NovelToon NovelToon
ANTARA CEO DAN MAFIA

ANTARA CEO DAN MAFIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Momoy Dandelion

Prita Asmara adalah anak seorang pengusaha. Namun, setelah kedua orangtuanya meninggal, kehidupannya berbalik 180 derajat. Seluruh harta peninggalan orangtuanya direbut oleh omnya sendiri dan hanya menyisakan rumah. Untuk bertahan hidup, dia harus bekerja keras. Dia bekerja sebagai guru honorer di TK dan sebagai tukang cuci piring di restoran.

Selama tiga tahun, Prita menjalin hubungan dengan Ayash. Mereka menjalani LDR karena Ayash kuliah di luar kota. Ketika akhirnya mereka bisa bersama dan rencana pernikahan semakin dekat, ada banyak cobaan yang datang. Cobaan terbesar mereka ketika Bayu hadir di antara hubungan mereka.

Bayu merupakan seorang mafia yang begitu terobsesi dengan Prita. Dia akan melakukan segala macam cara untuk mendapatkan Prita.

Antara CEO dan Mafia, siapakah yang akan dipilih Prita? Ayash atau Bayu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melepasmu

Bantu like ya, dear readers.... 💕💕💕

----------------------------------------------------------------------------------

Mobil yang dinaiki Prita melaju meninggalkan mansion. Di sampinya ada Bayu yang terus memeluk pinggangnya posesif. Prita sesekali menoleh ke belakang, memperhatikan mobil yang sedari tadi mengekor di belakang mobilnya.

Ayash ada di mobil belakang. Bayu tak mengijinkan satu mobil dengannya.

Prita terus diam, mengabaikan segala yang diperbuat Bayu kepadanya. Bayu begitu antusias untuk memeluknya dan sesekali menciuminya. Prita tak peduli. Hanya kondisi Ayash yang ia pikirkan dan khawatirkan.

Prita memang seorang pribadi yang tegar. Di tengah suasana hati yang kacau ia lebih memilih diam menekan perasaannya sendiri. Meskipun ingin menjerit sekuat tenaga, menangis sampai puas, ia tak bisa melakukannya. Hanya sesekali air matanya keluar ketika dadanya terasa sesak.

Sekitar 30 menit kemudian mobil mereka sampai di sebuah rumah sakit swasta yang cukup terkenal di kota S. Bayu mengajak Prita turun. Ia terus menggenggam tangan Prita seakan tak mau melepaskannya.

Beberapa anak buahnya memanggil perawat untuk membawakan brankar dorong. Mereka memindahkan Ayash ke brankar tersebut dan membawanya ke IGD untuk dilakukan tindakan.

Prita ikut masuk melihat seorang perawat memasangkan selang infus di tangan Ayash. Perawat yang lain merawat luka di beberapa bagian tubuh Ayash kemudian memasangkan perban.

Luka di tubuh Ayash cukup banyak. Dokter jaga sempat menanyakan kepada Bayu tentang kondisi Ayash. Ia menjawab dengan enteng kalau ia menemukannya sudah terkapar di jalan.

Jam menunjukkan pukul satu dini hari ketika Ayash dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Bayu memilihkan kamar VVIP terbaik dan membayarkan sejumlah uang untuk perawatan dua minggu ke depan.

Prita menatap sayu sosok Ayash yang masih belum sadar di ranjang perawatan. Ia tidak tega untuk meninggalkannya.

Prita mengambil ponsel dari dalam tasnya. Bayu langsung menahannya.

"Kamu mau apa?" tanyanya curiga.

"Aku hanya akan menghubungi asistennya supaya bisa menjaganya." jawab Prita.

"Tidak boleh!"

"Ini terakhir sebelum aku pergi."

Bayu melepaskan tangannya. Prita menekan nomor telepon Egi.

Tut... tut... tut...

"Halo... "

"Egi?"

"Iya, Nona Prita. Kenapa tengah malam begini menelepon saya?" Egi berbicara dengan suara parau karena masih mengantuk.

"Aku mau minta tolong."

"Apa yang bisa saya bantu?"

