NovelToon NovelToon
Putri Dari Asisten Pribadiku

Putri Dari Asisten Pribadiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kehidupan di Kantor / Nikahmuda / CEO / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nona Xiao

Seorang pria muda yang tegas dan berwibawa sedang duduk diruang kerjanya.

"Jika kau pergi selangkah saja maka hukumanmu akan semakin berat!"

"Aku tetap akan pergi!"

"Cih, gadis nakal dan sulit di atur! Coba saja kalau kau bisa pergi dari sisiku."

"Tentu aku bisa!"

"Pak Hen tolong ajari anakmu tata krama!"

"Baiklah Tuan."

"Jangan menyulitkan Ayah, diam dan patuhlah!"

"Ayah jangan berpihak kepadanya, dia pria jahat dan kejam!"

"Dia adalah Bos Ayah kau tahu apa tentangnya. Cepat patuh dan menurutlah kepadanya!"

"Ayah! Lepaskan!"

"Mulai sekarang kau harus ku didik dengan benar!"

Baca selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Xiao, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Story 30

Ayah Sambung Kirana Yang Kejam

____________________________________________

Pak Darma menatap gerbang kebebasan nya yang ada di depan mata. Akhirnya dia sekarang bisa bebas, setelah sekian lama dia merasakan penderitaan sebagai narapidana di dalam penjara.

Dia mulai mengingat orang-orang yang sudah ia lukai. Dia juga mengingat kejadian saat dia memukul anak tirinya, Kirana. Saat akan membela dan melindungi ibunya.

Pak Darma menyesal dan berjanji akan meminta maaf kepada Hendrik dan keluarganya. Terutama kepada Kirana yang sudah ia lukai. Pak Darma meneteskan air mata karena merasa sangat bodoh telah di kuasa oleh amarahnya sendiri kala itu. Pak Darma kembali mengingat bagaimana peristiwa itu terjadi.

Saat itu, pesta pernikahan Emil dan Kirana. Kirana terus menelepon ibunya untuk segera datang ke pesta pernikahan nya. Namun, pak Darma tidak mengizinkan.

Karena ibu Kirana terus memaksa untuk pergi. Akhirnya terjadi pertengkaran hebat antara ibu Kirana dan pak Darma yang di dengar oleh Kirana di telepon. Kirana sangat gelisah, akhirnya setelah pesta usai Kirana meminta izin untuk menjenguk ibunya sebentar sebelum malam pengantinnya.

Emil mengantar Kirana ke rumah ibunya, Kirana menyuruh Emil untuk menunggu di luar karena, takut semakin memperburuk suasana di dalam. Emil pun menuruti keinginan Kirana walau dalam hatinya gelisah.

Saat Kirana masuk, dia sangat terkejut melihat keadaan rumah ibunya yang sangat berantakan. Barang- barang sudah hancur. Dia melihat Pak Darma sedang menghisap sebatang rokok di sudut ruangan.

"Dimana ibu saya?" tanya Kirana yang sedikit kesal kepada pak Darma.

"Hahaha, mengapa kau menanyakan wanita tidak berguna itu? Dia sudah pergi."

"Saya tidak percaya kepada bapak. Cepat beritahu di mana ibu saya berada! Mengapa bapak tidak mengizinkan ibu untuk menemui saya. Apa salah saya kepada bapak?"

Pak Darma berdiri dan menghampiri Kirana, perlahan Kirana mundur dan ingin segera pergi. Namun, pak Darma mencegahnya.

"Apa kau tidak ingin menolong ibumu yang lemah itu, di gudang?" ucap pak Darma.

"Gudang? Ibu saya bapak sekap di dalam gudang? Apa salah ibu saya? Dasar laki-laki k*parat! Bapak bukanlah manusia. Bapak tidak punya hati nurani. Bapak kejam," ucap Kirana sambil berteriak.

Kirana lalu pergi ke gudang untuk membebaskan ibunya. Emil yang merasa khawatir mendengar teriakan Kirana, langsung menyusul Kirana ke dalam. Dia tidak perduli walau istrinya sudah melarangnya.

Brakk ...

Bunyi pintu gudang di buka dengan keras oleh Kirana.

Saat dia melihat ke dalam gudang, betapa terkejutnya Kirana yang melihat ibunya di sekap dan di ikat oleh pak Darma. Kirana kemudian menghampiri ibunya dan mencoba melepaskan ikatan yang mengikat tubuh ibunya. Ibunya sudah lemas tak berdaya.

"Mau di bawa kemana wanita itu? Hah! Dia adalah milikku. Kau anak haram, tidak berhak ikut campur dengan urusanku. Urusanku itu dengan ayahmu bukan denganmu."

"Mengapa bapak ingin menghancurkan keluarga saya? Apa salah ayah dan ibu saya kepada bapak?"

"Aku ingin membunuh ibumu di depan matamu. Karena dia, dia telah meninggalkan ku demi ayahmu yang br*ngsek itu. Dan kau, kau juga harus mati bersamanya. Haaaaahhh!" amarah pak Darma semakin memuncak.

