NovelToon NovelToon
Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Action / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:105.9k
Nilai: 4.5
Nama Author: JOSEPH AL-IQBAL WANG

Yi Xing dikirim bibi Ning kepada guru Mo untuk mempraktikkan keterampilan saint dewa. Namun di sisi lain, ada rahasia yang disembunyikan bibi Ning. Rahasia itu berkaitan dengan kedua orang tua Yi Xing. Untuk mengetahui rahasia itu, Yi Xing harus memenuhi syarat utama, yaitu mempraktikkan ilmu saint dewa. Dengan belajar menjadi kuat, Yi Xing bisa mengetahui apa yang sebenarnya disembunyikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JOSEPH AL-IQBAL WANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 — Pedang Cincin Bulan

“Perhatikan cara memegang pedang. Kalian masih terlihat seperti belum siap menjadi saint. Tehnik mengeluarkan senjata masih kaku. Kalian seperti saint pemula yang tidak mengalami kemajuan sama sekali.” Guru berkomentar pedas.

Siang itu, hari berikutnya, Yi Xing dan Wei Lin berlatih lagi. Di halaman belakang. Siang ini terik, matahari bersinar sangat terang. Menyengat sekali. Terasa membakar.

Wei Xing telanjang dada dalam latihan pedangnya kali ini. Sedangkan Wei Lin tetap pada pakaian normalnya. Meskipun begitu, cara latihan mereka tetap sama, walau kadang dikomentarin guru Mo. Pria tua itu memegang buku di tangan. Buku teori pedang di dalamnya.

“Kau tidak bertenaga, Yi Xing. Kau akan gagal jika tidak mengayunkan pedang dengan benar. Ingat, lawanmu dalam akademi Guiyang bukanlah calon saint lemah seperti di akademi Tianmen. Lawan-lawan tangguh itu tak kenal putus asa. Mereka kapan saja siap membantaimu di dalam arena.” Guru berseru. Suaranya meninggi.

Yi Xing tidak tersinggung. Setiap ucapan keras sang guru adalah pecutan semangat baginya. Jika dia tidak berhasil, maka dia harus mengulangi proses itu berkali-kali. Dia tidak bisa mengecewakan guru Mo yang sudah melatihnya selama ini. Bagi Yi Xing berhasil adalah segalanya. Gagal itu tidak pernah ada.

“Tehnik pedang Wei Lin sudah lumayan. Kecepatannya harus terus ditingkatkan. Kau hanya kalah dalam tehnik kecepatan Yi Xing. Meski guru meragukan kecepatan petirmu, kecepatan cahaya memang tidak bisa dilawan. Namun taktis dalam praktik tidak ada yang tahu. Semuanya ditentukan seberapa besar kekuatan kalian.” Guru Mo mengomentari latihan Wei Lin kali ini.

Wei Lin mengangguk. Dia akan berusaha yang terbaik. Wei Lin tidak membantah. Dia tahu seperti inilah cara guru Mo melatih anak didiknya dengan keras. Wei Lin arus ambil resiko, sebab sejak awal sudah dijelaskan kalau guru Mo berbeda dengan para guru lainnya di akademi Tianmen.

“Yi Xing, ulangi tehnik pedang roh. Kau tidak mengeluarkan semua tenagamu saat melakukannya!” Guru Mo menegur lagi.

Yi Xing mengangguk. Dia mematuhi perintah guru Mo. Dia memperbaiki setiap kesalahan yang diperbuat.

Guru Mo menatap buku di depannya. Tehnik hujan pedang masih dalam tahap penyempurnaan. Yi Xing harus menyelesaikan yang satu ini jika hendak menerobos tehnik lain yang jauh lebih besar.

“Tehnik pertama, pedang roh, hujan pedang.” Yi Xing berseru di udara.

Anak itu terbang rendah. Tehnik hujan pedang tercipta di atas kepalanya, membentuk lingkaran. Tangan anak itu bergerak lincah, mengendalikan tehniknya dengan kerja pikiran. Dalam hitungan detik saja dia sudah menjatuhkan ribuan hujan pedang di tanah. Menciptakan letupan-letupan dahsyat. Guru Mo menatap nanar. Ini yang dia inginkan. Yi Xing melakukan hal lain yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Kecepatan pengendalian tehnik jauh lebih baik dari yang pertama. Selain itu, jumlah pedang roh yang dijatuhkan meningkat. Bisa jadi dua ribu pedang roh dalam sekali terjangan. Pedang roh itu bisa terbelah menjadi dua, tergantung bagaimana Yi Xing mengendalikannya.

“Tehnik pertama, pedang guntur.” Giliran Wei Lin yang menarik perhatian guru Mo.