"Tolong segera datang ke Rumah Sakit Harapan Kita. Ayash sedang dirawat di sini. Aku tidak bisa menjaganya. Tolong, ya... "

"Baik, Nona."

"Dia ada di ruang Paviliun Anggrek nomor 27."

Tik

Prita mematikan ponselnya. Bayu langsung merebut ponsel dari tangannya. Ia menjatuhkan ponsel itu ke lantai kemudian menginjaknya hingga remuk. Prita hanya pasrah melihatnya.

"Ayo kita pergi sekarang. Aku sudah memenuhi semua keinginanmu." perintah Bayu.

Prita kembali memandangi Ayash. Ia berjalan mendekatinya, meraih tangannya dan mengecupinya. Air matanya kembali mengalir.

Selama ini mereka sudah menjalani hubungan LDR begitu lama. Baru beberapa bulan mereka kembali bersama, kini Prita harus melepaskannya lagi. Entah mengapa perpisahan kali ini begitu berat. Ia merasa tak akan bisa lagi bersama Ayash. Ia merasa ini adalah pertemuan terakhir mereka.

Prita mendaratkan ciuman di bibir Ayash. Air matanya masih menetes. Menggambarkan begitu besar rasa cintanya kepada Ayash.

Melihat hal itu, Bayu menjadi marah. Ia langsung menarik Prita dan menyeretnya keluar dari ruang perawatan. Prita hanya bisa menitihkan air mata sembari memandangi sosok Ayash yang semakin menjauh darinya.

Koridor rumah sakit sangat sepi dan sunyi. Hanya terdengar derap langkah Bayu dan Prita.

Bayu terus menarik tangan Prita hingga mereka sampai di parkiran. Prita didorong masuk ke dalam mobil.

"Jalan!" perintahnya kepada sopir yang sedari tadi standby menunggu mereka.

"Baik, bos." jawabnya seraya menghidupkan mesin mobil dan mulai menjalankannya.

Prita tertunduk. Ia hanya bisa diam sembari memandangi kegelapan malam dari kaca jendela. Air matanya sudah mengering. Menangispun sudah tak ada gunanya lagi.

Bayu masih merasa emosi mengingat kejadian di kamar perawatan. Prita sunggu berani mencium Ayash di depannya. Ia menarik lengan Prita, memegang dagunya dan menatap matanya. Prita memandangnya dengan tatapan bisu.

"Kalau kamu tetap ingin menderita bersamaku, anggap saja dirimu seperti boneka yang mematuhiku. Tapi kalau kamu ingin bahagia, belajarlah untuk mencintaiku. Karena aku tidak akan pernah melepaskanmu. Jika kamu menurut padaku, aku tidak akan mengusiknya. Tapi, jika kamu berusaha kabur, aku pasti akan membunuhnya." kata Bayu dengan nada penuh intimidasi.

"Kamu masih ingat, kan... sekarang giliranmu untuk menuruti semua perkataanku. Buat aku senang dengan perbuatanmu."

Prita hanya mengangguk. Bayu kemudian mengecup bibirnya. Tanpa diperintah, Prita membalas ciuman itu dengan perasaan hampa. Ia juga tak peduli ada sopir di depan mereka. Ia hanya fokus untuk menyenangkan mafia itu agar tidak mengganggu orang yang begitu ia cintai.

Butiran-butiran air mata kembali jatuh saat ia melakukan perbuatan yang bertentangan dengan nuraninya. Hatinya begitu sakit harus berciuman dengan orang asing yang bahkan kedatangannya selalu membuatnya dalam kesulitan.

Bayu terlihat menikmati ciumannya, apalagi Prita mau cooperatif mengikuti kemauannya. Seketika itu kemarahannya sirna.

*****

Egi buru-buru mencuci muka setelah mendapat pesan dari pacar bosnya. Dia memang hanya seorang asisten, tapi pekerjaannya harus siap siaga 24 jam melaksanakan perintah bosnya.

