NovelToon NovelToon
Detective Wasabi

Detective Wasabi

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Mata-mata/Agen / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Chicklit / Tamat
Popularitas:419.9k
Nilai: 5
Nama Author: Virus

Wasabi seorang mahasiswa pintar dan tampan. Ketika berumur 12 tahun, dia menjadi bahan bullyan karena namanya. Saat itulah, Ia menemukan kekuatan aneh yang tiba-tiba muncul dalam dirinya yaitu dapat berteleportasi, berpindah dari suatu tempat ke tempat lain.

Kedua orang tuanya seorang detektif. Kematiannya mencurigakan. Tampak seperti dibunuh. Tapi tak ada bukti, tak ada saksi kasus pun ditutup.

Orang tuanya meninggal saat dia berumur 12 tahun. Sejak saat itulah Wasabi menjadi seorang yang dingin dan terobsesi menjadi detektif untuk mengungkap misteri kematian orang tuanya.

Akankah Wasabi dapat mengungkap misteri kematian orang tuanya?

Dan dapatkan ia menjadi Detektif muda yang terkenal?

Dari manakah kekuatannya berasal?

Misteri demi misteri akan terungkap di tangan Wasabi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Become Bodyguards

Hasanah menghentikan mobilnya tepat di depan rumah Nyonya Mayang. Rumahnya tampak mewah dan besar, lebih tepat disebut sebuah Mansion.

Wasabi mencermati rumah Nyonya Mayang .

"Ini rumahnya," ucap Hasanah, "Aku gak ikut deh"

"Loh kenapa? Aku pikir kamu juga ikutan," ucap Wasabi

"Aku kan gak bisa bela diri," jawab Ana

"Yaudah, kamu tunggu sini ya," ucap Wisnu

Wasabi dan Wisnu masuk ke dalam rumah Nyonya Mayang. Halamannya dipenuhi dengan bunga Mawar merah. Mereka disambut oleh seorang wanita berpakaian seragam asisten rumah tangganya.

Ketika asisten itu bertanya maksud dan tujuannya datang kerumah itu, Ia langsung menyuruh Wasabi dan Wisnu untuk duduk di ruang kerja majikannya.

"Katanya kalian ingin menjadi bodyguard? Saya masih membuka lowongannya karena mereka yang datang semua belum lulus kualifikasi," ucap Nyonya Mayang sembari berjalan masuk ke dalam ruangannya

Wasabi dan Wisnu berdiri menghadap Nyonya Mayang. Kedua asisten prianya berada di belakang Wasabi dan Wisnu.

"Ya Nyonya, Saya ingin sekali menjadi bodyguard Nyonya," jawab Wisnu

Tiba-tiba Asisten rumah tangga nyonya Mayan melemparkan gelas ke arah Nyonya mayang.

Dengan sigap Wisnu yang berada segera mengambil gelas yang hendak mengenai Nyonya Mayang. Gelas berhasil diambil oleh Wisnu

Di sisi lain, secara bersamaan, asisten yang ke dua melemparkan pisau ke arah Nyonya Mayang. Belum sampai pisau itu mendekati nyonya Mayang. Wasabi berlari kecil lalu melompat dan mengambil Pisau tersebut dengan cepat lalu menyerang balik dan menancapkan pisau tersebut ke tubuh asistennya

Si asisten ketakutan, mematung tak berkutik. Untung ia di dorong oleh rekannya yang satu. Sehingga pisau tersebut tak jadi menancap ke dirinya

Plok Plok Plok

Nyonya Mayang bertepuk tangan seraya berkata, "Bravoo,"

Wasabi dan Wisnu saling bertatapan.

"Kalian lulus ujian pertama. Saya sangat terpukau melihat aksi kalian yang energik," puji Nyonya Mayang

"Ah terimakasih Nyonya Mayang," ucap Wisnu tersenyum, "Ada berapa ujian lagi nyonya? Saya siap diuji," timpalnya lagi

"Haha tidak sopan kamu ya. Saya tidak suka dengan orang yang banyak pertanyaan,"

"Maafkan atas ketidaksopanan saya,"

"Kalau begitu langsung saja ya, tidak usah saya uji lagi. Kita langsung bicarakan soal. Bayaran kalian hanya 2 juta satu bulan. Bagaimana?" tanya Nyonya Mayang

Dia kira nyawa kita seharga berapa, kecil sekali, batin Wisnu

"Maaf Nyonya, pekerjaan bodyguard ini mempunyai resiko yang sangat tinggi. Saya rasa, ada baiknya bayarannya lebih lagi nyonya," ucap Wisnu yang sedikit keberatan

"Saya rasa Nyonya tahu yang terbaik, sekiranya itu yang terbaik maka saya akan terima. Kapan kita bisa memulai pekerjaan ini?" tanya Wasabi

"Haha kamu Ngotot sekali. Siapa namamu?" tanya Nyonya Mayang menunjuk Wasabi dengan dagunya

"Saya Lyn," jawab Wasabi menyamarkan namanya

"Lalu kamu?" Mata nyonya Mayang mengarah ke Wisnu

"Saya Bass," jawab Wisnu

Buset ikut-ikutan aja dia, batin Wasabi

Anak saya sudah 3 bulan ini diculik. Dan Akhir-akhir ini saya merasa di teror. Saya tidak percaya polisi. Apalagi Detective. Jadi saya ingin kalian melindungi saya.