Gadis itu membuat terobosan baru. Pedang guntur diputar melingkar sempurna di depannya. Membuat portal lingkaran. Lalu muncul petir berkilat cepat. Menyambar apa saja yang ada di bawah sana.

“Tehnik kedua, pedang guntur kupu-kupu.” Wei Lin berseru lagi.

Portal yang tercipta itu masih mengeluarkan kilatan petir besar. Awan di atas langit menggelap. Dalam portal juga keluar kupu-kupu roh berwarna biru dan merah. Guru Mo dibuat bungkam.

“Dia menggabungkan dua tehnik dalam satu ruangan formasi. Tehnik petir kupu-kupu memiliki efek serangan yang cukup kuat jika disatukan seperti ini. Aku tidak menyangka kalau anak-anak sangat serius dengan tehnik yang tidak berguna itu.” Guru Mo bergumam pelan.

Matanya masih tajam mengawasi. Petir dan kupu-kupu berjalan sejalur. Cepat sekali. Dua kekuatan itu menghantam batu besar, membuatnya hancur menjadi debu.

Yi Xing giliran membuat terobosan baru. Anak itu memutar pedang tajamnya melingkar sempurna, sama seperti yang Wei Lin lakukan. Portal formasi tercipta. Dari dalam sana keluar pedang tajam miliknya dengan ukuran yang jauh lebih besar. Guru lagi-lagi dibuat terdiam memerhatikan.

“Pedang roh raksasa. Di umurnya yang sekarang, dia berhasil membangkitkan tehnik kedua pedang roh. Aku bahkan diusia seperti itu hanya bisa menyelesaikan tahap penyempurnaan hujan pedang.” Guru Mo berkata pelan. Matanya memicing lagi.

“Tehnik kedua, pedang roh raksasa. Hancurkan!” Yi Xing berseru.

Pedang roh raksasa itu ditebas di udara. Yi Xing berhasil mengendalikannya. Angin kuat dan cepat tercipta. Membuat pepohonan dan apapun yang dilaluinya bergoyang ribut. Di antaranya ada yang sampai tumbang.

“Siapa sangka, pedang rongsokan tidak berguna yang nyaris aku buang, di tangan anak itu menjadi pedang yang sangat berharga. Jika ada seorang calon saint jiwa menginginkan pedang itu, maka mereka memiliki kesempatan mempelajarinya lebih dari hari ini.” Guru Mo berkata pelan lagi.

Dia teringat empat tahun lalu saat memberikan Yi Xing pedang itu. Yi Xing menerimanya dengan senang hati. Yi Xing yang berasal dari keluarga tak jelas asal-usulnya, sudah pasti tidak memiliki pedang bawaan keluarga.

Berbeda dengan Wei Lin. Dia memiliki pedang guntur karena warisan dari keluarga bangsawannya. Yi Xing hanya memiliki tehnik bawaan pesona dewi. Selebihnya guru yang memberikan dan mengajari.

“Baiklah, baiklah. Yi Xing, Wei Lin, kalian berdua membuat kemajuan besar hari ini.” Guru berkata santai. Dua anak itu mendekati guru Mo.

“Aku merasa latihan keras hari ini membuat battle ranking-ku meningkat, guru.” Wei Lin memberitahu.

“Battle rangking meningkat itu umum terjadi saat seorang calon saint berhasil membangkitkan tehnik-tehnik lainnya yang dia pelajari. Hari ini kalian sudah cukup membuktikan kalau kalian siap mengikuti turnamen di kekaisaran Guiyang.” Guru tersenyum tipis.

Wei Lin menyembuhkan lagi pedang gunturnya. Guru Mo menatap Yi Xing. Anak itu belum menarik kalimatnya sama sekali.

“Kau sudah mencapai tahap pedang roh raksasa. Kau memenuhi ekspektasiku untuk melakukan terobosan baru hari ini.”

“Ini semua berkat arahan guru.” Yi Xing berkata hormat. Dia menundukkan kepalanya.

Guru Mo mengeluarkan sesuatu dari cincin ruangnya. Benda itu keluar. Yi Xing dan Wei Lin memerhatikan dengan seksama.

Guru Mo menjelaskan. “Karena kau berhasil menyelesaikan tehnik tahap kedua dari pedang itu, maka aku menyerahkan potongan lain pedang ini.”

“Ini apa, guru?” tanya Yi Xing. Matanya melotot.

“Ini adalah bagian lain dari pedang roh. Namanya pedang cincin bulan. Kedua pedang itu saling terkait dan menyatu. Tidak bisa dipisahkan. Konon, pemiliknya adalah dua saint kembar. Tetapi entah kenapa, tiba-tiba mereka tewas. Mereka meninggalkan senjata berharga ini.”

