NovelToon NovelToon
Jodoh Untuk Gus Ilham

Jodoh Untuk Gus Ilham

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:942.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Ilham Abdulrahman, seorang pemuda sholeh dan baik hati yang diidolakan oleh para santriwati mampu menarik hati seorang gadis bernama Myesha Safeera kusuma Wijaya.

Hingga membuat gadis itu rela masuk ke dalam pondok pesantren agar bisa dekat dan menarik perhatian pemuda tampan itu.

Sayang, Myesha atau Shasa harus menelan kekecewaan saat pemuda yang biasa di sapa Gus Ilham itu di jodohkan dengan wanita lain.

Wanita cantik, sholehah, bertutur kata lembut yang berbanding terbalik dengan nya yang merupakan seorang gadis yang cukup dikenal sebagai wanita yang bar bar.

Akan kah Shasa berhenti mengejar cinta Gus Ilham saat tahu jika sang pria sudah memiliki calon pendamping yang di pilih oleh kedua orang tuanya??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.28

...🌸🌸🌸...

...*Happy Reading*...

*

Pemuda yang kini sudah berganti status menjadi laki laki itu pun kini memeluk erat tubuh wanita yang sudah merawatnya sepenuh hati meski bukan ibu biologisnya.

Meski begitu, Umma Mayra mencurahkan semua kasih sayang nya kepada kedua anak nya itu. Meski di antara keduanya sama sekali tidak memiliki darah dari nya.

"Jaga dan lindungi istrimu dengan baik Ham, jadilah suami dan Ayah yang bertanggung jawab, lahir maupun batin. Hanya itu pesan Umma untukmu Nak, terima kasih karena sudah hadir menjadi pelengkap di hidup Umma," jawab Umma Mayra membalas pelukan anak laki lakinya itu.

Usai acara sungkeman, acara pun berlanjut ke jamuan makan. Semua tampak menikmati makanan yang di hidangkan oleh keluarga mempelai wanita.

"Selamat ya Kak. Akhirnya soul out juga," ucap seseorang yang mengalihkan perhatian sepasang pengantin baru yang baru saja akan menikmati makanan nya.

Myesha pun bangkit kembali dari duduknya untuk menerima uluran tangan Zayden yang saat ini tengah memberikan selamat.

Namun tanpa di duga, Zayden malah menarik tangan Myesha hingga tubuh gadis itu menabrak tubuhnya dan Zayden pun memeluk Myesha hingga membuat Ilham refleks ikut bangkit dari duduknya dengan rahang yang mengeras..

"Tolong lepaskan istri saya," ucap Ilham penuh penekanan pada Zayden.

"Santai bro, aku cuma mau ngasih selamat. Lagi pula, sesuka apapun aku sama istri Abang. Aku nggak mungkin nikah sama Kakak sendiri," jawab Zayden sambil melepas pelukan nya di tubuh Myesha.

"Maksudnya?" tanya Ilham bingung.

"Kak Shasa ini Kakak aku Bang. Dia Kakak sepupu yang memang sudah aku anggap Kakak sendiri. Kami satu keturunan, mana mungkin aku jatuh cinta sama dia. Meski aku sangat menyayangi nya, tapi ini murni perasaan sayang seorang adik pada Kakak nya," jelas Zayden yang tentu saja membuat Ilham sedikit malu.

Rasa cemburu dan takut kehilangan membuat nya lupa untuk mencari tahu siapa pria yang bersama Myesha tempo hari. Ilham hanya terus berusaha untuk segera mengikat Myesha dengan sebuah ikatan dan lupa mencari tahu siapa pria yang bersama Myesha.

Bahkan konyolnya, Ilham langsung saja meminta di nikahkan dengan Myesha hanya karena Melihat pemuda itu datang ke acara pertunangan nya dengan Myesha.

Beruntung tidak ada yang tahu alasan sebenarnya kenapa Ilham meminta langsung menikah dengan Myesha, meski secara agama lebih dulu.