Sebagai seorang asisten siaga, gajinya lumayan besar. Sehingga, ia harus benar-benar bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

Egi sudah mengabdi kepada keluarga Ayash selama 10 tahun. Sebelumnya ia merupakan sekertaris Tuan Reonal Hartadi. Dia juga yang membimbing Ayash magang di perusahaan saat masih kuliah.

Setelah selesai kuliah, Ayash diberi tanggung jawab untuk menjadi CEO di perusahaan pertama keluarga. Egi turut dipindahkan dari Kota J ke Kota S untuk tetap mendampingi Ayash.

Kesetiaannya pada keluarga Hartadi tidak perlu diragukan lagi. Saking sibuknya bekerja, di usianya yang menginjak 32 tahun, ia belum pernah terlibat asmara dengan satupun wanita. Ia sudah berkomitmen, tidak akan menikah sampai berhasil menjadikan Ayash sebagai penerus keluarga Hartadi yang sukses.

Egi mengendarai sendiri mobil BMW miliknya. Jalanan kota masih terlihat lengang saat dini hari. Ia menahan kantuknya dengan meneguk minuman kopi instan yang sebelumnya ia ambil dari kulkas apartemennya.

Satu jam kemudian, ia sampai di Rumah Sakit Harapan Kita. Seorang petugas jaga mengantarkannya ke ruang Paviliun Anggrek nomor 27.

Ceklek!

Egi membuka pintu ruang perawatan yang ditunjukkan petugas rumah sakit. Ia melangkah masuk. Dilihatnya si bos tengah terbaring di ranjangnya dengan banyaknya perban yang membalut tubuhnya.

Krek!

Kakinya menginjak sesuatu. Sebuah ponsel yang telah retak. Ia mengambil benda itu dan meletakkannya di atas meja.

Egi duduk di kursi samping ranjang. Ia menghela nafas. Kondisi bosnya tampak memprihatinkan. Padahal, beberapa bulan ini ia selalu semangat dalam bekerja, bosnya terlihat bahagia.

"Hah... kenapa lagi ini? Biasanya Anda selalu bisa melawan mereka." gumannya.

Ayash memang seringkali dihadapkan dengan maut karena urusan bisnisnya. Namun, biasanya ia selalu bisa melawan karena kemampuan bela dirinya bisa dikatakan lumayan. Tapi kondisinya, sekarang ia babak belur.

1
emak gue
paling suka visualnya Irgi cocok banget sama karakternya yang ceplas-ceplos 😄
emak gue
kejamnya Bayu....
vj'z tri
Bayu pasti murka 😤😤😤😤
vj'z tri
keren raya baru berdoa langsung di kabulkan author 🤭🤭🤭🤭🤭
Retna Tri Tunjung
aku kok gemes sm ayash ya....masa ngga ada penjagaan sm sekali..
vj'z tri
woy Prita dalam masalah woy pada kemana sih nih 🫣🫣 tong tong tong tong 😤😤😤😤
vj'z tri
demi cinta lautan pun akan aku lewati ...apa lagi hanya minta ijin buat jemput anak teman 🤣🤣🤣🤣🤣🤣demi ini demi 🤭🤭🤭🤭
vj'z tri
huaaaaa😭😭😭 seru Thor seruuuuuuuuu lanjut 🥳🥳🥳🥳🥳💃💃💃
NK Penyair
Irgi🤣🤣🤣
NK Penyair
Moga Ayah Bayu ga ngerestuin Prita. Jdi Prita bisa bebas deh dari si Bayu😁
NK Penyair
Sedih
NK Penyair
jangan gr kamu Bayu🤪, Prita masih setia sama Ayash/Chuckle/
NK Penyair
Kasian bgt Ayash/Cry/
NK Penyair
Aku bayangin si Raeka ini mirip Lee Bona The Heirs bucin banget/Smile/
NK Penyair
Moga Prita ga jatuh cinta sama Bayu
NK Penyair
Moga Ayash bisa rebut Prita kembali
NK Penyair
dahlah.... Prita sama Ayash aja. Blacklist aja si Bayu/Smug/
Lella Tunnur
Luar biasa
Minun Choriroh
senang baca ceritanya
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
mansion ayash apa bayu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!