! Aku hanya terkejut saja.''

''Bagaimana kalau kita melakukan sesuatu, supaya perpisahan kita ini, menjadi perpisahan yang indah.''

''Mana ada perpisahan yang indah? Semua perpisahan itu menyakitkan,'' celetuk Queen.

''Queen, kita berpisah untuk bertemu lagi. Percayalah aku akan kembali. Aku janji.'' Kata Nathan sambil mengulurkan jari kelingkingnya. Namun Queen justru menepisnya.

''Aku tidak butuh janji.'' Ucap Queen sembari beranjak dari duduknya. Nathan menghela nafas panjang dan berusaha memahami apa yang Queen rasakan. Nathan pun kemudian beranjak dari duduknya dan berdiri sejajar dengan Queen.

''Aku sebenarnya mengidap prosopagnosia.''

''Prosopagnosia? Penyakit apa itu? Apakah itu penyakit serius?''

''Itu adalah penyakit kebutaan. Kebutaan untuk mengingat wajah seseorang bahkan dalam kondisi terparah, aku bisa aja tidak mengenali wajahku sendiri. Aku sama sekali tidak pernah punya teman dekat. Ya karena mereka sudah jelas akan bosan jika berteman dengan ku. Karena setiap hari aku akan selalu bertanya tentang siapa kamu dan namamu.''

''Apa disini ada yang mengetahui penyakitmu?''

''Tidak ada! Aku tidak ingin orang lain tahu tentang ini. Aku tidak peduli jika menganggapku sombong. Aku hanya berusaha melindungi diriku saja.''

''Lalu kenapa kamu memberitahuku?''

''Entahlah. Kamu adalah gadis pertama yang aku ajak bicara dan yang pertama kali dekat dengan ku. Aku sendiri tidak tahu kenapa itu kamu? Padahal aku sudah 22 tahun hidup di dunia tapi kenapa harus kamu.''

''Lalu apakah kamu juga saat kembali nanti akan melupakan ku?''

''Aku berharap tidak. Buatlah aku selalu mengingatmu, Queen. Aku tidak ingin melupakanmu.''

''Kasihan Nathan, selama ini dia sangat menderita dengan keadaannya.'' Gumam Queen dalam hati.

''Maafin aku ya, karena aku sempat berpikir buruk tentang kamu.''

''Tidak apa-apa Queen. Aku sama sekali tidak marah.''

''Bagaimana kalau kita melihat pertunjukan air mancur di dekat kastil. Karena sebentar lagi kan sudah mau tutup.''

''Iya.'' Queen berusaha menunjukkan keceriaannya di detik-detik perpisahannya dengan Nathan. Kali ini Queen yang menggenggam erat tangan Nathan. Mereka saling berpegangan kuat melihat pertunjukan air mancur penutup malam ini. Queen berusaha membuang kesedihan Nathan akan penyakitnya selama ini. Waktu semakin dekat dan kini Nathan mengantarkan Queen pulang ke rumahnya. Sesampainya di depan rumah Queen, Queen memberanikan diri memeluk Nathan.

''Jaga diri kamu baik-baik ya. Aku pasti kembali.''

''Aku akan menunggumu disini. Tapi jangan buat aku menunggu terlalu lama karena menunggu itu menyakitkan.''

''Aku akan berusaha untuk tidak membuatmu menunggu.'' Mereka kemudian saling berpelukan dengan erat. Queen berusaha menahan untuk tidak menangis dan memberikan kekuatan Nathan untuk bisa sembuh.

Malam itu juga Nathan berangkat dan melakukan perjalanan menuju London. Berharap disana ia bisa melepas rindu dengan orang tuanya juga mendengar sebuah kabar gembira. Sementara Queen sedang berdiri di balkon kamarnya. Ia menatap ke langit malam yang penuh dengan bintang.

''Malam ini langitnya sangat indah dan cerah. Banyak bintang bertaburan di atas sana. Aku sedih kamu pergi tapi aku tidak mau memberatkan langkahmu. Apalagi kita baru saja beberapa Minggu bertemu. Aku berharap setelah kamu kembali, kamu bisa sembuh dan kalaupun masih sama, aku akan selalu berada di sisimu. Semoga perjalananmu lancar dan selamat sampai tujuan, Nathan. Aku akan menunggu mu. Walaupun sejujurnya aku sangat takut untuk menunggu.''

Bersambung...

1
Dahlia Anwar
engga bisa move on dari kisah mereka
Dahlia Anwar
ikut nangis aku
Dahlia Anwar
🥰🥰🥰🥰 engga bisa berkata kata
Dahlia Anwar
🤪🤪🥰🥰😘😘😘
Dahlia Anwar
sellu yang terbaik
Dahlia Anwar
cerita nya keren
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
hadir lagi Thor kangen Ama queen
Dahlia Anwar: apa lagi papa mama nya Dira and Keenan cerita yang luar biasa.
total 2 replies
Miss Kece
Hadeuuh jadi cewek kok bego dan cengeng quin
mamah cantikk
trs perusahaan yg d indo sp yg pegang thor
mamah cantikk
bukannya punya kampus ya thor tmpt dira dlu kuliah
mamah cantikk
laura salah nyari musuh, udh d baikin ngelunjak
mamah cantikk
jd mls klo ada si virgo
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Alya Safira
keren bgt..bagus..romantis... dan persahabatan tulus...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!