Dulu Ibu Kirana adalah mantan kekasih Pak Darma tapi karena di jodohkan oleh orang tuanya akhirnya Ibu Kirana menikah dengan Pak Hendrik.

Pak Darma mengambil sebuah balok yang akan dia gunakan untuk menghabisi nyawa ibu Kirana. Namun, dengan cepat Kirana melindungi tubuh ibunya dan akhirnya balok itu mengenai kepala Kirana. Kirana memejamkan matanya, dia tak kuasa menahan rasa sakit di kepalanya. Ibunya masih dalam keadaan lemas, menangis melihat keadaan putrinya.

"Darma cukup! Hentikan semua ini! Jangan sakiti anakku! Bunuh saja aku, tapi jangan anakku," ujar ibu Kirana sambil memeluk putrinya yang terus mengeluarkan darah di kepalanya.

Emil pun segera datang dan menghajar pak Darma. Emil menghajarnya hingga babak belur dan hampir mati. Untung ibu Kirana mencegahnya karena dia takut menantunya bisa masuk ke dalam penjara. Ibu Kirana segera berlari untuk menelepon Hendrik dan polisi.

🕊️🕊️🕊️

Emil segera membawa Kirana ke rumah sakit. Tak lama kemudian Hendrik datang bersama polisi. Polisi segera membawa pak Darma dan menyelidiki kasus ini. Hendrik dan ibu Kirana segera menyusul Kirana ke rumah sakit.

Di perjalanan menuju rumah sakit, Hendrik kembali mengingatkan sesuatu kepada ibu Kirana. "Aku sudah menolong orang yang salah dua kali. Sekarang anakku yang menjadi korban cinta butamu itu. Andai kau jujur kepadanya dari awal, tidak akan terjadi seperti ini."

Ibu Kirana meneteskan air matanya. "Memang aku yang salah. Aku hanya seorang wanita dari orang tua miskin yang kau tolong. Kau menikahiku untuk melunasi hutang kedua orang tuaku dan mereka menjodohkan kita. Hendrik maafkan aku, dulu memang hatiku hanya untuk Darma. Tapi sekarang aku sadar, Darma bukanlah laki-laki yang baik. Aku salah menilainya selama ini."

Hendrik mengepalkan tangannya, mengeram dengan penuh kemarahan. Sebenarnya hatinya gelisah memikirkan nasib putri semata wayangnya. "Mulai sekarang tinggalkan laki-laki itu dan sesali perbuatanmu. Carilah laki-laki yang benar- benar mencintaimu apa adanya. Jangan temui anakku lagi atau kau akan tahu akibatnya. Akan sangat berbahaya jika Kirana selalu bertemu denganmu."

Ibu Kirana pun terkejut mendengar ucapan Hendrik. "Apa kau mau memisahkan seorang ibu dari anaknya? Apa kau juga sudah tidak bisa membuka hatimu untukku?"

"Kau tahu aku menikahimu karena belas kasihan. Tidak lebih dan tidak kurang. Aku tidak memiliki cinta kepada siapa pun. Aku hanya memiliki kasih sayang untuk putriku. Demi keselamatan putriku, pergilah dari hadapannya!"

lbu Kirana hanya bisa terdiam dan menyesali perbuatannya selama ini. Dia telah menyesal meninggalkan Hendrik dan Kirana.

Sesampainya dirumah sakit, mereka langsung menyusul ke ruang UGD. Di sana sudah ada orang tua Emil yang juga menunggu Kirana. Kirana sedang di tangani oleh tim medis. Setelah selang beberapa jam dokter pun keluar.

"Apa ada orang tua pasien?" tanya dokter itu.

"Saya, dok," ujar Hendrik.

"Saya suaminya, dok," sahut Emil.

"Pasien mengalami gagar otak akibat benturan benda berat di kepalanya. Untunglah dia masih bisa selamat. Namun, bapak harus bersabar. Kirana akan hilang ingatan untuk waktu yang cukup lama. Mungkin dia akan mengingat hal-hal kecil, namun untuk keseluruhan dia tidak akan mengingatnya."

"Dok, apa putri saya bisa kembali pulih seperti semula?" tanya Hendrik.

"Berdoa saja untuk kesembuhan putri bapak. Semoga keajaiban akan datang dan putri bapak akan kembali pulih. Saya permisi, pak?"

"Baiklah, dok."

Hendrik dan Emil lah yang paling terpukul dengan kejadian ini. Tiga hari kemudian, Kirana sadar dari koma. Kirana menatap orang- orang yang ada di sekelilingnya. Dia mencoba mengingat mereka satu persatu namun, dia tidak ingat siapapun dari mereka. Namun, dia bisa mengingat sedikit bayangan ayahnya sedang memangkunya saat kecil. Hendrik yang selalu tersenyum dan mengajaknya bermain.

"A-ayah?" ucap Kirana lirih.

