NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Tak Di Kenal

Menikahi Pria Tak Di Kenal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Alika seorang gadis cantik yang di khianati oleh kekasih di hari pernikahannya harus rela di menikahi pria yang sama sekali tidak ia kenal agar keluarganya tidak malu. Pria itu merupakan kakak sepupu dari sang kekasih, Alika mau menikah dengan pria itu karena bujukan orang tua sang kekasih agar mereka semua tidak malu.

Alika dengan ikhlas menerima pernikahan ini dan dia akan berusaha menjadi seorang istri. Namun Alika harus menerima kenyataan saat tahu jika sang suami memiliki wanita lain di hatinya.

Bagaimana nasib Alika apa dia bahagia dengan pernikahannya?,

yu simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Reyhan sudah di pindahkan ke ruangan rawat, namun Reyhan masih belum sadar.

"Al, emang orang tua Reyhan siapanya Galang? " bisik Suci yang masih penasaran.

"Mereka adik dari ibunya Galang, " jawab ku.

"Oh, tapi kamu gak kenal Reyhan? " bingung nya.

"Aku gak pernah ketemu dia, cuman tau namanya saja, " beritahu ku.

Tiba-tiba pintu ruangan Reyhan di buka dan Galang masuk. Aku mulai gak enak karena bertemu dia lagi.

Galang berjalan mendekati Reyhan lalu dia menyimpan kantong kresek yang ia bawa dan tak lupa ia juga memberikan satu kantong kresek pada ku dan Suci.

"Kalian pasti bekum makan, " ucap nya.

Suci melirik ku dan aku pun mengangguk baru lagi Suci menerima makanan itu.

"Aku ingin bicara sama kamu, " ucap nya menatap ku.

Aku terdiam cukup lama sebelum menjawab nya sampai Suci menyenggol tangan ku.

"Baik, " jawab ku lalu bangkit dan berjalan ke luar.

"Aku titip Reyhan, " pesan Galang pada Suci.

Saat ini aku dan Galang sedang berada di taman rumah sakit karena aku mencari tempat yang sedikit sepi. Aku duduk di bangku yang ada di taman sedangkan Galang dia berdiri tak jauh dari aku.

"Aku minta maaf, " ucapnya pertama kali dan membuat aku meliriknya.

"Aku gak mau kamu sedih, aku gak ada niatan buat sembunyikan itu semua. Aku cuman gak mau sedih dan menyalahkan diri kamu, " lanjutnya mencoba menjelaskan.

"Mau sampai kapan abang sembunyikan kebenaran itu?, setelah aku di hina baru abang bakal jujur sama aku atau kasih tau orang biar mereka kasih sama aku? " tanya ku dengan gemetar.

"Enggak gitu, mama sama papa sudah tau bahkan om Ilham dan tante Nara tau, " ucap nya.

"Tapi mereka keluarga mama kamu bukan keluarga dari papa, aku tau mereka baik tapi kelurga papa mu gak gitu. Apa lagi kamu tau kalau ini mantan nya Doni dan jika mereka tau aku seperti ini mereka akan merasa bersyukur karena Doni gak menikah dengan dengan ku, "air mata ku sudah tak bisa di bendung lagi sudah jatuh membasahi wajah ku.

" Maaf, aku gak pernah ke pikiran sampai sana, "Galang berlutut di hadapan ku sambil memegang kedua tangan ku.

" Kamu kaya gini juga gara-gara aku, jadi aku akan berusaha buat bela kamu, "lanjutnya.

" Maksud abang? "bingung ku.

" Kemungkinan kamu hamil kecil setelah jadian penusukan, "jawab nya membuat aku benar-benar kaget.

Ku tarik tangan ku lalu berdiri namun Galang menahan ku dan memeluk ku.

" Aku minta maaf, "lirih nya.

" Jadi abang sengaja cari wanita lain agar abang bisa punya anak? "tanya ku.

Galang membalikan tubuh ku lalu memegang wajah ku.

" Aku gak pernah kepikiran buat cari wanita lain, "ucap nya.

" Terus foto itu? "bentak ku.

" Foto? "Galang bingung.

"Ponsel ku mana? " pinta ku.

"Di rumah, aku gak pernah buka-buka ponsel kamu, " jawab nya.