"What!! Apa-apaan ini, Dia telah mempercayakan kasus putrinya kepada detektif. Kenapa sekarang berkata dia tidak percaya? Benar-benar janggal," Pikir Wasabi dalam hatinya, ia sedikit dengan geramnya.

"Kalian dapat bekerja mulai besok. Seminggu kemudian ada pembagian hak waris. Tugas kalian mengawal saya dirumah ataupun luar rumah selama 24 jam. Tidur hanya 4 jam sehari dan itu bergantian. Dan ingat! Pastikan lingkungan saya ini aman," jelas Nyonya Mayang

Wisnu tidak berani berkata lagi karena Nyonya Mayang tatapannya lembut namun mengerikan. Bagaikan air tenang yang menghanyutkan

"Bayaran kalian akan disesuaikan dengan kemampuan kalian. Sekarang kalian boleh pergi," Nyonya Mayang melambaikan tangannya menyuruh mereka berdua keluar dari ruangan

Wasabi dan Wisnu pergi meninggalkan ruang kerja Nyonya Mayang. Wasabi hampir lupa tentang kamera mini itu. Dia

lalu berbalik ke belakang dan meminta ijin ke Toilet.

"Maaf Nyonya. Apakah saya bisa menggunakan toilet anda?" tanya Wasabi

"Oh silahkan," ucap Nyonya Mayang lalu memberi isyarat kepada asistennya untuk mengantarnya.

Wasabi ke toilet. Dia langsung melancarkan aksinya. Sedangkan Wisnu pergi keluar dan menunggunya di dalam mobil.

Wasabi menggunakan kekuatan tak terlihatnya. Di tempelnya kamera mini di setiap sudut rumah, di dalam vas bunga, di lukisan, dapur, kamar tidur dan gudang. Dia harus bergerak cepat. Lima menit kemudian Wasabi kembali ke toilet lagi. Namun, saat dirinya keluar betapa terkejutnya dia, Nyonya Mayang berada di depannya

"Ini ambillah pistol ini. Ada peredam suaranya. Dan hati-hati, karena pistol ini sangat berbahaya," ucap Nyonya Mayang

Wasabi sebenarnya bingung kenapa Nyonya Mayang memberikannya pistol?

"Terimakasih nyonya," ucap Wasabi

"Saya yang harusnya berterimakasih Wasabi," ucap Nyonya Mayang

"Hah?" Wasabi terkejut bagaimana nyonya Mayang tahu jika dia adalah Wasabi

Setelah Nyonya Mayang memberikan pistolnya diapun pergi. Wasabi diliput berbagai pertanyaan.

Begitu pula dengan reader yang membaca, pasti bingung✌️😂

1
🎧Reo Ruari Onsiwasi
akhirnya sampai bab akhir juga. selamat untuk karya-karyanya thor🎉🎉🎉
ᴅ͜͡ ๓virus✰͜͡v᭄࿐: yeayyyy makasih 😍😍😍😍
total 1 replies
🎧Reo Ruari Onsiwasi
hah new case🤔🤔🤔🤣🤣🤣💪💪💪di hari pernikahan
🎧Reo Ruari Onsiwasi
menikah di hari yang sama🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
siapa lagi ini🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
jadi teringat almarhum Yu Meng Long🙏🙏🙏
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Diterima, sah🤭🤭🤭
🎧Reo Ruari Onsiwasi
100 tahun ke depan? wah🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
hahaha🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
dari mana pisau lipatnya🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
mungkin pelakunya memang OB yang dibayar 🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Menghindar lebih baik. dari pada memberi harapan palsu ya, kan setya🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
coba cari tahu siapa anak itu🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Kebobolan bisa disebabkan karena sabotase. siapa? tentu lebih mudah dilakukan oleh orang dalam🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Ayah wasabi sudah lebih dewasa, jadi mencari pasangan yang pola pikirnya dewasa juga. kalau sill tidak bisa bersikap dewasa, setya juga nanti yang repot🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Sill jangan begitulah. kenapa kamu seperti anak kecil yang merajuk karena tidak dapat permem🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
kenapa petunjuknya mengarah ke sill?
🎧Reo Ruari Onsiwasi
jahilnya wasabi untuk mendapatkan ibu baru🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
lalu kenapa tidak dipecat?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
karena minuman?🤔🤔🤔
🎧Reo Ruari Onsiwasi
sepertinya memang semuanya berkaitan🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!