NovelToon NovelToon
Lahirnya Penguasa Kegelapan

Lahirnya Penguasa Kegelapan

Status: tamat
Genre:Light Novel / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Ligar Cahyadi

Lahirlah seorang anak bernama Tatsuya Ryuzhaki dari keluarga miskin di pinggiran kota yang selalu disebut para rendahan. Orang tua Tatsuya adalah orang yang terdaftar di akademi VIOLET yang terkenal dengan sebutan PEMBERSIHAN PORTAL. Akademi VIOLET adalah salah satu nama dari akademi yang ada di seluruh dunia.

Tatsuya memiliki teman masa kecil yang bernama Mikha Aerin yang sangat berharga untuk hidupnya. Dia adalah teman pertama yang didapatkan ketika dia beruasia 6 tahun dan mereka telah membuat janji untuk saling melindungi di masa depan.

Tatsuya Ryuzhaki mempunyai harapan besar untuk menjadi seorang pasukan yang menempati kedudukan tertinggi di dunia, menjadi terkenal, mempunyai status di hadapan publik, dan di kagumi oleh semua orang yang ada di penjuru dunia.

Apakah janji tersebut akan sesuai dengan harapnnya dimasa depan nanti?

Apakah dia akan berhasil melalui semua tantangan yang akan dihadapinya?

Apakah dia sanggup mencapai status level tertinggi di dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ligar Cahyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30 Kembalinya Tasya

Pertarungan Tatsuya sangat menakutkan dibandingkan yang sebelumnya. Namun lawan Tatsuya bukan hanya monster saja melainkan Raja dari para roh juga ikut menjadi lawannya.

"Baiklah saatnya kau membuktikan seluruh kekuatanmu. Kalau begitu aku akan menyerang duluan." ucap Roh tersebut sambil menyerang Tatsuya.

"Whooshhh"

Namun Tatsuya hanya berdiam dan menunggu serangannya.

"Sangat sombong sekali kau sebagai manusia!" ucap Roh tersebut.

Hal tak terduga dilakukan oleh Tatsuya. Sekejap mata Tatsuya langsung menyerang dan memegang kepala dari roh tersebut.

"Whoossshhhh"

"Kreepp"

"Manusia sialan! Lepaskan tangan kotormu!" teriak Roh tersebut.

Kemudian Tatsuya memukul tubuh roh tersebut sampai armornya retak hanya dengan satu pukulan.

"Buuuukkkkkk"

"Krettkkkk"

"Akkhhh, sangat kuat sekali manusia ini." ucap Roh tersebut dalam hatinya.

Sementara itu kedua Boss monsters memanfaatkan situasi ini dan segera memerintah bawahannya untuk menyerang Tatsuya.

"Selagi dia bertarung, habisi dia sekarang!" teriak Boss Serigala Es.

Semua monsters serigala es yang jumlahnya ada 17 menyerang Tatsuya.

"Whooosss"

Kemudian Tatsuya melemparkan Roh yang dipanggilnya ke arah monster yang ingin menyerang Tatsuya.

"Woosssshhhh"

"Bruuukkk"

Lalu Tatsuya mengucapkan kata kuncinya dan menyerang semua monster Serigala Es.

"Dual Sword Blood"

"Whooosss"

"Blaasshhhh.. Blasshhh.. Blasshhh.."

"Creeettt"

"Bruukkk"

Dengan cepat Tatsuya mengganti kata kuncinya.

"Lightning Dragon"

"Zreezz.."

"Zzzeeeeezzzzz"

"Bruuukk"

Dalam sekejap mata semua montser Serigala Es musnah dengan serangan Tatsuya. Terlebih lagi Roh yang dipanggil oleh Tatsuya terkena serangannya. Hal ini membuktikan bahwa Tatsuya adalah tuan barunya.

"Akkhh.. Sangat kuat, sangat kuat. Aku dikenal sebagai Raja dari para roh kegelapan mengakui anda sebagai tuanku. Tolong berikanlah nama kepadaku." ucap Roh tersebut sambil berlutut dan menundukan kepalanya.

"..........."

Namun Tatsuya hanya terdiam dan hanya menunjuk ke arah semua monsters tersebut. Hal ini membuat heran Roh yang dipanggil Tatsuya.