"Sayang, kau mengingat ayahmu?" ujar Hendrik.

"Kau ayahku?" tanya Kirana.

"Iya, sayang aku Ayahmu."

Hendrik pun mencium kening Kirana sambil menangis. Itulah tangisan pertama dari Hendrik untuk putrinya. Dokter menyarankan agar jangan memaksa Kirana untuk mengingat semua kejadian di masa lalunya atau Kirana akan kembali merasakan sakit di kepalanya.

Setelah beberapa hari Kirana di rawat di rumah sakit, akhirnya Kirana di izinkan pulang. Hendrik membawa Kirana ke rumahnya. Untuk mencegah sesuatu yang buruk terjadi kepada Kirana, beberapa bulan kemudian, Hendrik pun menguliahkan Kirana ke luar negri agar Kirana jauh dari bahaya yang sewaktu-waktu bisa mengintai nya lagi. Itu pun dengan persetujuan Emil dengan harapan Kirana bisa sembuh dari trauma dan ingatannya kembali pulih.

Hendrik menyuruh pengawalnya untuk memantau Kirana, kemana pun Kirana pergi. Emil dengan sabar menunggu Kirana kembali dari luar negri. Emil selalu memegang keyakinan bahwa suatu hari nanti Kirana akan kembali mengingat semua kejadian tentangnya dan kembali kepadanya.

Flashback end.

🕊️🕊️🕊️

Setelah mengingat kejadian masa lalunya, pak Darma berjalan menuju gerbang dan keluar untuk menata hidupnya kembali.

"Kirana apa kau masih mau memaafkan laki-laki bejat ini?" batin Pak Darma.

.

.

.

🍀 Bersambung ... 🍀

.

.

.

Hai semua sahabat Putri Asisten Pribadiku...

Author akan menjelaskan agar kalian tidak bingung bahwa pada saat Kirana kembali dari luar negeri ayahnya dan Emil sudah menyusun sebuah sandiwara agar Kirana merasa nyaman tinggal dan bekerja di rumah Emil. Mereka membuat seakan-akan mereka baru saja bertemu padahal mereka adalah suami istri. Mereka tidak mau membuat Kirana memaksakan diri untuk segera pulih dari ingatannya karena itu sangat berbahaya bagi kesehatan mental Kirana, mereka ingin mengingatkan secara perlahan. Emil sangat merindukan Kirana jadi dia sangat cemburu saat Kirana dekat dengan laki-laki lain. Dari awal dia kuliah di luar negri ayahnya sudah menetapkan berbagai aturan dan larangan supaya Kirana tidak mencintai laki-laki lain selain suaminya. Jika kalian masih tidak paham maka boleh langsung bertanya kembali di kolom komentar ya... 😘

👉 Jangan lupa like, komen dan vote sebanyak-banyaknya untuk memberi dukungan kepada PAP ( Putri Asisten Pribadiku ).

Terima kasih. 🙏

🌹~l Miss You~🌹

1
Erna Zainah
aq mau jodoh nya kirana itu dirga😊
yuli ani
ankq kalau udah sekolah terus udh lulus sd mau tk podoin aj biar tau agama yg lbih baik jgn smpk kyak ibu yg agak bar bar hehe
mohon di aaminkan bunda 😄
Nona Xiao: Aamiin ☺️
total 1 replies
yuli ani
perasaan presedir deh
Rita darma Yulianti
sdh 5 bulan...lanjutannya mana?
Riska Momuat
blm jadi pacarnya aja uda posesif bgmna klau
uda pacaran yahhh😂😂
mintil
pilihan kiran enak bener. satunya anak presiden satunya anak pengusaha kaya raya. pilih manapun gak rugi
Oca Patrycia
bingung akkhhh kirana udah jauh2 kuliah di luar negeri sampe rumah jadi pembokat...
Endri Yani
kok g nyambung thorr
Lilik Lailatul Maghfirah
singgah dulu seru nih
Pipit Bawon
makany..emil sering tidur di rumah kirana ya..tp hubungan emil sm oak hendrik kok gmn gitu ya rasanya padahal kan mertua nya...
Niluh Sri
gmna kbar emil dn kirana ya?
Elly Safitri
semangat Emil 💪💪💪💪
Elly Safitri
mantullll,,,akhirnya ijasah S1 nya di pake juga🤗🤗
Elly Safitri
apa mereka sudah saling mengenal sebelumnya Thor,,,
Elly Safitri
wah si Emil bakal jadi pengawal nya si Kirana ya Thor🤭🤭
Elly Safitri
aku ikut alur kamu aja deh Thor,,
Elly Safitri
lanjuttt
Elly Safitri
sabar Kirana,akan ada masanya kamu bisa melakukan hal apa pun yang kau suka,,sekarang dengar dan patuhi apa kata ayah mu🤗
Elly Safitri
aku mulai tertarik dengan ceritanya,semoga bikin uwuuu,,,,
Elly Safitri
aku hadir ya Thor,,,,👋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!