"Asal abang tau, malam dia saat aku baru tau kalau aku gak baik-baik saja aku dapat kiriman foto dari nomor yang gak aku kenal, dia kirim foto abang sama cewek lain di hotel, " beritahu ku.

"Aku gak pernah punya cewek lain di luar, karena yang aku sayang cuman kamu, " ucap nya menyangkal tuduhan ku.

"Abang ingat-ingat lagi atau abang pastikan dulu lihat ponsel ku karena aku yakin masih ada foto itu, sekarang biarkan aku pergi. Pulang bersama Suci aku lelah bang, " pinta ku dan Galang langsung melepaskan tangannya dari tangan ku dan aku pun langsung meninggalkan dia.

Aku masuk ke ruangan Reyhan dan aku lihat Suci baru selesai makan.

"Kita pulang, " ajak ku membuat Suci kaget.

Aku pun menarik tangannya dan saat hendak keluar Galang membuka pintu dan Galang tidak menghalangi aku untuk pergi. Di luar rumah sakit aku langsung jongkok dan menangis membuat Suci kaget.

"Ada apa? " tanya nya.

Aku tidak menjawab dan Suci memeluk ku. Setelah aku merasa tenang barulah Suci mencari taksi dan kami pun pulang ke kosan. Sepanjang jalan aku hanya diam dan Suci tidak bertanya apa-apa dia hanya memegang tangan ku. Tibanya di kosan aku langsung masuk dan merebahkan tubuh ku dan air mata ku tidak bisa aku bendung dan keluar begitu saja.

"Al, aku gak tau masalah kamu dengan Galang apa, tapi aku lihat dia sepertinya sayang banget sama kamu, " ucap Suci.

"Dokter bilang kemungkinan aku hamil kecil dan itu membuat aku sedih di tambah lagi Galang menyembunyikan itu semua dari ku. Belum selesai masalah itu tiba-tiba aku dapat kiriman Foto Galang bersama cewek di hotel," beritahu ku membuat Suci kaget.

"Parahnya lagi dia gak mengakui dan dia gak tau, " lanjut ku.

"Ya kalau gitu emang ada yang niat buat menghancurkan hubungan kamu sama Galang, " ucap Suci membuat aku terdiam.

"Udah gak usah kamu pikirin lagi, sekarang kamu tunggu kabar dari Galang saja, aku yakin dia pasti akan mencari tahu, " lanjut Suci.

"Udah sekarang istirahat, besok kami gak usah masuk dulu biar aku minta izinkan, " titah Suci dan aku pun nurut saja dan langsung tidur.

Besoknya saat aku bangun wajah ku sembab dan aku gak mungkin masuk buat kerja dan Suci udah tau kalau mataku bakal bengkak karena menangis lama.

"Udah kamu di rumah saja, nanti aku minta izin sama kepala sekolah, " ucap Suci saat sedang bersiap.

"Oh ya, semalam Galang ngabarin kalau Reyhan sudah sadar dan kondisinya cukup baik, " beritahu Suci.

"Bagus deh kalau gitu, " aku merasa senang.

"Kamu gak akan nengok Reyhan lagi? " tanya Suci.

Aku pun terdiam, Suci mendekat dan merangkul ku.

"Kalau belum siap buat ketemu Galang lagi ya udah gak usah datang, " ucap Suci.

"Ya udah aku berangkat, " pamit Suci dan dia langsung pergi namun tak lama pintu di ketuk.

"Pati ada yang lupa, " gumam ku sambil turun dari tempat tidur dan melangkah ke arah pintu.

"Pesanannya mbak, " saat membuka pintu ternyata tukang jasa anatar makanan.

"Siapa yang pesan pak? " bingung ku.

"Disini sih atas nama Alika, " jawab nya membuat aku bingung karena aku gak merasa pesan.

"Sudah di bayar mbak, " ucapnya dan aku pun terpaksa menerimanya.

Aku bawa masuk lalu menghubungi Suci namun Suci tidak memesan makanan. Namun tiba-tiba ponselku berbunyi dan ada pesan masuk.

(Aku pesanan sarapan buat kamu, jangan lupa di makan).

Aku sudah tau siapa yang kirim pesan karena dia memakai nomor Reyhan.

1
Astrireynadiaz
ok
Juliaty Paridy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!