“Guru telah menyimpannya selama tiga puluh tahun lamanya. Awalnya aku ingin menggunakan pedang ini sebagai senjata. Tetapi aku merasa tidak cocok. Menurut kabar yang beredar, pedang ini hanya cocok dengan seseorang yang berjodoh dengannya.” Guru Mo menjelaskan cukup panjang.

Yi Xing mencoba mendengarkan. Pedang cincin bulan itu berputar di udara. Sangat tajam di setiap sisinya. Kepala pedang itu adalah naga. Bentuknya melingkar sempurna, sebagaimana bulan yang berada di atas langit. Di setiap ujung itu saling bertemu, tetapi tidak menyatu. Ujungnya runcing.

Yi Xing melepaskan pedang tajam di tangannya. Dua pedang melayang di udara. Kemudian menyatu. Menciptakan sinar silau sebelum gagang pedang saling terikat. Maka bentuknya pedang cincin bulan dengan gagang di tengah. Ada permata merah pekat di pegangannya.

“Guru, pedang ini ....” Wei Lin bahkan tak sempat melanjutkan ucapannya. Dia terlanjur terpesona dengan pedang yang ada di depan matanya. Pedang yang luar biasa.

“Teteskan darahmu. Dia akan mengenalimu sebagai pemiliknya.” Guru memerintah.

Yi Xing mengangguk. Digigitnya jari telunjuk sampai robek. Darah menetes, keluar, melayang, lalu terbang cepat masuk ke dalam permata merah pekat di mata ukiran naga.

Cahaya silau muncul lagi. Pedang itu berputar-putar. Sangat cepat. Mungkin sedang bereaksi. Itu tidak lama. Kemudian berhenti, kini berada di depan Yi Xing.

“Aku akan menamainya pedang cincin bulan,” kata Yi Xing. Dia masih takjub. Jemarinya segera meraih pedang hebat ini. Lantas mencobanya untuk bertarung melawan udara kosong.

“Tehnik pertama, hujan cincin bulan!” Yi Xing berseru semangat.

Ribuan hujan pedang roh dan pedang cincin bulan tercipta. Satu pedang tajam siap menghujam apa saja yang dilalui, sedangkan cincin bulan berputar cepat, siap menebas apa saja yang dalam targetnya.

“Guru, dua kekuatan pedang itu sangat dahsyat.” Wei Lin berkata lirih.

Guru mendeham, tangannya mengurut dagu, mata memicing memerhatikan Yi Xing.

“Yi Xing memiliki ikatan batin dengan dua senjata itu.”

1
mengapa begitu banyak jeda iklan???
bikin malas baca novelnya.
Sejoph: Jeda iklan itu dari aplikasi, penulisnya gak tau apa-apa kak. Iklan yang kakak lihat juga keuntungan buat pihak aplikasi, bukan buat penulis. Di sini penulis cuma dapet hikmahnya doang. Trims
total 1 replies
Angga Hu Wijaya
semangat thor
Sigit Mardianto
Luar biasa
Ari Anto
lanjutkan boss Q
AKBAR JAYASASMITA
Lumayan
Mashudi Alwindra
mana min katanya mau dibikin op, malah sekarat gak bangun², mana jalan ceritanya gada mc nya sma sekali
yos helmi
Luar biasa
Mashudi Alwindra
bagus, cuma banyakin di aksi mc, sma di op in wkwk
Mashudi Alwindra
ayolah min, mc nya jgn lemah² amat, masak mc dari awal terseok² mulu
Sejoph: oke, terimakasih atas masukannya. Selesai episode yang ada, nanti bakal kubuat dia beneran OP 🔥
total 3 replies
Raysonic Lans™
update keleussss... ceritanya sudah bagus,harus sampai tamat..
Raysonic Lans™
baru kali ini ada pertandingan dinovel pakai racun..., Authornya memang beracun.. lama updatenya gak baca2 komen..
Sejoph: Gimana ya, yang bacanya sepi. Males jadinya update. Semangat update kan kalau banyak yang baca.
total 1 replies
Raysonic Lans™
coba di update lagi Thor.. jgn menghilang...
Raysonic Lans™
kreteeekk.. kreeeteeekk..
Raysonic Lans™
ceritanya bagus hanya belum kepublikasi pembaca fantim..
jgn lupa di update crazy up sampai selesai novelnya
Raysonic Lans™
kekuatan kultivasi ganda Thor...
update weeeeee...
Raysonic Lans™
di update sampai selesai gak novelnya?
Raysonic Lans™
malam... hampir pagiii...
Widya Wati
wei gila
Widya Wati
lanjutkan
Widya Wati
Masih anak2 tapi licik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!