"Tu-tunggu sebentar tuan. Sebelum anda memerintah saya. Anda harus memberikan nama terlebih dahulu kepada saya." ucap Roh tersebut.

Namun perkataan Roh yang dipanggil Tatsuya membuatnya semakin marah, karena tidak langsung melakukan perintah yang diberikan.

"Dual Sword Blood"

"Sriiinkkk"

"Whooosssshhh"

"Tunggu tuan!" ucap Roh tersebut sambil ketakutan.

Seketika Tatsuya berhenti menyerang. Beberapa cm lagi pedang Tatsuya akan mengenai wajah dari Roh tersebut. Hal ini membuat Roh yang dipanggil Tatsuya ketakutan.

"Ba-baiklah tuan! Aku akan menuruti perintah anda. Untuk pemberian nama bisa dilakukan nanti." ucap Roh tersebut sambil bersujud karena ketakutan.

Roh tersebut mengerti. Jika membuat Tatsuya marah, tubuhnya bisa dihancurkan bahkan Rohnya bisa dimusnahkan dengan mudah. Karena kekuatan dari Tatsuya mengalir dalam tubuhnya, Roh tersebut mengetahui kalau Tatsuya masih menyimpan kekuatan besar yang sangat menakutkan.

Hal ini membuat semua orang terkejut. Karena dengan mudahnya Tatsuya menundukkan seorang Raja dari para roh kegelapan tersebut.

"He-hebat sekali, hanya dalam 2x serangan Tatsuya bisa mengalahkan Roh tersebut." ucap Khilar dengan senang.

"Namun, musuh masih banyak. Apakah kita hanya bisa melihat dan menontonnya saja?" tanya Muzan.

"Hahahaha, kita seperti orang tidak berguna. Namun kita harus menyimpan energi kita untuk nanti bila mana Tatsuya melakukan hal yang tidak terduga." ucap Khazim sambil tertawa.

"Baiklah. Aku harap Tatsuya bisa mengatasinya. Semoga Tasya segera sadar dan membukakan matanya." ucap Muzan sambil melihat Tasya.

Sementara itu Roh yang ditundukan oleh Tatsuya mulai menyerang dan memanggil pasukannya.

"Aku akan membasmi semua monster ini untuk anda tuan." ucap Roh tersebut.

"......." Tatsuya hanya terdiam.

"Wahai pasukanku yang telah lama tertidur. Aku adalah Raja kalian dari lapisan Roh kegelapan. Aku perintahkan kalian untuk bangkit dan membasmi semua monsters yang ada disini." ucap Roh tersebut.

Hal yang mengejutkan semua yang ada disini terus terjadi. Roh yang dipanggil Tatsuya telah memanggil beberapa pasukannya.

"I-i-itu itu.. lubang hitang apa yang muncul di permukaan tanah?" tanya Khilar dengan terkejut.

"Swooossshhh"

Hempasan angin keluar dari lubang hitan tersebut. Kemudian muncul pasukan roh kegelapan yang dibangkitkan oleh Raja dari para roh kegelapan.

"Apakah ini mereka itu musuh atau teman?" tanya Muzan dengan terkejut.

"Aku belum bisa memastikan, tapi kalian semua harus siaga bila terjadi hal yanh tidak terduga." ucap Khazim.

"Baiklah, aku mengerti." ucap Muzan sambil mengucapkan kata kunci.

"Dual Sword Dragon"

"Kalian semua bersiap untuk berjaga-jaga gunakan senjata plasma." perintah Khazim kepada seluruh anak buahnya.

Namun setelah semua pasukan roh keluar. Mereka semua tunduk di hadapan Tatsuya termasuk Raja dari para Roh tersebut.

"Hanya ada 20 pasukan yang bisa saya panggil tuan." ucap Raja Roh tersebut sambil menunduk.

"......." Tatsuya hanya terdiam.

Raja dari para Roh tersebut mengangkat kepalanya dan melihat wajah Tatsuya yang tertutupi armor tersebut. Seketika setelah melihat wajah Tatsuya Raja dari para Roh tersebut bergetar karena merasakan aura membunuh yang sangat besar. Dia berpikir bahwa Tatsuya tidak akan mengulangi perintah yang diberikan kepadanya.

"Ma-maafkan aku tuan! Untuk membuktikan kesetianku terhadap anda. Kami semua akan membasmi semua monster yang menghalangi anda." ucap Raja dari para Roh tersebut.

Semua Roh mulai bertarung dengan sisa monsters yang ada. Perintah Tatsuya mutlak dan tidak bisa dibantah.

Pertarungan sengit antara Roh dan Monster sangat menegangkan. Suara benturan pedang, percikan darah berserakan dimana-mana.

Kemudian Tatsuya membalikkan badannya dan berjalan menuju kedua Boss monsters tersebut.

"Grrrrrsss.. aku akan menghabisi manusia ini!" beraninya kau membuatku marah akan aku tunjukan kekuatanku sebenarnya." ucap Bos serigala Es.

Kemudian bos serigala Es memperbesar tubuhnya. Kekuatan serta kecepatannya bertambah.

"Aku juga akan bekerjasama denganmu bulu domba. Akan kurobek semua isi perutnya dan memakannya. Beraninya kecoa ini membunuh bawahanku." ucap Boss Troll.

"Gooaaarrrr"

"Bagaimana dengan ini kecoa sialan. Saatnya kau akan mati." ucap Boss Troll.

Kemudian kedua Boss tersebut menyerang Tatsuya.

"Woossshhhh"

"Triinkkk"

"Hahaha, lumayan juga responmu manusia. Namun ini hanya sambutan bagimu!" ucap Boss Serigala Es.

Tiba-tiba Boss Troll menyetang Tatsuya.

"Whooossss"

"Triiinkkk"

"Kau kuat juga kecoa namun ini masih permulaan." ucap Boss Troll sambil memukul Tatsuya.

"Buuukkkk"

"Sreeetttt" Tatsuya mundur beberapa langkah.

"Ini masih awal untukmu beristirahat." ucap Boss Serigala Es sambil terus menyerang Tatsuya.

"Trinkk.. Trinkk.. Trinkk.." Tatsuya menahan semua serangan yang dilancarkan oleh Boss Serigala Es.

"Jangan lupakan aku kecoa." ucap Boss Troll sambil menyerang Tatsuya sekuat tenaga.

"Whooosss"

"Triinkkk"

"Woossshhh" Tatsuya terpental dan menabrak pohon besar.

"Braaakkk"

"Sangat keras sekali yang di pakai kecoa ini." ucap Boss Troll.

Namun Tatsuya masih bisa berdiri dan langsung membalas serangan Boss Troll.

"Whoooossss"

"Blasshhh.. Blasshhh.. Blassshhh.."

"Trinkk.. Trinkk.. Trinkk.."

"Hahaha, kau tidak dapat menembus pertahannanku yang kuat ini." ucap Boss Troll sambil tertawa.

Tiba-tiba Boss Serigala Es menyerang.

"Whooosss"

"Beraninya kau mengabaikanku." ucap Boss Serigala Es sambil menendang Tatsuya.

"Buuukkk"

"Sreettt" Tatsuya mundur beberapa langkah.

"Masih belum!" ucap Boss Serigala Es.

"Bukkk.. Bukkk.. Bukk.."

Serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh Boss Serigala Es. Hal ini membuat semua orang dekat dengan Tatsuya khawatir kepadanya.

"Apakah kita hanya melihatnya saja?" tanya Khilar.

"Ini terlalu berbahaya kalau kita ikut campur." jawab Muzan.

Seketika jari-jari Tasya bergerak sedikit demi sedikit.

"Apakah kalian melihatnya?" tanya Khilar.

"Melihat apa?" tanya Muzan.

"Ta-tadi jari tangan Tasya bergerak." jawab Khilar.

"Apa kamu tidak berbohong?" tanya Muzan dengan serius.

"Ternyata efek obat ini sangat hebat. Itu membuktikan bahwa sebentar lagi Tasya akan terbangun." ucap Khazim dengan senang.

"Semoga adikku bisa segera membukakan matanya." ucap Muzan dengan besar harapan.

Sementara itu di dalam mimpi Tasya.

Tasya melihat dirinya sendiri di dalam pangkuan ibunya sebelum ibunya meninggal.

"Ibu, apakah setelah misi ini selesai ibu akan pensiun dari pekerjaan ini?" tanya Tasya.

"Tentu saja nak, setelah ibu kembali. Ibu dan ayah akan menemani seharian dan jalan-jalan ketempat kamu sukai." jawab Ibunya Tasya.

"Baiklah ibu. Janji kelingking ya." ucap Tasya.

Namun janji tersebut tidak bisa dipenuhi karena pengkhianatan salah satu anggota yang menjebak ibunya meninggal oleh serangan Boss di dalam portal tersebut. Seketika Tasya berteriak untuk menyuruh ibunya segera pergi.

"Ibu! Cepat pergi darisana! Ibu cepat pergi!" teriak Tasya sambil menangis.

Namun teriakan Tasya tidak terdengar oleh ibunya. Tasya ingin menghampiri ibunya, akan tetapi Tasya tidak bisa bergerak seperti ada ikatan tali yang mengikat dirinya.

Kematian ibunya tidak bisa dihindari dan Tasya sangat terpukul dengan melihat ibunya meninggal di tangan Boss di dalam portal tersebut.

"Hikkss.. Hikkss.."

"Ibu, kenapa ibu meninggalkanku? Kenapa ibu secepatnya pergi dari dunia ini? Kenapa ibu harus meninggal di tempat seperti itu? Kenapa?" tanya Tasya sambil menangis di dalam mimpinya dengan duduk dan menundukan kepalanya.

Tetesan air mata Tasya terus bercucuran tanpa henti. Pada akhirnya tangisan Tasya terdengar oleh ibunya. Kemudian muncullah sosok putih kecil yang bersinar seperti kunang-kunang yang menerangi malam gelap.

"Tasya, Tasya." ucap sosok tersebut.

Kemudian Tasya mengangkat kepalanya dan mencaritahu asal suara tersebut.

"Apakah itu ibu? Apakah itu suara ibu?" tanya Tasya.

Lalu sosok tersebut menghampiri Tasya.

"Tasya. Berhentilah menangis." ucap sosok tersebut yang berarti adalah Roh ibunya.

"Ibu, aku sangat merindukan ibu. Aku ingin ikut bersama ibu sekarang. Aku sudah tidak ingin kembali ke dunia lagi. Aku ingin mengikuti ibu ke tempat ibu berada." ucap Tasya sambil meneteskan air matanya.

"Maafkan ibu nak karena tidak bisa menepati janji ibu. Ibu juga sangat merindukanmu Tasya. Namun ibu tidak bisa mengajakmu ke tempat ibu berada." jawab sosok tersebut.

"Kenapa? Kenapa ibu tidak mau mengajakku ke tempat ibu? Apakah ibu membenciku? Apakah ibu sudah tidak peduli kepadaku." tanya Tasya sambil menangis.

"Bukan seperti itu nak. Kamu sekarang harus melakukan sesuatu terhadap orang yang kamu sayangi." ucap sosok tersebut.

"Tidak, aku ingin pergi bersama ibu. Aku ingin memeluk ibu. Tolong ajak aku ke tempat ibu." ucap Tasya sambil menangis.

"Maaf nak ibu tidak bisa mengajakmu pergi. Suatu saat kamu akan mengerti. Yakinlah bahwa ibu akan selalu berada disisimu nak. Sekarang kamu harus membantu seseorang yang sangat mengerti dengan perasaanmu. Suatu saat orang tersebut akan selalu mendampingimu dan selalu menemanimu. Aku sangat menyayangimu nak. Jagalah dirimu nak." ucap sosok tersebut.

"Tidak ibu." teriak Tasya dalam mimpinya.

Kemudian sosok tersebut hilang sedikit demi sedikit menjadi butiran cahaya kecil lalu menghilang.

Tasya akhinya sadar dan mulai membukakan matanya sambil berteriak menyebutkan ibunya.

"Ibu! Jangan pergi!" teriak Tasya.

Hal ini sangat mengejutkan sekaligus membuat semuanya senang.

"Tasya! Tasya akhirnya kamu sadar juga. Dasar adik bodoh selalu saja membuat khawatir." teriak Muzan sambil memeluk Tasya.

