khumaira gadis sederhana yang harus menerima perjodohan antara dua keluarga, dia harus menikah dengan laki - laki yang sama sekali tidak di kenal nya.
sedangkan dia hanya seorang remaja yang masih mempunyai cita - cita yang sangat tinggi.
akan kah khumaira menerima perjodohan ini...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
sehingga kini dia duduk di pangkuan alfa, khumaira pun mengalungkan tangan nya keleher alfa.
" sayang kita ini mau makan masa aku di suruh duduk disini.. " kata khumaira
" ya memang kenapa kalau kamu makan nya sambil duduk di pangkuan aku, nggak ada yang salah kan.. ? " kata alfa sambil memandang khumaira
khumaira pun menggelengkan kepalanya, karena tidak mau berdebat akhirnya dia pun menuruti keinginan alfa.
alfa menyuapi khumaira begitu pun sebaliknya, makanan sederhana yang ada di meja terasa sangat istimewah bagi mereka.
khumaira berdoa semoga rumah tangga nya bisa bertahan dari badai apa pun sampai maut memisahkan mereka.
setelah selesai makan alfa segera kembali ke kamar nya untuk segera bersiap - siap sedangkan khumaira mencuci piring kotor terlebih dahulu.
setelah selesai dengan pekerjaan di dapur khumaira pun segera kekamar dia pun segera berganti baju.
dan saat dia melihat di cermin lehernya banyak sekali tanda merah, tepat nya enam tanda merah yang berjajar rapi.
siapa lagi yang sudah melakukannya kalau bukan alfa, untung dia pakai kerudung coba kalau nggak pasti akan jadi bahan olok - olok teman - teman nya yang lain.
♡♡♡♡♡♡♡♡
seperti hari - hari kemarin setelah pulang sekolah mereka pun belajar bersama dan kini giliran di rumah alfa.
amel sangat senang akhirnya dia akan tahu di mana alfa tinggal.
selama ini dia sangat ke sulitan mencari informasi alamat rumah alfa.
sesampainya di rumah alfa langsung mengajak mereka ke ruang keluarga, sedangkan khumaira membuat minum untuk mereka semua.
setelah semua selesai khumaira dan suci membawa nampan berisi minuman serta cemilan untuk mereka semua.
amel yang melihat itu merasa tidak suka, dia pikir khumaira sudah sering kerumah alfa sebelumnya.
alfa yang sudah berganti baju segera bergabung dengan teman - temannya yang lain.
" kamu sering kesini ya ra.. ? " tanya amel ketika mereka sudah mulai belajar
dan pertanyaan amel itu sontak membuat semua orang yang ada di ruangan itu melihat ke arahnya.
sedangkan khumaira hanya tersenyum menanggapi pertanyaan amel barusan, dia binggung harus menjawab apa.
kalau dia jujur khumaira takut amel tidak bisa menjaga rahasianya seperti teman - temannya yang lain.
" ya iya lah khumaira sering kesini dia kan pacarnya alfa masa gitu aja kamu nggak tahu " jawab mia ketus
kalau boleh jujur sebenarnya mia kurang suka dengan amel yang selalu berusaha mendekati alfa.
yang sudah jelas - jelas alfa adalah milik khumaira, dan amel dengan secara terang - terangan menunjukan rasa suka itu di depan anak - anak yang lainnya.
amel yang mendapat jawaban seperti itu hanya bisa tersenyum, senyuman yang sangat di paksakan.
karena dia tidak mau berdebat dengan yang lainnya amel pun memilih untuk diam saja, setelah cukup lama mereka belajar kini tiba waktunya mereka sedikit bersantai.
khumaira pergi ke dapur di temani suci, mia dan juga amel. mereka akan membuat cemilan untuk menemani teman minum teh.
amel yang terus saja melihat gerak gerik khumaira semakin geram, dia terlihat seperti nyonya di rumah ini.
" ra kok aku dari tadi nggak lihat orang tua nya alfa.. ? " tanya amel
mereka pun saling melihat satu sama lain, belum sempat khumaira menjawab mia sudah lebih dulu buka suara.
" orang tua alfa jarang ada di rumah.. mereka sibuk " jawab mia sekenanya
amel yang tidak hati - hati tidak sengaja menumpahkan air ke arah khumaira sehingga membuat baju seragam khumaira basah.
" sorry.. sorry ra aku nggak sengaja.. " kata amel berusaha mengeringkan baju khumaira
" iya nggak apa - apa nanti juga kering sendiri " kata khumaira
alfa yang kebetulan sedang melintas langsung menghampiri mereka, dia melihat baju khumaira sudah basah.
" kamu nggak apa - apa yang.. ? " tanya alfa
" nggak cuma kesiram air aja dikit, " jawab khumaira
" ya sudah sebaiknya kamu ganti baju dulu sana nanti masuk angin lagi.. " perintah alfa
khumaira pun pamit kepada teman - temannya dan segera berjalan ke arah kamarnya.
amel terus saja melihat khumaira sampai badan khumaira tidak terlihat lagi, tidak lama khumaira sudah kembali lagi dengan baju yang lebih santai lagi.
dia pun langsung berganbung dengan alfa dan yang lainnya.
karena kursi di halaman belakang sudah penuh semua alfa pun menarik tangan khumaira dan mendudukan di pangkuannya.
" hhhmm ingat yang jomblo jangan mesra - mesraan mulu.. " celetuk erik
" apaan sih sirik aja.. makanya cepetan cari cewek.. " kata alfa sambil mengambil pisang goreng dan memakannya tidak lupa dia juga menyuapi khumaira.
memang alfa dan khumaira sudah tidak malu lagi bersikap seperti ini di depan teman - temannya toh mereka semua juga sudah tahu status mereka sebenarnya.
sedangkan amel yang melihat alfa bermesraan di depan matanya merasa tidak suka.
tiba waktunya untuk mereka pulang, mereka pun berpamitan kepada khumaira dan alfa begitu pula dengan amel.
" loh ra kamu nggak ikut pulang bareng kami.. ? " tanya amel heran
" oh itu nanti aja aku masih harus beresin kekacauan yang tadi.. " jawab khumaira berbohong
" lagian biarin aja sih mereka masih pengen berduaan kali.. " jawab suci
" ya sudah aku bantuin saja gimana biar cepat selesai ini kan sudah mau malam.. " kata amel lagi
" nggak usah aku bisa di bantu alfa, iya kan yang.. ? " kata khumaira sambil melihat ke arah alfa
" iya kalian pulang aja, lagian khumaira sudah terbiasa disini.. " kata alfa
amel pun akhirnya tidak bisa berkata apa - apa lagi, dia pun pulang bersama dengan teman - temannya yang lain.
tapi hatinya masih bertanya - tanya sebenarnya seberapa dekat hubungan alfa dan khumaira kenapa tadi saat dia tidak sengaja menumpahkan air khumaira bisa mengganti bajunya.
apa khumaira sering menginap di rumah alfa.
begitu banyak pertanyaan di kepala amel sampai dia tidak sadar kalau dia sudah sampai di depan rumahnya.
amel pun berencana suatu hari nanti dia akan kembali ke rumah itu tanpa teman - temannya yang lain.
dia akan menyelidiki sendiri tentang status alfa dan khumaira.
sukses sllu