Kalau sampai ada yang tahu alasan dibalik pernikahan dadakan mereka adalah karena cemburu. Sungguh, Ilham tidak tahu lagi dimana dia akan menyembunyikan mukanya karena malu.

Beruntung, niat baik Ilham disambut baik oleh kedua keluarga. Jika tidak, Ilham benar benar akan dilanda rasa malu yang berkepanjangan.

Usah mengucapkan selamat, Zayden pun segera pamit undur diri karena memang ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.

Sementara kedua mempelai kembali menyambut para tamu yang datang untuk memberikan selamat dan mendoakan pernikahan mereka berdua.

*

*

Menjelang sore, para tamu undangan pun satu persatu mulai pamit undur diri untuk kembali ke rumah masing masing.

Yang tersisa hanyalah keluarga dari kedua belah pihak. Yang masih asyik berbincang, mengenang masa muda masing masing dan berbagi pengalaman.

"Sha, bawa suami mu istirahat di kamar. Nanti turunlah untuk sholat magrib jamaah," titah Bunda Realyn pada putrinya.

"Baik Bunda, ayo Mas. Ikut Shasa ke kamar," ajak Myesha yang di iyakan oleh Ilham.

Keduanya pun tampak berjalan beriringan menuju ke lantai dua. Dimana kamar Myesha memang berada di sana.

Dengan jantung yang berdebar kencang, Myesha melangkahkan kakinya menuju kamar dengan di ikuti oleh Ilham di belakang nya.

Ceklek

"Assalamu'alaikum, silahkan masuk Mas. Ini kamar Shasa," ucap Myesha memberi ruang untuk Ilham agar bisa masuk kedalam kamar pribadinya.

"Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum. Ijin masuk ya sayang," jawab Ilham lalu masuk serta mengucap salam.

"Wa_wa'alaikum salam. I_iya Mas, silahkan." jawab Myesha terbata karena terlampau gugup.

Apalagi Ilham kembali menyematkan nama panggilan 'sayang' untuk nya. Dan itu semakin membuat Myesha gugup dan canggung.

"Lebih baik Mas mandi saja dulu. Sebentar lagi waktu magrib tiba," ucap Myesha demi mengurai kecanggungan di antara keduanya.

"Mas nggak bawa ganti? Bisa pinjam punya Ayah nggak?" jawab Ilham yang memang tidak membawa baju untuk ganti.

Tidak ada persiapan untuk tinggal karena niat awal hanya bertunangan. Namun, hanya karena rasa cemburu nya pada Zayden membuat Ilham nekad menikahi Myesha meski hanya menikah siri.

"Biar nanti aku pinjamkan ke Mahesa saja. Sepertinya tubuh kalian hampir saja. Biasanya Mahesa selalu menyimpan stok baju baru. Mas mandi saja dulu, aku ke kamar Mahesa pinjamkan baju untuk Mas,"

"Baiklah, maaf ya merepotkanmu."

"Tidak apa apa, bukan masalah besar kok. Ya sudah, aku ke kamar Mahesa dulu ya,"

Myesha pun segera beranjak lagi untuk meminjam baju pada Mahesa untuk di pakai oleh Ilham. Karena mulai malam ini Ilham akan tinggal dulu di rumah keluarga Myesha.

"Tunggu," vegah Ilham saat Myesha hampir saja keluar dari dalam kamar.

"Iya? Kenapa Mas?"

"Pinjam handuk nya,"

"Oh ya ampun. Maaf lupa,"

Myesha pun kembali masuk ke dalam kamar lalu segera beranjak menuju ke arah lemari pakaian miliknya.

Myesha mengambil satu handuk bersih dari dalam lemari pakaian nya, lalu di serahkan ke pada Ilham untuk di pakai pria itu.

"Ini, Mas."

"Iya, terima kasih."

"Iya, mandilah. Aku ke kamar Mahesa dulu," jawab Myesha yang kini benar benar pergi ke kamar adiknya. Sementara Ilham sendiri langsung melesat ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tok

Tok

"Masuk," seru Mahesa dari dalam kamarnya.

"Sibuk nggak Dek?" tanya Myesha pada sang adik.

"Nggak, kenapa?"

"Kakak pinjam baju dong. Buat Mas Ilham, Mas Ilham belum bawa baju ganti soalnya,"

"Boleh, sebentar."

Mahesa yang tengah duduk di meja kerja nya pun terpaksa bangkit lalu beranjak menuju ke lemari pakaian nya.

Mahesa mengambil satu set piyama yang masih baru dan juga satu set baju biasa yang biasa di gunakan saat di rumah. Dan itu pun masih baru karena masih terbungkus plastik.

"Ini, buat Bang Ilham saja. Kebetulan semua masih baru dan belum aku buka, apalagi aku pakai," ucap Mahesa memberikan baju baju yang tadi dia ambil pada sang Kakak.

"Baiklah, nanti Kakak ganti ya,"

"Tidak usah, hanya itu kenapa harus di ganti. Sana, lebih baik Kakak segera kembali ke kamar. Kasihan Bang Ilham nanti kedinginan."

"Iya kamu benar. Ya sudah, makasih ya baju nya,"

"Siap Kak,"

Setelah mendapatkan baju untuk di pakai suami nya. Myesha pun kembali lagi ke kamarnya. Saat membuka pintu kamar nya, Myesha belum menemukan Ilham di sana hingga Myesha pun masuk begitu saja dengan santainya.

Namun saat membalik tubuh nya setelah menutup pintu kamar itu, Myesha di buat kaget dengan kehadiran Ilham yang hanya memakai handuk yang di lilitkan di pinggang.

Sementara bagian atasnya di biarkan terbuka hingga memperlihatkan dada bidang serta perut berotot milik laki laki itu.

"Astaghfirullah, maaf." ucap Myesha langsung berbalik memunggungi Ilham yang berjalan ke arah nya.

1
pretty girl's
luar biasa
nailafnaa~~
ini mah mondoknya niatan pengen dijodohin😄
Lyana
tp bunting duluan gimana atuh
Eti Alifa
jawab aja ham, bocor yah...😁
Eti Alifa
sprti dpt durian ya mey😁
Eti Alifa
kenapa satu jam sblm ijab qobul bs gagal
Eti Alifa
maaf tpi bukannya dulu Siti khatijah jg meminang dulu an ke pamannya nabi utk meminta Nabi menjadi suaminya. trus di luar pulau jawapun ada yg perempuan meminang lakinya.
bunda syifa
lah ini ceritanya santri putri dan putra campur dalam semua kegiatan, masak perpus juga nyampur
Rita susilawati
bgus cerita nya suka thor🤗
Rumaisa Afiani
oooooy laaah gw kek orang bego. malah senyum2 😫
Dyah Oktina
ya ampun thor... pakai tahu bulat d bawa2... 🤭😁😁
Siti Zubaedah
Luar biasa
Mamah Kekey
oohh iya baru paham aku ..Fathia hamil duluan ..padahal anak kiayi besar ..sebutan Ning lagi ..
Mamah Kekey
Aamiin aamiin ya Allah..m🤲
Mamah Kekey
love sekebon juga Thor...
Mamah Kekey
Alhamdulillah Ilham grecep...aku yg baca udah deg-degan...aku klau nyuruh orang kerjanya pagi sampai ,siang ...
Mamah Kekey
takutnya anak art itu suka sama Ilham...semoga di jauhkan dari ulet keket
Mamah Kekey
syafakillah buat author nya... semangat...🙏
Mamah Kekey
Alhamdulillah akhirnya mereka menjadi suami istri yang seutuhnya...
Mamah Kekey
Alhamdulillah akhirnya mereka sah menjadi suami istri.. selamat yah buat pasutri yang berbahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!