"Akhirnya uji coba obat yang diberikan Cecilia berhasil." ucap Khazim.

"Hikkss.. aku sangat senang kamu telah sadar kembali Tasya." ucap Khilar sambil menangis.

"Se-sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Tasya.

Namun pertanyaan Tasya terhenti akibat serangan Boss Troll yang menghempaskan Tatsuya menabrak sebuah batu sampai hancur.

"Lemparkan dia kepadaku bulu domba." ucap Boss Troll.

"Ciihh.. Botak sialan." ucap Boss Serigala Es sambil menangkap Tatsuya dan melemparnya.

"Keepp"

"Whoosss"

Tatsuya melayang ke arah Boss Troll.

"Rasakan palu kehancuran ini kecoa sialan." ucap Boss Troll sambil menyerang Tatsuya.

"Buuuuuukkkkkk" serangan keras dari Boss Troll membuat Tatsuya terpental.

"Woooossshhh"

"Braaakkk"

"Kretakk" armor Tatsuya retak.

"Haha kecoa itu pasti sudah hancur." ucap Boss Troll sambil tertawa.

Namun hal ini membuat Tatsuya semangkin marah.

"Swooossshhh"

Hempasan angin kuat dihempaskan dari tubuh Tatsuya. Hal ini membuat Tasya kaget dan bertanya-tanya.

"Akhhh.. Aura yang sangat kuat. Sebenarnya apa yang terjadi? Dan siapa yang sedang bertarung dengan 2 Boss monsters itu?" tanya Tasya.

"Yang sedang bertarung. Saat ini adalah Tatsuya." jawab Muzan.

Seketika Tasya kaget dengan perkataan kakaknya.

"Apa? Apa yang terjadi dengannya? Bukankah Tatsuya levelnya terlalu jauh dengan 2 Boss tersebut? dan juga pasukan siapa ini? Mengapa mereka bertarung dengan semua monsters ini." tanya Tasya.

"Banyak hal yang terjadi ketika kamu tidak sadarkan diri. Semua pasukan tersebut adalah Roh yang di panggil Tatsuya. Namun Roh yang dipanggilnya adalah Raja dari para Roh." jawab Khazim.

"Aku harus membantu Tatsuya!" ucap Tasya.

"Tidak! Kamu harus tetap disini! Sangat berbahaya bagimu apalagi kamu sedang dalam masa penyembuhan." ucap Muzan sambil menghentikan adiknya.

"Tidak, aku harus membantunya." ucap Tasya dengan tegas.

"Itu akan membahayakan nyawamu sendiri jika pergi kesana. Saat ini Tatsuya sedang diluar kendalinya." ucap Khazim.

"Ti-tidak mungkin. Apakah dia mengeluarkan kekuatan ketika bertarung dengan kakakku?" tanya Tasya dengan Khawatir.

"Tidak. Ini sangat berbeda ketika bertarung dengan kakakmu maupun diriku. Rasa marah, rasa dendam, rasa benci, rasa bersalah, rasa sedih. Semuanya telah menyatu dalam diri Tatsuya." jawab Khazim.

Hal ini membuat Tasya terpukul dengan perkataan Khazim dan menyesali perbuatannya.

Tiba-tiba Tatsuya berdiri kembali dan bersiap untuk menyerang balik.

"Ternyata kau masih sanggup berdiri kecoa sialan." ucap Boss Troll.

Dalam sekejap mata Tatsuya sudah berada di depannya.

"Whooossss"

"Apa? Aku tidak melihat gerakannya." ucap Boss Troll dalam hatinya.

"Blaaasssshhh"

"Creeettt"

"Bruukkk"

Salah satu tangan Boss Troll putus akibat serangan yang dilancarkan Tatsuya.

"Aaaakkkhhhh.. kecoa sialan." teriak Boss Troll.

Dengan cepat Tatsuya mengucapkan kata kunci lainnya.

"Lightning Strike Blood"

"Zzzzeeezzz"

"Arrgghhhh" teriak Boss Troll

"Bruukkk"

Boss Troll telah dikalahkan oleh Tatsuya. Hal ini membuat Boss Serigala Es marah.

"Manusia sialan!" ucap Boss Serigala Es sambil menyerang Tatsuya.

"Whoosss"

"Dual Sword Blood"

"Trinkk.. Trinkk.. Trinkk.."

"Clebbb"

"Arrkkhh.. Manusia sialan." ucap Boss Serigala Es.

Kemudian Tatsuya mencabut kembali pedangnya dan menebas tubuh Boss Serigala Es menjadi beberapa bagian.

"Blaasshhh.. Blasshh.. Blassshhh.."

"Creeettt"

"Bruuukkk"

Boss Serigala Es telah dikalahkan. Bahkan semua monster yang ada di tempat tersebut telah dikalahkan oleh Raja dari para Roh kegelapan yang dipanggil Tatsuya beserta pasukan Raja dari para Roh tersebut.

Hal ini membuat semua orang senang termasuk Tasya. Namun kesenangan mereka terhenti setelah melihat ketidak puasaan Tatsuya membunuh semua monsters tersebut.

"Arrrrrgggggghhhhhh"

Tatsuya mulai lepas kendali dan menyerang semua yang ada di sekelilingnya.

"Whooossshhh"

Tatsuya memukul pohon besar. Hanya dengan satu kali pukulan pohon besar tersebut hancur sebagian dan tumbang.

"Buukkkk"

"Kretaakkk.. Kretakkk.."

"Bruukkk."

Tentu saja hal ini membuat Tasya langsung berlari menghampirinya.

"Tap.. Tap.. Tap.."

"Tasya berhenti!" teriak Muzan.

Namun Tasya menghiraukan perkataanya dan terus berlari menuju Tatsuya.

"Tatsuya. Aku mengerti apa yang kamu rasakan saat ini. Karena aku terluka dihadapanmu kamu menjadi seperti." ucap Tasya dalam hatinya.

Bersambung....

{Pemberitahuan Update}

(untuk pembaca setia. maaf hari ini telat untuk up episode baru 🙏 untuk besok sepertinya up akan telat lagi karena masih sibuk urusan pribadi🙏)

Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk crazy up. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya.

Terimakasih 🙏

1
ImaFatima Latief
lebay skli
ImaFatima Latief
terlalu lebay cerita x
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Kaisar surgawi
gw bingung sama para pembaca novel, org mah kasih saran ke author untuk perkuat dirinya dulu, minimal 5 level Lebih tinggi dari calon lawannya. ini malahan disemangatin, memang pantas indonesia memiliki IQ 75 , wong dari segi ini aja pada cuek justru lebih mementingkan perasaan author , bukan kasih saran. gimana para Author ga berkembang klo hal kaya gini mereka ga kritik dan kasih saran hadehhhhh
Khusus Game: mampir sini Thor. butuh komentar pedas yang bisa membuat gua berkembang. pliss...
total 2 replies
[°<<{®^®}>>°]
hehe hehe hehe apalah
zacterz
good
asgor
ni tameng gampang amat ancurnya!di buat dari apa ni tameng?
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘼𝙜𝙪𝙣𝙜: novel lama..
total 1 replies
KING
Geram dan kemarahan terkuat
Raditya Vicky
Luar biasa
Stefanus Lim
sedikit2 kesal...Sok kuat padahal lemah dan rapuh
Orang yang nolak di ancam...
Selamet Hidayatullah
temani SM SM entertainment SM entertainment SM entertainment news
Senayan mam smr SM SM zmam mam
tamtama gema sangkakala sudah sm mam
srmsk smr SM SM SM SMA smdm dm SMA smdm sm dm
kakek sholeh: mabok🗿
total 1 replies
Selamet Hidayatullah
ensmwendmrme amram smrmsm.nem
amemh mama msmemam masa depan
Yamin ameumefm SM SM entertainment news network Thursday june
tmamaam SM SMA Smyth aymam USM SM
andam oi oi yang ma
Ajna dillah
los
Ajna dillah
gas
Ajna dillah
semoga sampai tamat
Ajna dillah
sat set bantai
Ajna dillah
batai
Ajna dillah
membingungkan mungsuh awal di biyarkan hanyan mengurusi anak kecil reonian ini bukan perang
Ajna dillah
amor dewanya pake
Ajna dillah
langsung bantai keluarkan semua kekeuatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!