Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Siangnya setelah makan siang, Tiara mengantar makan untuk Kenan.Tiara kekantor Kenan naik ojek.Sampai dikantor Kenan tidak ada.Tiara menitipkan makanannya pada Jhony lalu pulang.
Beberapa menit setelah Tiara pulang, Kenan kembali kekantornya.Ia langsung masuk keruangannya.Jhony lalu menemuinya.
"Ken. Ini dari bini lo,"ucap Jhony sambil meletakkan rantang di meja.
"Tadi dia kesini? Kenapa nggak lo suruh tunggu gue?,"tanya Kenan lalu menyandarkan dirinya kekursi.Jhonypun duduk dikursi.
"Sudah, tapi dia nggak mau.Lo sih... jalan sam Sarah lama banget,"jawab Jhony.
"Mana gue tahu kalau bakalan lama.Tadinya gue pikir cuma bicara doang dicafe, nggak tahunya dia ngajak belanja sama nonton bioskop.Udah malas gue ngomongin Sarah.Mending gue kerja.Sana lo balik kerja!,'ucap Kenan.Jhony geleng-geleng kepala.
"Iya ya,"jawab Jhony lalu berdiri.Jhony kemudian teringat sesuatu.
"Oya gue lupa.Ini undangan nikahannya Nicky,"ucap Jhony sambil memberikan undangan ke Kenan.
"Widih... Jadi nikah dia.Lo dateng nggak,Jo?,"tanya Kenan sambil membuka undangannya.
"Datenglah. Lo juga harus dateng!,"ucap Jhony.Kenan menganggukkan kepalanya.
"Udah sana kerja!,"ucap Kenan.Jhonypun keluar dari ruangan Kenan.Ia kembali keruangannya.Kenan lalu makan masakan Tiara.Meskipun tadi dia sudah makan.Kenan tidak mau Tiara sedih karena makanannya tidak dimakan.Kenan juga sebenarnya menyukai masakan Tiara.
Sementara itu dirumah Tiara lagi membersihkan kamarnya.Disaar membersihkan meja tanpa sengaja ia menjatuhkan Vas bunha yang bunganya dari Farel.Ia kemudian membersihkan pecahan Vasnya, tapi Tiara tidak hati-hati jarinya terluka kena pecahan Vas.Seketika Tiara kepikiran Farel.
"Ada apa ini?Kenapa aku merasa telah terjadu sesuatu yang buruk pada Farel?,"batin Tiara.
tiba-tiba Cempaka menghampirinya dan membuyarkan pikirannya.
"Tante.Main yuk! Cempa bosan main sendili telus.Oma dan Bi Sumi sibuk sendili nggak mau diajak main,"ucap Cempaka.
"Iya sebentar ya.Tante bersihkan kamar ini dulu.Setelah itu kita main,"ucap Tiara lalu mengacak rambut Cempaka.Cempaka mengiyakan.
Tiara lalu membersihkan pecahan vasnya dan membuang bunganya karena sudah layu.Setelahnya Tiara mengobati tangannya lalu menemani Cempaka bermain.Mereka bermain boneka dikamar Cempaka.
***
Sore hati Kenan pulang kerumah.Tiara menyambutnya dengan hangat.Ia menyuguhkan kopi dan membantu Kenan melepas dasinya.
"Tiara memang istri yang baik.Nggak salah aku menikahinya,"batin Kenan.
"Ra.Dibelakang rambut kamu ada cicak,"ucap Kenan.Tiara lalu geli.Ia melihat rambutnya.
"Mas.Jangan bercanda!Aku geli sama cicak,"ucap Tiara sambil terus memainkan rambutnya. Kenan ketawa.
"Beneran ada dirambut belakang kamu.Kamu aja yang nggak bisa lihat,"ucap Kenan bohong.Tiara makin geli.
"Ihhh... Tolongin buang cicaknya!Buruan aku geli!,"pinta Tiara.
"Ya udah.Aku bantu,tapi kamu diam dan tatap aku dulu!,"ucap Kenan.Tiara lalu diam dan menatap Kenan.Kenan mendekatkan wajahnya dengan wajah Tiara.Ia lalu memegang tengkut leher Tiara dan mendekatkan bibirnya dengan bibir Tiara.Ia kemudian menarik leher Tiara dan menciumnya lebih dalam.
"Mmmm... mmmm....Lepas,"ucap Tiara lalu menginjak kaki Kenan.
"Awww...Kenapa kamu menginjak kakiku?,"tanya Kenan.
"Salah Mas bohongin aku.Bilangnya ada cicak nggak tahunya cuma alasan biar bisa cium aku,"ucap Tiara lalu pergi.Tanpa Tiara sadari, Ia blushing parah.
Kenan nyengir sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Setelah itu ia kekamarnya untuk mandi.Habis mandi Kenan rebahan dikasur karena capek kerja.Ia juga memikirkan cara untuk memutuskan Sarah.
Jam 7 malam Kenan keluar kamarnya karena lapar.Ia turun kebawah menuju meja makan.Di meja makan sudah ada Cempaka, Mama Dahlia, dan Tiara.Kenan lalu duduk disebelah Tiara.
"Mas.Mau makan apa?Aku ambilkan,"ucap Tiara.Mama Dahlia tersenyum melihat Tiara dan Kenan makin arab dan mesra.
"Ayam goreng sama sayur kangkung,"ucap Kenan.Tiara mengambilkannya.Kenan lalu memakannya.
"Tante.Suapin Cempa dong!,"pinta Cempaka.Tiara lalu menyuapi Cempaka.
Kenan melihat kedekatan Tiara dan Cempaka sudah seperti ibu dan anak.Kenan jadi membayangkan,kalau yang disuapin Tiara itu anaknya dengan Tiara bukan Cempaka.
"Mama. Aku mau ayam,"
"Mama. Aku mau minum,"
"Anak papa yang cantik udah besar,tapi masih disuapi,"
"Ihh... Papa bawel.Bilang aja kalau juga mau disuapi,"
"Sini sayang kalau mau disuapi!buka mulutnya! aaaa!!,"
Kenan tanpa sadar memasukkan sesendok sambal kemulutnya.Kenan lansung sadar dari lamunannya karena kepedesan.Mama Dahlia dan Tiara ketawa.
"Pedessss.....,"ucap Kenan sambil mengipas mulutnya.
"Ini minum dulu,"ucap Tiara sambil memberikan segelas air ke Kenan.Kenan lalu meminumnya.
"Kalau makan jangan sambil melamun.Kamu itu lagi mikirin apa sih?,"tanya Mama Dahlia lalu minum.
"Nggak mikirin apa-apa, Ma,"jawab Kenan lalu menyuap makanannya lagi.Kenan malu dengan kejadian tadi.
"Malu banget aku.Seharusnya tadi aku nggak melamun,"batin Kenan.
Selesai makan Kenan dan Mama Dahlia kekamarnya masing-masing.Sedangkan Tiara dan Cempaka kekamar Cempaka.Tiara mau membantu Cempaka mengerjakan tugas sekolahnya.Setelahnya menidurkan Cempaka.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG